1 / 32

(P/F RATIO)

METHODS OF THE BRASS TYPE BASED ON COMPARISON OF PERIOD FERTILITY RATES WITH REPORTED AVERAGE PARITIES. (P/F RATIO). Mengapa Perlu Estimasi Tidak Langsung?.

carr
Download Presentation

(P/F RATIO)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. METHODS OF THE BRASS TYPE BASED ON COMPARISON OF PERIOD FERTILITY RATES WITH REPORTED AVERAGE PARITIES (P/F RATIO)

  2. Mengapa Perlu Estimasi Tidak Langsung? • Jikasistemregistrasi vital dan data sensussempurnamaka parameter demografidapatdihitungsecaralangsungdantidakdiperlukanlagiteknikestimasisecaratidaklangsung. • Di banyaknegarasistemregistrasi vital tidakberjalandenganbaikdan data sensus yang adajugakurangsempurna. • Sensusumumnyamemilikiduajeniskelemahan; yaitukesulitandalammendatasemuaanggotapopulasi yang relevandankelemahandalampelaporanumur.

  3. PenjelasanUmumMetode Brass • Ketersediaaninformasimengenailifetime fertility (daripertanyaansurveimengenaijumlahanak yang pernahdilahirkanhidup) dancurrent fertility (daripertanyaansurveimengenaikelahiranselamaperiodesetahun yang lalu) memungkinkanuntukmembuatsuatuevaluasi yang powerful dankonsisten, sehinggacurrent fertility rates dapatdikumulatifkandandibandingkandengan rata-rata paritas. • Jumlah ALH: catatanpengalamanmelahirkanperempuandarimulaiawalproduktifsampaisekarang. • Rata-rata ALH: jumlah ALH dibagidenganjumlahperempuan. • Menunjukkansuatuukuranmengenaipengalamanfertilitasdarikohorperempuan, meskipunhanyamengukurtingkatfertilitas, tanpaadainformasimengenaiwaktu.

  4. Kesalahan yang seringditemuidalaminformasimengenai ALH adalahpenghilangan/penguranganjumlah ALH. Hal inimungkindisebabkankarenakejadiankematiananak yang terjadipadawaktu yang telah lama ataumungkinjugakarenaanak yang telah lama meninggalkanrumahorangtuanya. • Hal inibiasaditemuipadaperempuan yang berumurrelatiftua. • Untukperempuanberumursampaidengan 30-35 tahun, kemungkinanbesar data inimasihreliabel. • Kesalahan yang seringditemuidalaminformasimengenaicurrent fertility adalahterjadinyamispersepsiuntukpertanyaankelahiranselamaperiode 1 tahunsebelumsurvei.

  5. Perbandinganantara data lifetime fertility dengancurrent fertility jugadapatmenghasilkansuatumetodepenyesuaianuntukkasus-kasusdimanaterdapatkesalahan/erordalam data.

  6. Untukmenghasilkanestimasidariactual current fertility yang lebihbaik, cumulated current fertility dapatdibandingkandenganreported lifetime fertility dariperempuan yang berumurlebihmudadari 30-35 tahununtukdijadikansebagaifaktorpenyesuaiuntukcurrent fertility rates. • Agar faktorpenyesuaiini valid, makadiasumsikanbahwafertilitasperempuan-perempuanberumurmudatersebuttidakberubahsecaradrastis. Jikafertilitasnyaberubah, lifetime fertility merekatidakbisadiekspektasikanuntukkonsistendengancurrent fertility rates kumulatif.

  7. Untuk data yang dikelompokkan (misal: 5 tahunan) • Current fertility rates kumulatifmerupakanestimasidari rata-rata ALH dariperempuan yang umurnyatelahmencapaibatasakhirdariumurtiap-tiapkelompok. • Data paritasmenghasilkansuatuestimasidari rata-rata ALH dariperempuan yang umurnyabervariasi di dalam interval kelaskelompok. • Sehingga agar keduanyadapatdibandingkan, suatu proses interpolasiperludilakukan.

  8. EsensiMetode Brass (P/F Ratio) • Penyesuaian ASFR yang diobservasi, mengikuti pola fertilitas wanita di bawah umur 30 atau 35 tahun. • Faktorpenyesuaidiperolehdariperbandinganantara rata2 paritas yang dilaporkan (P) denganestimasidariekuivalen rata2 paritasuntuksatuperiode (F), diperolehdariinterpolasi rata2 jumlahkelahiran 1 tahun yang lalu (f).

  9. Data yang Dibutuhkan • Jumlah ALH • Jumlahkelahiranpadaperiode 1 tahunsebelumsurvei • Jumlahperempuan • Jumlahpenduduk, jikainginmengestimasitingkatkelahiran

  10. ProsedurPenghitungan • Tiapfungsidiberiindeksi, i = 1,..,7

  11. Step 1: • Menghitung rata-rata paritas yang dilaporkan • P(i) = Jumlah ALH / JumlahPerempuan • Step 2: • Menghitungpreliminary fertility scheduledariinformasikelahiranselamaperiodesetahun yang lalu • f(i) = Jumlahkelahiransetahun yang lalu/ JumlahPerempuan

  12. Step 3: • Menghitungfertility schedulekumulatifuntuksatuperiode. • Tingkat fertilitasyang dihitung pada langkah 2 ditambahkan, dimulai dengan f (1) (atau dengan f (0) jika nilainya tidak nol) dan berakhir dengan f (i). Nilai jumlah ini dikalikandengan 5.Iniadalah perkiraan fertilitaskumulatifsampai batas atas dari kelompok umuri

  13. Step 4: • Estimasidariekuivalen rata-rata paritasuntuksatuperiode, dinotasikandengan F(i). • F(i) diestimasiberdasarkaninterpolasidari f(i) dan • F(i) = (7) Untuki = 1,…,6 • Untuki = 7 F(7) = (7)

  14. Untuk data sensus/survei Untuk data registrasipenduduk • Nilai a, b, c diestimasimenggunakan OLS, dibangunberdasarkanCoale-Trussell fertility model.

  15. *langkahke 5 tidakdilakukanketikamenggunakan data registrasipenduduk • Step 5: • Menghitungfertility scheduleuntukkelompokumur lima tahunankonvensional, f+(i). • f+(i) = (1 - w(i-1)) f(i) + w(i) f(i+1) • w(i) = x(i) + y(i) f(i) / φ(7) + z(i) f(i+1) / φ(7) • Jikafertility rate dihitungdarikelahiran yang diklasifikasikanberdasarkanumuribusaatmelahirkan, langkahinitidakperludilakukan. • Keterangan: • f(i) danf+(i) = unadjusted dan adjusted ASFR. • w(i) = faktorpenimbang.

  16. Coefficients for Calculation of Weighting Factors to Estimate Age-Specific fertility Rates for Conventional Age Groups from Age Groups Shifted by Six Months.

  17. Step 6: • Penyesuaianterhadapperiodefertility schedule, K. • MenghitungrasioP(i)/F(i) • Idealnya, rasiotsbtidakterlaluberbedauntuksetiapnilaii. • Dalamprakteknya, nilai2 tsbjauhdrkonsisten (samaataubedanyagaterlalujauh). • JikaP(2)/F(2) danP(3)/F(3) konsisten, salahsatudrangkatsbdapatdigunakansbgfaktorpenyesuai. • Jika angka2 tsbtidakterlaluserupa, maka rata2 drkeduanyadapatdigunakansbgfaktorpenyesuai. • Secaraumum, P(1)/F(1) tdkdptdigunakansbgfaktorpenyesuaikrnkesulitanintrinsikdlmmengestimasiF(1). Demikianjg dg P/Frasiountukkelompokumurdiatas 35 tahunkrnadanyakemungkinanpenghilangan data ALH.

  18. Step 6: • Jikafaktorpenyesuai (K) telahditentukan, hitungnilaiadjusted fertility schedule, f*(i). • f*(i) = K f+(i), atau(data surveiatausensus) • f*(i) = K f(i)

  19. Step 6: • Jikaf*(i) telahdiperoleh, Total Fertilitydapatdihitung dg formula:

  20. Step 6: • Estimasidariadjusted birth ratedapatdiperolehdenganmengalikan masing2 adjusted fertility ratesdengan masing2 jumlahperempuan, kemudiandijumlahkandandibagidenganjumlah total populasi.

  21. ContohPenghitungan

  22. Step 1: calculation of reported average parities

  23. P(i) = kol (3) / kol (2) • P(3) = (9.085.852 / 2.607.009) = 3,485

  24. Step 2: calculation of preliminary fertility schedule • f(i) = kol (4) / kol (2) • f(3) = (561.494 / 2.607.009) = 0,2154

  25. Step 3: calculation of cumulated fertility schedule • φ(i), diperolehdarimenjumlahkan f(j), dimulaidr j=1 sampai j=i. Kemudiandikalikan dg 5 (angkainidigunakankarenakitamenggunakankelompokumur 5 tahunan). • φ(4) = 5(0,1063 + 0,2296 + 0,2154 + 0,1825) φ(4) = 3,6689

  26. Step 4: estimation of average parity equivalents for a period • F(1) = φ(0) + a(1)f(1) + b(1)f(2) + c(1) φ(7) = 0,0 + (2,531)(0,1063) + (-0,188)(0,2296) + (0,0024)(4,8285) = 0,237 • F(4) = φ(3) + a(4)f(4) + b(4)f(5) + c(4) φ(7) = 2,7565 + (3,442)(0,1825) + (-0,563) (0,1339) + (0,0029)(4,8285) = 3,323 • F(7) = φ(6) + a(7)f(7) + b(7)f(6) + c(7) φ(7) = 4,6605 + (3,828)(0,0336) + (0,016)(0,0644) + (-0,0002)(4,8285) = 4,790

  27. Step 5: calculation of a fertility schedule for conventional five-year age groups • (i=4) w(4) = x(4) + y(4)f(4) / φ(7) +z(4)f(5) / φ(7) = 0,120 + (1,139)(0,1825)/(4,8285) + (-1,531)(0,1339)/(4,8285) = 0,121 f+(4) = (1-w(3))f(4) + w(4)f(5) f+(4) = (0,889)(0,1825) + (0,121)(0,1339) f+(4) = 0,1783

  28. Step 6: adjustment of period fertility schedule • Dari P/F rasio, terlihatterjadipenurunanygcukuptajammulaidarikelompokumurdiatas 35 tahun. • Rasiountukumur 20-34 tahuncukupkonsisten. • K dapatdihitungdari rata2 rasiountukumur 20-34 tahun • K = (1,528 + 1,490 + 1,479)/3 = 1,499

  29. Step 6: adjustment of period fertility schedule • TF = 5(1,4477) = 7,24 • Adjusted Birth Rates Jika diketahui total populasi sebesar 71.315.944, maka: b = 3.386.209 / 71.315.944 = 0,0475 • GFR = 3.386.209 / 14.676.917 = 0,2307

More Related