1 / 17

AKUNTANSI PAJAK INVESTASI JANGKA PENDEK

AKUNTANSI PAJAK INVESTASI JANGKA PENDEK. AKUNTANSI PAJAK INVESTASI JANGKA PENDEK. Investasi Jangka Pendek :

damian
Download Presentation

AKUNTANSI PAJAK INVESTASI JANGKA PENDEK

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AKUNTANSI PAJAK INVESTASI JANGKA PENDEK AKUNTANSI PAJAK INVESTASI JANGKA PENDEK

  2. Investasi Jangka Pendek : • Aset yang tingkat likuiditasnya sangat tinggi, artinya besarnya investasi jangka pendek menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar hutang jangka pendek. Menurut akuntansi komersial disajikan dng 2 cara : • 1.Nilai perolehan 2. Nilai terendah antara nilai perolehan dan harga pasar. Penilaian ini mengakibatkan penurunan nilai aset, selisih harga tsb diakui sebagai kerugian. Metode penilaian ini tidak diperkenankan untuk keperluan perpajakan, sebab bertentangan dng historisnya yg dianut dalam perpajakan. Penilaian investasi jangka pendek menurut perpajakan didasarkan pada nilai perolehannya INVESTASI JANGKA PENDEK

  3. Surat berharga dalam valuta asing, sesuai dengan ketentuan perpajakan, harus dijabarkan kedalam mata uang rupiah. Penjabarannya dilakukan menggunakan kurs tanggal neraca atau kurs yang dilakukan secara taat asas. Menurut PSAK 13 (1994) tentang akuntansi untuk investasi, ada 3 syarat yg harus dipenuhi, yaitu : 1. Mempunyai pasaran dan dapat diperjual belikan dengan segera. 2. Dimaksudkan untuk dijual dalam jngka waktu dekat bila dibutuhkan dana untuk kegiatan umum perusahaan. 3. Tidak dimaksudkan untuk menguasai perusahaan lain.

  4. Capital gain adalah keuntungan transaksi saham yg dikenakan pajak penghasilan . Pengenaan ini dasarkan pada UU No. 7 tahun 1983 jo. UU No. 10 tahun 1994. Psl 4 ayat 1 : Yg menjadi objek pajak adalah penghasilan , yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yg diterima atu diperoleh WP, baik yg berasal dari Indonesia, yg dapat dipakai atau menambah kekayaan WP ybs, dengan nama dan dlm bentuk apapun. Besarnya PPh yg dipungut dari transaksi penjualan saham di bursa efek dipungut bersifat final sebesar 0,1% dari bruto nilai transaksi penjualan. Pajakpenghasilanataskeuntungantransaksisaham

  5. Sedangkan untuk saham pendiri pemilik dikenakan tambahan sebesar0,5% dari nilai saham perusahaan. Jurnal akuntansi perpajakan untuk penjualan bukan saham dan penjualan saham pendiri adalah : - Jurnal penjualan bukan saham pendiri : • Kas xx • PPhPsl 4 (2) xx • Investasi dlm saham PT… xx Pajakpenghasilanataskeuntungantransaksisaham

  6. - Jurnal penjualan saham pendiri : • Kas xx • PPhPsl 4 (2) xx • Saham biasa xx • Penghasilan atas transaksi penjulan saham dipotong langsung oleh penyelenggara bursa efek pd saat transaksi jual beli saham. Pihak penyelenggara bursa efek yang akan membayar atau menyetor PP Psl 4 (2) tersebut ke kas negara menggunakan SSP dan melaporkannya Ke KPP menggunakan SPT masa PPh Pasal 4 (2). Pajakpenghasilanataskeuntungantransaksisaham

  7. Sekuritas ( suratberharga ) ygmudahdiperjualbelikanmerupakanbentukinvenstasisementarauntukmemanfaatkandanygtidakdipergunakan . • Denganmotivasipenyisihandanasementaratsb, keuntungankarenafluktuasihargabukanmerupakantujuanutamadaripembeliansekuritas. Sekuritasdapatberbentuksaham ( sekuritasekuitas), obligasi, dansekuritasyg lain. Sekuritas :

  8. Sekuritassahamdptberbentuksahambiasadansahampreferen. • Ketentuanpasal 4 ayat 3 UU PPh, devidenataubagianlabaygditerimaperseroanterbatassebagai WP dlmnegeri, koperasi, BUMN, BUMD dandaripenyertaan modal pd badanusahaygdidirikanatauberkedudukandi Indonesia tidakkenakanpajakdengansyarat : devidentsbberasaldari cad. Modal ygditahandandibagi PT, BUMN dan BUMD ygmenerimadeviden, kepemilikansaham pd badanygmemberikandeviden paling rendah 25% drjumlah modal ygdisetor. S a h a m

  9. Dalam PP No. 14 tahun 1997, penghasilan positif dan negatif dari transaksi penjualan saham di bursa efek dikenakan PPh 0,1% untuk saham pada umumnya 0,5% untuk saham pendiri.Karena pungutan pajak diperlakukan sebagai pungutan final, maka untuk akuntansi pajak , penghasilan dari dari penjualan tidak dilaporkan dlm SPT Tahunan dan dikonsolidasikanb dng penghasilan lainnya yg tidak dikenakan pajak final. S a h a m

  10. Sebagaiakibatpengenaan final tsb, semuapengeluarandanbiayatdkdapatdikurangkanpadapenghasilan, baikygberasaldrsahamitumaupunpenghasilanlainnya. Misalnya : PT. ABC tgl 1 maret 2012 menjualsaham PT. XYZ, ygdibelinyaRp 1.000.000,- dngfhargaRp 1.100.000,- danbiayapenjualan ( jasapialang ) Rp 20.000,-. Keuntunganbersih PT. ABC daripenjualansahamtsbRp 80.000,-. Namununtuktujuanperpajakan, jumlahkeuntungantsbdikesampingkan, dan PT. ABC harusmembayarpajak final sejumlahRp 1.100,- ( 0,1% x Rp 1.100.000,-. S a h a m

  11. Bila sebaliknya terjadi kerugian , misalnya saham dijual dengan harga Rp 950.000,- dan jasa pialang Rp 10.000,-, oleh adm. Pajak kerugian tsb dikesampingkan dan perusahaan tetap harus membayar PPh Rp 950,- ( 0,1% x Rp 950.000,- ) tanfpa mempertimbangkan adalanya fakta kerugian. Hal ini semata-mata karena alasan kesederhanaan adm. Pemajakan dan pemberian kepastian kepada pembayar pajak Jurnal akuntansi perpajakan untuk transaksi tsb adalah : S a h a m

  12. 1. Jika saham terjual dgn harga Rp 1.100.000,- Contoh 2. JikasahamterjualdgnhargaRp 950.000,-

  13. Perlakuan akuntansi pajak atas sekuritas obligasi hampir sama dengan saham. Jika dalam pembelian obligasi termasuk unsur bunga berjalan, bunga tsb harus diperhitungkan sebagai penghasilan. PPh yg dipungut atas bunga obligasi yg tidak dijual di busar efek tidak boleh dikapitalisasi, tetapi harus dicatat sebagai pajak yg dibayar dimuka ( PPh Psl 23 dengan tarif 15% x penghasilan bruto ). obligasi

  14. Sedangkanbungaobligasidi bursa efekdikenakanPPh final ( PPh 4 ayat 2 ) sebesar 20% daripenghasilanbruto. Selainbungatetap, penghasilanobligasidapatberupa capital gain danrealisasidiskonto ( selisihantaranilai nominal dngnilaiperolehan ) pd saatpelunasanobligasi. Hanyabungaobligasidandevidendarisahamygdiperdagangkandi bursa ygditerima WP peroranganygtidakmelebihijumlah PTK setahundibebaskandaripajak. Prinsippenilaiansekuritassahamberlakujgatasobligasi. Demikianjugadngpencatatanpelaporanobligasimelalui bursa efekdiperlakukansamadngsaham. obligasi

  15. WP dapatmempunyaisekuritas yang lain, diantaranyawarkatkomersial, suratpromes, setifikatdepositodanlainnya. Sekuritastersebutmerupakaninstrumenpasar yang yang dapatdiperjualbelikansetiapsaat. Selisihantaranilai yang dibayarpadasaatpembeliandannilaiygditerimapadasaatpenjualanataupelunasanmerupakanpenghasilanbagipemegangsekuritas. Sebagaimanaterjadidngpenghasilanbagipemegangsekuritas, biayadankerugiandapatdikurangkandaripenghasilanolehpenerbitsekuritas. Metodepenilaian pd sahamdanobligasidptditerapfkanterhadapjenissekuritasyg lain. Sekuritas yang lain

  16. Pada tanggal 6 Januari 2012 PT. Mascek menjual saham PT. Cekmas, yg dibelinya sebesar Rp 3.000.000,- dengan fharga Rp 2.100.000,- dan biaya penjualan ( jasa pialang dan sebagainya ) adalah sebesar Rp 20.000,-. Buatlah jurnal untuk mencatat transaksi tersebut ? LATIHAN DAN SOAL :

  17. Pada tanggal 22 Desember 2011 PT. Cikmat menjual saham PT. Matcik, yg dibelinya sebesar Rp 1.000.000,- dengan harga Rp 2.000.000,- Buatlah jurnal untuk mencatat transaksi tersebut ? LATIHAN DAN SOAL :

More Related