1 / 241

Ginjal oleh dr. Sri Hendromartono , M.S Dept. Ilmu Faal F.K Unair

Ginjal oleh dr. Sri Hendromartono , M.S Dept. Ilmu Faal F.K Unair. Tujuan Pembelajaran. Fungsi Sistem Urinaria dan Kontribusinya terhadap Homeostasis Anatomi Sistem Urinaria Struktur ginjal dan fungsinya Bagian-bagian Nefron Fungsi Filtrasi, Sekresi dan Reabsorpsi

diep
Download Presentation

Ginjal oleh dr. Sri Hendromartono , M.S Dept. Ilmu Faal F.K Unair

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Ginjal oleh dr. Sri Hendromartono , M.S Dept. Ilmu Faal F.K Unair

  2. Tujuan Pembelajaran • Fungsi Sistem Urinaria dan Kontribusinya terhadap Homeostasis • Anatomi Sistem Urinaria • Struktur ginjal dan fungsinya • Bagian-bagian Nefron • Fungsi Filtrasi, Sekresi dan Reabsorpsi • Juxtaglomerular Apparatus dan Tekanan darah ginjal

  3. Tujuan Pembelajaran 7. Mekanisme Counter current 8. Amount Filtered, Amount Reabsorbed and Amount Excreted. 9. Plasma clearance rate 10. Kelainan pada Ginjal 11. Terapi Dialisis

  4. Anatomi Sistem Urinarius ArteriRenalis Vena Renalis Kidney Ureter UrinaryBladder For sphincters, see next slide

  5. Internal urethral sphincter External Urethral Sphincter Anatomi Sistem Urinarius Female Sphincters Male Sphincters

  6. Kidney Diagram Medulla Papilla Calyx Pyramid RenalVein Cortex Renal Artery Nephron Pelvis Column Capsule Ureter

  7. Darah : Jantung  Ginjal • Jantung  Aorta abdominalis  A. Renalis . • A. Renalis hilusginjal  A. Interlobaris  A. Arcuata  A. Interlobularis  Vas. Afferent. • Vas Afferent  Glomerulus  Vas. Efferent  Plexus Peritubuler ( cortical Nephron ) , atauVasa Recta ( YuxtaMedullaryNephron )

  8. Fungsi Sistem Urinarius 1. Filtrasi darah • Terjadi di glomerulus • Berperan pada homeostasis dengan membuang sampah metabolisme dan toksin 2. Reabsorpsi nutrien penting, ion dan air • Terjadi pada sebagian besar nefron • Kontribusi pada homeostasis: konservasi material penting

  9. 3. Sekresi Material penting • Membantu membuang bahan dari darah • Kontribusi: Menjaga agar kadar bahan tidak terlalu tinggi di dalam darah (obat, sampah metabolisme) 4. Aktivasi Vitamin D • Vitamin D (kulit) Vitamin D3 (ginjal) • Kontribusi D3: meningkatkan absorpsi Ca di GIT

  10. 5. Rilis Eritropoetin • EPO menstimulasi eritrogenesis • Kontribusi Ery baru: Suplai O2 dan tranport CO2 6. Rilis Renin • Menstimulasi vasokonstriktor kuat Angiotensin II • Kontribusi: Vasokontriksi  tekanan darah

  11. 7. Rilis Prostaglandin • PGE mendilatasi pembuluh darah ginjal • Kontribusi: menjaga aliran darah ke ginjal 8. Sekresi H+ dan reabsorpsi HCO3- • Eliminasi ekses ion hidrogen dan menjaga buffer material (bikarbonat) • Kontribusi: menjaga keseimbangan asam basa

  12. Fungsi Struktur Ginjal • Bagian dalam ginjal  mengandung: • Pyramid • Columna • papillae, • calix, • pelvis • Berguna untuk absorpsi garam, air dan urea Unit 1 - Objective 3

  13. Fungsi Struktur Ginjal • Piramida Renalis • Unit dengan bentukan triangular tempat loops of Henle dan ductus collecting nephron; • Tempat untuk sistemcounter-current yang: • Memekatkan garam • Menjaga air dan urea Unit 1 - Objective 3

  14. Fungsi Struktur Ginjal • Papilla Renalis • Tonjolanpyramidarenalis, tempatkeluarnya urine kedalam calyx • Calyx • Kantungkolektusdisekitarpapilarenalis yang mentransport urine dari papilla ke pelvis renalis Unit 1 - Objective 3

  15. Fungsi Struktur Ginjal • Pelvis Renalis • Mengumpulkan urine dari semua calixdi dalam ginjal • Ureter • Mentransport urinedari pelvisrenalis kevesica uirinaria Unit 1 - Objective 3

  16. Proximal convoluted tubule Efferent arteriole Glomerulus Afferent arteriole Peritubular capillaries Bowman’scapsule Distal convoluted tubule Vasa recta Decending limb of loop of Henle Collecting duct Ascending limb of loop of Henle Diagram Nephron Ginjal Unit 1 - Objective 4

  17. Nephron:Merupakan unit kesatuanfungsionelginjal Terdiridari : • Glomerulus + Capsula Bowman • Tubulusproximalis • Loop of Henle • Tubulusdistalis • Ductuscolligentes

  18. Fungsi Struktur Nefron • Arteriol Afferent • Mentransport darah arterial ke glomerulus untuk difiltrasi • Arteriol Efferent • Mentransport darah yang sudah difiltrasi dari glomerulus  kapiler peritubular dan vasa recta  sistem vena ginjal Unit 1 - Objective 4

  19. Fungsi Struktur Nefron • Glomerulus • Tempat terjadinya filtrasi darah • Berperan sebagai filter nonspesifik  membuang material yang berguna maupun yang tidak berguna. • Produk glomerulus :filtrat Unit 1 - Objective 4

  20. Fungsi Struktur Nefron • Bowman’s Capsule • Kantung yang melingkupi Bowman’s Capsule danmentransfer filtratdari glomerulusProximal Convoluted Tubule (PCT) Unit 1 - Objective 4

  21. Fungsi Struktur Nefron • Proximal Convoluted Tubule (PCT) • Segmentebal, aktifsecarakonstan • Mereabsorbsisebagianbesarsubstrat yang masihberguna: sodium (65%), air (65%), bicarbonate (90%), chloride (50%), glucose (hampir 100%!), dll. • Tempatutamasekresi (eliminasi) obat, sisametabolismedan ion hydrogen Unit 1 - Objective 4

  22. Fungsi Struktur Nefron • Descending Limb of the Loop of Henle • Bagian dari the counter current multiplier • Sangatpermeabel terhadap air dan relatif impermeable terhadap solut(partikel garam) • Menerima filtrat dari PCT absorpsi air, melanjutkan garam.“Saves water andpasses the salt” Unit 1 - Objective 4

  23. Fungsi Struktur Nefron • Ascending Limb of the Loop of Henle • Bagian dari the counter current multiplier • Impermeabel terhadap air dan secara aktifmentransport (reabsorbsi) garam(NaCl)  cair interstisial pyramida di medula. “Saves salt and passes the water.” • Filtrat yang dihasilkan menjadi terdilusi dan interstitium menjadi hiperosmotik Unit 1 - Objective 4

  24. Fungsi Struktur Nefron • Distal Convoluted Tubule (DCT) • Menerima cairan terdilusi dari the ascending limb of the Loop of Henle • Bagian nefron yang bervariasi tingkat aktivitasnya. • Ketika aldosterone +  natrium direabsorpsi dan kalium disekresi. Air dan Klorida mengikuti Natrium. Unit 1 - Objective 4

  25. Fungsi Struktur Nefron • Collecting Duct • Menerima cairan dari DCT • Bagian nefron yang bervariasi permeabilitasnya • Ketika ADH +  sangat permeabel terhadap air. Air dari sini  osmosis menuju “salty” (hyperosmotic) medula bagian interstitium. • Bagian terakhir untuk menyimpan air dari tubuh Unit 1 - Objective 4

  26. Tempat Filtrasi • Glomerulus • Tempat filtrasi • Mekanisme: seperti saringan yang meloloskan air dan solut<plasma protein • Terdiri dari: • Kapiler glomerulus • Podosit • Membrana basalis Unit 1 - Objective 4

  27. Glomerulus Efferent Arteriole Afferent Arteriole Bowman’s Capsule Glomerulus Proximal Convoluted Tubule

  28. Mekanisme Filtrasi Glomerulus Podocyte with Basement Membrane Glomerulus Bowman’s Capsule Fenestrated Capillary

  29. Apparatus Juxtaglomerular • Terdiri dari: • Sel makula densa (di distal convoluted tubule (DCT))  kadar NaCl • Selgranular juxtaglomerular (JG) terutama di arteriole afferent.  Tekanan darah Unit 1 - Objective 6

  30. Bowman’s Capsule The Juxtaglomerular Apparatus Efferent Arteriole DCT PCT MaculaDensa Cells GranularJuxtaglomerular (JG) Cells Afferent Arteriole

  31. Fungsi Appparatus Juxtaglomerulus • Menjaga tekanan darah: • Tensi turun  Renin  ANG II  Aldosteron  Retensi Na dan air  Tensi naik • Makula densa: garam naik  inhibisi Renin sel granulosa mekanisme umpan balik negatif agar renin, aldosteron dan tensi tidak naik

  32. Glomerulus Efferent Arteriole Afferent Arteriole Bowman’s Capsule Glomerulus Proximal Convoluted Tubule

  33. Mekanisme Filtrasi Glomerulus Podocyte with Basement Membrane Glomerulus Bowman’s Capsule Fenestrated Capillary

  34. Apparatus Juxtaglomerular • Deskripsi • Terdiri dari: • Sel makula densa (di distal convoluted tubule (DCT))  kadar NaCl • Sel granular juxtaglomerular (JG) terutama di arteriole afferent.  Tekanan darah Unit 1 - Objective 6

  35. Pembentukan Urine • .Cairan plasma kapiler glomerulus  filtrasi  capsula Bowman  Tubulus ginjal • Tubulus Ginjal : - Volume filtrat dikurangi , - Susunannya diubah ( tubular reabsorpion tubular secretion) Ductus Colligentes • Ductus Colligentes  Pelvis Renalis  Ureter  Vesica Urinaria  Uretra  Urine

  36. Fungsi ginjal • Mengatur : 1. Jumlahcairantubuh 2. Osmolaritascairanekstrasel 3. Konsentrasi ion-ion pentingdalamcairtubuh 4. Keseimbanganasam – basa 5. alatendokrin 6. Homeostasis

  37. Alat endokrin • Memproduksi : • 1. Renin • 2. Faktor Eritrhopoetic

  38. Fungsi homeostasis Mengatur : • 1. Jumlah cair tubuh • 2. Osmolaritas cairan • 3. Konsentrasi ion-ion penting dalam cair tubuh • 4. Keseimbangan asam - basa

  39. Type Nephron • Cortical nephron - Glomerulusnya terletak pada cortex ginjal bagian luar - Punya lengkung Henle pendek - Dikelilingi pembuluh darah peritubuler • Yuxta medullary nephron - Glomerulusnya terletak pada juxta medular dari cortex ginjal - Lengkung Henle nya panjang - Dikelilingi Vasa Recta

More Related