1 / 15

Filsafat Pancasila

Filsafat Pancasila. Filsafat Pancasila ialah refleksi kritis-rasional terhadap Pancasila Dalam hal ini, metode dan pendekatan yang digunakan adalah filsafat . Maka, penggalian Pancasila secara kefilsafatan harus dilihat dari aspek ontologis, epistemologis dan aksiologis Pancasila.

israel
Download Presentation

Filsafat Pancasila

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. FilsafatPancasila • Filsafat Pancasila ialah refleksi kritis-rasional terhadap Pancasila • Dalam hal ini, metode dan pendekatan yang digunakan adalah filsafat. • Maka, penggalian Pancasila secara kefilsafatan harus dilihat dari aspek ontologis, epistemologis dan aksiologis Pancasila

  2. OntologiPancasila • Hakikat Pancasila merupakan suatu kesatuan sila-sila. • Sila-sila itu sendiri saling terkait dalam kesatuan dasar ontologis. • Secara ontologis kesatuan sila-sila Pancasila sebagai suatu sistem yang bersifat hierarkis dan berbentuk piramida adalah: bahwa hakikat adanya Tuhan adalah ada karena dirinya sendiri, Tuhan sebagai Causa Prima.

  3. OntologiPancasila • Oleh karena itu segala sesuatu yang ada termasuk manusia ada karena diciptakan Tuhan atau manusia ada sebagai akibat adanya Tuhan (Sila Pertama). • Adapun manusia adalah subjek pendukung pokok negara, karena negara adalah lembaga kemanusiaan, negara sebagai persekutuan hidup bersama yang anggotanya adalah manusia (sila kedua).

  4. Maka negara adalah akibat adanya manusia yang bersatu (sila ketiga). • Sehingga terbentuklah persekutuan hidup bersama yang disebut rakyat. Maka rakyat sesungguhnya adalah unsur negara di samping wilayah dan pemerintahan. Rakyat sebagai totalitas individu-individu dalam negara yang bersatu (sila keempat). • Keadilan merupakan keadilan dalam hidup bersama yang merupakan tujuan akhir dalam hidup bersama (sila kelima)

  5. Sila Kesatu: Tuhan ada sebagai Causa Prima • Sila Kedua: Negara ada adalah sebagai lembaga kemanusiaan • Sila Ketiga: Negara ada sebagai akibat adanya orang-orang Indonesia yang bersatu

  6. Sila Keempat: Kerakyatan ada apabila ada totalitas individu-individu dalam negara yang bersatu • Sila Kelima: Keadilan ada adalah sebagai tujuan dalam hidup bersama

  7. Mempunyaiunsurhakekatmanusia Umum/universal Mempunyaiwatakdankepribadiankhasindonesia Umum/kolektif Khaslokal Khusus/personal

  8. EpistemologiPancasila • Strukturalat B. Strukturrealitas C. Validitas • Intuisi, nurani, TransendenKeb. agama rasio, indera • Imaginasi, Human Keb. filosofis nurani, rasio, indera • Nurani, rasio, inderaRelasiantarmanusiaKeb. Ilmiah (konstruktifis) • Rasio, inderaProsessebabmusababKeb. Ilmiah (saintifik) • Naluri Bios Hidupjasmani (empirik) 6. InderaFisiko-kemisPeng. Sederhana (empirik)

  9. Jenispengetahuan • Pengetahuan Empiris • Pengetahuan Ilmiah • Pengetahuan Rasional/Filosofis • Pengetahuan Agama

  10. Sumberpengetahuanpancasila: adat, tradisidankebudayaanmasyarakat Indonesia • PengetahuanPancasilamelibatkanpengalaman, rasio, imaginasidanbahkanintuisi. • ValiditasPancasila: mengapaPancasiladisebutpengetahuanatauilmiah?

  11. Model verifikasi • Misalnya, ketuhanan yang mahaesa, bukti historis menhir, candi dst. Kemanusiaan: Zaman Sriwijaya telah mengakui bahwa di dunia terdapat bangsa lain yang sederajat, hal ini dibuktikan dalam kitab Iching, yakni bekerjasama dengan bangsa lain seperti Cina, India dan Arab.

  12. EpistemologiPancasila • Pengetahuan Empiris Pancasila: asal mula materiil Pancasila adalah adat, tradisi dan kebudayaan Indonesia. • Pengetahuan Ilmiah Pancasila: letak obyektivitasnya dalam setiap sila • Pengetahuan Filosofis Pancasila: kandungan makna yang sangat dalam • Pengetahuan agama: penerimaan Tuhan/wahyu

  13. AxiologiPancasila Notonegoro: • Nilai material • Nilai immaterial (keindahan, kemanusiaan, kebaikan, dst). Nilaipancasila: • Nilaiketuhanan • Nilaikemanusiaan • Nilaikegotongroyongan • Nilaikekeluargaan • Nilaikeadilan

  14. Note: • Tak cukupkah pancasila yang memuat kenyataan empiris dari nilai dan kabudayaan bangsa menjadi pijakan kita melangkah//hingga letak obyektivitasnya yang akan menguatkannya//kebijaksanaan adalah pertautan antara gagasan dan tindakan//

  15. SAPERE AUDE!

More Related