1 / 22

AUDIT SIKLUS PENJUALAN

AUDIT SIKLUS PENJUALAN. Penjualan PIUTANG PPN PERSEDIAAN HPP RETUR PENJUALAN. JURNAL. Perusahaan menjual produk seharga Rp . 100.000,- dengan harga pokok 60% dari harga jual atau sebesar Rp . 60.000,- secara kredit . Jurnal yang harus dicatat : Piutang usaha 110.000 -

milek
Download Presentation

AUDIT SIKLUS PENJUALAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AUDIT SIKLUS PENJUALAN Penjualan PIUTANG PPN PERSEDIAAN HPP RETUR PENJUALAN

  2. JURNAL Perusahaan menjualproduksehargaRp. 100.000,- denganhargapokok 60% darihargajualatausebesarRp. 60.000,- secarakredit. Jurnal yang harusdicatat: Piutangusaha 110.000 - Penjualan - 100.000 PPN - 10.000 HargaPokokPenjualan 60.000 - Persediaan - 60.000

  3. JURNAL DiterimareturpenjualansenilaiRp. 20.000 Jurnal yang harusdicatat : Returpenjualan 20.000 - PPN 2.000 - Piutangusaha - 22.000 Persediaan 12.000 - HPP - 12.000

  4. SIKLUS PENJUALAN

  5. PIUTANG

  6. PEMERIKSAAN PIUTANG, SIFAT DAN CONTOH PIUTANG • SifatPiutang, menurut SAK : • Digolongkanmenurutsumberterjadinya 1. Piutang Usaha  timbuldaripenjualanbarangdaganganataujasasecarakredit 2. Piutang Lain-lain  timbuldaritransaksidiluarkegiatanusaha normal perusahaan • Piutang Usaha danPiutang Lain-lain yang diharapkanbisaditagihdalamwaktusatutahun PiutangLancar • Piutangdinyatakansebesar  jumlahtagihandikurangidengantaksiranjumlah yang tidakdapatditagih • Jumlahkotorpiutangharustetapdisajikanpadaneraca, diikutipenyisihanuntukpiutang yang tidakdapatditagih • Perkiraanpiutangpemegangsahamdanpiutangperusahaanafiliasiharusdilaporkantersendiri (tidakdigabungdenganperkiraanpiutang), karenasifatnya yang berbeda • Contohrekening yang digolongkanpiutang :  Piutang Usaha, Wesel Tagih, PiutangPegawai, PiutangBunga, UangMuka, Refundable Deposit (uangJaminan), Piutang Lain-lain, Allowance for bad debts (penyisihanpiutangtaktertagih)

  7. TUJUAN PEMERIKSAAN PIUTANG • Untukmemeriksaapakahterdapatinternal control yang cukupbaikataspiutangdantransaksipenjualan, piutangdanpenerimaankas, denganciri-cirisebagaiberikut : • Adanyapemisahantugasdantanggungjawab yang melakukanpenjualan, mengirimkanbarang, melakukanpenagihan, memberikanotorisasiataspenjualankredit, membuatfakturpenjualandanmelakukanpencatatan • Formulir yang digunakanbernomoruruttercetak(prenumbered) • Digunakanprice list (daftarhargajual) • Diadakannya sub bukubesarpiutangataukartupiutang(account receivable subledger card) • Setiapakhirbulan : dibuataging schedulepiutang (analisaumurpiutang), saldopiutangsetiappelanggandibandingkan(direconcile)dengansaldopiutangmenurutbukubesardansetiappelanggandikirimmonthly statement of account • Uangkas, check ataugiro yang diterimadaripelangganharusdisetordalamjumlahseutuhnya(intact) • Mutasikreditdiperkiraanpiutang (bukubesardan sub bukubesar) yang berasaldarireturpenjualandanpenghapusanharusdiotorisasiolehpejabatberwenang • Setiappinjaman yang diberikankepadapegawai, direksi, pemegangsahamdanperusahaanafiliasiharusdiotorisasiolehpejabatperusahaan yang berwenang

  8. Untukmemeriksavalidity (keabsahan) danauhenticity (keontetikan) piutang • Validity  apakahpiutangitusah, masihberlaku (diakuioleh yang mempunyaiutang) • Authenticity  apakahpiutangitudidukungolehbukti yang otentik yang ditandatangipelanggan • Untukmemeriksacollectibilitydancukuptidaknyaperkiraanallowance for bad debts • Collectibility kemungkinantertagihnyapiutang (dalamneraca) • Allowance for bad debts  jumlah yang diperkirakantidakbisaditagih, harusdibuatkanpenyisihandalamjumlah yang cukup, jikasudahpastitidakbisaditagihharusdihapuskan • Allowanceterlalubesar piutangdisajikanterlalukecil(understated), biayapenyisihanpiutangterlalubesar(overstated), labarugiunderstated • Allowanceterlalukecilpiutang yang disajikanoverstated, biayapenyisihanpiutangunderstated, labarugioverstated

  9. Untukmengetahuiapakahadakewajibanbersyarat(contingent liability) yang timbulkarenapendiskontoanweseltagih(notes receivable)  Wesel tagih yang didiskontokanke bank sebelumtanggaljatuh tempo, harusdiungkapkansebagaicontingent liabilitypadatanggalneraca • UntukmemeriksaapakahpenyajiandiNeracasesuaidenganprinsipakuntansi yang berlakuumumdi Indonesia, sebagaiberikut : • Piutangusaha, weseltagihdanpiutang lain-lain harusdisajikansecaraterpisah • Piutangdinyatakansebesarjumlahkotortagihandikurangitaksiranjumlah yang tidakdapatditagih • Saldokreditpiutang individual, jikajumlahnya material harusdisajikandalamkelompokkewajiban • Piutang yang dijaminkanharusdiungkapkan • Kewajibanbersyaratdalamhubungannyadenganpenjualanpiutang yang disertaiperjanjianuntukdibelikembalikepadasuatulembagakeuanganharusdijelaskan

  10. PROSEDUR PEMERIKSAAN PIUTANG • Pahamidanevaluasi IC ataspiutangdantransaksipenjualan, piutangdanpenerimaankas (lihat Exhibit 9-1 dan 9-2)) • BuatTop Schedule (lihat Exhibit 9-4) danSupporting Schedulepiutang (lihat Exhibit 9-5 dan 9-9) per tanggalneraca • Mintaaging scheduledaripiutangusaha per tanggalneraca (lihat Exhibit 9-5) • Periksamathematical accuracy-nyadancheck individualbalance kesubledgerlalutotalnyakegeneral ledger • Test checkumurpiutangdaribeberapacustomer kesubledgerpiutangdansales invoice • Kirimkankonfirmasipiutang (lihat Exhibit 9-6 s.d. 9-8) • Periksasubsequent collection

  11. 8. Periksaapakahadaweseltagih yang didiskontokanuntukmengetahuikemungkinanadanyacontingent liability 9. Periksadasarpenentuanallowance for bad debtsdanapakahjumlah yang disediakanolehkliensudahcukup, tidakterlalubesardantidakterlalukecil 10. Test sales cut-off (lihat Exhibit 9-10), periksaapakahbarang yang dijualmelaluiinvoicesebelumtanggalneraca, sudahdikirim per tanggalneracadanperiksaapakahadafakturpenjualandaritahun yang diperiksa, yang dibatalkandalamperiodeberikutnya 11. Periksanotulenrapat, suratperjanjian, jawabankonfirmasi bank dancorrespondence fileuntukmengetahuiapakahadapiutang yang dijadikansebagaijaminan 12. Periksaapakahpenyajianpiutangdineracadilakukansesuaidengan PABU 13. Tarikkesimpulanmengenaikewajaransaldopiutang yang diperiksa (lihat Exhibit 9-4)

  12. PERSEDIAAN

  13. PENGERTIAN PERSEDIAANPSAK No. 14 (Revisi 2008) Persediaan adalah aset: tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha biasa; dalam proses produksi untuk penjualan tersebut; atau dalam bentuk bahan atau perlengkapan untukdigunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa.

  14. Persediaan harus diukur berdasarkan biaya ataunilai realisasi neto, mana yang lebih rendah. Biaya persediaan harus meliputi semua biayapembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbulsampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saatini.

  15. BIAYA PEMBELIAN Biaya pembelian persediaan meliputi harga beli, beaimpor, pajak lainnya (kecuali yang kemudian dapat ditagih kembali oleh entitas kepada otoritas pajak), biayapengangkutan, biaya penanganan, dan biaya lainnya yang secaralangsung dapat diatribusikan pada perolehan barang jadi, bahan,dan jasa. Diskon dagang, rabat dan hal lain yang serupadikurangkan dalam menentukan biaya pembelian.

  16. BIAYA KONVERSI Biaya konversi persediaan meliputi biaya yang secaralangsung terkait dengan unit yang diproduksi, misalnya biayatenaga kerja langsung. Termasuk juga alokasi sistematisoverhead produksi tetap dan variabel yang timbul dalammengonversi bahan menjadi barang jadi.

  17. BIAYA LAIN Biaya-biaya lain hanya dibebankan sebagai biayapersediaan sepanjang biaya tersebut timbul agar persediaanberada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Misalnya, dalamkeadaan tertentu diperkenankan untuk memasukkan overheadnonproduksi atau biaya perancangan produk untuk pelanggantertentu sebagai biaya persediaan.

  18. TUJUAN PEMERIKSAAN PERSEDIAAN • Memeriksakeberadaaninternal controlataspersediaan • Memeriksakeberadaan,keterjadiandankepemilikanpersediaan yang tercantumdiNeraca • Memeriksakesesuaianmetodepenilaianpersediaandengan PABU/PSAK • Memeriksakesesuaianpencatatanpersediaan • Memeriksaallowanceuntukbarangrusak (defective), bergeraklambat (slow moving) danketinggalan mode (absolescence) • Mengetahuiadanyapersediaan yang dijadikanjaminankredit • Mengetahuiapakahpersediaandiasuransikandengannilaipertanggungan yang cukup • Mengetahuiperjanjianpembelian/penjualanpersediaan (purchase/sales commitment) yang mempunyaipengaruhbesarterhadaplaporankeuangan • Memeriksakesesuaianpenyajianpersediaandalamlaporankeuangandengan PABU/PSAK

  19. PROSEDUR PEMERIKSAAN PERSEDIAAN • Dibagimenjadiprosedurcompliance test, analytical review dan substantive test • Mencakup : pembelian, penyimpanan, pemakaiandanpenjualanpersediaan, berkaitandenganpembelian (utangdanpengeluarankas), berkaitandengansikluspenjualan (piutangdanpenerimaankas)

  20. ProsedurPemeriksaanuntukCompliance Test : • Pelajaridanevaluasiinternal controlpersediaan : • Menggunakan ICQ (lihat Exhibit 11-1) • Test transaksi (compliance test) pembelian, dengansampel purchase order (lihat Exhibit 11-2) • Test transaksipemakaian (bahanbaku), dengansampelmaterial requisition • Test transaksipenjualan, dengansampelfakturpenjualan • Tarikkesimpulanmengenai internal control persediaan  Jikatidakmenemukankesalahan, berartiinternal controlpersediaanberjalanefektif, makasubstantive testpersediaanbisadipersempit

  21. ProsedurPemeriksaanSubstantive : • Lakukanobservasiatasstock opname(perhitunganphisik) yang dilakukanklien (lihatinstruksinyadi Exhibit 11-3) • MintaFinal Inventory List (Inventory Compilation) danlakukanparosedurberikut : • Check mathematical accuracy (penjumlahandanperkalian) • Cocokkan ‘quantity per book’ denganstock card • Cocokkan ‘quantity per count’ dengancount sheet auditor (lihat Exhibit 11-4) • Cocokkan ‘total value’ denganbukubesarpersediaan • Kirimkankonfirmasiuntukpersediaanconsignment out • Periksaunit pricedaribahanbaku, barangdalamproses, barangjadidanbahanpembantu • Lakukanrekonsiliasi, jikastock opnamedilakukansebelum/sesudahtanggalneraca

  22. Periksacukuptidaknyaallowanceuntukbarang yang bergeraklambat, rusakdanketinggalan mode • Periksasubsequent event • Periksacut-offpenjualandanpembelian • Periksajawabankonfirmasidari bank, perjanjiankredit, notulenrapat • Periksaapakahadasalesataupurchase commitment per tanggalneraca • Jikaadabarangdalamperjalanan (Good in Transit), lakukanprosedurberikut : • MintarincianGood in Transit per tanggalneraca • Periksamathematical accuracy • Periksasubsequent clearance • Buatkesimpulanhasilpemeriksaanpersediaandanusulanadjustmentjikadiperlukan • Periksaapakahpenyajianpersediaansesuaidengan PABU/PSAK

More Related