1 / 24

POPULASI PENELITIAN DAN POPULASI PENELITIAN DAN TEKNIK SAMPLING

POPULASI PENELITIAN DAN POPULASI PENELITIAN DAN TEKNIK SAMPLING. OLEH: DADANG SUGIANA. POPULASI. Populasi atau universe adalah totalitas objek yang diteliti , yang ciri-cirinya akan ditaksir ( diestimasi ). Ciri-ciri populasi disebut parameter.

yitro
Download Presentation

POPULASI PENELITIAN DAN POPULASI PENELITIAN DAN TEKNIK SAMPLING

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. POPULASI PENELITIANDAN POPULASI PENELITIANDANTEKNIK SAMPLING OLEH: DADANG SUGIANA dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  2. POPULASI • Populasiatauuniverseadalahtotalitasobjek yang diteliti, yang ciri-cirinyaakanditaksir (diestimasi). Ciri-ciripopulasidisebut parameter. • Populasiadalahkumpulanobjekpenelitian, bisaberupakumpulanorang (individu, kelompok, komunitas, masyarakat, dll); benda (jumlahgedung/bangunan, tempat, dll). • JenisPopulasidalampenelitian: • Populasi Sampling • PopulasiSasaran dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  3. PERBEDAAN POPULASI SAMPLINGDENGAN POPULASI SASARAN Misalnya, kitaakanmelakukanpenelitiantentang “KorelasiantaraFrekuensiKehadiranKuliahdenganPrestasiAkademikdiKalanganMahasiswaFikomUnpad”. Apabila yang menjadiobjekpenelitiankitaadalahseluruhmahasiswaFikomUnpad, tetapi yang diteliti (yang dijadikansumber data) adalahseluruhmahasiswa yang tergabungdalamkepengurusanlembagakemahasiswaan, makaseluruhmahasiswaFikomUnpadadalahPopulasi Samplingdanseluruhmahasiswa yang tergabungdalamkepengurusanlembagakemahasiswaanadalahPopulasiSasaran. dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  4. JUMLAH POPULASI DAN UKURAN POPULASI JUMLAH POPULASI (POPULATION NUMBER) Dinotasikandenganhuruf K Adalahbanyaknyakategoripopulasipenelitian yang diteliti JikapopulasipenelitiankitaadalahseluruhmahasiswaFikomUnpadmakajumlahpopulasinyaadalahsatu (K=1). JikapopulasipenelitiankitaadalahseluruhsivitasakademikaFikomUnpad, makajumlahpopulasinyaadalahtiga (K=3) yaitu: kelompokmahasiswa, kelompokdosen, dankelompokstafadministratif dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  5. UKURAN POPULASI (POPULATION SIZE) Dinotasikandenganhuruf N Menunjukkanbanyaknyaunsuratauelemen yang terdapatpadasatukategoripopulasitertentu. Misalnya, populasipenelitiankitaadalahseluruhmahasiswaFikomUnpad yang terdaftarsecararesmipada semester genap 2007/2008 yang berjumlah 8.230 orang. Makaangka 8.230 adalahukuranpopulasi (N=8.230). dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  6. SENSUS Jikaukuranpopulasipenelitiankitarelatiftidakbesar, makasebaiknyakitamenggunakanseluruhunsurpopulasisebagaisumber data (responden). Dalamkeadaan yang demikian, makakitamelakukansensusataudisebutjuga total sampling. Sensusmemungkinkanpenelitiuntukmemperolehgambaran yang komprehensiftentangobjek yang ditelitinya. Jikaukuranpopulasirelatifbesarmakapenelitibolehdan/atauharusmengambilsampel. dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  7. SAMPEL Sampel adalah sebagian unsur populasi yang dijadikan objek penelitian. Digunakan apabila ukuran populasinya relatif besar. Sampel yang diambil dari sebuah populasi harus benar-benar mewakili populasinya, sehingga data yang diperoleh dari sampel tersebut dapat digunakan untuk menaksir ciri-ciri karakteristik populasinya. Sampel yang memiliki ciri karakteristik yang sama atau relatif sama dengan ciri karakteristik populasinya disebut sampel representatif. Ciri karakteristik sampel disebut statistik. dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  8. JUMLAH SAMPEL DAN UKURAN SAMPEL JUMLAH SAMPEL (k) Adalah banyaknya kategori sampel yang diteliti yang jumlahnya akan sama dengan jumlah populasi (K=k). UKURAN SAMPEL (n) Adalah besarnya atau banyaknya unsur yang melekat pada sebuah kategori sampel, yang jumlahnya akan selalu lebih kecil daripada ukuran populasi (n<N). dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  9. Faktor-faktor yang menentukanTingkat Kerepresentatifansampel. Ukuransampel yang diambildaripopulasi Semakinbesarukuransampeldansemakinmendekatiukuranpopulasinya, semakintinggitingkatkerepresentatifansampel. 2. Teknik sampling yang digunakan yaitucaraatauprosedurpengambilansampeldarisuatupopulasi. dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  10. MENENTUKAN UKURAN SAMPEL Penentuanbesarkecilnyaukuransampeltergantungpada: • DerajatKeseragamanPopulasi (degree of homogenity). Semakintinggitingkathomogenitaspopulasisemakinkecilukuransampel yang bolehdiambil; semakinrendahtingkathomogenitaspopulasisemakinbesarukuransampel yang harusdiambil. • Tingkat Presisi yang diinginkan (level of precisions). Semakintinggitingkatpesisi yang diinginkanpeneliti, semakinbesarsampel yang harusdiambil. • Banyaknyavariabel yang ditelitidanrancangananalisis yang akandigunakan. Semakinbanyakvariabel yang akandianalisis, misalnyadenganmenggunakanrancangananalisistabulasisilangatauujichi-square of independen (uji chi kuadrat), mengingatadanyapersyaratanpengujianhubunganantarvariabel yang tidakmembolehkanadanyanilaifrekuensihasilpenelitian < 1, makaukuransampelnyaharusbesar. • Alasan-alasanPeneliti (waktu, biaya, tenaga, dan lain-lain). dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  11. Berdasarkanteknikpengambilannya (teknik sampling), jenis-jenissampelterdiridari: SAMPEL PROBABILITAS (PROBABILITY SAMPLING) Disebutjugasampel random atausampalacak. Adalahsampel yang pengambilannyaberdasarkanpadaprinsipdasarteoripeluang, yaknimemberikanpeluang yang samakepadasemuaunsurpopulasiuntukterpilihsebagaisampel. 2. SAMPEL NONPROBABILITAS (NONPROBABILITY SAMPLING) Disebutjugasampel nonrandom atausampeltakacak, yaknisampel yang pengambilannyaberdasarkanpadapertimbangan-pertimbangantertentu. Sampel random cenderungmemilikitingkatrepresentasi yang lebihtinggidibandingkansampel nonrandom. JENIS-JENIS SAMPEL dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  12. SAMPEL RANDOM • SAMPEL RANDOM SEDERHANA (SIMPLE RANDOM SAMPLING) • SAMPEL RANDOM SISTEMATIK (SYSTEMATIC RANDOM SAMPLING) • SAMPEL RANDOM STRATIFIKASI (STRATIFIED RANDOM SAMPLING) • SAMPEL RANDOM KLASTER (CLUSTER RANDOM SAMPLING) dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  13. SAMPEL NONRANDOM • SAMPEL AKSIDENTAL (ACCIDENTAL SAMPLING ATAU CONVENIENCE SAMPLING) • SAMPEL PURPOSIF (PURPOSEFUL SAMPLING ATAU JUDGEMENTAL SAMPLING) • SAMPEL KUOTA (QUOTA SAMPLING) • SAMPEL BOLA SALJU (SNOWBALL SAMPLING) dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  14. TEKNIK SAMPLING RANDOM • TEKNIK SAMPLING RANDOM SEDERHANA (SIMPLE RANDOM SAMPLING) • TEKNIK SAMPLING RANDOM SISTEMATIK (SYSTEMATIC RANDOM SAMPLING) • TEKNIK SAMPLING RANDOM STRATIFIKASI (STRATIFIED RANDOM SAMPLING) • TEKNIK SAMPLING RANDOM KLASTER (CLUSTER RANDOM SAMPLING) dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  15. TEKNIK SAMPLING RANDOM SEDERHANA Digunakan apabila memenuhi persyaratan berikut: • Populasinya jelas, baik dari segi scope maupun ukurannya (populasinya tidak tak terbatas). • Sifat populasinya homogen dan tidak terlalu tersebar secara geografis. • Tersedia Kerangka Sampling (Sampling Frame) atau memungkinkan untuk dibuatkan Kerangka Sampling. • Tidak ada unsur populasi yang dihitung dua kali atau lebih. • Kerangka sampling adalah daftar dari semua unsur sampling dalam populasi sampling. dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  16. CARA PENGAMBILAN SAMPEL RANDOM SEDERHANA • MENGUNDI UNSUR-UNSUR PENELITIAN ATAU SATUAN ELEMENTER DALAM POPULASI YANG SUDAH DITULISKAN DALAM KERANGKA SAMPLING. • MENGGUNAKAN TABEL ANGKA RANDOM dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  17. TEKNIK SAMPLING RANDOM SISTEMATIK • Digunakan apabila ukuran populasinya relatif besar. • Syarat-syaratnya sama dengan teknik sampling random sederhana. • Pengundian hanya dilakukan sekali, yaitu ketika menentukan unsur pertama dari sampel. • Penentuan unsur sampel selanjutnya dilakukan dengan berpatokan pada Interval Sampling yang diperoleh dengan cara membagi ukuran populasi dengan ukuran sampel yang dikehendaki (N/n). dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  18. TEKNIK SAMPLING RANDOM STRATA • Digunakanapabilapopulasinyatidakhomogen (heterogen). • Syarat-syaratnya: • 1. Harus ada kriteria yang jelasakan dipergunakan sebagai dasar untuk menstratifikasi populasi ke dalam lapisan-lapisan. • 2. Harusada data pendahuluandaripopulasimengenaikriteria yang dipergunakanuntukmenstratifikasi. • 3. Harusdiketahuidengantepatjumlahsatuan-satuanelementer dari tiaplapisan (stratum) dalampopulasi yang bersangkutan. dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  19. CARA MENGAMBIL SAMPEL RANDOM STRATA • Setelah populasi dibagi kedalam strata-strata (subpopulasi), selanjutnya harus dibuatkan kerangka samplingnya untuk setiap strata.ri • Perandoman dilakukan setelah ukuran sampel dari setiap strtata ditentukan. • Penentuan ukuran sampel untuk strata proporsional dari setiap strata dilakukan berdasarkan pecahan sampling (sampling fraction) yang digunakan (pecahan sampling = n/N). • Untuk strata disproporsional, ukuran sampelnya sama untuk setiap strata, hanya ada pembobotan. dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  20. SAMPLE RANDOM STRATA PROPORSIONAL dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  21. SAMPEL STRATA DISPROPORSIONAL dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  22. TEKNIK SAMPLING RANDOM KLASTER Digunakan apabila: • Ukuran populasinya tidak terbatas (tidak diketahui dengan pasti). • Tidak tersedia kerangka sampling atau tidak memungkinkan untuk dibuat kerangka samplingnya. • Unsur-unsur populasi tersebar, baik secara geografis maupun secara wilayah administratif. dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  23. PENGAMBILAN SAMPEL KLASTER SEDERHANA (SIMPLE CLUSTER SAMPLING) • Misalnya, populasi penelitian kita adalah seluruh penduduk Kota Bandung. • Kota Bandung kita uraikan menjadi Wilayah Bandung Barat, Bandung Timur, Bandung Utara, dan Bandung Selatan. • Secara random misalnya kita pilih dua wilayah, maka seluruj penduduk di dua wilayah tersebut dijadikan sampel penelitian kita. dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

  24. SAMPEL KLASTER BANYAK TAHAP (MULTISTAGE CLUSTER SAMPLING) Misalnya, populasi penelitian kita adalah seluruh penduduk Kota Bandung. Kota Bandung diuraikan menjadi wilayah-wilayah, kecamatan-kecamatan, kelurahan-kelurahan, dan seterusnya sampai pada wilayah yang dikehendaki oleh peneliti. dadang sugiana/materi kuliah mpk kuantitatif/2008

More Related