1 / 25

MENULIS ARTIKEL ( RESEARCH PAPER ) DI JURNAL INTERNASIONAL

MENULIS ARTIKEL ( RESEARCH PAPER ) DI JURNAL INTERNASIONAL. Disiapkan Oleh: Budhi Gunawan, M . A., Ph.D Jurusan Antropologi FISIP, Unpad Program Studi Magister d an Doktor Il mu Lingkungan, Program Pascasarjana Unpad

Download Presentation

MENULIS ARTIKEL ( RESEARCH PAPER ) DI JURNAL INTERNASIONAL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MENULIS ARTIKEL (RESEARCH PAPER) DI JURNAL INTERNASIONAL Disiapkan Oleh:Budhi Gunawan, M.A., Ph.DJurusan Antropologi FISIP, Unpad Program Studi Magister dan Doktor Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana Unpad Materi untuk kegiatan Prapasca bagi mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana Unpad Bandung, 6-10 Agustus 2012 .

  2. Publikasi • Nakayama, M., Gunawan, B., Yoshida, T. and Asaeda, T. 1999. “Resettlement issues of Cirata Dam project: a post-project review”. In Water Resources Development, Vol. 15, No 4:443-458. •  Nakayama, M., Yoshida, T. and Gunawan, B. 1999. “Compensation schemes for resettlers in Indonesian dam construction projects. Application of Japanese ‘soft technology’ for Asian countries”. In Water International, Vol 24, No 4: 348-355. •  Nakayama, M., Yoshida, T. and Gunawan, B. 2000. “Improvement of compensation system for involuntary resettlers of dam construction projects”. In Water Resources Journal, ESCAP, United Nations. September: 80-92. • Budhi Gunawan, Kazuhiko Takeuchi, Atsushi Tsunekawa, and Oekan S. Abdoellah. 2004. Community Dependency on Forest Resources in West Java, Indonesia: The Need to Re-involve Local People in Forest Management. Journal of Sustainable Forestry, 18 (4): 29-46. • Budhi Gunawan, Kazuhiko Takeuchi and Oekan S. Abdoellah. 2004. Challenges to community participation in watershed management: an analysis of fish farming activities at Saguling Reservoir, West Java –Indonesia. Water Policy, 6 (1-16). • Parikesit, H. Salim, E. Triharyanto, B. Gunawan, Sunardi, O.S. Abdoellah, R. Ohtsuka. 2005. Multi-source water pollution in the Upper Citarum Watershed, Indonesia, with special reference to its spatiotemporal variation. Environmental Sciences, Vol. 12(3):121-131. • Makiko Sekiyama, Mika Tanaka, Budhi Gunawan, Oekan Abdoellah, and Chiho Watanabe. (2008). Pesticide Usage and Its Association with Health Symptoms among Farmers in Rural Villages in West Java, Indonesia. Environmental Sciences.

  3. 1 Sumber Rujukan Utama: Nair, P.K.R. 2005. How (not) to write research papers in agroforestry. Agroforestry Systems, 64:v-xvi Yuksel, A. 2003. Writing publishable papers. Tourism Management, 24:437-446.

  4. 2 JURNAL-JURNAL INTERNASIONAL a,b • Journal of Rural Studies • World Development • Human Ecology • Journal of Sustainable Forestry • Water Policy • Environmental Science • Dll.

  5. 3 Motivasi menulis artikel: • Pengakuanprofesionaldanprospekkarir (Personal sense of achievement; Curriculum Vitae) • Pengembangankemampuanmenulisdankomunikasi • Pengembanganpengetahuandalamdisiplintertentu. • Pertanggung-jawabankepadapemberidana.

  6. 4 Manuscript review process • Peer review: • objektif, namun sering menyebabkan penulis pemula kaget dan kehilangan motivasi untuk menulis • Masalah lain misalnya: reviewers (mitra bestari) dengan latar belakang disiplin ilmu yang berbeda dapat memiliki kriteria yang berbeda • Praktik yang tidak etis: • Authors: menyampaikan artikel yang sama kepada beberapa jurnal

  7. 5 Location-specific research and applicability • Artikel sering ditolak karena bersifat terlalu spesifik-lokasi; dianggap tidak relevan dengan pembaca jurnal di tingkat internasional. • Kebanyakan jurnal menginginkan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang memiliki tingkat penerapan di kawasan yang lebih luas dari lokasi studi. • Banyak penelitian yang berorientasi aplikasi (application-oriented), namun ini tidak berarti sama dengan bersifat spesifik-lokasi

  8. 6 Location-specific research and applicability • Applicability dari suatu penelitian (artikel) berkaitan dengan tipe penelitian: • “what type”: apa yang terjadi ketika sesuatu dilakukan? Hasil penelitian ini applicable untuk lokasi tersebut, tetapi tidak ada kepastian bahwa hasil tersebut juga applicable untuk daerah lain. • “Why” and “how”: “mengapa” dan “bagaimana” hal-hal tertentu terjadi. Hasil-hasil penelitian seperti ini lebih applicable untuk wilayah yang lebih luas. Terkait dengan ini, penelitian harus diarahkan pada membangun relasi sebab-akibat dan mengeksplorasi prinsip-prinsip yang membentuk basis prilaku yang diobservasi. • Application research bukan semata-mata melaporkan apa yang diamati tapi menjelaskan apa yang diamati berdasarkan pada fakta-fakta yang diketahui

  9. 7 Criteria for manuscript acceptance • Reputasi penulis yang baik • Pengujian yang berhasil terhadap teori/hipotesis yang dibangun oleh si penulis • Isi artikel yang berbeda dari yang biasa diterbitkan

  10. 8 Criteria for manuscript rejection-1 • Replikasidaristudi-studiterdahulu • Miskin data (baru) • Topikstudisudahterlalubanyakdibahas • Topiktidaksesuaidengandisiplinilmu • Hasilpenelitian yang secarastatistiktidaksignificant • sudahdipresentasikanpadapertemuan-pertemuanasosiasiprofesionaldandipublikasikandiprosiding. • Manuscript bisaditolakkarena reviewer memilikipandangan (idiologis) yang berbedadenganpenulis, tidak familiar denganliteraturataumetode yang dipakai. • Manuscript jugabisaditolakkarena reviewer tidakmeluangkancukupwaktuuntukmembaca manuscript.

  11. 9 Delapan aspek yang dilihat oleh reviewers (kasus jurnal-jurnal tourism) • Contribution to knowledge: artikelharusmemberikankontribusibagipengembanganilmupengetahuan • Innovativeness and originality: penelitianharus “baru” • Meeting journal objectives: artikelharussesuaidenganmisijurnal • Clarity of writing: gagasan yang baikharusdisajikansecarabaik; concisedancoherent; harusdilakukanproofread; artikelharusdibacaolehorang lain sebelumdikirimkejurnal.

  12. 10 Delapan aspek yang dilihat oleh reviewers (kasus jurnal-jurnal tourism) • The use of literature: artikelharusdikonseptualisasidalamliteratur yang ada/mutakhir • Quality of arguments: kredibilitasdankejelasanargumendanpenggunaanbukti yang mencukupi • Research methodology and data analysis • Research implication: artikeltidakhanyamembuatpenjelasan yang menghasilkanpertanyaan“so what”; misal: paper harusmemberikankontribusiterhadappemahamantentangfenomena yang dikaji.

  13. 11 Format artikel “ilmiah” • Pola umum yang dianut oleh banyak jurnal adalah IMRAD • Introduction, • Methods atau Material and Methods (pada jurnal eksakta) • Results, and • Discussion). • Bagian Results, and Discussion dapat ditulis terpisah atau disajikan bersamaan • Sub-judul Results and Discussion dapat menggunakan/diganti dengan kata-kata yang sesuai

  14. 12 Title: • Judulartikel yang bagusadalahsangatpenting, bukanhanyauntukmenarikpembacatapijugauntukmembantupeneliti-peneliti lain menemukaninformasipenting. • Judulmenggambarkanisiartikelsecaraakurat: menggambarkansubjek; tidakmenuliskansingkatan, formula dan jargon; mudahdipahami. Beberapa yang harusdiperhatikan: • Ada yang menyatakanbahwaJudultidaklebihdari 15 kata, tapitidakterlalusingkat. • Tidakmenuliskankata-kataseperti: effect of …, study of …, atauinfluence of …. • Assessment of the possibility for revitalizing bamboo gardens in an upland village of West Java. • Gantidengan: Alternatives to bamboo talunconversion: a case study in West Java • Judulharusmerefleksikanisiartikelsecaraakuratdanmemadai. • Community Dependency on Forest Resources in West Java, Indonesia: The Need to Re-Involve Local People in Forest Management • Judulharusmenunjukkankekinian

  15. 13 Authors • Norma: Hanya menuliskan nama-nama orang yang memang berkontribusi terhadap artikel • Semua penulis yang tercantum memberikan persetujuan akhir atas artikel yang ditulis.

  16. 14 Keywords • Tergantung kebijakan jurnal • Misal: • kata-kata yang tertulis dalam judul tidak menjadi bagian dari keywords; • keywords tercantum dalam abstract; • jumlahnya 5-6 kata; bukan frasa kata; • kata-kata yang terlalu umum harus dihindarkan

  17. 15 Abstract • Menggambarkan fakta • Tidak menyebutkan misalnya: the paper is about …(some thing) • Menyebutkan misalnya apa saja effects dari sesuatu, bukan menuliskan … the effects are described, dsb. • 150-250 kata, tergantung jurnal. Ditulis dalam satu paragraf • Mulai dengan pernyataan masalah dan tujuan (statement of rationale and objective); melaporkan methods yang dipakai, hasil penelitian yang utama dan kesimpulan yang mendasar serta signifikansinya. • Memuat semua key words. • Tidak memuat kutipan literatur atau merujuk ke tabel atau gambar dalam artikel. • Tidak menulis kesimpulan yang tidak ada dalam artikel. • Objektif dan kesimpulan harus berkaitan.

  18. 16 Introduction • Menguraikan latar belakang yang diperlukan untuk memahami artikel • Menjelaskan mengapa penelitian dilakukan • Menyatakan ruang lingkup permasalahan yang dipelajari • Mengaitkan penelitian pada penelitian-penelitian terdahulu • Tidak memaparkan tinjauan pustaka secara ekstensif • Menjelaskan istilah-istilah atau singkatan yang dipakai • Isinya relatif ringkas ( tergantung jurnal) • Tidak mengulang isi abstrak di Introduction atau isi Introduction di bagian Discussion • Tidak mengulang/menulis apa yang telah dipahami secara umum atau sesuatu yang sudah jelas; misal: definisi agroforestry dan manfaatnya.

  19. 17 Methods • Menjelaskan apa yang telah dilakukan, kapan, dan bagaimana • Menjelaskan bagaimana data dianalisis dan disajikan • Deskripsi meliputi: • Deskripsi tentang lokasi studi, termasuk kondisi biogeofisik yang relevan • Uraian disain penelitian (misalnya apabila melakukan eksperimen)

  20. 18 Results • Merupakan bagian inti dari artikel; menyajikan data yang ditemukan • Sajikan hasil penelitian secara sederhana dan jelas • Tuliskan hanya data yang representatif • Tidak melaporkan data yang “belum diolah”, sajikan dalam bentuk ringkasan hasil analisis (statistik). Sajikan dalam tables dan figures • Ulasan dalam teks hanya temuan yang paling penting yang ada di tabel atau grafik • Cantumkan table, figures, dan grafik yang perlu

  21. 19 Tables and figures • Jangan menyajikan data yang sama sekaligus dalam table dan figure • Tidak semua data harus disajikan dalam bentuk tabel atau grafik • Beberapa jurnal hanya membolehkan 3-4 tables dan figures

  22. 20 Discussion (and conclusion)-1 • Bagian yang menjelaskan arti dari hasil dan apa implikasinya. • Diskusi harus bisa menjelaskan hasil penelitian, tidak sekadar hanya sampai “so what?”

  23. 21 Discussion (and conclusion)-2 • Discussion yang baik harus: • Tidak mengulang apa yang telah dikemukakan dalam bagian review literatur (pada introduction) • Mengaitkan hasil penelitian dengan pertanyaan penelitian yang ditulis di introduction • Memperlihatkan bagaimana hasil dan interpretasi sejalan atau tidak sejalan dengan studi-studi terdahulu • Menjajikan implikasi teoritis • Menunjukkan signifikansi hasil penelitian • Menyarankan penelitian lanjutan • Hanya membahas hasil yang dilaporkan dalam artikel • Membuat kesimpulan dengan bukti untuk setiap kesimpulan yang dibuat

  24. 22 Discussion (and conclusion)-3 • Artikel harus ‘mendiskusikan’ hasil penelitian bukan mengulang atau menyatakan hasil • Permasalahan umum yang sering terjadi adalah kecenderungan untuk ‘keluar’ dari objektif studi dan mencoba ‘memecahkan semua permasalahan’ • Beberapa jurnal membolehkan menulis kesimpulan pada bagian terpisah • Kesimpulan harus menyatakan keluaran yang dinyatakan/diartikulasikan dengan baik dan secara singkat menyarankan penelitian lanjutan berdasarkan temuan studi.

  25. 23 References and style • References (tergantung jurnal) • English language and style (tergantung jurnal) • Gaya tulisan sama pentingnya dengan substansi artikel • Gaya tulisan yang baik tidak dapat memperbaiki isi tulisan yang “lemah”, namun gaya tulisan yang jelek dapat “menutupi” kualitas tulisan.

More Related