1 / 27

Dasar – Dasar Pemindahan Mekanis

Dasar – Dasar Pemindahan Mekanis. 1. Sifat – sifat dan Jenis Tanah

aram
Download Presentation

Dasar – Dasar Pemindahan Mekanis

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Dasar – DasarPemindahanMekanis 1. Sifat – sifatdanJenis Tanah Material yang adaditanahpadaumumnyatidakhomogen, tetapimerupakan material campuran. Material jugabervariasidarijenis material yang berporisampai yang padat. Dengankeadaan yang bervariasisepertiinimakapadasaatmelakukanpemilihanalatberat yang akandipakaididalamproyekkonstruksiotomatisjenis material dilapangandan material yang akandiperhatikan

  2. Udara Material terdiridari 3 unsuryaitu air, udaradantanah. VaWa = 0 V Vu Vw W Ww Vs Ws Properti Massa Tanah Air Partikel

  3. Hubunganantaraberatdan volume adalah : 1. BeratJenis total (γ, bulk) : W adalahberat total, Waadalahberatudara, Wwadalahberat air dan Ws adalahberattanah. V adalah volume total, Vaadalah volume udara, Vwadalah volume air dan Vs = adalah volume tanah. 2. BeratJenisKering (γd dry density) 3. Kadar Air

  4. Material ditempatasalnyadisebutdengan material asliatau material in-site atau bank material. Bilasuatu material akandipindahkanmaka volume material yang akandipindahkantersebutakanberubahmenjadilebihbesardaripada volume material ditempatasalnya. Material yang dipindahkantersebutdisebutdengan material lepasatau loose material. Demikianjugajika material yang telahdipindahkankemudiandipadatkanmaka volume material akanmenyusut. Material yang dipadatkantersebutsebagai material padatatau compacted material. Hampirsemua material yang telahdipadatkanmempunyai volume yang lebihkecildaripada volume tanahasliataudari material ditempatasalnya.

  5. Hal inidisebabkankarenapemadatandapatmenghilangkanataumemperkecilruangatauporidiantarabutiran material. Volume tanahasliatau material yang masihditempataslinyabiasanyadiberisatuan bank cubic meters (bcm) atau bank cubic yards (bcy). Material yang dipindahkanataumengalamiperubahanbentuk, sepertibatuan yang diledakkan, umumnyadinamakan loose material (tanahlepas). Volume dari material lepasdiberisatuan loose cubic meters (lcm) atau loose cubic yards (lcy). Sedangkan material yang telahdipadatkanataudisebutdengan compacted material, volumenyadiberisatuan compacted cubic meters (ccm) atau compacted cubic yards (ccy)

  6. Volume material padaumumnyaakanmeningkatpadasaatdigali. Peningkataninidiakibatkanolehlepasnyaikatanantarpartikeltanah yang kemudiandiisiudara. Perubahaninidisebutdenganpengembangan (swell). Hubunganantarakondisitanahaslidengantanahlepasditentukanolehfaktorpemuatanatau load factor (LF) danpresentasepengembangan swell percentage (Sw). LF sangatbermanfaatdalamperhitungan volume material yang akandiangkutdarisuatutempat (1) (2)

  7. Padarumus 1 dan 2 VI adalah volume lepas (satuan : lcm, lcy) Vbadalah volume asli (satuan : bcm , bcy). Nilaipersentasepengembangandidapatadalah : Sementaraitupadasaat material dipadatkan, udaradidorongkeluarkosongantarpartikeltanah. Akibatnyatanahmemenuhi volume lebihkecildarisaatkondisiaslimaupunlepas. Hal inidisebutpenyusutan (shrinkage). Hubunganantarakondisitanahaslidengantanahdipadatkanditentukanolehfaktorpenyusutanatau shrinkage factor (SF) danpersentasepenyusuta n atau shrinkage percentage (Sh).

  8. Rumus yang menghubungkankeduakondisitersebut adalah : SF = 1 – Sh Vcmerupakan volume padat (satuan : ccm, ccy) NilaiSh Didapatdari :

  9. TabelSwdan LF untukbeberapajenistanah

  10. ContohSoal 1. Jikasebanyak 2000 bcmtanahkeringdipindahkanmakaberapa volume tanahtersebutdalamkondisilepas ? Dan berapa volume tanahtersebutdalamkondisipadatjikaSh = 10 % Jawaban : Dari tabelSwdan Lf didapatSw = 25 % = 0.25

  11. 2. WaktuSiklus Sikluskerjadalampemindahantanahmekanismerupakansuatukegiatan yang dilakukanberulang. Pekerjaanutamadidalamkegiatantersebutadalahmenggali, memuat , memindahkan, membongkarmuatan, dankembalikekegiatanawal. Semuakegiatandapatdilakukanolehsatualatatauolehbeberapaalat. Waktu yang diperlukandalamsikluskegiatandiatasdisebutwaktusiklusatau cycle time (CT) . Waktusiklusterdiridaribeberapaunsur. Pertamaadalahwaktumuatatau loading time (LT). Waktumuatmerupakanwaktu yang dibutuhkanolehsuatualatuntukmemuat material kedalamalatangkutsesuaidengankapasitasalatangkuttersebut

  12. Nilai LT dapatditentukanwalaupuntergantungdarijenistanah, ukuran unit pengangkutan (blade, bowl, bucket dll), metodedalampemuatandanefisiensialat Unsurkeduaadalahwaktuangkutatau hauling time (HT). Waktuangkitmerupakanwaktu yang diperlukanolehsuatualat , untukbergerakdaritempatpemuatanketempatpembongkaran. Waktuangkuttergantungdarijarakangkut, kondisijalan, tenagaalatdan lain – lain. Padasaatalatkembaliketempatpemuatanmakawaktu yang diperlukanuntukkembalidisebutwaktukembaliatau time return (RT). Waktukembalilebihsingkatdaripadawaktuberangkatkarenakendaraandalamkeadaankosong.

  13. Waktupembongkaranatau dumping time (DT) jugamerupakanunsurpentingdariwaktusiklus. Waktuinitergantungdarijenistanah, jenisalatdanmetode yang dipakai. Waktupembongkaranmerupakanbagianterkecildariwaktusiklus. Unsurterakhiradalahwaktutungguatau spotting time (ST) . Padasaatalatkembaliketempatpemuatanadakalanyaalattersebutperluantredanmenunggusampaialatdiisikembali. Saatmengantredanmenungguini yang disebutwaktutunggu . Dengandemikian : CT = LT + HT + DT + RT + ST

  14. 3. EfisiensiAlat Dalampelaksanaanpekerjaandenganmenggunakanalatberatterdapatfaktor yang mempengaruhiproduktifitasalatyaitu : Efisiensialat. Bagaimanaefektivitasalattersebutbekerjatergantungdaribeberapahal : 1. Kemampuan operator pemakaialat 2. Pemilihandanpemeliharaanalat 3. Perencanaandanpengaturanletakalat 4. Topografidan volume pekerjaan 5. Kondisicuaca 6. MetodePelaksaanalat

  15. Cara umumdipakaiuntukmenentukanefisiensialatadalahdenganmenghitungberapamenitalattersebutbekerjasecaraefektifdalamsatu jam. Contohnyajikadalamsatu jam waktuefektifalatbekerjaadalah 45 menitmakadapatdikatakanefisiensialatadalah 45/60 atau 0.75

  16. 4. PemotongandanPenimbunan Tanah Permukaantanahpadaumumnyatidakmerupakantanahdatar. Padasuatuproyekakandikerjakanmakapermukaantanahharusdiratakan. Tanah yang ketinggiannyamelebihielevasi yang diinginkanharusdipotong, sedangkantanah yang ketinggiannyakurangdarielevasi yang diinginkanharusditimbun. Adabeberapacarauntukmenentukan volume tanah yang harusdibuangatauditimbun. Untukproyekproyekbangunanumumnyamenggunakanmetode grid, sedangkanuntukproyekjalanumumnyametode yang dipakaiadalahmetoderuasdanmetode diagram massa.

  17. Metode Grid Padametodeini, luastanahdibagimenjadibeberapasektordenganluas yang sama. Semakinbanyakpembagiansektordalamsuatuluastanahmakaakurasidariangka yang dihasilkanakansemakinbaik. Padatitiktitikpersimpangandiukurketinggiantanahdititikitudanketinggian yang diinginkan. Untukmenghitung volume tanah, makaperbedaanangkaketinggiandikalikandenganluas yang dicakupolehtitiktersebut. Denganmenjumlahkan volume padasetiaptitikmakaakandidapat volume total tanah yang harusdipotongdan yang harusditimbun.

  18. Jikadilakukanpenggambaran, makasetiappersimpangantitikdicatat data – data yang dibutuhkan . Data yang tercatatpadasetiappersimpangan Setelahitudibuattabeluntukmenghitung volume tanahgaliandantimbunan. KETINGGIAN YANG DIINGINKAN KETINGGIAN YANG SEBENARNYA KEDALAMAN PENGGALIAN KEDALAMAN PENIMBUNAN

  19. A B C 1 2 3 PembagianSektorUntukSetiapTitik

  20. Sebagaicontohpadatitik 1-A, luas area yang ditentukanolehtitiktersebutadalah 0,25 kali luassektoratau 0,25 A (jikaluassektordinotasikandengan A). Sedangkan 1-B adalah 2’ 0,25 A dan 2-B adalah 4’ 0,25A Contoh :

  21. b. MetodeRuas Padagambarrencanasuatuproyekjalan, misalnyaterdapatsuatugaris yang disebutgaris as jalan. Garis as jalantersebutmerupakangaristengahdarisuaturencanajalan. Panjanggaris as jalanmenentukanpanjangdarijalan yang akandibuat. Untukmenghitung volume tanahgaliandantimbunanpada areal rencanajalantersebutmakagaris as jalanharusdibagimenjadibeberaparuas yang samapanjangatau yang jugadikenaldengannamastasiun. Padasetiaptitikpertemuanruasdiadakansurveilapanganmengenaiketinggianelevasisetiapsisidari as jalan. Langkahselanjutnyaadalahdenganmenggambarkanhasilsurvei yang menunjukkanelevasi yang sebenarnyadan yang diinginkanpadatitiktersebut.

  22. Karenabentukpermukaanbiasanyatidakberaturanmakabentukpermukaantersebutdapatdisederhanakankesuatubentuk lain sepertisegitiga, trapesiumdan lain lain. Kemudianhitungluasdaerah (Secaravertikal) yang akandigalidanakantimbul. Dari hasilperhitungandenganmengalikan, jarakantaratitikmakaakandidapat volume tanahgaliandantimbunan Contoh : Jalansepanjang 800 meter akandibangun. Padasetiapstasiundilakukan survey lapangandenganhasilsebagaiberikut :

  23. Tentukan volume tanahgaliandantimbunanpadarencanajalantersebut ?

  24. UntukMemudahkanPerhitungan

  25. UntukMemudahkanPerhitungan

More Related