1 / 9

MANAJEMEN HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT

MANAJEMEN HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT. Pengertian. Faktor pendorong.

Download Presentation

MANAJEMEN HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MANAJEMEN HUBUNGAN SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT

  2. Pengertian Faktor pendorong Proses komunikasi antara sekolah dan masyarakat untuk berusaha menanamkan pengertian pada masyarakat tentang kebutuhan dan karya pendidikan serta mendorong minat dan tanggung jawab masyarakat dalam usaha memajukan sekolah. • Perubahan sifat, tujuan, metode mengajar di sekolah • Tuntutan masyarakat akan adanya perubahan dalam pendidikan di sekolah • Perkembangan ide demokrasi terhadap pendidikan

  3. TUJUAN Meningkatkan kualitas belajar Dengan konsep pendidikan yang tidak berpusat pada buku melainkan pada kebutuhan kehidupan di masyarakat Meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya pendidikan Dalam kehidupan demokratis, masyarakat menjadi pelopor dan pengembang perubahan di semua bidang Mengembangkan semangat saling bantu antara sekolah dan masyarakat demi kemajuan kedua belah pihak

  4. JenisHubungan EDUKATIF Menghindari perbedaan prinsip dalam hal mendidik anak KULTURAL Membina dan mengembangkan kebudayaan masyarakat INSTITUSIONAL Hubungan sekolah dengan instansi resmi, sekolah lainnya, kepala pemerintahan setempat, perusahaan negara.

  5. Prinsip Pelaksanaan INTEGRITY Semua kegiatan, baik akademik dan non akademik, harus disampaikan secara terpadu, akurat, data jelas dan lengkap. Meningkatkan kepercayaan masyarakat SIMPLICITY Pihak sekolah sebagai pemberi informasi secara sederhana (kata-kata bersahabat dan mudah dimengerti). Penyampaian secara langsung/lewat media COVERAGE Informasi yang disampaikan lengkap (tidak ditutupi), akurat (obyektif) , up-to-date

  6. Prinsip Pelaksanaan CONSTRUCTIVENESS Sekolah memberi informasi yang konstruktif sehingga masyarakat memahami secara detail kemudian memberi bantuan yang sesuai CONTINUITY Hubungan sekolah dan masyarakat dilakukan secara terus menerus. ADAPTABILITY Program sekolah dan masyarakat disesuaikan dengan aktivitas, kebiasaan, budaya masyarakat.

  7. Peranan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat Sekolah sebagai partner masyarakat dalam melaksanakan fungsi pendidikan Sekolah sebagai prosedur yang melayani pesan dan kesan pendidikan dari masyarakat Masyarakat berperan mendirikan dan membiayai sekolah Masyarakat mengawasi pendidikan agar tetap membantu dan mendukung cita-cita dan kebutuhan masyarakat Masyarakat sebagai sumber pelajaran atau laboratoritum (industri, perumahan, perkebunan, pertambangan)

  8. Tugas Pokok • Memberi informasi dan menyampaikan ide pada masyarakat dan pihak yang membutuhkan • Melaporkan pikiran-pikiran tentang masalah pendidikan yang berkembang di masyarakat • Membantu pimpinan memperoleh bantuan dan kerja sama

  9. TeknikHubungan Buku kecil pada tahun ajaran baru Pamflet Berita kegiatan murid Catatan berita gembira Buku kecil tentang mendidik anak TERTULIS Kunjungan rumah Panggilan orang tua LISAN Mengundang masyarakat melihat peragaan (pameran keberhasilan siswa) PERAGAAN Mengakrabkan sekolah dengan ortu/wali dengan telepon. Media promosi pendidikan. ELEKTRONIK

More Related