1 / 56

METODE HARGA POKOK PROSES (PROCESS COSTING)

METODE HARGA POKOK PROSES (PROCESS COSTING). CIRI METODE HP. PROSES. Produknya standart Produknya dari bulan ke bulan adalah sama Kegiatan produksi dimulai dengan diterbitkannya perintah produksi yang berisi tentang rencana produksi produk standar dalam jangka waktu tertentu

aspasia
Download Presentation

METODE HARGA POKOK PROSES (PROCESS COSTING)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. METODE HARGA POKOK PROSES(PROCESS COSTING)

  2. CIRI METODE HP. PROSES • Produknya standart • Produknya dari bulan ke bulan adalah sama • Kegiatan produksi dimulai dengan diterbitkannya perintah produksi yang berisi tentang rencana produksi produk standar dalam jangka waktu tertentu • Contoh : Perusahaan semen

  3. METODE HP. PROSES >< PESANAN

  4. METODE HP. PROSES >< PESANAN

  5. MANFAAT INFORMASI HP. PRODUKSI • Menentukan harga jual produk • Memantau realisasi biaya • Menghitung laba atau rugi periodik • Menghitung HP.Persediaan Produk Jadi dan Produk dalam Proses yang akan disajikan dalam neraca

  6. Menentukan Harga Jual Produk

  7. Memantau realisasi biaya • Manajemen memerlukan informasi biaya produksi yang sesungguhnya dikeluarkan dalam pelaksanaan rencana produksi ketika rencana untuk jangka waktu tertentu tersebut telah diputuskan • Akuntansi biaya digunakan untuk mengumpulkan informasi tersebut (apakah total biaya produksi sesuai dengan yang telah diperhitungkan (sesuai rencana) atau tidak • Metode yang dilakukan adalah HP.Proses

  8. Rumus :

  9. Menghitung Laba Atau Rugi Periodik • Informasi biaya produksi yang telah dikeluarkan digunakan untuk mengetahui apakah kegiatan produksi perusahaan dalam periode tertentu menghasilkan laba atau justru rugi • Laba atau rugi digunakan untuk mengetahui kontribusi produk dalam menutup biaya non produksi dan menghasilkan Laba atau rugi • Metode HP.Proses digunakan oleh manajemen untuk mengumpulkan informasi biaya produksi yang sesungguhnya dikeluarkan pada periode tertentu guna menghasilkan informasi Laba atau rugi pada tiap periode.

  10. Rumus :

  11. Menghitung HP.Prsd .Produk Jadi dan Produk dlm Proses yang akan disajikan dalam neraca • Lap.Keuangansbgpertanggungjawabanmanajemen (salahsatunyaadalahneraca) • DlmneracaharusadainformasiHP.Prsd.Prdk.JadidanHP.Produk yang adapadatanggalneracamasihdalamproses, shgperlucatatanbiayaproduksitiapperiode • Catatanbiayaproduksitiapperiodebergunabagimanajemenuntukmenentukanbiayaproduksi yang melekatpadaprodukjadi yang belumlakudijual (HP.Prsd.PrdkJadi) danproduk yang masihdalamprosespengerjaan (HP.Prsd.Prdk.DlmProses) padatanggalneraca

  12. Metode HP.Proses – Tanpa Memperhitungkan Persediaan Produk dalam Proses Awal Perusahaan yang produknya diolah melalui satu departemen Perusahaan yang produknya diolah melalui lebih dari satu departemen Pengaruh terjadinya produk yang hilang dalam proses terhadap perhitungan HP.Produksi per satuan, dengan asumsi : 1. Produk hilang pada awal proses 2. Produk hilang pada akhir proses

  13. MetodeHP.ProsesProdukmelaluisatudepartemen(TIDAK ADA BDP AWAL) Contoh : Berikutiniadalahjumlahbiaya yang dikeluarkanselamabulanFebruari 200X oleh PT. Tiara Permata yang mengolahproduknyasecaramassamelaluisatudepartemenproduksi

  14. Data Biaya Produksi

  15. Bagaimana menghitung HP.produk jadi yg ditransfer ke gudang dan HP.Prsd.Produk dlm Proses yg pada akhir periode Belum selesai

  16. Perhitungan HP Per Satuan * Unit Ekuivalensi : produk jadi + (produk dalam proses x % penyelesaian)

  17. Laporan Biaya Produksi

  18. Jurnal Pencatatan Biaya Produksi

  19. Jurnal Pencatatan Biaya Produksi

  20. MetodeHP.ProsesProdukmelaluilebihdarisatudepartemen(TIDAK ADA BDP AWAL) • UntukDepartemen I, perhitunganbiayaproduksinyasamadenganuntuksatudepartemen • Untukdepartemenberikutnyaperhitungannyabersifatkumulatif • HP.Produkdepartemensetelahdepartemen I meliputi :Biayaproduksi yang dibawadaridepartemen I danBiayaproduksidepartemensetelahdepartemen I (Dep.ybs) Contoh : Berikutiniadalahjumlahbiaya yang dikeluarkanselamabulanFebruari 200X oleh PT. Tiara Permata yang mengolahproduknyamelaluiduadepartemen (A & B)

  21. Data biaya produksi departemen A & B

  22. Perhitungan HP.Per Satuan departemen A

  23. Perhitungan Hp.Produk Selesai Yang Ditransfer Ke Departemen B Dan Persediaan Produk Dalam Proses

  24. Laporan Biaya Produksi Departemen A

  25. Jurnal Pencatatan Biaya Produksi Departemen A

  26. Jurnal Pencatatan Biaya Produksi Departemen A

  27. Perhitungan HP.Per Satuan departemen B

  28. Perhitungan Hp.Produk Jadi Dan Produk Dalam Proses Departemen B

  29. Laporan Biaya Produksi Departemen B

  30. Jurnal Pencatatan Biaya Produksi Departemen B

  31. Jurnal Pencatatan Biaya Produksi Departemen B

  32. ProsedurPerhitunganHargaPokokProses (Ada persediaan BDP awal) • Mengumpulkan data produksiuntukperiodetertentu. Produkselesaidihitung dg formula sbb: Persediaan BDP awal xxx Produkmasukprosesperiodeinixxx Total unit yang diproses xxx Persediaan BDP akhir (xxx) Produkselesai xxx

  33. Contoh: PT Aquana memproduksi air mineral denganmerk “Fresh”. Perusahaan inimemiliki BDP per 1 Januari 2008sebanyak 10.000 liter dandalambulanJanuari 2008perusahaanmemproses 50.000 liter. PadaakhirbulanJanuari 2008perusahaanmemiliki BDP akhirsebanyak 20.000 liter. Diminta: berapa liter produkselesaiselamabulanJanuari 2008?

  34. Jawab: Produkselesaidihitung dg formula sbb: Persediaan BDP awal10.000 l Produkmasukprosesperiodeini 50.000 l Total unit yang diproses 60.000 l Persediaan BDP akhir (20.000 l) Produkselesai 40.000 l

  35. 2. Menghitung unit setara (equivalent units). 3. Mengumpulkan BBB, BTKL dan BOP selamaperiodetertentu. 4. Menghitung HP per unit untuksetiapunsurbiayaproduksi. 5. Menghitung HP produkselesai yang dipindahkankegudangataudepartemenberikutnyadanhargapokokproduk yang belumselesaipadaakhirperiode (persediaan BDP akhir).

  36. PerlakuanPersediaan BDP awal • Persediaan BDP awaladalahpersediaan yang berasaldariproduk yang diprosespadaperiodelaludanbelumselesaisampaiakhirperiode. • Perlakuandenganmetode rata-rata (average cost method) danmetodemasukpertamakeluarpertama (MPKP/FIFO).

  37. Metode HP rata-rata • Produkselesaidan BDP akhirtidakdibedakanapakahberasaldari BDP awalatauprodukmasukprosesperiodeini. • Total biayauntuksetiapelemenbiayaproduksidihitungdenganmenambahkanmasing-masingelemenbiaya BDP awal (biaya yang terjadiperiodelalu) denganbiayaproduksi yang terjadiperiodeini.

  38. Metode MPKP / FIFO • Persediaan BDP awaldiasumsikandiproseslebihdahuludansetelahselesaibarudilakukanpemrosesanterhadapprodukmasukprosesperiodeini. • Biayaproduksi (hargapokok) BDP awaldipisahkandaribiayaproduksi yang terjadiperiodeini.

  39. LaporanHargaPokokProduksi • Digunakanuntukmenghitunghargapokokproduksi. • Terdiridari 3 bagian: - Data produksi - Biayadibebankan - Elemenbiayaproduksi

  40. Formula data produksi: ProdukMasukProses + BDP awal = ProdukSelesai + BDP Akhir Elemenbiayaproduksi dg metode HP rata-rata:

  41. Elemenbiayaproduksi dgmetode FIFO: Total BiayaProduksi HP BDP Awalxxx Biayaperiodeini: BBB xxx BTKL xxx BOP xxx TOTAL xxx

  42. Unit setara (equivalent units) adalahperkiraan unit selesaidenganmenggunakanbiaya yang telahterjadi. • Persentasepenyelesaian adalahpersentasepenyerapanbiayaproduksiolehpersediaan BDP Misalpersediaan BDP akhir 20.000 liter dengantingkatpenyelesaian BB, BTK dan BOP 40%. Unit equivalen?

  43. Perhitungan unit equivalendenganmenggunakanmetode HP rata-rata: Unit equivalen = produkselesai + (persd. BDP akhir x persentasepenyelesaian)

  44. Contoh: PT Aquana memp. persediaan BDP awal 10.000 liter (BB 100%, BTK 50% dan BOP 40%), produkmasukproses 50.000 liter, produkselesai 40.000 liter danpersediaan BDP akhir 20.000 liter (BB 100%, BTK 60% dan BOP 30%). Berapa unit equivalenuntukmasing-masingelemenbiayaproduksidenganmetodehargapokok rata-rata?

  45. Jawab: • Unit equivalen = produkselesai + (persd. BDP akhir x persentasepenyelesaian) • BB = 40.000 l + (20.000 l x 100%) = 60.000 l • TKL= 40.000 l + (20.000 l x 60%) = 52.000 l • BOP= 40.000 l + (20.000 l x 30%) = 46.000 l

  46. Perhitungan unit equivalendenganmenggunakanmetode FIFO: Unit equivalen = Persediaan BDP awal x %-tasepenyelesaian yang diperlukan + produkselesaidariprosesperiodeini + persediaan BDP Akhir x %-tasepenyelesaian

  47. Dengan contoh yang sama hitung unit ekuivalen dengan metode FIFO • Unit equivalen = Persediaan BDP awal x %-tasepenyelesaian yang diperlukan + produkselesaidariprosesperiodeini + persediaan BDP Akhir x %-tasepenyelesaian • BB = (10.000 x 100%) + 40.000 + (20.000 x 100%) = 70.000 • TKL = (10.000 x 50%) + 40.000 + (20.000 x 60%) = 57.000 . BOP = (10.000 x 40%) + 40.000 + (20.000 x 30%) = 50.000

  48. HargaPokokProduk per unit Biaya per unit untuksetiapelemenproduksi = Total biayautksetiapelemenbiaya prod. Unit equivalen

  49. Misaldaricontohsebelumnya (PT Aquana), diketahuibiayaproduksinyasbb: Berapakah HP produk per unit denganmenggunakanmetode HP rata-rata dan MPKP/FIFO?

More Related