1 / 7

PENGANTAR HUKUM ISLAM

PENGANTAR HUKUM ISLAM. M. Sularno Prodi Hukum Islam Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia. VIII. CIRI KHAS DAN KEISTIMEWAAN HUKUM ISLAM.

debra
Download Presentation

PENGANTAR HUKUM ISLAM

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENGANTAR HUKUM ISLAM M. Sularno Prodi Hukum Islam FakultasIlmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia

  2. VIII CIRI KHAS DAN KEISTIMEWAAN HUKUM ISLAM

  3. A. MUKADMAH Para fuqaha’ (juris Islam) telahmelakukanpenelitian yang sek-samatentangciri-cirikhususdankeistimewaandarihukum Islam,ada yang merupakantabi’atdarihukum Islam (Syari’ah) itusendiridanada pula yang merupakancirikhas yang dilaluiolehfiqihdlmpertumbuhandanperkembangannyamenujukesempurnaan.

  4. B. CIRI KHAS HUKUM ISLAM 1. Terdasar pada Wahyu Ilahi * Hukum Islam dibangun di atas aqidah sahihah yang kuat. * Hukum Islam merujuk pada aturan Allah dan Rasulullah yang bersumberkan wahyu Allah. * Para fuqaha’ terikat dengan Al-Qur’an, Sunnah, jiwa syari- at, prinsip, dan maksud syara’. * Hukum Islam jauh dari tendensi dan jauh dari subyektivitas.2. Pelaksanaan hukum Islam didukung Aqidah Islamiyah dan akhlaq al-karimah. *Penerapan hukum Islam terkait erat dengan kejiwaan dan moralitas orang Islam. * Kerelaan dan ketundukan muslim adalah vital dlm hk Islm, bahkan termasuk ibadah.

  5. * Rumusan hukum Islam tidak boleh berseberangan dengan aqidah Islam dan akhlaq yang luhur.3. Adanya rangkap balasan.* Penghargaan (reward) dan sanksi (punishment) akhirat jauh lebih berat / besar, adil, dan menarik dibanding dunia, shg hukum lebih diperhatikan. * Setiap manusia tidak dapat menghindari balasan akhirat, kendatipun dapat menghindari balasan dunia.4. Prioritas tujuan hukum Islam adalah kemaslahaan manusia secara kolektif (umum). * Dalam berbagai ibadah ditemukan dasar kolektivitas (jama’- iyyah), begitu pula dalam mu’amalah. * Tujuan hukum Islam adalah mewujudkan kemaslahatan ma- nusia, individu dan umum. * Tujuan hkm buatan manusia lbh berorientasi pd individu.

  6. 5. Menerima perkembangan sesuai waktu dan tempat *Banyak jalan yg dpt diperoleh untuk mengembangkan (per- ubahan) hukum Islam (fiqh), seperti : ijma’, qiyas, maslahat al-mursalah, ‘urf, dll. * Banyak bukti / petunjuk tentang hal ini, seperti: adanya nasikh dan mansukh, qaul qadim – qaul jadid nya Imam Syafi’I, adanya fiqh –fiqh berdasarkan lokal tertentu.C. KEISTIMEWAAN HUKUM ISLAM 1. Dapat mencakup segala kepentingan ummat dan meliputi segala aspek kehidupan manusia, serta tidak dipengaruhi oleh hawa nafsu.

  7. 2. Mengandung aspek kerohanian yang mendidik dhamir / hati pemeluknya untuk mencintai kebajikan, mendatangkan man- faat, serta menentang madarat. 3. Keadilan dalam memberikan balasan tidak dapat dirubah oleh manusia.* HASBI ASH SHIDDIQI (Falsafah Hukum Islam), Keistimewaan HI : 1. Mudah 2. Selaras dengan akal sehat / logis 3. Hukumnya terbagi dalam azimah dan rukhsah 4. Membolehkan memakan yang baik dan memakai yang indah 5. Seimbang antara hak jiwa dan raga 6. Menyama ratakan taklif untuk semua mukallaf 7. Terbuka lebar hukuman ta’zir oeh penguasa 8. Hukumnya terinci / tafsili 9. Menghargai kemerdekaan berfikir / ijtihad10. Dll.

More Related