1 / 11

DESAIN STUDI EKSPERIMENTAL

DESAIN STUDI EKSPERIMENTAL. Pendahuluan. Penelitian yang dikembangkan untuk mempelajari fenomena dalam kerangka korelasi sebab akibat Dibandingkan rancangan penelitian analitik non eksperimental, rancangan eksperimental mempunyai “kapasitas” uji korelasi yang paling tinggi.

evania
Download Presentation

DESAIN STUDI EKSPERIMENTAL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DESAIN STUDI EKSPERIMENTAL

  2. Pendahuluan • Penelitian yang dikembangkan untuk mempelajari fenomena dalam kerangka korelasi sebab akibat • Dibandingkan rancangan penelitian analitik non eksperimental, rancangan eksperimental mempunyai “kapasitas” uji korelasi yang paling tinggi.

  3. Pada penelitian cross sectional, case control, dan cohort, pengujian hanya sampai pada tingkat ada tidaknya korelasi antara fenomena kausa dengan efek. Sedangkan kedalaman korelasi sebab akibat tidak diuji secara empirik

  4. Pengertian • Inti rancangan eksperimental adalah manipulasi atau perlakuan peneliti terhadap subjek penelitian, kemudian efek manipulasi di observasi Tiga ciri yang harus ada : • Manipulasi suatu variabel • Memonitor perubahan • Pengendalian pengaruh variabel yang tidak dikehendaki

  5. Pambagian var. pd rancangan eksp. • Variabel tercoba  yang dipelajari perubahan performance nya akibat perlakuan pada variabel lain • Variabel eksperimental variabel yang dimanipulasi • Variabel non-eksperimental  variabel pengganggu

  6. Model manipulasi subjek • Perlakuan eksperimental lawan tanpa perlakuan skema : KP: X Op KK: (-) Ok Op – Ok = mencerminkan besar efek perlakuan

  7. 2. Perlakuan eksperimental lebih banyak lawan eksperimental lebih sedikit skema : KP: XXX Op KK: X Ok Op – Ok = mencerminkan besar efek perlakuan

  8. 3. Perlakuan eksperimental lawan perlakuan lain skema : KP: X Op KK: Z Ok Op – Ok = mencerminkan besar efek perlakuan

  9. Bentuk-bentuk rancangan eksperimental 1. Praeksperimental • Rancangan perlakuan tunggal (X) O • Rancangan perlakuan ulang O (X) O • Rancangan perlakuan statik (X) O (-) O

  10. 2. Rancangan eksperimantal murni • Rancangan eksperimental sederhana • Rancangan eksperimental ulang • Rancangan eksperimental solomon 3. Rancangan eksperimental kuasi 4. Rancangan faktorial

  11. Tahapan kegiatan rancangan eksperimental • Identifikasi variabel penelitian • Penetapan subjek dan populasi penelitian • Pemilihan sampel • Pemilihan rancangan eksperimental • Pemberian perlakuan dan observasi • Analisis hasil

More Related