1 / 14

HAMBATAN DAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPERSONA

HAMBATAN DAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPERSONA. S. BEKTI ISTIYANTO. KARAKTERISTIK K A P. Dalam K A P terjadi Komunikasi Intrapersona (KIP). Merupakan proses interaksi ( komunikasi ) antara dua orang atau lebih .

gates
Download Presentation

HAMBATAN DAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ANTARPERSONA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. HAMBATAN DAN EFEKTIVITASKOMUNIKASI ANTARPERSONA S. BEKTI ISTIYANTO

  2. KARAKTERISTIK K A P • Dalam K A P terjadiKomunikasiIntrapersona (KIP). • Merupakanprosesinteraksi (komunikasi) antaraduaorangataulebih. • Dilakukansecarasadar, langsungdansituasidialogis (sharing) adapergantianfungsi(tatapmuka?). • Dalamjarakfisikkelimainderadapatdigunakan. • Terjadiefekdan feed back langsung, meskipunmenggunakan media umum (telepon, telex dsb.)

  3. Berkomunikasitidakdisesuaikandengantingkatanbahasaparapendengarnya.Berkomunikasitidakdisesuaikandengantingkatanbahasaparapendengarnya. Tidakmengertikeinginanarahpembicaraandariparapendengarnya. Tidakmemahamikelassosialparapendengarnya. Tidakmemahamilatarbelakangsertanilai-nilai yang dipegangteguhparapendengarnya. Adanyasalingtidakpercaya. Salingpercayadibangunlewatresikodanpenguhan, sertadihancurkanlewatresikodanpenolakan. Kepercayaantidakmungkintimbultanparesiko, danrelasitidakakanmengalamikemajuantanpakepercayaan. Olehsebabitu, kepercayaanitupentingdalamkomunikasiantarpersona. Bilakepercayaanmulaipudar, iniberartiiatelahmenjadisalahsatupenghambatdalamproseskomunikasiantarpersona. Sebab yang terjadiadalahbelumberlangsungnyaproseskomunikasitetapisudahdilandasi rasa tidakpercayamakaakanbisamenimbulkanefekpsikologis yang lain dalamkomunikasi. 6. Tidakmembalaspembukaandiriorang lain/lawanbicarakita. HAMBATAN-HAMBATAN KAP

  4. Berdasarkansifathambatan, secaraumumhambatankomunikasiadaduamacam : 1. Hambatan yang bersifatobyektif • Kurangnyakemampuanberkomunikasi, penyajianpesan yang kurangbaik, waktupenyampaiantersebut yang kurangtepat. 2. Hambatan yang bersifatsubyektif. • Disebutkankarenaorangtersebuttidaksetujubahkanmenentangdenganapa yang akandikomunikasikan. Contoh : mencemooh, menyesatkanpesankomunikasi. • Padadasarnyahambatankomunikasisubyektifdisebabkanadanyapertentangankepentingan, prasangka, apatis, atauadanyaperbedaankerangkareferensi. HAMBATAN KAP BERDASAR SIFAT

  5. Pertama, akibatgangguansemantik. Hal ini, dikarenakanpengetahuanmengenaikata-kataataubahasa yang tidaktepatseperti yang dimaksudolehkomunikator. Karenaorang –orang yang terlibatdalamkomunikasimenginterpretasikankata/bahasa yang digunakanuntukmenyalurkanpesandenganberbagaicara, makadapatterjadimerekamempunyaipengertian yang berbeda. • Kedua, adanyakepentingan-kepentingan yang ingindiperolehbaikolehkomunikator/komunikannya. Kepentinganakanmenentukanseseorangselektifdalammengartikandanmenanggapisuatupesan. kepentinganakanmenentukandayatangkap, perasaan, pikirandantingkahlakuseseorang. HAMBATAN KAP BERDASAR JENIS

  6. Ketiga, kurangnya motivasi. Dalam berkomunikasi, motivasi orang akan menentukan intensitas tanggapan seseorang terhadap pesan yang dikomunikasikan • Empat, adanya prasangka juga menjadi penghambat dalam proses Komunikasi Antarpersona. Prasangka seseorang terhadap sesuatu masalah/ terhadap seseorang biasanya ditentukan oleh term of reference orang tersebut.

  7. PERSPEKTIF HUMANISTIK • Menekankan pada keterbukaan (openess), empati (empathy) suportif (supportive), saling mengerti (equality), kejujuran (possitiveness). • Orang-orang yang membentuknya : Maslow, Gordon Allfart, Carl Rogers.

  8. PERSPEKTIF PRAGMATIK/BEHAVIOUR/ COMPETENCE MODEL Perspektifinimenekankanpadamanajemeninteraksi(interactive management), menunjukkanpadakualitas yang seimbanggunamencapaitujuan yang diinginkan. Tokohnya : Paul William, Don Jackson, Watzlawik. 1. Confidence • Kepercayaanpadaapa yang dibicarakan, karenamempunyaiketerampilan, kemampuandankepercayaansosial. 2. Immediacy • Kesediaanuntukberkomunikasi (maumendengardanberbicara) denganbahasa verbal maupun non verbal. 3. Interactions Management • menunjukankualitas yang seimbang, pergantianfungsi, sehinggatujuantercapai. 4. Ekspresiveness • menggunakanlambang-lambang verbal dan non verbal dalamberinteraksi. 5. Other Orientation

  9. EFEKTIFITAS KOMUNIKASI ANTARPERSONA Keefektifan Hubungan Antarpersona • Keefektifan hubungan antarpersona adalah taraf seberapa jauh akibat-akibat dari tingkah laku kita sesuai dengan yang kita harapkan. • Keefektifan kita dalam hubungan antarpersona ditentukan oleh kemampuan kita untuk mengkomunikasikan secara jelas apa yang ingin kita sampaikan, menciptakan kesan yang kita inginkan/mempengaruhi untuk orang lain sesuai dengan kehendak kita. • Dalam proses KAP tentunya ada umpan balik.

  10. The Five Inevitable Laws of Effective Communication 1. Respect • Yaitusikapmenghargaisetiapindividu yang menjadisasaranpesan. 2. Empathy • Adalah kemampuan kita untuk menempatkan diri kita pada situasi/kondisi yang dihadapi orang lain. 3. Audible • Pesan yang kitasampaikandapatditerimaolehpenerimapesan. 4. Clarity • Adalahkejelasandaripesan yang disampaikan 5. Humble • Dalammembangunkomunikasi yang efektifperluadanyasikaprendahhati.

  11. TIGA SYARAT MENGIRIM PESAN SECARA EFEKTIF • kita harus mengusahakannya agar pesan-pesan yang kita kirimkan mudah dipahami. • pengirim harus memiliki kredebilitas dimata penerima. • kita harus berusaha mendapatkan umpan balik secara optimal tentang pengaruh pesan kita itu dalam diri penerima.

  12. Komunikasi dikatakan efektif jika dapat menimbulkan lima hal, yaitu: 1. Pengertian • Pengertian adalah penerimaan yang cermat dari isi stimuli seperti yang dimaksudkan oleh komunikator 2. Kesenangan • Komunikasi dilakukan untuk mengupayakan agar mereka sama-sama merasa senang. Sebagaimana disebut pada Analisis Transaksional (Eric Berne, 1982) sebagai “saya oke - kamu oke”. Komunikasi ini lazim disebut komunikasi Fatis (phatic communication), dimaksudkan untuk menimbulkan kesenangan. 3. Mempengaruhi Sikap • Mempengaruhi sikap misal, orang tua melakukan komunikasi dengan anaknya bertujuan untuk mempengaruhi agar mau belajar, inilah contoh persuasif. Komunikasi persuasif memerlukan pemahaman tentang faktor-faktor pada diri orang tua dan pesan yang menimbulkan efek pada remaja. 4. Hubungan Sosial Yang Baik • Hubungan sosial yang baik artinya komunikasi ditunjukan untuk menumbuhkan hubungan sosial yang baik. Manusia yang merupakan mahluk individu yang sosial mempunyai kebutuhan sosial, yaitu ingin berhubungan dengan orang lain secara positif. • 5. Tindakan

  13. Ok, selamatliburanLebaran • Salam buatkeluarga, janganlupamasihadakuliah KAP bulandepan !!! • Jadi, jangankelamaanliburannya…. • Janganlupaoleh-olehnyajuga, buatdibagibersama ….. hehehe

More Related