1 / 35

OPTIMALISASI PERTUMBUHAN DAN KECERDASAN BALITA DENGAN KONSUMSI IKAN

OPTIMALISASI PERTUMBUHAN DAN KECERDASAN BALITA DENGAN KONSUMSI IKAN. LILIK ROSIDAH, SKM., M.Kes DPD PERSAGI JAWA TIMUR. Masalah Gizi Dlm Siklus Kehidupan. IMR, perkemb mental, risiko penyakit kronis pada usia dewasa. Kurang makan, sering infeksi, yankes kurang, pola asuh tidak memadai.

gella
Download Presentation

OPTIMALISASI PERTUMBUHAN DAN KECERDASAN BALITA DENGAN KONSUMSI IKAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. OPTIMALISASI PERTUMBUHAN DAN KECERDASAN BALITA DENGAN KONSUMSI IKAN LILIK ROSIDAH, SKM., M.Kes DPD PERSAGI JAWA TIMUR

  2. Masalah Gizi Dlm Siklus Kehidupan IMR, perkemb mental, risiko penyakit kronis pada usia dewasa Kurang makan, sering infeksi, yankes kurang, pola asuh tidak memadai USIA LANJUT KURANG GIZI Proses Pertumbhn lambat, ASI ekslsf kurang, MP-ASI tidak benar Tumbuh kembang terhambat BBLR YanKes kurang memadai; Kons tidak seimbang BALITA KEP Gizi janin tidak baik Konsumsi gizi kurang, pola asuh kurang WUS KEK REMAJA & USIA SEKOLAH: GANGGUAN PERTUMBHN BUMIL KEK (KENAIKANBB RENDAH) Pelayanan kesehatan tidak memadai Sumber : Nutrition Throught The Life Cycle Prepared.2000 Produktivitas fisik berkurang/rendah Konsumsi Kurang MMR

  3. GIZI DAN KUALITAS HIDUP PERKEMBANGAN MANUSIA Gizi & Kesehatan : Punya Peran?

  4. Pertumbuhan Sel-Sel Otak (Prof. Benyamin S Bloom, Univ. Chicago) 50% Potensi Otak (sebagai sumber kehidupan dan kecerdasan) terbentuk sejak dalam kandungan s/d 4 tahun (GOLDEN PERIOD) 30% pada usia 4 – 8 tahun 20% sampai dengan usia 20 tahun Unicef (1998) : Anak Gizi Buruk IQ 11 poin lebih rendah dari anak normal

  5. FUNGSI ZAT GIZI PADA SIKLUS HIDUP MANUSIA Zat tenaga : pemberi energi/ Pembakar/energenetika ; zat gizi ini jika dioksidasi menghasilkan energi yg diperlukan u/ aktifitas. Zat gizi yg tergolong sebagai zat tenaga/pembakar adalah : karbohidrat, protein & lemak. Zat Pengatur Proses Tubuh: zat ini terlibat secara langsung dalam pengendalian proses-proses dlm tubuh.Fungsi proses itu adalah; mengatur keseimbangan air, buffer, antibody, proses oksidasi, fungsi normal syaraf, otot dsb. Zat gizi yg tergolong ini adalah sbb : protein, mineral, vitamin & air. Air diperlukan dlm proses; melarutkan bahan dlm tubuh, spt; pencernaan, jaringan, mengatur suhu tubuh, peredaran darah, ekskresi.Karena fungsi ini zat ini disebut sebagai Zat Pengatur. Zat Pertumbuhan & Pemelihara Jaringan Tubuh : zat ini berfungsi membentuk sel2 baru, memelihara & mengganti sel2 yg rusak, karena fungsi ini maka zat ini disebut sebagai Zat Pembangun. Zat gizi yg tergolong kelompok ini terdiri dari ; protein, mineral & air ,(lemak & Karbohidrat).

  6. ZAT TENAGA Karbohidrat Karbohidrat sederhana Karbohidrat Komplek • Manfaat Karbohidrat : • Sumber energi. • Pemberi rasa manis pada makanan • Penghemat protein • Pengatur metabolisme lemak • Membantu pengeluaran feses.

  7. LEMAK O2 Bantalan Organ Visera Sparring Protein cadangan energi ( 1 g = 9 Kal) sebagai komponen membran sel Pelumas Pelarut Vitamin Maintenance Suhu Tubuh Penyedia ALE : Ω3 & Ω6 FA & Gliserol

  8. PROTEIN • Fungsi struktural/”Building block unit” Protein penyusun ; membran sel, mitokondria, nukleus, aktin, miosin dsb. • Fungsi katalitik : enzim-enzim • Fungsi regulasi : hormon-hormon protein (insulin, GH, ACTH, dsb), protein regulator, reseptor. • Fungsi antibodi : gamma globulin, fungsi imune sistem. • Fungsi transpor : Lipoprotein (Trigliserida, cholesterol, phospholipid dan vitamin larut lemak) hemoglobin. • Fungsi penyimpanan : Ferritin, hemosiderin • Fungsi energy : 4 kcal/g protein • Fungsi khusus : Rhodopsin. • Fungsi genetic expresion. • Fungsi homeostatis : memelihara tekanan osmotik normal cairan tubuh, • Fungsi Pelincir/pelicin : GIT ; glikoprotein

  9. VITAMIN Vitamin Larut Lemak : A,D, E dan K Vitamin Larut Air : C, B • “ Berperan dlm beberapa tahap reaksi metabolisme energi, pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh”. Umumnya sbg : • Koenzim (dlm bentuk Apoenzim) • Sebagian sbg Enzim / biokatalisator • (Bentuk aktif Apoenzim + Holoenzim)

  10. AIR Pelarut dan alat angkut Biokatalisator Pelumas Fasilitator pertumbuhan Pengatur suhu tubuh Peredam benturan

  11. ANAK YANG MENDAPAT ASUPAN GIZI YANG CUKUP AKAN TUMBUH DENGAN NORMAL ANAK SEHAT BERTAMBAH UMUR BERTAMBAH BERAT DAN TINGGI BADANNYA

  12. BAGAIMANA MENILAI PERTUMBUHAN BALITA • Antropometri Gizi • yaitu berbagai macam pengukuran dimensi tubuh & komposisi tubuh dari berbagai tkt umur & tkt gizi.

  13. Macam Pertumbuhan • Pertumbuhan Linier : Menunjukkan keadaan gizi kurang pada masa lampau. Yang sering dipakai : TB/PB • Pertumbuhan Massa Jaringan : Menunjukkan keadaan kurang gizi pada saat dilakukan pengukuran Yang sering dipakai : BB, LILA Indikator kecukupan intake terhadap kebutuhan Indikator untuk masalah kurang energi dan protein (KEP)

  14. FAKTA PERTUMBUHAN BALITA • SEANUTS (2011)

  15. FAKTA PERTUMBUHAN BALITA • HASIL PEMERIKSAAN Hb • USIA 0,5 – 1,9 TAHUN DI PERKOTAAN • DI PEDESAAN

  16. HUBUNGAN PERTUMBUHAN DENGAN PERKEMBANGAN • ANAK-ANAK YANG PENDEK LEBIH RENDAH KEMAMPUAN PERSONAL SOSIAL, BAHASA DAN ADAPTIF DIBANDINGKAN DENGAN YANG TIDAK PENDEK • ANAK PENDEK LEBIH BANYAK DIJUMPAI KEADAAN YANG TERLAMBAT DIBANDINGKAN ANAK NORMAL • ANAK PENDEK LEBIH RANDAH PERSENTASINYA UNTUK UNTUK MENJADI SUPERIOR

  17. PENYEBAB PENDEK • KURANG KONSUMSI PROTEIN DAN MINERAL DALAM WAKTU LAMA • MENDERITA INFEKSI BERULANG AKIBAT ANTIBODI RENDAH PENYEBAB GIZI BURUK • MULTINUTRISIONAL DEFISIENSI • INFEKSI ATAU KELAINAN BAWAAN

  18. FAKTA TENTANG IKAN • Tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia tahun 2011 mencapai 30,47 kg per orang per tahun, TARGET 2012 35 KG, DAN 2014 40 KG nilai ini masih rendah jika dibandingkan dengan Malaysia (55,4 kg/org/th) dan Singapura (37,9 kg/org/th). • Padahal potensi hasil laut Indonesia cukup besar krn 2/3 bagian adalah laut. • Anak balita tidak suka mengkonsumsi ikan,sehingga perlu diversifikasi makanan berbahan ikan

  19. KANDUNGAN GIZI IKAN SEGAR • Air (60 – 65 %) • Protein (20 – 30 %) • Lemak ( 5 – 15 %) • Vitamin (A,B, C, D) (±1 %) • Mineral (±1 %) kalsium,Fosfor, besi, iodium, flour )

  20. Protein Ikan • Protein ikan lebih baik daripada protein hewan darat. • Protein ikan mudah dicerna karena protein konektifnya sangat rendah 3-5% dari total protein. • Protein ikan mengandungasam amino essensial yang cukup tinggi. • Anjuran konsumsi protein adalah 0,6 gr/kg BB/org/hari

  21. Lemak Ikan • Kandungan lemak hanya berkisar antara 5-15% terlebih sebagaian besar kandungan lemaknya berupa asam lemak tak jenuh yang justru berguna bagi tubuh diantaranya berfungsi menurunkan kadar kolesterol dalam darah. • Asam lemak omega 3 yang tinggi berperan meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan resiko penyakit jantung koroner, menghambat pertumbuhan beberapa jenis kanker dan mempertahankan fungsi otak terutama yang berhubungan dengan daya ingat.

  22. Lemak Omega 3 • Ikan merupakan sumber asam lemak omega-3, yakni asam lemak penting yang membantu menjaga integritas struktur tubuh kita. • Asam lemak omega-3 terdiri dari Alfa Linolenoic Acid (ALA), Eicosapentaenoic Acid (EPA) dan Docosahexaenoic Acid (DHA), yang berperan dlm kesehatan adalah EPA dan DHA • Dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner, pembekuan darah yang berlebihan, tekanan darah rendah dan memperbaiki kandungan lipid. • Minyak ikan dalam dosis besar dapat  meningkatkan HDL (kolestrol baik) atau menurunkan LDL (kolesterol buruk) dan memperbaiki profil kolesterol.

  23. Lemak Omega 3 • Kandungan Omega-3 yang tinggi dapat membantu menurunkan tingkat kolesterol sehingga menurunkan kemungkinan terjadinya gangguan jantung. • Asam lemak Omega-3 dapat membantu mengurangi terjadinya gangguan mood dan beberapa kasus depresi. • Membantu menghindari Penyakit Alzheimer • Membantu perkembangan otak • Menghambat pertumbuhan sel kanker • Menghambat penyakit degeneratif

  24. Lemak Omega 3 • Ikan merupakan sumber asam lemak omega-3, yakni asam lemak penting yang membantu menjaga integritas struktur tubuh kita. • Asam lemak omega-3 terdiri dari Alfa Linolenoic Acid (ALA), Eicosapentaenoic Acid (EPA) dan Docosahexaenoic Acid (DHA), yang berperan dlm kesehatan adalah EPA dan DHA • Dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner, pembekuan darah yang berlebihan, tekanan darah rendah dan memperbaiki kandungan lipid. • Minyak ikan dalam dosis besar dapat  meningkatkan HDL (kolestrol baik) atau menurunkan LDL (kolesterol buruk) dan memperbaiki profil kolesterol.

  25. KADAR LEMAK OMEGA 3 BEBERAPA JENIS IKAN (g/100 g)

  26. KANDUNGAN OMEGA 3 DALAMIKAN DARI LAUT DINGIN

  27. Vitamin pada Ikan Ada dua kelompok vitamin pada ikan pertama vitamin larut dalam air, antara lain vitamin B6, B12, Biotin dan Niacin. Vitamin ini banyak terdapat pada ikan yang dagingnya berwarna gelap. Sedangkan kelompok kedua, yaitu vitamin larut dalam lemak (vitamin A dan D) terkandung pada minyaknya.

  28. Mineral pada Ikan • Kandungan mineral pada ikan jumlahnya lumayan banyak, diantaranya : • magnesium ( memperkuat tulang, otot, guzi, ), • zat besi ( mencegah anemia), • yodium ( mencegah sakit gondok & IQ rendah), • seng ( meningkatkan kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka), • selenium (mencegah kanker, mempertahankan elastisitas jaringan (bersama vitamin E) sehingga kita terhindar dari penuaan dini.

  29. Keutamaan ikan yg lain : • Sumber albumin : ikan gabus (ikan kutuk) • Khasiat albumin : • Penyembuhan luka pasca operasi • Meningkatkan albumin darah • Squalane adalah minyak hati ikan hiu atau paus • Khasiat Squalene : • Anti kanker • Anti Aging • Respone Immune • Tumor Reduction • Menghaluskan kulit • Kosmetik

  30. SCOTEL SIDANG

  31. CARA MEMBUAT • KOCOK TELUR SAMPAI RATA BAGI MENJADI 3 BAGIAN • 2/3 BAG CAMPURKAN PADA NASI, ½ BAG BW PUTIH DAN BW MERAH, BUBUK PALA, IRISAN SELEDRY DAN GARAM • 1/3 BAG CAMPUR DENGAN IKAN PINDANG, SEBAGIAN BUMBU DAN WORTEL, ADUK RATA • AMBIL CETAKAN BULAT DENGAN GRS TENGAN ± 4CM, OLESI MARGARINE, BAGI CAMPURAN NASI MENJADI 20 BAGIAN, 10 BAGIAN MASUKKAN CETAKAN, 10 BAGIAN SISIHKAN

  32. CARA MEMBUAT • BAGI ADONAN IKAN MENJADI 10 BAGIAN, SETIAP BAGIAN MASUKKAN DI ATAS ADONAN NASI, RATAKAN • TERAKHIR MASUKKAN SISA ADONAN NASI, RATAKAN, OLESI ATASNA DENGAN MARGARINE • KUKUS SAMPAI MATANG • SETELAH MATANG KELUARKAN DARI CETAKAN DAN HIAS DENGAN SISA WORTEL • UNTUK 10 PORSI • ENERGI 308,5 KAL, PROT 14,1

  33. BANDENG GULUNG PANIR

  34. CARA MEMBUAT • HALUSKAN/GILING DAGING IKAN, ROTI TAWAR, BWG PUTIH DAN BWG BOMBAY • CAMPUR DENGAN TELUR DAN TAMBAHKAN GARAM, KEMUDIAN ADUK RATA • BAGI ADONAN MENJADI 10 BAGIAN • AMBIL SETIAP BAGIAN ADONAN IKAN, PIPIHKAN LALU GULUNG • GULINGKAN DALAM TEPUNG PANIR SAMPAI TERBALUT RATA • GORENG SAMPAI KECOKLATAN, HIDANGKAN • 10 PORSI • ENERGI 354,8 PROTEIN 9,1

  35. TERIMA KASIH

More Related