1 / 54

AUDIT PENGADAAN BARANG DAN JASA

AUDIT PENGADAAN BARANG DAN JASA. Tujuan Instruksional. Setelah menyelesaikan bab ini , Anda diharapkan mampu : Memahami dan menjelasakan pengertian , Memahami dan menjelasakna dasar hukum , Memahami dan mejelasakn prinsip dasar , serta cara-cara pengadaan barang dan jasa

Download Presentation

AUDIT PENGADAAN BARANG DAN JASA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AUDIT PENGADAANBARANG DAN JASA

  2. TujuanInstruksional Setelahmenyelesaikanbabini, Andadiharapkanmampu: • Memahamidanmenjelasakanpengertian, • Memahamidanmenjelasaknadasarhukum, • Memahamidanmejelasaknprinsipdasar, sertacara-carapengadaanbarangdanjasa • Memahamitujuandanlingkup audit ataspengadaanbarangdanjasa • Memahamisertamelaksanakanproses audit terhadappengadaanbarangdanjasa

  3. Pendahuluan • Salahsatufaktor yang mempengaruhikeberhasilanpelaksanaantugastugaspemerintah, baikditingkatpusatmaupunditingkatdaerahtermasukperusahaan negara dan daerah, tergantung pada tersedianyasarana dan prasarana kerja sesuai dengan kebutuhan. • Oleh karena itu, dalam setiap APBN/D dan anggaran perusahaan negara/daerah selalu terdapat anggaran untukpengadaansaranadanprasaranaberupabarangbergerak, jasadanbarang-barangtidakbergerak. • Dalampengadaanbarangdanjasa, pemerintahselaluberpegangpadaprinsipekonomi, efisien, danefektif. • Pemerintahselaluberupayamenyempurnakanprosedurpelaksanaanpengadaanbarang/jasabaikmelaluipenyempurnaan peraturan-peraturan maupun pengambilan kebijakan dan keputusan yang tepat. • Agar pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dilaksanakansecaraekonomi, efisiendanefektif, perludilakukanpengawasansecaraintensif.

  4. Lanjutan… • Selain itu, tuntutan kepada pemerintah untuk menerapkan good governance dalammenjalankanpemerintahan, telahmembuatakuntabilitaspengadaan barang dan jasa harus dilaksanakan. Akuntabilitas pengadaan barang/jasamerupakanperwujudanuntukmempertanggungjawabkankeberhasilanataukegagalanpelaksanaanpengadaanbarang/jasadalammencapaitujuanpengadaan, yaitusebagaimanaterdapatdalamhakekatKeppresNomor 80 Tahun 2003 tentangPengadaanBarang/Jasa, yang meliputi: • Dalamjumlah yang cukup; • Dengankualitasdanharga yang dapatdipertanggungjawabkan; • Dalamwaktudantempattertentu; • Secara efektif dan efisien; • Menurutketentuandantatacara yang berlaku. • Pemeriksaan atas pelaksanaan pengadaan barang/jasa dimaksudkan untukmengujidanmengetahuisampaisejauhmanaperaturan-peraturandanketentuan-ketentuan yang mengatur pelaksanaan pengadaan barang/jasa dipatuhi, sehinggaupayamewujudkanprinsipekonomi, efisiensidanefektivitasdalampengadaanbarangdanataujasadapatdicapai.

  5. Tujuan-TujuandanLingkup Audit Audit pengadaanbarang/jasamemilikitujuanuntukmengetahuiapakah: a). Penguasaan, pemilikan, pengurusan, penggunaan dan penatausahaan sertapertanggungjawabananggaranuntukpengadaanbarang/jasatelahdilakukansecaratertibdanbenarsertasesuaidenganketentuan yang berlaku. b). Proses pengadaan barang/jasa telah memperhatikan aspek kehematan danprinsip-prinsipdasarsertasesuaidenganperaturanperundangan yang berlaku. c). Pengadaanbarang/jasatelahdilaksanakansesuaidengan yang direncanakan. Lingkuppemeriksaanataspengadaanbarang/jasameliputi: a). Perencanaankebutuhanbarang/jasa; b). Pelaksanaanpengadaanbarang/jasa.

  6. TransaksidanPengendalianManajemen • PerencanaanKebutuhan • Jumlah dana yang disediakan untuk pengadaan barang/jasa oleh Pemerintahdalam APBN/D, BUMN/D, YayasandanBadan-Badan yang dikelolaataudiadakanolehPemerintah, merupakanperkiraanmaksimumdarihasilanalisaatasrencanakebutuhanbarang/jasa yang diajukanolehsatuansatuan • kerja dalam suatu organisasi pemerintah dikalikan dengan perkiraan • hargasuatubarang/jasa. Olehkarenaitu, penentuanbesarnyadanauntuk • pengadaanbarang/jasamerupakanhasilperhitunganatauperkalianantara • jumlahbarang/jasadikaliperkiraanhargasatuandarimasing-masing • barang/jasa. • Karenaterbatasnyaanggaran yang tersediadanwaktupenyusunan • anggaransertabanyaknyarencana yang perludibahas, makapenentuandana • untukpengadaaanbarang/jasatersebuttidaklagisepenuhnyadidasarkanatas • rencanakebutuhanakanbarang/jasa. Hal iniseringdijumpaidalam DIPA di • manaanggaranbelanjauntukpengadaanbarang/jasatidakdidukungoleh • rencanakebutuhanatasbarang/jasa.

  7. Dalamrangkakejelasanpenggunaananggarantersebut, perludisusun • rencanakebutuhanbarang/jasa. Rencanakebutuhanbarang/jasatersebut • seharusnyamemuat: • a). Jenisdanjumlahsertaspesifikasibarang/jasa yang dibutuhkan. • b). Kapan dan unit/satuan kerja mana yang membutuhkan. • c). Di mana dan bagaimana barang/jasa tersebut diperoleh atau dikerjakan. • d). Siapa yang ditugasidan yang bertanggungjawabdalampengadaan • barang/jasatersebut. • e). Jumlahperkiraanbiaya yang diperlukanuntukpengadaanbarang/jasa • tersebut, dandarimanasumberbiayanya.

  8. DasarHukum • Peraturandasarhukumuntukpengadaanbarang/jasameliputi: • a). Undang-UndangNomor 17 Tahun 2003 tentangKeuangan Negara; • b). Undang-UndangNomor 1 Tahun 2003 tentangPerbendaharaan • Negara; • c). KitabUndang-UndangHukumPerdata; • d). PeraturanPemerintahNomor 29 Tahun 2000 tentangPenyelenggaraan • JasaKonstruksi; • e). KeputusanPresidenNomor 42 Tahun 2002 tentangPedoman • Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara; • f). KeputusanPresidenNomor 80 Tahun 2003 tentangPedoman • PelaksanaanPengadaanBarang/JasaPemerintah; • g). KeputusanRepublik Indonesia Nomor 61 tahun 2004 tentang • PerubahanAtasKeppresNomor 80 Tahun 2003 TentangPedoman • PelaksanaanPengadaanBarang/JasaPemerintah. • h). Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 tentang Ketentuan • Mengenai Tata Cara PembebasanTanah.

  9. Prinsip-PrinsipDasarPengadaanBarang/Jasa • a). efisien, berartipengadaanbarang/jasaharusdiusahakandengan • menggunakandanadandaya yang terbatasuntukmencapaisasaran yang ditetapkandalamwaktusesingkat-singkatnyadandapat • dipertanggungjawabkan; • b). efektif, berartipengadaanbarang/jasaharussesuaidengankebutuhan yang telahditetapkandandapatmemberikanmanfaat yang sebesarbesarnya • sesuaidengansasaran yang ditetapkan; • c). terbukadanbersaing, berartipengadaanbarang/jasaharusterbuka bag penyediabarang/jasa yang memenuhipersyaratandandilakukan • melalui persaingan yang sehat di antara penyedia barang/jasa yang setaradanmemenuhisyarat/kriteriatertentuberdasarkanketentuandan • prosedur yang jelas dan transparan; • d). transparan, berartisemuaketentuandaninformasimengenaipengadaanbarang/jasa, termasuksyaratteknisadministrasipengadaan, tatacaraevaluasi, hasilevaluasi, penetapancalonpenyediabarang/jasa, sifatnyaterbukabagipesertapenyediabarang/jasa yang berminatsertabagimasyarakatluaspadaumumnya; • e). adil/tidakdiskriminatif, berartimemberikanperlakuan yang samabagisemuacalonpenyediabarang/jasadantidakmengarahuntukmemberikeuntungankepadapihaktertentu, dengancaradanataualasanapapun; • f). akuntabel, berartiharusmencapaisasaranbaikfisik, keuanganmaupunmanfaatbagikelancaranpelaksanaantugasumumpemerintahandanpelayananmasyarakatsesuaidenganprinsip-prinsipsertaketentuanyang berlaku dalam pengadaan barang/jasa.

  10. Prinsip-prinsiptersebutditujukankepadaPanitiaPengadaan/PejabatPrinsip-prinsiptersebutditujukankepadaPanitiaPengadaan/Pejabat • yang berwenangdalammengeluarkankeputusandantindakanlainnya. • Prinsip-prinsiptersebutdimaksudkanuntukmenciptakansuasana yang • kondusifbagiterciptanyaefisiensi, partisipasidanpersaingan yang sehatdan • terbukaantarapenyediabarang/jasa yang setaradanmemenuhisyarat, • menjamin rasa keadilandankepastianhukumbagisemuapihak, sehingga • dapatmeningkatkankepercayaanmasyarakatterhadapprosespengadaan • barang/jasa, karenahasilnyadapatdipertanggungjawabkankepada • masyarakat, baik dari segi fisik, keuangan maupun manfaatnya bagi • kelancaran pelaksanaan tugas instansi pemerintah.

  11. Cara-Cara PengadaanBarang/Jasa • PengadaanBarang/Jasa yang sebagianatauseluruhnya • dibiayaidari APBN/D • Denganmempertimbangkandanmemperhatikanjenis, sifatdannilai • barang/jasa, sertakondisilokasi, kepentinganmasyarakatdanjumlahpenyedia • barang/jasa yang ada, makapengadaanbarang/jasa yang sebagianatau • seluruhnyadibiayaioleh APBN/D, dapatdilakukandengancara-caradan • metodesebagaiberikut: • 1). Pelelanganumum • Pelelanganumumadalahmetodepemilihanpenyediabarang/jasa yang • dilakukansecaraterbukadenganpengumumansecaraluasmelalui • media massadanpapanpengumumanresmiuntukpeneranganumum • sehinggamasyarakatluasduniausaha yang berminatdanmemenuhi • kualifikasidapatmengikutinya. Isipengumumanmemuatsekurangkurangnya • : • i. namadanalamatpenggunabarang/jasa yang akanmengadakan • pelelanganumum. • ii. uraiansingkatmengenaipekerjaan yang akandilaksanakanatau • barang yang akandibeli; • iii. perkiraannilaipekerjaan; • iv. syarat-syaratpesertalelangumum; • v. tempat, tanggal, hari, danwaktuuntukmengambildokumen • pengadaan.

  12. 2). PelelanganTerbatas • Bila calon penyedia barang/jasa diketahui terbatas jumlahnya karena • karakteristikkompleksitasdanataukecanggihanteknologi • pekerjaannyadanataukelangkaantenagaahliatauterbatasnya • perusahaan yang mampu melaksanakan pekerjaan tersebut, pengadaan • barang/jasadilakukanmelaluipelelanganterbatas. Prosespelelangan • terbataspadaprinsipnyasamadenganprosespelelanganumumkecuali • dalam pengumuman dicantumkan kriteria peserta dan nama-nama • penyediabarang/ jasa yang akandiundang. Apabilasetelah • diumumkan ternyata ada penyedia barang/jasa yang tidak tercantum • dalampengumumandanberminatsertamemenuhikualifikasi, maka • wajibuntukdiikutsertakandalampelelanganterbatas.

  13. 3). PemilihanLangsung • Dalam hal metode pelelangan umum atau pelelangan terbatas dinilai • tidakefisiendarisegibiayapelelangan, makapemilihanpenyedia • barang/jasadapatdilakukandenganmetodepemilihanlangsung, yaitu • pemilihanpenyediabarang/jasa yang dilakukandengan • membandingkansebanyak-banyaknyapenawaran, sekurang-kurangnya • 3 (tiga) penawaran dari penyedia barang/jasa yang telah lulus • prakualifikasisertadilakukannegosiasibaikteknismaupunbiayaserta • harusdiumumkan minimal melaluipapanpengumumanresmiuntuk • peneranganumumdanbilamemungkinkanmelalui internet. Pemilihan • langsungdapatdilaksanakanuntukhal-halberikutini: • a). Penanganandaruratuntukkeamanandankeselamatanmasyarakat • danpengadaanbarang/jasa yang masihmemungkinkanuntuk • mengunakanprosespemilihanlangsung. • b). Pekerjaan yang perludirahasiakan, yang menyangkutkeamanan • dankeselamatannegara yang ditetapkanolehPresiden. • c). Pengadaanbarang/jasa yang setelahdilakukanpelelanganulang • ternyatajumlahpenyediabarang/jasa yang lulus prakualifikasiatau • yang memasukkanpenawarankurangdari 3 (tiga) peserta.

  14. 4). PenunjukanLangsung • Dalamkeadaantertentudankeadaankhusus, pemilihanpenyedia • barang/jasadapatdilakukandengancarapenunjukanlangsung • terhadap 1 (satu) penyediabarang/jasadengancaramelakukan • negosiasibaikteknismaupunbiayasehinggadiperolehharga yang wajardansecarateknisdapatdipertanggungjawabkan. Penunjukan • langsungtersebutdilakukanolehkepalakantor/satuankerja/pemimpin • proyek/bagianproyek/pejabat yang disamakan/ditunjuk.

  15. 5). Swakelola • Swakelolaadalahpelaksanaanpekerjaan yang direncanakan, • dikerjakan dan diawasi sendiri dengan menggunakan tenaga sendiri, • alatsendiriatauupahborongankerja. Tenagaahlidariluartidakboleh • melebihi 50%(lima puluh persen) dari tenaga sendiri. Swakelola • dilihat dari pelaksana pekerjaan dibedakan menjadi : • a). Swakelolaolehpenggunabarang/jasaadalahpekerjaan yang • direncanakan, dikerjakan, dandiawasisendiriolehpengguna • barang/jasadenganmenggunakantenagasendiri, dan/atautenaga • dariluarbaiktenagaahlimaupuntenagaupahborongan; • b). Swakelolaolehinstansipemerintah lain non swadana (universitas • negeri, lembagapenelitian/ilmiahpemerintah, lembagapelatihan) • adalahpekerjaan yang perencanaandanpengawasannyadilakukan • olehpenggunabarang/jasa, sedangkanpelaksanaanpekerjaan • dilakukanolehinstansipemerintah yang bukanpenanggungjawab • anggaran; • c). Swakelolaolehpenerimahibahadalahpekerjaan yang • perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasannya dilakukan oleh • penerimahibah (kelompokmasyarakat, LSM, komite • sekolah/pendidikan, lembagapendidikanswasta/lembaga • penelitian/ilmiah non badan usaha dan lembaga lain yang • ditetapkan oleh pemerintah) dengan sasaran ditentukan oleh • instansipemberihibah. • Pekerjaan yang dapatdilakukandenganswakelola : • a). pekerjaan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis • sumberdayamanusiainstansipemerintah yang bersangkutandan • sesuaidenganfungsidantugaspokokpenggunabarang/jasa; • dan/atau • b). pekerjaan yang operasidanpemeliharaannyamemerlukanpartisipasi • masyarakatsetempat; dan/atau • c). pekerjaantersebutdilihatdarisegibesaran, sifat, lokasiatau • pembiayaannyatidakdiminatiolehpenyediabarang/jasa; dan/atau • d). pekerjaan yang secararinci/detail tidakdapatdihitung/ ditentukan • terlebihdahulu, sehinggaapabiladilaksanakanolehpenyedia • barang/jasaakanmenanggungrisiko yang besar; dan/atau • e). penyelenggaraandiklat, kursus, penataran, seminar, lokakarya, atau • penyuluhan; dan/atau

  16. f). pekerjaanuntukproyekpercontohan (pilot project) yang bersifat • khususuntukpengembanganteknologi/metodekerja yang belum • dapat dilaksanakan oleh penyedia barang/jasa; dan/atau • g). pekerjaan khusus yang bersifat pemrosesan data, perumusan • kebijakanpemerintah, pengujiandilaboratorium, pengembangan • sistem tertentu dan penelitian oleh perguruan tinggi/lembaga • ilmiahpemerintah; • h). pekerjaan yang bersifatrahasiabagiinstansipenggunabarang/jasa • yang bersangkutan.

  17. PelaksanaanPengadaanBarang/JasaPemborongan/Jasa • LainnyauntukPekerjaanPenanggulanganBencanaAlam, • BencanaSosial, danBencanaPerang. • Pekerjaanpenanggulanganbencanaalam, bencanasosial, dan bencana • perangadalahpekerjaanuntukpenanganandaruratmenjelang, padasaat, dan • setelahterjadinyabencana. Jenispekerjaaniniakandiuraikansebagaiberikut : • n Pengadaan barang/jasa lainnya untuk keperluan penanggulangan • bencanasosial, danbencanaperang, misalnyapengadaanobat-obatan, • tendadarurat, bahanpanganuntuk yang terkenabencana; • n Konstruksidarurat yang harussegeradilaksanakandandiselesaikan • dalamwaktu yang sesingkat-singkatnyauntukkeamanandan • keselamatanmasyarakatdan/ataumenghindarikerugiannegara/ • masyarakat yang lebihbesar;

  18. n Konstruksidaruratharusdapatmengatasikelancarankegiatan • masyarakatsemuladanharustetapmemenuhipersyaratanteknis • sebagaijenispekerjaandaruratwalaupunkemampuankonstruksinya • dapat lebih rendah, dan pengamatan atas kestabilan konstruksi/ • perawatannyaharusdiawasi secara terusmenerus; • n Pekerjaanpenanggulanganbencanaalam yang tidakmasukdalam • cakupan areal suatukontrak, pengadaanpenyediabarang/jasa • dilakukandenganpenunjukanlangsungkepadapenyediabarang/jasa • yang sedangmelaksanakankontrakpekerjaansejenisterdekatdan/atau • yang dinilaimempunyaikemampuan, peralatan, tenaga yang cukup • sertakinerjabaikdandiyakinidapatmelaksanakanpekerjaandengan • tahapansebagaiberikut : • a). Penggunabarang/jasadapatmenerbitkanSuratPerintahMulai • Kerja (SPMK), setelah mendapat persetujuan dari penanggung • jawabkeuangan (Menteri/Panglima TNI/Kapolri/Pemimpin

  19. Lembaga/ Gubernur/Bupati/Walikota) danadapernyataanbencana • alamdariPresiden/ Gubernur/ Bupati/Walikota; • b). Opnamepekerjaandilapangandilakukanbersamaantarapengguna • dan penyediabarang/jasa, sementara proses dan administrasi • pengadaandapatdilakukansecarasimultan; • c). Dana bencanaalamdalam DIP bencanaalamdigunakanhanya • untukmembiayaipenanganandaruratdengankonstruksidarurat, • bukanuntukmembiayaipenanganan yang sifatnyapermanen; • d). Bagikejadianbencanaalam yang masukdalamcakupan areal suatu • kontrak, pekerjaan penanganan darurat dapat dimasukkan ke dalam • Contract Change Order (CCO) dandapatmelebihi 10% (sepuluh • persen) dari nilai kontrak awal.

  20. PengadaanBarang/Jasadengan Dana Pinjaman/HibahLuar • Negeri • 1. Umum • a). Pinjamanluarnegeriadalahpenerimaannegara yang diperolehdari • lembagakeuanganinternasionalataunegara-negara lain, baik • dalam bentuk devisa dan atau devisa yang dirupiahkan maupun • dalambentukbarangdanataujasa yang harusdibayarkembali • denganpersyaratantertentu. • b). Hibahluarnegeriadalahpenerimaannegara yang diperolehdari • lembagakeuanganinternasionalmaupunnegara-negarasahabat • dalam bentuk devisa dan atau devisa yang dirupiahkan maupun • dalambentukbarangdanataujasatermasuktenagaahlidan • pelatihan yang tidakperludibayarkembali.

  21. c). Pinjamandenganfasilitaskreditekspor(export credit) atautraderelated • aid adalahpinjamanluarnegeri yang diberikanoleh • lembaga keuangan suatu negara yang didukung oleh negara yang • bersangkutandalambentukpemberianpinjamanlangsung, subsidi • bunga, bantuankeuangan, jaminandanasuransidansebagainya • untukmeningkatkanekspornegara yang bersangkutanataubagian • terbesardaridanatersebutdipergunakanuntukmembelibarang • darinegarapemberipinjaman. • d). Ketentuaniniberlakubagipengadaanbarang/jasa yang dibiayai • sebagianatauseluruhnyadenganpinjaman/hibahluarnegeri • sepanjangketentuan-ketentuaninisesuaiatautidakbertentangan • dengan pedoman dan ketentuan pengadaan barang/jasa dari

  22. pemberipinjaman/hibah yang bersangkutanataukesepakatankesepakatan • yang dibuatantaraPemerintah Indonesia dengan • pemberipinjaman. • e). Penggunabarang/jasa yang melaksanakanpekerjaan yang dibiayai • sebagianatauseluruhnyadenganpinjaman, wajibmemahamiisi • semua dokumen penyiapan, penilaian dan pelaksanaan proyek, • sertaNaskahPerjanjianLuarNegeri (NPLN) ataudokumen • kesepahaman(Memorandum of Understanding) danketentuanketentuan • pelaksanaanproyekdanguidelines pengadaan yang ada • daripemberipinjamanbersangkutan. • 2. PengadaanBarang/JasaBerdasarkan NPLN/Grant Agreement • Pengadaanbarang/jasapadaumumnyadilakukansetelah NPLN/grant • agreement disepakatipemerintah RI danpemberipinjaman/hibah • kecualiuntukbeberapapinjaman bilateral. Pengadaanbarang/jasa yang • sebagianatauseluruhnyadibiayaidaripinjaman/hibahluarnegeridan • dilakukansetelahpenandatangan NPLN/grant agreement, • pelaksanaannya harus mengikuti ketentuan-ketentuan (guidelines) dari • pemberipinjamandanatauketentuan-ketentuan lain yang disepakati • olehpemerintah RI denganpemberipinjamandalam NPLN/grant • agreement besertadokumenpersiapanmaupundokumen-dokumen • proyekdalamrangkapelaksanaanproyekterkait.

  23. 3. KreditEkspordanKerjasamaPerdagangan • Pengadaanbarang/jasa yang akandibiayaidengankrediteksporharus • dilakukanmelaluicarapelelanganinternasional. Pengadaan • barang/jasa yang dibiayaisebagianatauseluruhnyadarikreditekspor • harus merupakan proyek prioritas yang tercantum dalam Daftar • RencanaPinjaman/HibahLuarNegeri (DRPHLN) yang diterbitkan • Kementerian Negara PerencanaanPembangunan/ Bappenas dan baru • dapatdilaksanakansetelahalokasipembiayaankreditekspordisetujui • MenteriKoordinatorBidangPerekonomian. Pesertapelelanganinternasionalmemasukkanpenawaranadministratif, • teknis, hargadanpenawaransumberpendanaannya yang • persyaratannyasesuaidenganketentuanOverseas Economic • Cooperation for Development (OECD) menyangkutantara lain: jenis • proyek yang memenuhisyaratuntukmemperolehpendanaandari • kreditekspormaupuntrade-related aid; jangkawaktupengembalian • maksimum yang dapatdiberikan; besarnyainsurance premium; • interest rate; dansebagainya.

  24. PengadaanJasaKonsultasi • Pelaksanaan pengadaan jasa konsultasi dapat dilaksanakan dengan • cara-cara dan metode sebagai berikut: • 1. SeleksiUmum • Seleksiumumadalahmetodepemilihanpenyediajasakonsultasi yang • daftarpendekpesertanyadipilihmelaluiprosesprakualifikasisecara • terbukayaitudiumumkansecaraluasmelalui media massadanpapan • pengumumanresmiuntukpeneranganumumsehinggamasyarakatluas • mengetahuidanpenyediajasakonsultasi yang berminatdan • memenuhikualifikasidapatmengikutinya. • 2. SeleksiTerbatas • Seleksi terbatas adalah metode pemilihan penyedia jasa konsultasi • untukpekerjaan yang kompleksdandiyakinijumlahpenyediajasa • yang mampumelaksanakanpekerjaantersebutjumlahnyaterbatas.

  25. 3. SeleksiLangsung • Seleksilangsungadalahmetodepemilihanpenyediajasakonsultasi • yang daftarpendekpesertanyaditentukanmelaluiprosesprakualifikasi • terhadappenyediajasakonsultasi yang dipilihlangsungdan • diumumkansekurang-kurangnyadipapanpengumumanresmiuntuk • penerangan umum atau media elektronik (internet). Metode ini • dilakukanjikaseleksiumumatauseleksiterbatasdinilaitidakefisien • darisegibiayaseleksi. • 4. PenunjukanLangsung • Dalamkeadaantertentudankeadaankhusus, pemilihanpenyediajasa • konsultasidapatdilakukandenganmenunjuksatupenyediajasa • konsultasi yang memenuhikualifikasidandilakukannegosiasibaik • darisegiteknismaupunbiayasehinggadiperolehbiaya yang wajardan • secarateknisdapatdipertanggungjawabkan.

  26. PengembanganRencana Audit Rinci • PemeriksaanatasPerencanaanKebutuhan • Barang/Jasa • a. Periksaapakahrencanapengadaanbarang/jasadibuatberdasarkan • rencana kebutuhan yang diajukan oleh unit-unit kerja pemakai dan atau • darirencanapengembangankegiatan/usaha. • b. Periksaapakahskalaprioritas yang dijadikandasaruntukmenentukan • rencanakebutuhantersebutdidasarkankepadakebutuhan yang • mendesak untuk meningkatkan kinerja unit kerja. • c. Mintadancatatrincianlebihlanjuttentangjenisbarang/jasa yang akan • dibeli/diadakansertajadwalpengadaannyasebagaidasarpenilaian • dalam pemeriksaan atas pelaksanaan pengadaan barang/jasa tersebut. • d. Periksaapakahrencanakebutuhanbarang/jasa yang dilakukanoleh • instansi/proyek atau badan usaha yang diperiksa, sebagian atau • seluruhnyadibiayaidaridana APBN/D, BUMN/D ataudirencanakan • mendapatpembiayaandarisumber lain, misalnyadaripendapatan • negara yang tidakdisetorkan, danadiluaranggaran, bantuanatau • sumbanganataupinjaman/hibahdariluarnegeri.

  27. e. Apabilasumberpembiayaanataudanatersebutberasaldaridanadi • luaranggaranataudaripendapatan yang tidakdisetorkan, periksa • apakahsudahadadasarpenggunaannya/otorisasinya. Apabila • pengadaanbarang/jasatersebutdibiayaidaribantuanatau • pinjaman/hibahluarnegeri, periksaapakahbiayauntukitutercantum • dalamNaskahPerjanjianLuarNegeri (NPLN) atauDokumen • Kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MOU), danperiksa • pula bagaimanacarapembayarankembaliataspinjamantersebut • besertabunganyadanatasbebansiapa. • f. Dapatkanrencanaatauanggaraninvestasidaneksploitasi yang • dijadikandasarpembelian. Bandingkanapakahterhadaprencana • kebutuhan yang telahditetapkan, dalampelaksanaanterdapat • perbedaanatauperubahandanpenyimpangan. Jikaada, periksa • perbedaan-perbedaan, perubahan, penyimpangantersebut, apakahtidak • berpengaruhterhadaptujuanpengadaanbarang/jasa yang telah • ditetapkan, dan apakah perubahan tersebut telah mendapat persetujuan • daripejabat yang berwenang.

  28. PemeriksaanatasPelaksanaanPengadaan • Barang/Jasa • PanitiaPengadaanBarang/PemboronganPekerjaan • 1) Minta Surat Keputusan Pembentukan Panitia Pengadaan • Barang/Pemborongan Pekerjaan, kemudian periksa apakah panitia • itudibentukolehpenggunabarang/jasa. • 2) PeriksaapakahPanitia yang telahdibentuk, sekurang-kurangnya • terdiridari: • n Perencanapekerjaan/kegiatan yang bersangkutan; • n Pengelolakeuangan; • n Pengelolabarang/jasa; • n Ahlipengadaan, ahlihukumkontrakatau yang menguasai • administrasikontrak; • n Untukhal-hal yang bersifatteknis, telahmengikutsertakan • pejabatdariinstansiteknik yang berwenang. • 3). Periksabahwadalamkeanggotaanpanitiaitutidakterdapat • penggunabarang/jasadan/atauaparatpengawasfungsional yang • dilarangduduksebagaipanitia. • 4). Periksadanpastikanbahwa honorarium danbiayakegiatanPanitia • dialokasikandalamdokumenanggaran yang bersangkutan

  29. HargaPerkiraanSendiri (HPS) • 1). Untukmemastikanbahwapenggunabarang/jasatelahmemiliki • HPS untuksetiapbarang/jasa yang diadakan, minta HPS yang telah • disusun oleh Panitia dan ditetapkan oleh pengguna barang/jasa. • 2). Periksaapakah HPS tersebuttelahdikalkulasikansecaratelitidan • cermatdenganmempertimbangkan: • a). Analisahargasatuanpekerjaan yang bersangkutan; • b). Perkiraan perhitungan biaya oleh konsultan (engineer’s • estimate); • c). Hargakontrak/SPK untukbarang/pekerjaan yang sejenis; • d). Informasihargasatuan yang dipublikasikansecararesmioleh • BPS (Badan Pusat Statistik) atau badan/instansi lainnya dan • media cetak yang datanyadapatdipertanggungjawabkan; • e). Daftarhargastandar yang dikeluarkanolehinstansi yang • berwenang; • f). Hargaatautarifbarang/jasa yang dikeluarkanolehpabrikan. 3). Periksa bahwa dalam HPS itu tidak diperhitungkan biaya tak • terduga, biaya lain-lain danPPhpenyediabarang/jasa, tetapidapat • memperhitungkan PPN dankeuntunganwajarbagipenyedia • barang/jasa. • 4). Pastikanbahwadalampemanfaatannya, HPS digunakansebagai • alatuntukmenilaikewajaranhargapenawaran, sebagaisalahsatu • acuandalamevaluasipenawaran, tidakbersifatrahasia, dantidak • dapatdijadikandasarmenggugurkanpenawaran.

  30. Penyiapandokumenpengadaan • 1). Telitiapakahsetiappengadaanbarang/jasa, Panitiatelah • menyiapkandokumen-dokumenuntukkeperluanpengadaan • barang/jasatersebut yang menggambarkansecarajelasdanrinci • semuapersyaratan yang diperlukanbaikadministrasimaupun • teknis, penggunaanbarang/jasadalamnegeridanpreferensiharga, • unsur-unsur yang dinilai, kriteria, formula evaluasi, jeniskontrak • yang dipilihdanformulir-formulir yang harusdiisi yang dapat • dimengertidandiikutiolehpenyediabarang/jasa. • 2). PastikanbahwaPanitiajugatelahmenyiapkandokumen • prakualifikasiuntukcalonpenyediabarang/jasaberupaformulir • isian yang memuat data administrasi, keuangan, personil, peralatan • danpengalamankerja.

  31. 3). Periksabahwadokumenpengadaanbarang/jasaitumemuat • undangan pengadaan barang/jasa, pedoman prakualifikasi, instruksi • kepadapenawar, syarat-syaratumumkontrak, syarat-syaratkhusus • kontrak, daftarkuantitasdanharga, spesifikasiteknis, gambargambar • bentuksuratpenawaran, bentukkontrak, bentuksurat • jaminanpenawaran, bentuksuratjaminanpelaksanaandanbentuk • suratjaminanuangmuka. • 4). Telitibahwamateri yang dimuatdalammasing-masingdokumen • pengadaantersebuttelahsesuaidengan yang ditetapkandalam • suratKeputusanbersamaMenteriKeuangandanKepalaBappenas • Nomor S-42/A/2000 tentangPetunjukTeknisdanNomor S- • 2262/D.2/05/2000 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. • 5). Periksabahwadalamdokumenpengadaan, Panitiatelah • menetapkannilai nominal jaminanpenawaransebesar 1-3% dari • nilai HPS. • 6). Periksabahwadalamdokumenpengadaantelahdijelaskansistem • penyampaiandokumenpenawarandansistemkontrak yang akan • digunakan. 7). Pastikanbahwabiayapenyiapandokumenpengadaantelah • dialokasikandalamdokumenanggaran yang bersangkutan.

  32. PemeriksaanPrakualifikasi • 1). Periksa apakah prakualifikasi dilakukan oleh Panitia Pengadaan • untuksetiapkegiatanpengadaangunamenyeleksipenyedia • barang/jasa yang memenuhipersyaratan. • 2). Telitibahwauntuksetiappelaksanaanprakualifikasidilakukan • pengumumantentangakandiadakannyaprakualifikasidan • pengumumanitudilakukanmelalui media cetak, papan • pengumumanresmiuntukpeneranganumum, papanpengumuman • proyek, asosiasipenyediabarang/jasaterkait, LPJK/KADIN dan • ataulewat media elektronik.

  33. 3). Periksabahwapengumumanprakualifikasiitu, sekurangkurangnya • memuat: • n Jadualpelaksanaanprakualifikasi; • n Paket pekerjaan yang akan dilaksanakan, sumber dana, • perkiraan nilai pekerjaan atau proyek dan lokasi pekerjaan; • n Golongan, klasifikasidankualifikasicalonpenyedia • barang/jasa yang diperlukan; • n Waktu, alamat dan tempat pengambilan dokumen. • 4). PeriksabahwaPanitiaPengadaanmenyiapkanpersyaratandan • kriteriauntukmenilaicalonpenyediabarang/jasa yang diperlukan • denganmemperhatikaninformasi yang terdapatdalamsertifikasi • yang dikeluarkan oleh asosiasi/LPJK/KADIN dan informasi lain, • yang antara lain: • a). Memilikisuratizinusahapadabidangusahanya yang • dikeluarkanolehinstansipemerintah yang berwenang yang • masihberlaku, seperti SIUP untukjasaperdagangan, IUJK • untuk jasa konstruksi, dan sebagainya; • b). Secarahukummempunyaikapasitasmenandatanganikontrak • pengadaan; • c). Tidakdalampengawasanpengadilan, tidakbangkrut, kegiatan • usahanya tidak sedang dihentikan, dan/atau tidak sedang • menjalanisanksipidana • d). Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia • barang/jasawajibmempunyaiperjanjiankerjasama

  34. operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan • perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut; • e). Telahmelunasikewajibanpajaktahunterakhir (SPT/PPh) serta • memilikilaporanbulananPPhPasal 25 atauPasal 21/Pasal 23 • atau PPN sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan yang lalu; • f). Selama 4 (empat) tahunterakhirpernahmemilikipengalaman • menyediakanbarang/jasabaikdilingkunganpemerintahatau • swastatermasukpengalamansubkontrakbaikdilingkungan • pemerintahatauswasta , kecualipenyediabarang/jasa yang • baruberdirikurangdari 3 (tiga) tahun; • g). Memilikikinerjabaikdantidakmasukdalamdaftarsanksiatau • daftarhitamdisuatuinstansi; • h). Memilikikemampuanpadabidangpekerjaan yang sesuaiuntuk • usaha kecil termasuk koperasi kecil; • i). Memilikikemampuanpadabidangdansubbidangpekerjaan • yang sesuaiuntukbukanusahakecil: • (1) Untukjasapemboronganmemenuhi KD = 2 NPt (KD : • KemampuanDasar, NPt : nilaipengalamantertinggi) pada • subbidangpekerjaan yang sesuaiuntukbukanusahakecil • dalamkurunwaktu 7 (tujuh) tahunterakhir; • (2) Untukpengadaanbarang/jasalainnyamemenuhi KD = 5 • NPt (KD : KemampuanDasar, NPt : nilaipengalaman • tertinggi) padasubbidangpekerjaan yang sesuaiuntuk • bukanusahakecildalamkurunwaktu 7 (tujuh) tahun • terakhir; • j). Dalamhalbermitra yang diperhitungkanadalahkemampuan • dasardariperusahaan yang mewakilikemitraan (lead firm); • k). Untukpekerjaankhusus/spesifik/teknologitinggidapat • ditambahkan persyaratan lain seperti peralatan khusus, tenaga • ahlispesialis yang diperlukan, ataupengalamantertentu; • l). Memilikisuratketerangandukungankeuangandari bank • pemerintah/swastauntukmengikutipengadaanbarang/jasa • sekurang-kurangnya 10% (sepuluhpersen) darinilaiproyek • untukpekerjaanjasapemborongandan 5% (lima persen) dari • nilaiproyekuntukpekerjaanpemasokanbarang/jasalainnya

  35. kecualiuntukpenyediabarang/jasausahakeciltermasuk • koperasikecil; • m).Memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta • personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan; • n). Termasuk dalam penyedia barang/jasa yang sesuai dengan nilai • paketpekerjaan; • o). Menyampaikandaftarperolehanpekerjaan yang sedang • dilaksanakankhususuntukjasapemborongan; • p). Tidakmembuatpernyataan yang tidakbenartentang • kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya; • q). Untuk pekerjaan jasa pemborongan memiliki sisa kemampuan • keuangan (SKK) yang cukupdansisakemampuanpaket (SKP). • 4). Mintadaftarhasilprakualifikasisetiap kali pengadaanbarang/jasa, • kemudianperiksaapakahpenggolonganpenyediabarang/jasa • sudahsesuaidengannilaiborongan/pekerjaan yang dilaksanakan • sebagaiberikut: • a). Penyediajasapemborongandikelompokkanatas: • (1). Golongankecildua (k-2) untukmengerjakanpekerjaan • s.d. Rp 400.000.000 • (2). Golongankecilsatu (k-1) untukmengerjakanpekerjaandi • atasRp 400.000.000 s.d. Rp 1.000.000.000 • (3). Golonganmenengahuntukmengerjakanpekerjaandiatas • Rp 1.000.000.000 s.d. Rp 10.000.000.000 • (4). Golonganbesaruntukmengerjakanpekerjaanbernilaidi • atasRp 10.000.000.000 • b). Penyediabarang/jasa lain dikelompokkanatas: • (1). Golongankecildua (k-2) untukmengerjakanpekerjaan • s.d. Rp 200.000.000 • (2). Golongankecilsatu (k-1) untukmengerjakanpekerjaandi • atasRp 200.000.000 s.d. Rp 500.000.000 • (3). Golonganmenengahuntukmengerjakanpekerjaandiatas • Rp 500.000.000 s.d. Rp 4.000.000.000 • (4). Golonganbesaruntukmengerjakanpekerjaanbernilaidi • atasRp 4.000.000.000 • c). Penyedia jasa konsultasi dikelompokkan atas: • (1). Golongankeciluntukmengerjakanpekerjaans.d. • Rp200.000.000 (2). Golonganmenengahuntukmengerjakanpekerjaandiatas • Rp 200.000.000 s.d. Rp 1.000.000.000 • (3). Golonganbesaruntukmengerjakanpekerjaanbernilaidi • atasRp 1.000.000.000

  36. PemeriksaanatasProsedurPelaksanaan • 1). UntukmemastikanbahwaPanitiatelahmengumumkansecara • luastentangadanyapelelangan, mintadokumenpengumuman • tersebutdanperiksaapakahpengumumanitusesuaidengan • pelelangan yang akandilakukandanapakahisipengumumanitu • telahmemenuhisyarat yang ditetapkan. • 2). Mintadaftarpesertapelelangan yang sudahmendaftarkandiri • padaPanitia, kemudianperiksaapakahkepadaparapesertatelah • dilakukanprakualifikasiuntukmenentukanbolehtidaknya • pesertatersebutmengikutipelelangandengancarameminta • daftarcalonpeserta yang telah lulus prakualifikasi. • 3). Periksaapakahdaftarcalonpesertalelang (yang sudah lulus • prakualifikasi) telah ditandatangani oleh pengguna barang/jasa. • Periksa pula apakahjumlahpesertalelang yang lulus • prakualifikasiitutelahmencukupi minimal 3 (tiga) calonuntuk • sahnyasuatupelelangan. • 4). Bila calon peserta lelang dalam daftar peserta kurang dari dua • calon, apakah telah dilakukan pengumuman kembali untuk • mengundang peserta lelang yang baru. • 5). Periksaapakahsemuacalonpesertalelang yang tercatatdalam • daftarcalonpesertalelangdiundanguntukmengikutipelelangan. • 6). Periksaapakahkepadapesertapelelangantelahdiadakan • penjelasanlelang (Aanwijziing) mengenaibarang/jasa yang akan • diadakanataudikerjakan. Mintadancatatnomordantanggal • BeritaAcaraPenjelasantersebutsertacatatjugapesertanyauntuk • dibandingkan dengan peserta lelang yang memasukkan • penawarannya. • 7). Periksa dan catat sistem penyampaian dan pembukuan dokumen • penawaran yang ditentukandalamdokumenlelang, apakah • sistemsatusampul, duasampulatauduatahap, kemudian • bandingkandenganpelaksanaannyaapakahdiikutisesuaidengan • sistem yang dilakukan. • 8). MintaBeritaAcaraPembukuanPenawarandancatatpeserta • yang mengikuti/memasukkan penawarannya, kemudian teliti

  37. apakahpesertaitutermasukdalamdaftarpesertalelang yang • diundang. • 9). Periksa pula apakah dalam Berita Acara Pembukuan Penawaran • itudisaksikanolehsekurang-kurangnya 2 (dua) orangsaksidari • luarpanitia. Kalausaksiituberasaldariluarpanitia (bukan • panitialelang) karenasaksidaripesertalelangtidakada yang • hadir maka penunjukan saksi tersebut harus dilakukan secara • tertulis. • 10). Biladalampembukuanpenawaranhanyadiikutikurangdari 3 • (tiga) penawarapakahpelelangandibatalkandandiadakan • pelelanganulanguntuksahnyasuatupelelangan. • 11). Periksa pula apakahprosespembukuandokumenpenawaran • telahdilakukansesuaiketentuanuntuksetiapsistem • penyampaiandancarapembukuansuratpenawaran (satusampul, • duasampulatauduatahap). • 12). Minta berkas-berkas dokumen penawaran setiap peserta, • kemudian periksa kelengkapan dokumen penawaran sesuai • ketentuan yang ditentukanuntukmasing-masingsistem • penawaran. • 13). Periksaapakahsetiappenawaranmenyertakansuratjaminan • penawaran yang dikeluarkan bank umumatauperusahaan • asuransi yang mempunyai program asuransikerugian (security • bond) danbesarnyanilaijaminanitutidakkurangdarinilai • m\nominal yang dipersyaratkandalamdokumenlelangatau • antara 1-3% darinilai HPS. • 14). PeriksabahwadalamevaluasipenawarandilakukanolehPanitia • terhadapsemuapenawaran yang dinyatakan lulus padasaat • pembukaanpenawaran, danevaluasitersebutdilakukansecara • bertahap yang meliputievaluasiadministrasi, teknisdanharga • berdasarkankriteria, metodedantatacaraevaluasi yang sudah • ditetapkandalamdokumenlelang. • 15). Periksakembalibahwapenilaiansegiadministrasi, teknisdan • hargaolehPanitiatelahmeliputiunsur-unsur yang dipersyaratkan • dalamdokumenlelangbaikuntuksyaratadministrasi, syarat • teknismaupunsyaratharga. Telitijugabahwapenawaran yang • tidak lulus syaratadministrasitidakdilanjutkandenganevaluasi • teknisdanpenawaran yang tidak lulus dalamevaluasiteknis • dinyatakangugurdantidakdilanjutkandenganevaluasiharga. • 16). Dalamkegiatanevaluasikewajaranhargaperiksabahwa :

  38. a). Bilamanaterdapatperbedaanantarapenulisannilaidalam • angkadanhuruf, makanilaipenawaran yang diakuiadalah • nilai dam tulisanhuruf. • b). Koreksiaritmetikhanyadilakukanterhadap: • (1). Kesalahanpenjumlahan dan pengalianvolumedengan • harga satuan pekerjaan dilakukan dengan ketentuan • bahwa harga satuan pekerjaan yang ditawarkan peserta • tidakbolehdiubah. • (2). Jenisdan volume pekerjaan yang tercantumdalam • dokumenpenawarandisesuaikandengan yang • tercantumdalamdokumenlelang. • (3). Jenispekerjaan yang tidakdiberihargasatuandalam • penawarandianggapsudahtermasukdalamharga • satuan pekerjaan yang lain, dan harga satuan pada surat • penawarantetapdibiarkankosong, namunjenis • pekerjaantersebutharustetapdikerjakansesuaidengan • volume tercantumdalamdokumenlelang. • (4). Hasilkoreksiaritmetikdapatmengubahnilaiatau • urutanpenawaranmenjadilebihtinggiataulebihrendah • terhadapurutanpenawaransemula. • c). Klarifikasidilakukandalamhal: • (1). Terdapathargasatuanjenispekerjaan yang timpang. • (2). Penawarankomponendalamnegeriterlalutinggi • dibandingkanperkiraanpanitia. • (3). Hargapenawaranterlalurendah. Apabila hasil • klarifikasi ternyata peserta lelang tetap menyatakan • mampu melaksanakan pekerjaan sesuai dokumen • lelang, makapesertalelangtersebutharusbersedia • menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sekurangkurangnya • 80% (delapanpuluhpersen) dari HPS • dikalikan presentasi jaminan pelaksanaan yang • ditetapkandalamdokumenlelang, bilamanaditunjuk • sebagaipemenanglelang. Bilapesertalelangitutidak • bersedia menambah jaminan pelaksanaannya maka • penawarannyadapatdigugurkandanjaminan • pelaksanaannyadisitauntuknegara, sedangkan • penyediabarang/jasaitudiblack list selamasatutahun. • d). Hargaatausatuanharga yang ditawarkandalampenawaran • sudahmempertimbangkanhargapasaratauhargastandar

  39. yang dikeluarkaninstansiberwenangatauhargapabrikanatau • hargakontrakbarang/jasasejenis yang pernahdilakukan. • 17). Periksa pula bahwaBeritaAcaraHasilPelelangan (BAHP) telah • dibuatdanditandatanganiolehKetuadansemuaanggotapanitia • atausekurang-kurangnyaduapertigadarijumlahanggotapanitia, • sertamemuat: • a). Namasemuapesertalelang dan hargapenawaran dan atau • hargapenawaranterkoreksidarimasing-masingpeserta • lelang. • b). Metodeevaluasi yang digunakan. • c). Unsur-unsur yang dievaluasi. • d). Rumus yang digunakan. • e). Keterangan-keterangan lain yang dianggapperlumengenai • pelaksanaanpelelangan. • f). Penetapanurutancalonpemenangkesatusampaiketiga. Bila • calonpemenangtidaksampaipadaurutanketiga, makadalam • BAHP harusdinyatakanpernyataanbahwapelelanganbatal • dandiadakanlelangulang. • 18). Periksabahwacalonpemenangsudahditetapkanolehpanitia • selambat-lambatnya 7 harisetelahpembukaanpenawaranuntuk • sistem satu sampul atau setelah pembukaan sampul II pada sistem • duasampulduatahap. • 19). Telitibahwapanitiatelahmembuatdanmenyampaikanlaporan • pelaksanaan pelelangan disertai usulan pemenang kepada • penggunaanbarang/jasaataukepadapejabat yang berwenang • mengambilkeputusanmenetapkanpemenanglelangmelalui • penggunabarang/jasa. • 20). Pastikanbahwapemenanglelangditetapkanolehpejabat yang • berwenang menetapkan berdasarkan usulan panitia. Periksa pula • bahwapejabat yang berwenangtelahmengeluarkanSurat • PenetapanPenyediabarang/Jasa (SPPB) danmenyampaikannya • kepadapanitiaselambat-lambatnya: • a). Lima harikerjauntukpenetapanolehpenggunabarang/jasa. • b). Empat belas hari kerja untuk penetapan oleh • Menteri/LembagaPemerintahan Non • Departemen/Bupati/Walikota/DirekturUtama BUMN/BUMD • Ketentuantersebutterhitungsejaksuratusulanpenetapan • pemenanglelangtersebutditerimaolehpejabat yang berwenang • menetapkanpemenanglelang.

  40. 21). Periksabahwapemenanglelangdiumumkandandiberitahukan • olehpanitiakepadaparapesertaselambat-lambatnyaduahari • kerjasetelahditerimanya SPPBJ danpejabat yang berwenang, • danmemberikanwaktu lima hariuntukmengajukansanggahan • bagipeserta yang tidaksetujuataspenetapanpemenanglelang. • Periksa pula bahwapejabat yang berwenangmenetapkan • pemenanglelang, telahmemberikanjawabantertulisselambatlambatnya • dalam lima harikerjaatassanggahantersebut. • 22). Periksabahwasetelahwaktusanggahberakhirternyatatidakada • sanggahanatausanggahandaripesertatidakbenar, pengguna • barang/jasatelahmengeluarkan SKPPBJ (SuratKeputusan • PenetapanPenyediaBarang/Jasa) sebagaipemenanglelang. • 23). Telitibahwaapabilapemenanglelang yang sudahditetapkan • mengundurkandiridenganalasan yang dapatditerimadanmasa • penawarannyamasihberlaku, penggunabarang/jasatelah • mencairkanjaminanpenawaranpesertalelang yang bersangkutan • dan menyetorkannya ke kas negara/daerah/BUMN/BUMD, dan • kalaualasanpengundurandiritidakdapatditerimasecara • obyektif, makaselainjaminanpenawaran yang menjadimilik • negara/daerah/BUMN/BUMD yang bersangkutanjugadikenakan • sanksiberupalaranganuntukmengikutikegiatanpengadaan • barang/jasadiinstansipemerintahselamasatutahundan • diinformasikankepadaasosiasi/LPKJ/KADIN. • 24). Periksaapabilapemenanglelangurutanpertamamengundurkan • diri, penetapanpenyediabarang/jasadilakukankepadacalon • pemenanglelangurutankeduasesuaidenganharga • penawarannyadenganketentuanbahwahargapenawarannya • masihberlakuatausudahdiperpanjangmasaberlakunyadan • hargapenawaranitutidakmelampauipagudana yang tersedia • sesuaidokumenanggaranataudokumen lain yang dipersamakan • dandisetujuiolehpejabatpenetapanpemenang yang berwenang. • Periksa juga kalau pemenang urutan kedua juga mengundurkan • diri, makajaminannyadicairkandandisetorkankekas • negara/daerah/BUMN/BUMD, serta diberi sanksi seperti pada • pemenangpertama. • 25). Periksabahwasetelahpemenangurutankeduamengundurkan • diri, penyedia barang/jasa ditetapkan kepada pemenang lelang • urutan ketiga dengan harga penawarannya bila syarat seperti • pemenangurutankeduaterpenuhi. Bilapemenanglelangketiga • jugamengundurkandiri, makajaminannyadicairkandan

  41. disetorkankekasnegara/daerah/BUMN/BUMD, sertadiberikan • sanksisepertikepadapemenangpertama/urutankeduadan • pelelangan dinyatakan batal, kemudian panitia melakukan • pelelanganulang. • 26). Telitibahwasetelah SKPPBJ diterbitkandanpemenanglelang • tidakmengundurkandiri, penggunabarang/jasatelahmenyiapkan • dan menandatangani kontrak/surat perjanjian pelaksanaan • pekerjaandanisikontraktelahsesuaidengan yang ditetapkan • dalamdokumenlelang. Telitibahwakontrakuntukpekerjaan • yang bersifatkompleksdanataubernilaidiatas 50 milyar rupiah, • ditandatanganiolehpenggunabarang/jasasetelahmemperoleh • pendapatahlihukumkontrak yang profesional. • 27). Pastikanbahwaprosespelelanganmulaidaripengumuman • pengadaanbarang/jasasampaipenetapanpemenang (diluar • tenggang waktu prakualifikasi) dilaksanakan secepat-cepatnya 36 • hari kerja dan selambat-lambatnya 45 hari kerja. • 28). Biladalamkontrakdisepakatipenyediabarang/jasadapat • mengajukanuangmuka, periksa: • a). Uang muka diberikan maksimal 30% dari nilai kontrak • kepadausahakecil/koperasikecildan 20% darinilaikontrak • kepadapengusahamenengah/besar. • b). Pembayaranuangmukadiberikansetelahpenyedia • barang/jasamenyerahkansuratjaminanuangmukasekurangkurangnya • samadengannilaiuangmuka yang diberikanoleh • bank umumatauperusahaanasuransi yang mempunyai • program asuransi kerugian, kecuali pekerjaan dilakukan oleh • perguruantingginegeriataulembagailmiahpemerintah, • uangmukatidakperludiserahkandengansuratjaminan. • c). Pengembalianuangmukadiperhitungkanberangsur-angsur • secarameratapadatahap-tahappembayaransesuaiketentuan • dalamkontrakdanselambat-lambatnyaharustelahlunaspada • saat pembayaran pekerjaan mencapai prestasi 100%.

  42. Pemeriksaan atas Prosedur Pemilihan Langsung dan • Swakelola • 1). Periksaapakahpemilihanlangsunguntukmenentukanpenyedia • barang/jasadilakukankarena: • a). Penanganandaruratuntukkeamanandankeselamatan • masyarakatdanatau; b). Pekerjaan itu perlu dirahasiakan yang menyangkut keamanan • dankeselamatannegara yang ditetapkanolehPresidendan • atau; • c). Pengadaanbarang/jasa yang setelahdilakukanpelelangan • ulang, ternyatajumlahpenyediabarang/jasa yang lulus • prakualifikasiatau yang memasukkanpenawarankurangdari • 3 (tiga) peserta. • 2). Periksa apakah untuk pengadaan barang/jasa dengan metode • pemilihanlangsungini, panitiatelahmenyiapkandokumen • pengadaansertamemberikanpenjelasankepadapeserta yang • diundanguntukmengajukanpenawaran. Pelajaridokumen • pengadaantersebutsebagaikriteriauntukpenilaianselanjutnya. • 3). Kecualiuntukpemilihanlangsung yang diadakankarenaakibat • terjadinyalelangulang yang gagal (pemilihanlangsungdapat • diikuti oleh 2 peserta), periksa apakah pemilihan langsung diikuti • olehsekurangnya 3 (tiga) calonpenyediabarang/jasa yang • memasukkanpenawaran. • 4). Periksabahwasetelahmelakukanpenawaranadministrasi, teknis • danhargaterhadapmasing-masingpenawaran yang telahmasuk, • panitiatelahmenyusunurutanpenawaransebagaidasar • menentukan urutan dalam melakukan klasifikasi dan negosiasi. • 5). Berdasarkanpedomanklasifikasidannegosiasi yang telah • disusunsebelumnyabaikteknismaupunharga, telitibahwa • panitia telah melakukan klasifikasi dan negosiasi yang ikut • ditandatanganiolehpeserta. • 6). Periksabahwadarihasilklasifikasidannegosiasiitupanitiatelah • membuaturutancalonpenyediabarang/jasadansuratusulan • penetapan penyedia barang/jasa kepada pejabat yang berwenang • menetapkanpemenangpenyediabarang/jasa. • 7). Periksa apakah Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa • dikeluarkanolehpenggunabarang/jasa, dantelah • diumumkan/diberitahukansecaratertulisolehpanitiakepada • padapesertapemilihanlangsung. • 8). Dalam hal pengadaan barang/jasa dengan metode penunjukan • langsung, pastikanbahwapenunjukanlangsungdilakukan • karena: • a). Penanganandaruratuntukkeamanandankeselamatan • masyarakat yang pelaksanaanpekerjaannyatidakdapat • ditunda, termasukbencanaalam.

  43. b). Pekerjaan yang perludirahasiakan yang menyangkut • keamanan dan keselamatan negara yang ditetapkan oleh • Presiden.] • c). Pekerjaan yang berskalakecildengannilaimaksimumRp • 50.00.000 • d). Pekerjaanspesifik, agentunggal, tarifresmi yang ditetapkan • pemerintah. • 9). Periksabahwapenunjukanlangsungdaripekerjaanberskalakecil • yang bernilaisampaiRp 50.000.000 itubukanhasilpemecahan • pekerjaan yang merupakan satu kesatuan untuk menghindarkan • lelang. • 10). Periksa apakah pekerjaan swakelola benar-benar direncanakan, • dikerjakan dan diawasi sendiri dengan menggunakan tenaga • sendiri, alatsendiriatauupahborongantenaga, danpekerjaan • yang dilaksanakanitusesuaidengan yang ditentukandalam SK • BersamaMenteriKeuangandanketuaBappenastahun 2000 • tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Barang/Jasa Instansi • Pemerintah.

  44. PengadaanjasaKonsultasi • 1). Periksa apakah pengadaan jasa konsultasi telah dipergunakan • dalamhalpenggunabarang/jasatidakmemilikitenagaahlidan • ataukemampuan yang cukupuntukmengerjakannyasendiriatau • untuk mendapatkan opini pihak ketiga atas suatu pelaksanaan • kegiatan. • 2). Periksa apakah pengadaan jasa konsultasi dilaksanakan dengan • caraataumetodeseleksiumum, seleksiterbatas, seleksilangsung • ataupenunjukanlangsung. BandingkandenganPetunjukTeknis • PengadaanBarang/JasaInstansiPemerintah, apakahterdapat • penyimpanganatautidak. • 3). Periksa kelengkapan dokumen-dokumen persiapan pengadaan • jasakonsultasi, yang terdiridari: • a). Surat undangan kepada penyedia jasa konsultasi untuk • memasukkan penawaran teknis dan biaya. • b). KerangkaAcuanKerja (KAK) yang sudahdisetujui • penggunabarang/jasa. • c). Rencana Kerja dan Syarat (RKS). • d). KonsepKontrak. • 4). Periksaapakahsistemevaluasipenawaran yang dipiliholeh • panitiapengadaanjasakonsultasidengancara:

  45. a). metodeevaluasikualitas; • b). metodeevaluasikualitasdanbiaya; • c). metode evaluasi pagu anggaran; • d). metode evaluasi biaya terendah; • e). metode evaluasi penunjukan langsung. • Bandingkanprosedur dan tata cara pelaksanaannya, apakahtelah • sesuai dengan Petunjuk Teknis Pengadaan Barang/Jasa • Pemerintah. • 5). Periksaapakahpengadaanjasakonsultasidengancaraseleksi • langsungtelahdilakukandenganSuratPerintahKerja (SPK) di • antara kurang dari 5 (lima) konsultan dan lebih dari 1 (satu) • konsultan. • 6). Periksaapakahpengadaanjasakonsultasidengancara • penunjukanlangsungtelahdilaksanakansecaraberuntunyakni: • a). Pembukaanpenawaranteknisdanpenawaranhargadibuka • sekaligus. • b). Penilaian kualitas penawaran teknis. • c). Klarifikasi dan negosiasi penawaran teknis. • d). Menyesuaikanpenawaranteknisdanpenawaranharga. • e). Klarifikasidannegosiasipenawaranharga yang meliputi: • biayalangsungpersonil, biayalangsung non personildan • biayalangsungpersonilataubiayalangsung non personil. • 7). Periksaterhadapcara-caraevaluasiataupenilaian yang dilakukan • olehpanitiaterhadappesertakonsultan, baik yang meliputi • evaluasikelengkapan data administrasidanevaluasipenawaran • teknissertaevaluasipenetapancalonpemenang. • 8). Periksa apakah dalam penetapan pemenang oleh panitia • pengadaan jasa konsultasi telah didasarkan pada peserta yang • memenuhisyaratdenganharga yang paling menguntungkanbagi • negara, dan diperiksa pula apakahpenetapanpemenang • dilakukanolehpejabat yang berwenang. • 9). Periksa apakah penyerahan dan pelaksanaan jasa konsultasi tidak • melampauibataswaktupenyerahan yang ditetapkandalam • kontrak (bandingkanantaratanggalpenyerahandanbatastanggal • waktu yang ditetapkandalamkontrak) danhitunghari/jumlah • dendaketerlambatannya.

  46. PemeriksaanatasRealisasiPengadaanbarang/Jasa • 1). Kecualiuntukpengadaanjasa yang dilakukanolehperguruan • tinggi/universitasnegeridaninstansipemerintah, periksaapakahpelaksanaanpekerjaan/pengadaanbarang/jasasebelumkontrak • ditandatanganidanbesarnyasudahsesuaidenganjumlah yang • ditetapkandalamdokumenlelang (1-3% darinilaikontrak). • Periksa bahwa masa berlakunya surat jaminan pelaksanaan • pekerjaan/pengadaanbarang/jasaituatauperpanjanganmasa • berlakunyasesuaidenganmasaberlakunyakontrak. • 2). Minta dan pelajari masing-masing kontrak/surat perjanjian • masing-masing pengadaan barang/jasa, kemudian periksa apakah: • a). Penyedia barang/jasa dalam kontrak itu sesuai dengan hasil • penunjukanpemenanglelang/pemilihan • langsung/penunjukkanlangsung. • b). Jenisdanjumlahbarang/jasaatauspesifikasipekerjaan yang • dilaksanakan dalam kontrak itu sama dengan yang ditentukan • dalamdokumenlelang/pemilihanlangsung/penunjukkan • langsung yang bersangkutan. • c). Harga/nilai yang ditetapkandalamkontraksamadengannilai • hasilpenetapan/penunjukkanpenyediabarang/jasa. • 3). Periksaapakahdalampengadaanbarangtelahmengutamakan • produksidalamnegerisepanjangbarangtersebutdiproduksijuga • didalamnegeri. • 4). Bilanilaikontrakpengadaanbarang/jasabernilaidiatasRp • 25.000.000.000 ataubilapenyediabarang/jasaitujatuhpada • golonganmenengah/golonganbesar, periksaapakahdalam • pelaksanaannyatelahbekerjasamadenganpenyediabarang/jasa • golonganpengusahakecil/koperasikecil, sebagaisubkontraktor. • 5). Periksabahwapenyediabarang/jasadilakukanolehpengusaha • kecil, pelaksanaannyatidakdiserahkankepadapengusaha • kecil/koperasikecil yang bukanditunjuksebagaipelaksana. • 6). Pelajaridancermatitermin-terminpembayarandanprestasi yang • harusdicapai/diserahkanolehpenyediabarang/jasasertanilai • untukmasing-masingtermin. Pelajariatauperiksaapakahtermin • masapemeliharaandiberikanwaktutidakkurangdari 3 (tiga) • bulan sejak penyerahan 100% fisik. • 7). Periksabahwasetiappembayarantermindilakukansesuaidengan • prestasi yang dilakukandandidasarkanatasBeritaAcara • Penyelesaian/penyerahanbarang/jasa, sertadituangkandalam • BeritaAcaraPembayaranTermin. • 8). Bilamanapenyediabarang/jasamenerimauangmukasesuai • kontrak, makauntukpengembalianuangmukatersebut, apakah

  47. telahdipotongdaripembayarantermin, danlunaspada • pembayarantermin 100% fisikselesai. • 9). Periksaapakahpembayaranterakhir (masapemeliharaan ) • dilakukansetelahmasapemeliharaanitubenar-benarberakhir • dantidakadakerusakan-kerusakan yang memerlukanperbaikan. • 10). Lakukanpengecekanfisikuntukmengetahuiapakah • barang/pekerjaan/jasa yang diserahkanpenyediabarang/jasaitu • sesuaidenganjenisdanspesifikasiteknis, jumlahdanmutu • barang/pekerjaan/jasa yang ditentukandalamkontrakdan data • dokumen lelang/pemilihan langsung. Bila ditemukan • kekurangan-kekurangancatatdanhitungnilainyakemudian • tanyakansebabdanpenanggulangannyakepadapengguna • barang/jasaataukepadapenyediabarang/jasa. • 11). Tanyakandanmintakalauadaaddendum kontrak, kemudian • pelajariapakahaddendum tersebutberkaitandenganperubahan • waktukontrak (perpanjangan), penambahanataupengurangan • pekerjaanbarangatauperubahanspesifikasiteknik/mutu. Periksa • apakahperubahanitusudahmendapatpersetujuandaripengguna • barang/jasa. • 12). Dalamhalperpanjanganwaktukontrak, periksaapakahterjadi • karenaforce majoreatauhal-hal yang dapatditerimasecaraakal • sehat. Dalam hal terjadi penambahan pekerjaan yang • menimbulkan tambahan biaya lebih dari 10% dari nilai kontrak, • prosedurpemilihanpenyediabarang/jasatelahdilakukanmelalui • lelang/pemilihanlangsung. • 13). Bilapenyerahanbarang/jasaterlambatdilakukanolehpenyedia • barang/jasa, apakahkepadapenyediabarang/jasatelahdikenakan • sanksiketerlambatansesuaidengan yang diaturdalamkontrak. • 14). Apabilapenyerahanbarang/jasatelahmelakukanteguran-teguran • kepadapenyediabarang/jasadanapabilateguran-tegurantidak • ditanggapiolehpenyediabarang/jasaserta yang bersangkutan • tidakmaumeneruskanlagipekerjaannya, apakahpengguna • barang/jasamemutuskankontrakdanmemberikansanksikepada • penyediabarang/jasasesuaikontraksertamencairkanjaminan • pelaksanaan dan menyetorkan ke kas • negara/daerah/BUMN/BUMD. • 15). Periksaapakahdalamhalpembayaranolehpenggunabarang/jasa • dilakukan terlambat kepada penyedia barang/jasa, denda • keterlambatanpembayarankepadapenyediabarang/jasasudah • sesuaidenganperhitunganhari yang telahditentukandalam

  48. kontrakdansesuaidengantingkatbunga yang berlakupadasaat • keterlambatanterjadi. • 16). Periksaapakahbarang yang diterimaitutelahdicatatdalam • diserahkankepada unit kerjapengguna yang membutuhkan • secara utuh dan lengkap. Bila barang yang dibeli untuk • menambahpersediaangudang, periksabahwabarangtersebut • sudah diterima di gudang dan dicatat dalam buku persediaan • baranggudang. • 17). Periksa apakah barang/jasa yang diadakan atau dibeli sudah • dimanfaatkansesuaitujuanpengadaannya, kalaubelum • dimanfaatkancarisebab-sebabnya.

  49. Pengadaan Tanah • 1). Periksa apakah kegiatan pembebasan tanah telah sesuai dengan • perencanaanpengadaannya, baikluasmaupunlokasinya. Bila • terjadiperbedaan, telitisebab-sebabdanakibatnya. • 2). Periksaapakah target pembebasantanahtelahdapatdipenuhi • sesuaidengan yang direncanakanbaik volume maupun • anggarannya. • 3). Periksaapakahadakegiatanpembebasantanah yang • terlambat/tidakdapatdiselesaikan, sehinggamenghambat • pelaksanaankegiatanpembangunan. • 4). Mintapetalokasitanah yang telahdibebaskandandibayarserta • periksaapakahtelahsesuaidenganrencanalokasipembangunan. • 5). Selanjutnya, periksaapakahtanah yang sudahdibebaskan • seluruhnyadapatdimanfaatkandenganpembangunan. • 6). Apabilaadatanah yang telahdibebaskan, namuntidakdigunakan • untukpembangunan, hitungjumlahdannilainyasertateliti • sebab-sebabnya. • 7). Apabila ada perubahan lokasi pembangunan, periksa apakah • berakibat pembebasan tanah baru. Periksa lebih mendalam • apakah perubahan lokasi itu terjadi karena survey dan • perencanaan yang kurangcermatatausebablainnya. • 8). Periksa apakah pelaksanaan pembebasan tanah telah didasarkan • sepenuhnyapadaketentuandanperaturan yang berlaku. • 9). Lakukan uji petik atas bukti pendukung pembayaran kepada • beberapapemiliktanah, apakahtelahdibayarsesuaidengan • haknyasertadidukungdengansurat-suratbuktipemilikantanah • yang kuatdansah.

  50. 10). Selanjutnya periksa pula apakah telah dilakukan usaha untuk • pensertifikatantanah yang telahdibebaskan. • 11). Periksaapakahpembayaranbiaya-biaya yang berkaitandengan • panitiapembebasantanahtelahdidukungselengkapnyadengan • buktipembayaran honor anggotapanitia, biayaadministrasi dan • biayaoperasionalolehpanitia. • 12). Periksaapakahhargapengadaantanahtidakmelebihiharga • kesepakatan yang ditetapkan bersama oleh panitia dan para • pemilik tanah (usahakan untuk mendapatkan notulen kesepakatan • tersebut). • 13). Periksaapakahbiaya-biaya yang berkaitandenganpanitia • pembebasantanahtidakmelebihidaribiayaberdasarkan • ketentuan yang berlaku. • 14). Periksaapakahpembayaranbiaya-biaya yang berkaitandengan • panitiapembebasantanahtelahdidukungselengkapnyadengan • buktipembayaran honor anggotapanitia, buktipengeluaranbiaya • administrasidanbiayaoperasionalolehpanitia.

More Related