1 / 53

Pengantar studi kualitatif

Pengantar studi kualitatif. Siti Isfandari. Penting dalam penelitian. Permasalahan  tujuan Pengetahuan dan teori Strategi prosedur pendalaman Metode pengumpulan data dan analisis Validitas dan reliabilitas. Pengetahuan dan teori. Postpositivism.

kiaria
Download Presentation

Pengantar studi kualitatif

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pengantarstudikualitatif SitiIsfandari

  2. Pentingdalampenelitian • Permasalahan tujuan • Pengetahuandanteori • Strategiprosedurpendalaman • Metodepengumpulan data dananalisis • Validitasdanreliabilitas

  3. Pengetahuandanteori

  4. Postpositivism • Tantanganterhadapkebenaranabsolutpengetahuan • Tidakadapengetahuanabsolutterhadapmanusiadanperilakunya • Filosofideterministik = penyebabmenentukanakibatatauhasil • Memperkecilidebesarmenjadiide – idekecil, variabelpengujihipotesis

  5. Kacamatapostpositivism • Observasidanpengukuranrealitasobjektif ‘yang ada’ didunia • Duniadiaturolehhukumdanteori • Mengujihukumdanteoriuntukdiperbaiki agar lebihdapatmemahamidunia • Dimulaidariteori, mengumpulkaninformasi yang mendukungataumenolakteori, memperbaikiteoridanmengujilagi

  6. Constructivism • Filosofi = individuberupayamemahamiduniatempatnyahidup, memberimaknaterhadappengalaman, objek , benda • Maknadiperolehdariinteraksidannegosiasipartisipandalamsuatukonteks • Makna = bervariasi Penelitibertujuanmenginterpretasipihak lain memaknaidunia / kehidupan , memahamikompleksitasmakna, tidakmempersempitmaknamenjadikategoridanide = national geographic

  7. Advocacy / participatory • Penelititidakterbatashanyameneliti • Isuspesifik = pemberdayaan, ketimpangan, penindasan, kekuasaan, pelarangan, pengasingan • Tidaklebihmemarginalkanpartisipan • Partisipandilibatkanmembantumenyusundisain, pertanyaan, analisainformasi • ‘Suara’ partisipanbersatuuntukreformasidanperubahan, partisipansebagaikolaborator

  8. Pragmatism • Melakukanrisetberdasarkandampak yang dituju, beorientasimasalah, bebasmemilih • Tujuanutama = melakukanperubahan / perbaikandidunianyata, tidakmempertanyakanhukumdanrealitas ‘dunia’ • Contoh = PDBK, penelitian / analisiskebijakan program, risetoperasional, penelitiansiapadiruanganini?

  9. Strategipendalaman

  10. Disaineksperimen & non eksperimen • Eksperimen = pemberianperlakuanpadaresponden yang dikelompokkansecara random, kuasieksperimen non random, kuasieksperimensingle subject • Survey = potonglintang, longitudinal menggunakankuesioneratauwawancaraterstruktur, bertujuanmenggeneralisasidarisampelkepopulasi

  11. Narasi, fenomena, etnografi, grounded theory, studikasus • Etnografi = mempelajarikelompokdalam setting alamiahmerekauntukjangkawaktu, kontekstertentumengumpulkaninformasimelaluiobservasi, wawancara • Grounded theory = penelitiberupayamemperolehteoriumumdariproses, tindakan, interaksiberdasarkanpandanganpartisipan = lihat PKT, Rudy Salan

  12. Studikasus = eksplorasimendalamterhadap program, kejadian , aktivitas, proses yang dilakukanseseorangataukelompokorangdalamjangkawaktutertentu • Narasi = mempelajarikehidupanseseorangataukelompokuntukmemperolehceritamengenaikehidupanmereka, diceritakankembalimengkombinasikanperspektifpenelitidanpartisipan, contoh = Rudy Salan

  13. Risetfenomena = mengidentifikasi ‘inti’ pengalamanmanusiaterhadapfenomenatertentu, bagaimanamerekamemaknaifenomena = misalpenolakanimunisasi, PKT

  14. Mixed method • Jarangpenelitianhanyamenggunakanpendekatankuantitatifataukualitatif • Melengkapikekurangandarihanyamenggunakansatupendekatan • Triangulasi

  15. Prosedur mixed method • Berurutan =Mengelaborasiataumemperluastemuandarisatupendekatanmenggunakanpendekatan lain • Kualitatif = exploratory, • kuantitatifdengansampel yang lebihbesaruntukgeneralisasi = studikebutuhanlansia, Rudy Salan

  16. Bersamaan = mengkerucutkan data kualitatifdankuantitatifuntukmendapatkanpemahamanmenyeluruhdaripermasalahan • Melakukan survey bersamadengan FGD, observasiatauwawancara • Integrasiinformasiuntukmenginterpretasihasil = methadone pilot project, IPR • Transformatif = Cresswell 2003, disertasi, PKT

  17. Metodepengumpulandananalisa data

  18. Pengantar studi kualitatif(lanjutan) Siti Isfandari Endang R Sedyaningsih Pelatihan Epidemiologi, Bandung, Agustus 2009

  19. Selayang pandang teknik pengumpulan data kualitatif Tujuan Mengumpulkan informasi secara sistematis mengenai objek penelitian (orang, objek, fenomena) dan setting kejadiannya

  20. Selayang pandang teknik pengumpulan data kualitatif Beberapadiantaranya • Memanfaatkaninformasi yang tersedia • Pengamatan / observasi • Wawancaratatapmuka • Kuesionertertulis • Diskusikelompokterarah (FGD) • Teknikpsikologi • Teknikprojeksi, pemetaan, scaling

  21. Memanfaatkaninformasi yang tersedia • Langkah pertama untuk mendapat informasi tentang hal yang menjadi objek penelitian • Informasi yang rutin dikumpulkan • Tokoh kunci di masyarakat • Surat kabar • Riwayat kasus yang dipublikasi

  22. Memanfaatkaninformasi yang tersedia Penting  menyiapkan cek lis atau lembar kompilasi Hemat Namun kadang sulit mengakses karena berserakan, tidak selalu lengkap

  23. Pengamatan / observasi Cara memilih, mengamati dan mencatat perilaku dan karakter mahluk hidup, objek atau fenomena secara sistematis • Pengamatan perilaku manusia merupakan cara yang banyak dipakai Observasi non partisipasi  observasi-partisipatori partisipasi-observatori  partisipasi penuh

  24. Pengamatan / observasi • Dilakukan • Secara terbuka (mengamati perilaku petugas kesehatan melakukan tugasnya, dengan seizinnya) • Tersembunyi ( berpura – pura sebagai pasien misterius yang berusaha mendapatkan antibiotik tanpa resep)  tidak etis untuk penelitian • Dipakai untuk mencapai bermacam tujuan • Memberi informasi tambahan yang lebih lengkap tentang perilaku dibanding wawancara atau kuesioner

  25. Wawancara • Merupakan cara pengumpulan data dengan bertanya kepada responden • Secara perorangan atau kelompok • Jawaban dapat direkam atau dicatat • Sering disebut sebagai Wawancara Mendalam untuk membedakan dengan wawancara terstruktur menggunakan kuesioner

  26. Wawancara • Berbagai fleksibilitas, paling ekstrim adalah fleksibilitas tinggi dan rendah Fleksibilitas tinggi • Isu sensitif atau peneliti memiliki pemahaman terbatas terhadap hal yang diteliti Fleksibilitas rendah • Bila peneliti telah mengetahui rentang jawaban yang diberikan atau bila jumlah responden terlalu besar

  27. Kuesioner tertulis • Kuesioner tertulis merupakan alat pengumpulan data dengan menyajikan pertanyaan tertulis yang harus dijawab tertulis oleh responden

  28. Kuesioner tertulis • Pertanyaan terbuka • Berbagai cara pelaksanaan • Kirim per pos dengan instruksi jelas • Mengumpulkan responden • Memberikan langsung dan mengumpulkan kemudian

  29. Diskusi kelompok terarah / FGD • Diskusi terdiri dari 8-12 narasumber • Membahas topik tertentu secara bebas, dengan pengarahan dari fasilitator • Bertujuan mendapatkan informasi mendalam tentang konsep, persepsi dan ide dari kelompok • Lebih dari sekedar interaksi tanya jawab

  30. Diskusi kelompok terarah / FGD • Sebaiknya direkam untuk keperluan analisis • Fasilitator dibantu 2 orang asisten : • Mencatat proses FGD • Mengurus perekaman

  31. TeknikPsikologi Proyeksi Permainanperan, kata / kalimat Scaling Mengkuantifikasi data kualitatif = PSP Mapping mind  mind peneliti Mengorganisirinformasi yang diperoleh Analisasebabakibat, kesimpulan

  32. Kekuatandankelemahan • Tiap cara pengumpulan data memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing • Umumnya penelitian mengombinasikan cara pengumpulan data untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai besar dan kedalaman permasalahan

  33. KhususWawancara mendalam • Membuka peluang adanya respons bebas yang harus dicatat dalam bahasa responden • Peneliti sebagai instrumen

  34. KhususWawancara mendalam • Hal yang perlu dipertimbangkan • Apakah kita mempunyai cukup pengetahuan tentang topik yang kita teliti • Apa yang ingin kita ketahui • Apakah menanyakan / wawancara merupakan satu-satunya metode yang tepat • Perlukah didukung cara lain seperti pengamatan, dll

  35. Keuntungan • Memungkinkan penggalian mendalam terhadap topik • Memberi pemahaman baru terhadap topik yang sebelumnya tidak terpikirkan • Informasi yang dikemas dalam bahasa responden bermanfaat sebagai ilustrasi untuk meningkatkan daya tarik laporan • Membaca/mendengarkan ulang jawaban membuka kesempatan untuk interpretasi yang berbeda terhadap data

  36. Langkah menyusun panduan wawancara mendalam • Menggunakan tujuan sebagai titik awal • Pikirkan pertanyaan yang diperlukan untuk mencapai tujuan • Memperkirakan kategori informasi yang mungkin didapati • Terbuka terhadap kemungkinan baru yang tidak terduga

  37. Langkah menyusun panduan wawancara mendalam • Merancang matrix perencanaan wawancara dengan perkiraan point of analyses • Sebelum penelitian, buka kemungkinan untuk melibatkan informan dalam pembahasan hasil dan saran • Umpan balik dari informan sangat bermanfaat bagi peneliti dan informan

  38. Teknik bertanya • Usahakan agar responden nyaman (tempat, suasana) • Dapatkan informed consent • Yakinkan kerahasiaan responden dan data • Minta izin merekam • Bahasa sederhana • Upayakan tidak ada jarak sosial • Urutan logis dan alami • Pada awal wawancara dapat ditanyakan latar belakang responden – bila perlu mengisi CV singkat (umur, status pernikahan) • Memberi penjelasan tujuan wawancara dan penelitian

  39. Teknik bertanya Batasi pertanyaan sesedikit mungkin (misal: status ekonomi dapat ditanyakan saat menanyakan tentang rendahnya pemanfaatan faskes) Awali dengan pertanyaan menarik dan tidak kontroversial yang terkait dengan topik penelitian Tanyakan beberapa pertanyaan untuk mendapatkan informasi tentang tiap isu  terfokus pada satu hal Hindari pertanyaan mengarah, pertanyaan tertutup, pelabelan atau bermuatan emosi (faskes kotor, pasien malas, makanan tidak sehat)

  40. Teknik bertanya • Tempatkan pertanyaan sensitif di belakang / akhir • Isu peka ditanyakan dengan cara yang diterima masyarakat • Pertanyaan menggali • Lebih banyak mendengarkan • Tunjukkan minat pada apa pun yang dikemukakan informan, santai dan buat informan merasa nyaman, jangan menunjukkan ketidak setujuan

  41. Hubungan pewawancara dengan informan • Responden adalah partner / mitra untuk membantu kita lebih memahami suatu permasalahan

  42. Tugas pewawancara • Menempatkan dan mengajukan pertanyaan • Mengevaluasi dan mengelaborasi jawaban responden • Mencatat • Mengarahkan pembicaraan, bukan jawaban • Mendorong responden agar memberi informasi secara spontan dengan membiarkannya berbicara

  43. Latihan • Membuat matrix perencanaan (panduan) wawancara mendalam • Permainan peran

  44. Latihan Tujuan : menggalikebutuhan program pencegahandanpengendalianinfeksi HIV padaberbagaikelompokmarjinal Tujuan : menggalipengetahuan, sikapdanperilakumahasiswa yang berkaitandengansarapanpagi

  45. Validitasdanreliabilitas • Two threats to validity • Researcher bias • Effect of researcher in the setting / reactivity

  46. Validitasdanreliabilitas • Researcher bias • Researcher’s theory, values, or Preconceptions • The main concern is not with eliminating variance • But with understanding how a particular researcher’s values influence the conduct and conclusions of the study • validity in qualitative research is integrity (personal communication).

More Related