1 / 26

PERUBAHAN DAN KONFLIK SOSIAL

PERUBAHAN DAN KONFLIK SOSIAL. By. Djunijanto. PERILAKU SOSIAL. Perilaku sosial sebagai tingkah laku seseorang dalam berteman , yg lebih mengedepankan unsur normatif daripada unsur pribadi. TINDAKAN SOSIAL.

marcos
Download Presentation

PERUBAHAN DAN KONFLIK SOSIAL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PERUBAHAN DAN KONFLIK SOSIAL By. Djunijanto

  2. PERILAKU SOSIAL Perilakusosialsebagaitingkahlakuseseorangdalamberteman, yglebihmengedepankanunsurnormatifdaripadaunsurpribadi.

  3. TINDAKAN SOSIAL TindakanSosialadalahtindakanindividusepanjangtindakannyaitumempunyaiartiatauartisubjektifbagidirinya yang diarahkanpadatindakanorang lain. TindakanSosialmemiliki 3 konsep : • Tindakansosial : tindakanygdiarahkankepadaorang lain. • Tujuan : utkmendapatkanreaksidarisasaranygsesuaidenganharapan • Pemahaman : penafsiranseseorangthptindakantsbsehinggadapatmemberireaksi.

  4. 5 ciripokoktindakansosial • Tindakanygmemilikimaknasubjektif • Tindakannyataygbersifatmembatinsepenuhnyadanbersifatsubjektif • Tindakanygberpengaruhpositif • Tindakansosialselaludiarahkanpadaorang lain utkmendapatkanrespons • Tindakanmerupakanresponsterhadapperilakuorang lain.

  5. TINDAKAN SOSIAL DIBEDAKAN MENJADI 4 TIPE: 1. Rasionalitas instrumental (zwek rational) tindakansosialmurniartinyatindakanseseorangygmemperhatikancarabertindakdantujuanyghendakdicapaidaritindakantsb. 2. Rasionalitasygberorientasinilai (werktrational action) Salahsatucaraygbaikdantidakbertentangan dg kaidah, ttptidakdiyakinninyasbgcaraygterbaikutkmencapaitujuan.

  6. 3. Tindakanafektif (affective action) lebihdidominasiolehperasaanatauemosidankepura-puraanataudibuat-buatsehinggasering kali tindakanafektifinisulitdipahamiatautidakrasional. 4. Tindakantradisonal (traditional action) tindakanseseorangygdidasarkanpadakebiasaannyadlmmengadakansesuatu, baikkebiasaanygdilakukanataukebiasaanorangterdahulu.

  7. INTERAKSI SOSIAL Interaksisosialdptterjadiapabilamunculreaksi (adanyaaksi-reaksiantarduaorangataulebih). Syaratterjadinyainteraksisosial: • Adanyakontaksosial (social contact) dan • Komunikasi. KontakSosial : 1. Kontak Primer 2. KontakSekunder

  8. Komunikasiadlsuatuprosespenyampaianpesan (ideataugagasan) drsatupihakkepadapihak lain agar terjadi saling memengaruhi di antara keduanya. Syarat-syaratkomunikasi • Adapengirim (sender) • Penerimaataukomunikasi (receiver) • Pesan(message) d) Umpanbalik (feed back)

  9. Ciri-CiriInteraksiSosial a. Pelakunya lebih dari satu orang. b. Adakomunikasidiantarapelakumelaluikontaksosial. c. Adanyatujuanyang jelas, mungkinsamaatautidaksamaantarpelaku.

  10. Faktor-Faktor yang MemengaruhiInteraksiSosial MenurutSoerjonoSoekanto, faktor yang memengaruhiinteraksisosialadaenammacam, sebagaiberikut. a. Imitasi Imitasiadalahprosesbelajardengan cara meniruataumengikutiperilakuorang lain. - Imitasidapatbersifatpositif - imitasidapatbersifatnegatif b. Sugesti merupsuatuprosespenanamangagasan, pandanganatauperasaankedalampikiranseseorangdanditerimanyatanpamelaluipemikiranygkritis

  11. Sugesti biasanya dilakukan dari orang-orang yang berwibawadanmempunyaipengaruhbesardilingkungansosialnya. Cepatataulambatprosessugesti tergantung pada usia, kepribadian, kemampuan intelektual, dan kemampuan fisik seseorang. c. Identifikasi Identifikasiyaitumerupkecenderunganataukeinginan-keinginandlmdiriseseorangutkmenjadiidentik dg orang lain ygmenjadiidolanya. d. Simpati Suatuprosesdimanaseseorangmerasatertarikkpdpihak lain.

  12. e. Motivasi Motivasiadalahdorongan, rangsangan, ataustimulus yang diberikan seseorang kepada orang lain, sehingga orangyang diberimotivasimenurutiataumelaksanakanapayang dimotivasikansecarakritis, rasional, danpenuh rasa tanggungjawab. f. Empati Empatiadalahproseskejiwaanseorangindividuuntuklarutdalamperasaanorang lain baiksukamaupunduka.

  13. BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL Bentuk-bentukinteraksisosialsecaragarisbesardapatkita bedakan menjadi dua yaitu interaksi sosial yang bersifat assosiatifdaninteraksisosial yang bersifatdissosiatif. 1. Interaksisosial yang bersifatassosiatif a. Kerjasama (cooperation) Suatu usaha bersama antaraorangperoranganataukelompokuntukmencapaitujuanbersama.

  14. BENTUK-BENTUK KERJA SAMA a) Kerukunan yg mencakup gotong royong dan tolong menolong b) Bergaining (bargaining) yaitu pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaranbarang &jasaantaraduaorganisasi. c) Ko-optasi (co-optation) yaitupenerimaanunsur-unsurbarudalam kepemimpinan dari suatu organisasi untuk menghindari terjadinya keguncangan dalam stabilitas organisasiyang bersangkutan; d) Koalisi (coalition) yaitugabunganantaraduaorganisasiataulebih yang mempunyaitujuan yang sama; e) joint venture yaitu kerja sama dalam usaha proyek-proyektertentu.

  15. PROSES KERJASAMA DPT DIBEDAKAN MENJADI 4 MACAM • Kerjasamaspontan : ygsecaraotomatisadadlmmasy. Contoh: gotongroyong. • Kerjasamalangsung : ygterbentukkrnadanyaperintahdariatasanataupenguasa. • Kerjasamakontrak : ygterbentukatasdasarperjanjian. • Kerjasamatradisionalygmerupbagiandarisistemsosial.

  16. AKOMODASI Adlkeseimbanganinteraksisosialdalamkaitannyadengannormadannilai yang adadimasyarakat. Akomodasimerupakansuatucarauntukmenyelesaikanpertentangantanpamenghancurkanpihaklawan, sehinggapihaklawantidakkehilangankepribadiannya. Akomodasidilakukanbertujuanuntuk: a) mengurangi pertentangan akibat perbedaan paham, b) mencegahmeledaknyapertentanganutksementarawaktu c) mewujudkan kerja sama antara kelompok-kelompok yang hidupterpisahakibatpsikologissertacultural danmengusahakanpeleburankelompok-kelompoksosialyang terpisah.

  17. BENTUK-BENTUK AKOMODASI a) Koersi (coercion) : bentukakomodasiyang terjadi karena adanya pelaksanaan dari pihak lain yang lebihkuat. Contoh: sistempemerintahankomunis. b) Kompromi (compromise), yaitubentukakomodasidi mana pihak yang mengalami perselisihan mengurangi tuntutannyaagar tercapaisuatupenyelesaian. Contoh: gencatansenjataduapihak yang berperang. c) Arbitrasi (arbitration), yaitubentukakomodasiyang melibatkan pihak ketiga dalam menyelesaikan suatukonflik. Dalamhalitupihakketigabersifatnetral. Contoh: penyelesaianantaraduanegarayang sedangperangoleh PBB sebagaipihakketiga. d) Toleransi: sikapsalingmenghargaidanmenghormatipendirianmasing-masing

  18. e) Mediasiyaitubentukakomodasiyghampirsamadenganarbitrasi, namunpihakketigatidakmempunyaiwewenangmemutuskanmasalah, hanyasebatassebagaipenasihat. f) Konversi (conversion) yaitukonflikapabilasalahsatu pihak bersedia mengalah dan mau menerima pendirianpihak lain. g) Konsiliasi yaitu penyelesaian konflik dengan jalan mempertemukan pihak-pihak yang bertikai di meja perundingan. h) Ajudikasiyaitupenyelesaiankonflikdimejapengadilan.

  19. Stalemate yaitu bentuk akomodasi di mana pihak yang berselisihmempunyaikekuatanseimbang. Keduanyasadarbahwatidakmungkinmajuataumundur, sehinggapertentanganantarakeduanyaakanberhentipadasuatutitik. j) Detente artinyamengendurkanataumengurangiketegangan, détente bersifatpersuasifdengandiplomatis.

  20. KONTRAVENSI Kontravensiadalahprosessosial yang beradadiantarapersaingandanpertentangan. Kontravensiditandaidengan sikap ketidakpastian, keraguan, penolakan, dan penyangkalanyang tidakdiungkapkansecaraterbuka. a) Kontravensiumum : penolakan, keengganan, perlawanan, protes, gangguan, kekerasan, danmengancam. b) Kontravesisederhana :Menyangkalpernyataanorang lain didepanumum, memaki-makiorang lain melaluiselebaran, mencerca, danmemfitnah. c) Kontravensiintensif : Penghasutan, penyebarandesas-desus, danmengecewakanpihak lain. d) Kontravensi rahasia berupa pengkhianatan, membuka rahasiapihak lain. e) Kontravensitaktisberupaintimidasi, mengganggupihaklain, danprovokasi.

  21. PERUBAHAN SOSIAL PerubahanSosialdiartikansbgperubahanygberkenaandgnkehidupanmasy, termasukdidalamnyaperubahansistemnilaidannormasosial, sistemperlapisansosial, struktursosial, proses-prosessosial, polasikapdantindakansosial, sertalembagakemasyarakatan. Ciri-ciriperubahansosial: • Setiapmasymengalamiperubahan. • Perubahanygterjadi pd suatulembagamasyakandiikuti dg perubahanlembagasosial. • Perubahansosialygcepatbiasanyamenimbulkandisintegrasi. • Perubahansosialterjadi pd aspek material maupun immaterial

  22. FAKTOR PENYEBAB PERUBAHAN SOSIAL DARI DALAM (internal) • Perubahankomposisipenduduk • Penemuanbaru • Konfliksosial • Pemberontakan

  23. FAKTOR EKSTERNAL 1) Lingkunganalamfisik Salahsatufaktorpenyebabperubahanyang bersumberdarilingkunganalamsepertiterjadinyabencana alam banjir, longsor, gempa bumi, kebakaranhutan, dansebagainya. 2) Peperangan Peperanganantaranegarasatudengannegara yang lain kadangbisamenyebabkanterjadinyaperubahan-perubahan baik pada lembaga kemasyarakatan maupunstrukturmasyarakatnya. 3) Pengaruhkebudayaan lain Interaksi yang dilakukan antara dua negara mempunyaikecenderunganuntukmenimbulkanpengaruh lain kadang juga bisa menerima pengaruh darimasyarakat lain.

  24. KONFLIK SOSIAL Pertentanganantaraanggotamasyygbersifatmenyeluruhdalamkehidupan. Sumberterjadinyakonfliksosial: • Faktorperbedaanindividudalammasyarakat • PerbedaanPolakebudayaan. • Perbedaan status sosial (ascribed status, acheieved status dan assigned status) • Perbedaankepentingan • Terjadinyaperubahansosial

  25. BENTUK KONFLIK SOSIAL • KonflikPribadi • Konflikkelompok • Konflikantarkelassosial • Konflikrasial • Konflikpolitik • Konflikkebudayaan

  26. Terimakasihatasperhatiannya

More Related