1 / 29

Bab 1 Pengantar Ilmu Ekonomi Syariah

Bab 1 Pengantar Ilmu Ekonomi Syariah. Mata Kuliah : Ekonomi Muamalat dan Syariah. Sub Pokok Bahasan. Sistem Ekonomi Dunia Lima Prinsip Dasar Transaksi Syariah Istilah dalam Transaksi Syariah Perbedaan Ekonomi Islam dan Ekonomi Konvensional Riba Lembaga Ekonomi Syariah di Indonesia

nakia
Download Presentation

Bab 1 Pengantar Ilmu Ekonomi Syariah

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Bab 1 PengantarIlmuEkonomiSyariah Mata Kuliah: EkonomiMuamalatdanSyariah

  2. Sub PokokBahasan • SistemEkonomiDunia • Lima PrinsipDasarTransaksiSyariah • IstilahdalamTransaksiSyariah • PerbedaanEkonomi Islam danEkonomiKonvensional • Riba • LembagaEkonomiSyariahdi Indonesia • Ekonomi Islam di Tengah Masyarakat Global

  3. SistemEkonomiDunia

  4. Sistem Ekonomi Sosialis/Komunis • Pahaminimunculsebagaiakibatdaripahamkapitalis yang mengekploitasimanusia, sehingganegaraikutcampurcukupdalamdenganperannya yang sangatdominan. • Ciri-ciriSistemEkonomiSosialis/Komunis: • Tidakadanyakebebasandalammelakukanaktivitasekonomibagiindividu-individu, melainkansemuanyauntukkepentinganbersama. • Tidakdiakuinyakepemilikanpribadi. • Negara bertanggungjawabdalammendistribusikansumberdanhasilproduksikepadaseluruhmasyarakat.

  5. SistemEkonomiKapitalis • Sisteminisangatmenganutsistemmekanismepasar. Yang menjadicita-citautamanyaadalahadanyapertumbuhanekonomi. • Ciri-ciriSistemEkonomiKapitalis: • Setiapindividudapatmelakukankegiatanekonomi. • Diakuinyakepemilikanpribadi. • Pemilik modal besarbiasanyamenguasaipasar.

  6. SistemEkonomiCampuran • Merupakanperpaduanantarasistemkapitalisdansistemsosialis, yang mengambilgaristengahantarakebebasandanpengendalian, yang berartijugagaristengahantaraperanmutlaknegara/kolektifdanperanmenonjolindividu. • Ciri-ciriSistemEkonomiCampuran: • Kegiatanekonomidilakukanolehpemerintahdanswasta. • Transaksiekonomiterjadidipasar, danadacampurantanganpemerintah. • Adapersaingansertamasihada control daripemerintah.

  7. SistemEkonomiIslam (Syariah) • Sistemekonomisyariahsangatberbedadenganekonomikapitalis, sosialismaupunkomunis. Ekonomisyariahbukan pula beradaditengah-tengahketigasistemekonomiitu. Sangatbertolakbelakangdengankapitalis yang lebihbersifat individual, sosialis yang memberikanhampirsemuatanggungjawabkepadawarganyasertakomunis yang ekstrim, ekonomi Islam menetapkanbentukperdagangansertaperkhidmatan yang bolehdantidakbolehditransaksikan. • Ekonomidalam Islam harusmampumemberikankesejahteraanbagiseluruhmasyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaandankekeluargaansertamampumemberikankesempatanseluas-luasnyakepadasetiappelakuusaha.

  8. SistemEkonomiIslam (Syariah) • MenurutQardhawi: • Sistemekonomi Islam tidakberbedadengansistemekonomilainnya, darisegibentuk, cabang, rincian, dancarapengaplikasian yang beranekaragam, namunmenyangkutgambaran global yang mencakuppokok-pokokpetunjuk, kaidah-kaidahpasti, arahan-arahanprinsip yang jugamencakupsebagiancabangpenting yang bersifatspesifikadaperbedaannya. • Sistemekonomi Islam hadirjauhlebihdahuludarikeduasistem yang dimaksuddiatas, yaitupadaabadke 6, sedangkankapitalisabad 17, dansosialisabad 18. Dalamsistemekonomi Islam, yang ditekankanadalahterciptanyapemerataandistribusipendapatan

  9. PrinsipEkonomiIslam (Syariah) Sistemekonomi Islam tidakbanyakdibahasdalam Al Qur'an. Yang dibahashanyaprinsip-prinsipdasarnyasaja, yaitu: • Kesatuan (unity) • Keseimbangan (equilibrium) • Kebebasan (free will) • Tanggungjawab (responsibility)

  10. PrinsipTransaksiSyariah • Persaudaraan (Ukhuwah), • Keadilan (‘Adalah), • Kemaslahatan (Maslahah), • Keseimbangan (Tawazun), • Universalisme (Syumuliah).

  11. Persaudaraan (Ukhuwah) PrinsipPersaudaraan (Ukhuwah) memilikiciri-ciriberikut: • Salingmengenal (ta’aruf), • Salingmemahami (tafahum), • Salingmenolong (ta’awun), • Salingmenjamin (takaful), • Salingbersinergidanberaliansi (tahaluf).

  12. Keadilan (’Adalah) PrinsipKeadilan (‘Adalah) harusterhindardariunsur: • Riba(unsurbungadalamsegalabentukdanjenisnya, baikribanasiahmaupunfadhl); • Kezaliman(unsur yang merugikandirisendiri, orang lain, maupunlingkungan); • Maysir (unsurjudidansifatspekulatif); • Gharar (unsurketidakjelasan); dan • Haram(unsurharambaikdalambarangmaupunjasasertaaktivitasoperasional yang terkait).

  13. Kemaslahatan (Maslahah) PrinsipKemaslahatan (Maslahah) yaituberupapemeliharaanterhadap : • Akidah, keimanandanketakwaan (dien); • Intelek (’aql); • Keturunan (nasl); • Jiwadankeselamatan (nafs); dan • Hartabenda (mal).

  14. Keseimbangan (Tawazun) PrinsipKeseimbangan (Tawazun) meliputikeseimbanganterhadap: • Aspek material dan spiritual, • Aspekprivatdanpublik, • Sektorkeuangandansektorriil, • Bisnisdansosial, dan • Keseimbanganaspekpemanfaatandanpelestarian.

  15. Universalisme (Syumuliah) PrinsipUniversalisme (Syumuliah) : • untuksemuapihak yang berkepentingan (stakeholder) tanpamembedakansuku, agama, rasdangolongan, sesuaidengansemangatkerahmatansemesta (rahmatanlilalamin).

  16. IstilahDalamTransaksiSyariah • Mudharabah • Murabahah • Musyarakah

  17. Mudharabah Mudharabah: • Akadkerjasamasuatuusahaantaraduapihakdimanapihakpertama (malik, shahib al mal, LembagakeuanganSyariah) menyediakanseluruh modal, sedangpihakkedua (‘amil, mudharib, nasabah) bertindakselakupengeloladankeuntunganusahadibagidiantaramerekasesuaikesepakatanyangdituangkandalamkontrak. • DasarHukumMudharabah : Fatwa DSN No.07/DSN-MUI/IV/2000.

  18. Murabahah Murabahah : • Menjualsuatubarangdenganmenegaskanhargabelinyakepadapembelidanpembelimembayarnyadenganharga yang lebihsebagailaba. • DasarhukumMurabahah : Fatwa DSN No.04/DSN-MUI/I/2000.

  19. Musyarakah Musyarakah : • Pembiayaanberdasarkanakadkerjasamaantaraduapihakataulebihuntuksuatuusahatertentu, dimanamasing-masingpihakmemberikankonstribusidanadenganketentuanbahwakeuntungandanresikoakanditanggungbersamasesuaidengankesepakatan. • DasarhukumMusyarakah : Fatwa DSN No.08/DSN-MUI/IV/2000.

  20. Ekonomi Islam vsEkonomiKonvensional Menurut Yusuf Qardhawi (2004), ilmuekonomi Islam memilikitigaprinsipdasaryaitu: • Tauhid. • Akhlak. • Keseimbangan

  21. SistemEkonomi Islam MenghindariRiba • Orang-orang yang makan (mengambil) ribatidakdapatberdirimelainkansepertiberdirinyaorang yang kemasukansyaitanlantaran (tekanan) penyakitgila. Keadaanmereka yang demikianitu, adalahdisebabkanmerekaberkata (berpendapat), sesungguhnyajualbeliitusamadenganriba, padahal Allah telahmenghalalkanjualbelidanmengharamkanriba. Orang-orang yang telahsampaikepadanyalarangandariTuhannya, laluterusberhenti (darimengambilriba), makabaginyaapa yang telahdiambilnyadahulu (sebelumdatanglarangan); danurusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambilriba), makaorangituadalahpenghuni-penghunineraka; merekakekaldidalamnya. (Q.S. Al-Baqoroh:275)

  22. PengertianRiba • Secara literal, riba bermakna tambahan (al-ziyadah). • Sedangkan menurut istilah; Imam Ibnu al-‘Arabiy mendefinisikan riba dengan; semua tambahan yang tidak disertai dengan adanya pertukaran kompensasi. • Imam Suyuthiy dalam Tafsir Jalalain menyatakan, riba adalah tambahan yang dikenakan di dalam mu’amalah, uang, maupun makanan, baik dalam kadar maupun waktunya.

  23. Menurutparaulamafiqih, ribadapatdibagimenjadi 4 (empat) macam :

  24. RibaFadhl • Tukar menukar dua barang yang sama jenis namun tidak sama timbangannya atau takarannya yang disyaratkan oleh orang yang menukarkan. • Contoh: • Tukar menukar emas dengan emas, perak dengan perak, beras dengan beras, gandum dengan gandum, dan sebagainya

  25. RibaQardh • Meminjamkan sesuatu dengan syarat ada keuntungan atau tambahan bagi orang yang meminjami/mempiutangi. • Contoh : • Ahmad meminjam uang sebesar Rp.25.000 kepada Adi. Adi mengharuskan dan mensyaratkan agar Ahmad mengembalikan hutangnya kepada Adi sebesar Rp.30.000 maka tambahan Rp.5.000

  26. RibaYad • Berpisah dari tempat sebelum timbang diterima. • Maksudnya : orang yang membeli suatu barang, kemudian sebelumnya ia menerima barang tersebut dari sipenjual, pembeli menjualnya kepada orang lain. Jual beli seperti itu tidak boleh, sebab jual-beli masih dalam ikatan dengan pihak pertama.

  27. RibaNasi’ah • Tukar menukar dua barang yang sejenis maupun tidak sejenis yang pembayarannya disyaratkan lebih, dengan diakhiri/dilambatkan oleh yang meminjam. • Contoh : • Aminah membeli cincin seberat 10 Gram. Oleh penjualnya disyaratkan membayarnya tahun depan dengan cincin emas seberat 12 gram, dan apalagi terlambat satu tahun lagi, maka tambah 2 gram lagi menjadi 14 gram dan seterusnya. Ketentuan melambatkan pembayaran satu tahun.

  28. LembagaKeuanganSyariahdi Indonesia • BANK SYARIAH • ASURANSI SYARIAH • PEGADAIAN SYARIAH • PASAR MODAL SYARIAH • BAITUL MAL WA TAMWIL (BMT)

  29. Ekonomi Islam di Tengah Masyarakat Global • Salah satu bukti kebenaran ekonomi Islam adalah ketika terjadi krisis ekonomi tahun 1997 dimana banyak bank konvensional yang dilikuidasi tetapi bank syariah (Bank Muamalat) tetap kokoh berdiri, sehingga setelah itu bermunculan bank syariah yang merupakan bagian dari bank konvensional.

More Related