1 / 42

STATISTIK NON PARAMETRIK

STATISTIK NON PARAMETRIK. TES PARAMETRIK. Tes parametrik adalah suatu tes yang modelnya menetapkan adanya syarat-syarat tertentu tentang parameter populasi yang merupakan sumber sampel penelitian .

reece
Download Presentation

STATISTIK NON PARAMETRIK

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. STATISTIK NON PARAMETRIK

  2. TES PARAMETRIK • Tesparametrikadalahsuatutes yang modelnyamenetapkanadanyasyarat-syarattertentutentang parameter populasi yang merupakansumbersampelpenelitian. • Syarat-syarattersebutbiasanyatidakdiujidandianggapsudahdipenuhidanbiasanyatergantungpadavaliditasnya. • Test parameter ini minimal skalapengukurannyaadalahinterval

  3. TES NON PARAMETRIK • Tes non parametrikadalahsuatu test yang modelnyatidakmenetapkansyarat-syaratmengenai parameter-parameter populasi yang merupakaninduksampelpenelitiannya. • Statistik non parametrikdigunakanapabila : 1. Sampulyang digunakanmemilikiukuran yang kecil 2. Data yang digunakanbersifat nominal dan ordinal 3. Bentukdistribusipopulasidantempatpengambilansampeltidakdiketahuimenyebarsecara normal

  4. TES NON PARAMETRIK 1. UJI CHI SQUARE (X2) 2. UJI MANN-WHITNEY (U-TEST) 3. UJI JENJANG BERTANDA WILCOXON 4. METODE KORELASI JENJANG SPEARMAN 5. UJI TANDA (SIGN TEST)

  5. UJI CHI SQUARE (X2) • Ujiinidigunakanuntukmengestimasibeberapafaktor yang dipandangmempengaruhiadanyahubungan. • Sifat uji ini independensi, dimana suatu variabel tidak dipengaruhi atau tidak ada hubungan dengan variabel lain. • Hipotesa nol ditolak bila nilai x2 yang dihitung dari sampel lebih besar dari nilai x2 dari Tabel berdasarkan level of significance tersebut dengan df = (b - 1) (k – 1)

  6. UJI CHI SQUARE (X2) • Perumusan hipotesis: H0x2 hit ≤ y2 H0 diterima H0x2 hit > y2 H0 ditolak

  7. UJI CHI SQUARE (X2) • Contoh : Ujilah apakah ada hubungan antara variabel warna kulit dengan banyaknya kunjungan di salon kencantikan dari 200 mahasiswi FIA-UB, yang ditunjukkan dengan tabel di bawah ini :

  8. UJI CHI SQUARE (X2)

  9. UJI CHI SQUARE (X2) • X2dihitung =

  10. UJI CHI SQUARE (X2)

  11. UJI CHI SQUARE (X2) • df = (b – 1) (k – 1)  = 0,05  x2 = 9,49 = (3 – 1) (3 – 1) = 4  = 0,01  x2 = 13,28 • x2hit = 9,976 y2hit > y2  H0ditolak y2(0,05) = 9,49 (adahubunganantarawarnakulitdengankunjunganke salon kecantikan)

  12. UJI CHI SQUARE (X2) • x2hit = 9,976 y2hit < y2  H0diterima y2(0,05) = 13,28 (tidakadahubunganantarawarnakulitdengankunjunganke salon kecantikan)

  13. UJI MANN-WHITNEY (U-TEST) • Ujiinidinamakanjugauji U-Test adalahsemacamujijumlahjenjangWilcoxonuntuk 2 sampel yang berukurantidaksama. • Langkah-langkahpengujiannyaadalahsebagaiberikut: 1. Gabungkankeduasampeldanberijenjangmulaidarinilaipengamatanterkecilsampai yang terbesarbilaada yang samajangkajenjangrata-rata. 2. Hitunglahjumlahjenjangmasing-masingsampeldanberisimbol R1dan R2.

  14. UJI MANN-WHITNEY (U-TEST) 3. UntukujistatistikU: • hitungdarisampelpertama - hitungdarisampelkedua

  15. UJI MANN-WHITNEY (U-TEST) 4. Dari keduanilai U tersebut yang digunakanadalahnilai U yang kecilsedangnilai U yang besarditandaidengan U’. Sebelumpengujiandilakukanperludiperiksaapakahdengan , yang lebihbesardariadalahU’. NilaiU didapatdengan:

  16. UJI MANN-WHITNEY (U-TEST) 5. Bandingkannilai U tersebutdengannilai U dalamTabel. 6. Ambilkeputusansebagaiberikut: • Uhit U H0diterima • Uhit < U H0ditolak

  17. UJI MANN-WHITNEY (U-TEST) • Contoh: Manager produksisuatuperusahaaninginmengujiapakahiringanmusikberpengaruhterhadapproduktivitaskerja. Penelitian output per jam terhadapsampel random 10 pekerja (A) tanpairinganmusikdan 18 pekerja (B) denganiringanmusikditunjukkandenganTabelberikutini:

  18. 1. PekerjaA PekerjaB

  19. UJI MANN-WHITNEY (U-TEST) 2. R1 = 81,5 R2 = 324,5 3.

  20. UJI MANN-WHITNEY (U-TEST) 4. U’ = 153,5 5. U pada  = 0,025 (satu arah) atau x = 0,05 (dua arah). Pada n1 = 10 dan n2 = 18 nilai U = 48 Uhit= 26,5 Uhit < Ux H0ditolak Ux= 48

  21. UJI JENJANG BERTANDA WILCOXON • Langkah-langkahpengujiannyaadalahsebagaiberikut: 1. Cari besarnya selisih antara Yi – Xi, kemudian bagi tanda + atau – 2. Beri ranking mulai yang terkecilsampaiterbesartanpamemperhatikantanda + atau – (0 tidakdiperhitungkan) 3. Pisahkan ranking + dan -, kemudianjumlahkansemua ranking bertanda + atau -. Jumlah ranking yang lebihkecildiberinotasi T tanpamemandangtandanya. 4. Bandingkannilai T dng TuntukujijenjangbertandaWilcoxon (dng Tdf = n-2).

  22. UJI JENJANG BERTANDA WILCOXON • Kriteriapengujiannyaadalahsebagaiberikut: T  T H0diterima T < T H0ditolak (sebabsalahsatujumlahjenjangsangatkecil)

  23. UJI JENJANG BERTANDA WILCOXON • Contoh: Dibawahinimerupakanhasilamatan 15 pekerjasebelumdansesudah program suatupelatihanapakahdapatmeningkatkanproduktivitaskerja. UjilahdenganmenggunakanujijenjangbertandaWilcoxonpada = 0,05 (untuk test duasisi).

  24. UJI JENJANG BERTANDA WILCOXON T (0,05) = 17 T = 14,5 T <T H0ditolak T= 17

  25. METODE KORELASI JENJANG SPEARMAN • Metodeinidiperlukanuntukmengukurkeeratanhubunganantaraduavaariabeldimanaduavariabelitutidakmempunyaihubungandistribusi normal dankondisi variance tidakdiketahui.

  26. METODE KORELASI JENJANG SPEARMAN • Langkah-langkahpengujiannyaadalahsebagaiberikut: 1. Nilaiamatandariduavariabeldiberi ranking, jikaada yang samaamatannyadihitung ranking rata-ratanya. 2. Tiappasang ranking dihitungselisihnya. 3. Kemudianselisihtersebutdikuadratkandandihitungjumlahnya. 4. Nilaikoefisienkorelasi Spearman (r) dihitungdenganrumus:

  27. METODE KORELASI JENJANG SPEARMAN • Kriteria pengambilan keputusannya adalah: r ≤ ρs ()  H0 diterima r > ρs ()  H0 ditolak • Untuk n > 30 dapat dipergunakan tabel nilai t, dimana nilai t dihitung dengan rumus:

  28. METODE KORELASI JENJANG SPEARMAN H0diterima H0ditolak

  29. METODE KORELASI JENJANG SPEARMAN • Contoh: Data berikutadalahnilaistatistikpadaujiantengah semester danujianakhirbagi 10 mahasiswa:

  30. METODE KORELASI JENJANG SPEARMAN

  31. METODE KORELASI JENJANG SPEARMAN • Hitunglahkoefisienkorelasi Spearman! • Apakah terdapat hubungan yang nyata antara UTS dan UAS pada  = 0,01.

  32. METODE KORELASI JENJANG SPEARMAN r = 0,746

  33. METODE KORELASI JENJANG SPEARMAN Jadi r = 0,042 r < r H0 diterima r = 0,746

  34. UJI TANDA (SIGN TEST) • Di dalam menggunakan t-test, populasi dari mana sampel diambil harus berdistribusi normal. • Untuk pengujian perbedaan rata-rata dari 2 populasi, variance populasinya harus identik/sama. • Jika salah satu atua keduanya tidak diketahui maka t-test tidak dapat dipergunakan  digunakan uji tanda (sign test). • Uji tanda didasarkan atas tanda-tanda positif atau negatif dari selisih pasangan amatan dan tidak didasarkan atas besarnya selisih itu.

  35. UJI TANDA (SIGN TEST) • Uji tanda ini dipergunakan untuk mengevaluasi efek dari suatu variabel penelitian yang tidak dapat diukur, melainkan hanya diberi tanda + (plus)atau – (negatip). • Misalnya apakah penerangan tentang kebersihan dan kesehatan ada manfaatnya untuk menyadarkan penduduk dalam hal kebersihan dan kesehatan? Efek penerangan disini tidak dapat diukur, melainkan hanya dapat diberi tanda + atau – saja baik untuk sebelum maupun sesudah penerangan.

  36. UJI TANDA (SIGN TEST) • Untukujitandadapatdipergunakan x2denganrumus: Dimana: n1 = banyaknya amatan yang bertanda + n2 = banyaknya amatan yang bertanda –  Jikahasilselisih 0 makatidakdiperhitungkan  Derajatbebasnya 1

  37. UJI TANDA (SIGN TEST) • Kriteriapengambilankeputusannyaadalah: x2< x2, of1 H0diterima x2> x2, of1 H0ditolak

  38. UJI TANDA (SIGN TEST) • Contoh: MahasiswaFIA-UNIBRAW mengadakanpenyuluhantentangkesehatandankebersihandisuatudesadanuntukmemotivasidiadakanperlombaankebersihanberhadiah. Untukitudiadakanamatanterhadap 26 rumah yang dipilihsecara random misalkanuntukkebersihandiberi 4 tingkatandandinilai 1, 2, 3, 4. Ujilahapakahadamanfaatuntukmenyadarkanpenduduktentangkesehatandankebersihanpada = 0,05?

  39. UJI TANDA (SIGN TEST) • n1 = 18 n2 = 6 y2 = 3,84 y2mt > x2 H0ditolak

More Related