1 / 13

AGROFORESTRY SEBAGAI SOLUSI TANAH MASAM

AGROFORESTRY SEBAGAI SOLUSI TANAH MASAM. ABSTRACT.

verity
Download Presentation

AGROFORESTRY SEBAGAI SOLUSI TANAH MASAM

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AGROFORESTRY SEBAGAI SOLUSI TANAH MASAM

  2. ABSTRACT Soil in the tropics environment usually dominated by oxisol and ultisol soil that characterized by very acidic soil (pH > 4), low of soil organic matter content, high saturated phosphorous, low of nitrogen content and cation exchange capacity (CEC), and aluminium toxicity in lower level. High of rain fall (> 2500 mm y-1) caused of erosion and leaching. On this condition, agroforestry system expected may help in agricultural productivity. Tree plant with deep rooted could maintain of soil nutrients, minimized erosion, water conservation, and producing various economic values plant. On the practice, provide some selection of kind of plant that tolerance to Al toxicity, shading, and deep rooted. Problem of interaction between tree plants and crops may be analyzed by simulated model of WaNuLCas. Further development need some experiment direct to plant tolerance to acidic soil and shading effect.

  3. TANAH MASAM • Merupakan ciri khas daerah tropika • Total 29 % luas Indonesia • Penyebaran : - Sumatra 21 jt Ha - Kalimantan 15,5 jt Ha - Jawa 2 jt Ha • Didominasi tanah ultisol dan oxisol

  4. Kandungan bahan organik rendah- Serapan P tinggi- KTK rendah - Keracunan Al di lap bawah - Tingginya curah hujan (> 2500 mm tahun-1) memungkinkan tingginya tingkat erosi dan pencucian hara (Hairiah dkk., 2000; Norman et al., 1995). PERMASALAHAN

  5. Pohon dgn akar dalam : - meningkatkan input hara dalam tanah - memperluas siklus hara - menurunkan kehilangan hara - memperbaiki lingkungan ( Sanchez et al. 1997 ) Tawaran Alternatif Solusi :Sistem Tanam Agroforestry

  6. Secara definitif, agroforestri adalah sistem pemanfaatan lahan berkelanjutan yang dapat memelihara atau meningkatkan total hasil dengan menkombinasikan tanaman pangan (annual) dan tanaman pohon-pohonan (perennial) dan/atau ternak dalam suatu unit lahan, apakah dalam kurun waktu yang bersamaan atau berbeda, dengan pengelolaan yang sesuai dengan karakteristik sosilokultural, kondisi ekonomi, dan kondisi lingkungan dari areal lahan tersebut (Vegara, 1982).

  7. PRINSIP AGROFORESTRY PADA TANAH MASAM - Seleksi spesies - Diversifikasi tanaman- Pengelolaan tanah- Penggunaan in put- Tujuan produk ( Freenstra, 2000 )

  8. Strategi Pemilihan Tanaman Untuk Tanah Masam • Modifikasi sifat tanaman melalui uji genetik agar tahan tanah asam • Inventarisasi tanamn yang dpt tumbuh pd tanah yang bermasalah dgn Al

  9. Tabel 1. Beberapa Contoh Jenis Tanaman Yang Toleran Terhadap Tingkat Kemasaman Tinggi

  10. Tabel 2. Contoh Beberapa Jenis Tanam Dengan Kedalaman Akar Dan Sebaran Tajuk Yang Berbeda (Hairiah, 2000a).

  11. KESIMPULAN Untuk mewujudkan suatu sistem pertanian di tanah masam yang berkelanjutan dapat menerapkan sistem agroforestri sebagai alternatif pemecahan masalah pertanian lingkungan tropika basah. Dalam pelaksanaannya perlu diperhatikan mengenai pemilihan jenis-jenis tanaman yang toleran terhadap Al, toleran terhadap naungan, serta memiliki perakaran yang dalam. Perlu terus dikembangkan penelitian-penelitian yang mengarah kepada toleransi tanaman terhadap tanah masam dan naungan.

  12. S E K I A N Terima Kasih

More Related