1 / 24

GEJALA-GEJALA JIWA

GEJALA-GEJALA JIWA. PERHATIAN PENGAMATAN TANGGAPAN IMAJINASI INGATAN PIKIRAN INTUSISI. KOGNISI. GEJALA-GEJALA JIWA MANUSIA. AFEKSI. PERASAAN EMOSI. REFLEKS INSTINK OTOMATISME KEMAUAN/MOTIF HASRAT MINAT NAFSU. KONASI. 1. PERHATIAN.

vivek
Download Presentation

GEJALA-GEJALA JIWA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. GEJALA-GEJALA JIWA

  2. PERHATIAN • PENGAMATAN • TANGGAPAN • IMAJINASI • INGATAN • PIKIRAN • INTUSISI KOGNISI GEJALA-GEJALA JIWA MANUSIA AFEKSI • PERASAAN • EMOSI • REFLEKS • INSTINK • OTOMATISME • KEMAUAN/MOTIF • HASRAT • MINAT • NAFSU KONASI

  3. 1. PERHATIAN • Pemusatan tenaga psikis tertuju pada suatu objek. • Banyak sedikitnya perhatian yang menyertai suatu aktivitas P. SPONTAN BAGAIMANA TIMBULNYA P. YG DISENGAJA PERHATIAN P. INTENSIF INTENSITASNYA P. TAK INTENSIF P. KONSENTRAIF LUAS SEMPITNYA OBJEK P. DISTRIBUTIF

  4. HAL-HAL YG DAPAT MENARIK PERHATIAN HAL-HAL YANG KELUAR DARI KONTEKSNYA OBJEK HAL-HAL YANG DAPAT MENARIK PERHATIAN • HAL-HAL YG BER • HUBUNGAN DG: • KEBUTUHAN • KEGEMARAN • CITA-CITA • PENGALAMAN SUBJEK

  5. 2. PENGAMATAN • Pengamatan : proses mengenal dunia nyata dng indera • Indera sbg pintu gerbangnya jiwa MANUSIA DUNIA NYATA INDERA

  6. PANCA INDERA MATA MELIHAT TELINGA MENDENGAR REALITAS INDERA HIDUNG MEMBAU LIDAH MENCECAP KULIT MERABA

  7. PROSES TERJADINYA PENGAMATAN FASE FISIS FASE FISIOLOGIS FASE PSIKOLOGIS PERANGSANG DITANGKAP OLEH INDERA PERANGSANG DIBAWA SARAF SENSORIS KE SISTEM SUSUNAN SARAF PUSAT PERANGSANG SAMPAI PADA SARAF PUSAT DAN TERJADI KESADARAN

  8. 3. TANGGAPAN • Tanggapan : prosesmenghadirkankembaligambaranygtelahdiperolehdaripengamatan GAMBARAN/ KESAN-KESAN TANGGAPAN DIHADIRKAN KEMBALI PENGAMATAN TERSIMPAN

  9. 4. FANTASI • Fantasi : proses menciptakan gambaran-gambar-an baru berdasarkan gambaran yg telah ada. FANTASI MENCIPTA FANTASI AKTIF FANTASI DISADARI FANTASI TUNTUNAN FANTASI FANTASI PASIF FANTASI TAK DISADARI

  10. 5. INGATAN • Ingatan : proses menerima, menyimpan, dan menimbulkan kembali informasi-informasi atau kesan-kesan MENERIMA MENIMBULKAN KEMBALI MENYIMPAN

  11. STAGES OF MEMORY LONG-TERM MEMORY FORGOTTEN R E T R I E V A L SENSORY MEMORY EXTERNAL STIMULUS INITIAL ELABORATION AND CODING PROCESSING RESPONSE SHORT-TERM MEMORY REPETITON FORGOTTEN FORGOTTEN

  12. LUPA • Lupa : peristiwa tak dapat ditembulkan kembali informasi-informasi yang telah diterima dan disimpan • Penyebab Lupa • Menurut teori atropi : lupa terjadi karena informasi-informasi terlalu lama disimpan sehingga rusak bahkan hilang. • Menurut teori interferensi : lupa terjadi karena informasi yang disimpan terlalu banyak sehingga pada saat dilakukan reproduksi terjadi interferensi

  13. 6. PIKIRAN • Pikiran: aktivitas jiwa dalam memecahkan masalah. MENGANALISIS PEMACAHAN MASALAH BERPIKIR MEMBANDINGKAN KONSEP-2 MENGHUBUNGKAN

  14. TAHAPAN BERPIKIR INDUKTIF MENGIDEN- TIFIKASI KONSEP- KONSEP MEMBEN- TUK PENDAPAT MENA- RIK KESIM- PULAN DEDUKTIF BERPIKIR ANALOGIS

  15. 7. INTUISI / FIRASAT • Intuisi / firasat : kemampuan jiwa yang muncul secara tiba-tiba, sulit/tak dapat dijelaskan secara rasional, tak dapat diulangi, dan tak dapat ditiru.

  16. AFEKSI • Afeksi adalah gejala jiwa yang bersifat subjektif dan dialami dalam kualitas senang atau tidak senang dalam berbagai derajat. • Jika afeksi dialami dalam derajat yang lemah atau sedang disebut perasaan sedangkan jika derajatnya kuat atau tinggi disebut sebagai emosi. • Ada bermacam-macam afeksi, diantaranya adalah senang, sedih, kecewa, terharu, marah, dst.

  17. PERBEDAAN PERASAAN DENGAN EMOSI PERASAAN 1. Dialami dlm derajat lemah atau sedang; 2. Tidak / jarang disertai gejala Fisik sehingga sulit diketahui Oleh orang lain; 3. Dapat berlangsung dalam Waktu yang lama; 4. Pada saat berlangsung berlang- sung rasio masih tetap ber -fungsi EMOSI 1. Dialami dlm derajat yg kuat; 2. Selalu disertai dg gejala fisik sehingga dapat diketahui oleh orang lain; 3. Berlangsungnya tidak lama; 4. Pada saat berlangsung rasio menjadi tidak atau kurang berfungsi

  18. KATARSIS EMOSI • Katarsis emosi adalah pembersihan enerji psikis yang tertahan akibat emosi ditekan atau ditahan. • Katarsis emosi dapat dilakukan dgn : ngobrol (sharing), berteriak, berolahraga, dst.

  19. KONASI • REFLEKS • INSTINK • OTOMATISME • KEMAUAN/MOTIF • HASRAT • MINAT • NAFSU

  20. MOTIF DAN PERILAKU • Pengertian motif. Motif adalah suatu kekuatan yg ada pada seseorang yang menyebabkan orang tsb melakukan tindakan. • Fungsi motif : • Sebagai pendorong terjadinya perilaku; • Sebagai penentu arah perilaku; • Sebagai penyeleksi perilaku.

  21. Usaha membangkitkan motif • Dgn menciptakan situasi kompetitif; • Dgn mendekatkan tujuan (pace making); • Dgn memperjelas tujuan. • Konflik motif • Konflik mendekat – mendekat • Konflik menjauh – menjauh • Konflik mendekat – menjauh • Konflik mendekat menjauh ganda

  22. KONFLIK MOTIF + INDIV. + - INDIV. - - + INDIV. + - INDIV. - +

  23. TEKNIK-2 MENGUNGKAPPERILAKU MANUSIA • Teknik tes • Tes lisan • Tes perbuatan • Tes tulis • Teknik nontes: • Observasi • Kuesioner • Wawancara • Analisis karya • biografi

More Related