1 / 18

FUNGSI

FUNGSI. Deklarasi dan Definisi fungsi Void  dan  Non-void Fungsi  main. SCOPE VARIABLE. Sebuah variabel  di  dalam sebu ah fungsi memiliki jangkauan tertentu Skop variabel terdiri dari : Variabel lokal Variabel  global  Variabel statis. VARIABEL LOKAL.

webb
Download Presentation

FUNGSI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. FUNGSI • DeklarasidanDefinisifungsi • Void dan Non-void • Fungsi main

  2. SCOPE VARIABLE Sebuahvariabel di dalamsebuah fungsi memiliki jangkauan tertentu • Skopvariabelterdiridari: • Variabellokal • Variabel global  • Variabelstatis

  3. VARIABEL LOKAL Variabel yang hanya dikenal di daerah yang lokal saja, misalnya di dalam sebuah fungsi/prosedur tertentu saja dan tidak dikenal di daerah lainnya. Harus dideklarasikan di dalam blok yang bersangkutan. Variabel lokal dibentuk ketika fungsi dipanggil dan akan dihapus dari memori bila eksekusi terhadap fungsi selesai. Tidak ada inisialisasi otomatis

  4. VARIABEL LOKAL (2)

  5. VARIABEL LOKAL (3)

  6. VARIABEL LOKAL (4)

  7. Variabel yang dikenal diseluruh daerah di dalam program,Variabel yang dikenal diseluruh daerah di dalam program, di dalam dan luar fungsi. Dideklarasikan di luar suatu blok statemen atau di luar fungsi-fungsi yang menggunakannya. Variabel global dapat dideklarasikan kembali di dalam fungsi. (redeclare) Kerugian penggunaan variabel global: Memboroskan memori computer karena computer masih menyimpan nilainya walaupun sudah tidak diperlukan lagi. Mudah terjadi kesalahan program karena satu perubahan dapat menyebabkan perubahan menyeluruh pada program. Pembuatan fungsi lebih sulit, karena harus diketahui variable global apa saja yang digunakan. Pendeteksian kesalahan program lebih sulit dilakukan. VARIABEL GLOBAL

  8. CONTOH:

  9. PENGENALAN VARIABEL Jika dalam sebuah fungsi terdapat variabel a dan di dalam program utama juga terdapat variabel a juga (nama sama), maka variabel yang dipakai tergantung dari siapa yang mengaksesnya. Jika yang mengakses adalah fungsi, maka variabel yang dipakai adalah variabel lokal, jika yang mengakses adalah program utama, maka yang dipakai adalah variabel dalam program utama.

  10. CONTOH:

  11. VARIABEL STATIS

  12. VARIABEL STATIS (2)Jika variabel statis bersifat lokal, maka hanyadikenal dalam fungsi tersebut saja.Jika variabel statis bersifat global, maka dikenaldi seluruh programInisialasisai hanya dilakukan sekali, yaitu padasaat fungsi dipanggil pertama kali.Adalah variabel yang memiliki nilai tetap, artinyanilai dari variabel tersebut akan tetap diingat olehprogram, sehingga dapat digunakan untukmenyimpan state nilai pada saat pemanggilanfungsi berikutnya.Nilai variabel statis akan bernilai sama dengannilai terakhirnya.

  13. CONTOH:

  14. ARGUMEN FUNGSI: Sebuahfungsibisamemilikiargumen-argumen yang bersifatopsional. Argumen-argumentersebutberfungsisebagai parameter inputan yang berupavariabel-variabel bagifungsitersebut (bersifatlokal). Argumenharusbertipe data tertentu. Terdapat 2 jenis parameter: Parameter formal: parameter yang ditulispadadeklarasi fungsi. Parameter aktual: parameter yang diinputkandalam program pemanggilfungsitersebut.  Dapatberupa variabelataulangsungberupanilaitertentusesuai dengantipe data yang dideklarasikanuntukmasing- masing parameter fungsi

  15. Parameter Formal dan Aktual

  16. Komunikasi antar fungsi dilakukan dengan saling bertukar data Hasil dari suatu fungsi dapat diperoleh dari hasil baliknya (return), atau dengan variabel Global, hasil proses dari suatu fungsi dapat diperoleh, karena variabel yang dipakai dalam fungsi bersifat global. Selain dengan cara tersebut di atas, hasil dapat juga diperoleh dari parameter aktual yang dikirimkan ke parameter formal, karena parameter formal seolah-olah akan mengirimkan kembali nilai hasil proses dalam fungsi. PENGIRIMAN PARAMETER

  17. PENGIRIMAN PARAMETER Pengirimansecaranilai (by value) Secara default pengiriman parameter di dalam C adalah by value Pengubahannilai di dalamfungsitidakbisa mengubahnilai di luarfungsi Pengirimansecaraacuan (by reference) Tunggu di struktur data!

  18. BY VALUE: Yang dikirimkankefungsiadalahnilainya, bukanalamat memoriletakdaridatanya Fungsi yang menerimakirimannilaiiniakan menyimpannya di alamatterpisahdarinilaiaslinya yang digunakanoleh program yang  memanggilfungsitersebut Karenaitulahpengubahannilai di dalamfungsitidakakan berpengaruhpadanilaiasli di program yang memanggil fungsiwalaupunkeduanyamenggunakannamavariabel yang sama Pengiriman by value adalahpengirimansearah, dari program pemanggilfungsikefungsi yang dipanggilnya Pengiriman by value dapatdilakukanuntuksuatu statement, tidakhanyauntuksuatuvariabel, value, array ataukonstantasaja.

More Related