1 / 9

MODUL 1 Analisis & Informasi Proses Bisnis (CSA221)

MODUL 1 Analisis & Informasi Proses Bisnis (CSA221). Disusun oleh :. Tim Dosen PAMU Heru Setiawan, Skom;MT. Materi 1 BPR ( Bussiness Process Reengineering).

willem
Download Presentation

MODUL 1 Analisis & Informasi Proses Bisnis (CSA221)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MODUL 1 Analisis & Informasi Proses Bisnis (CSA221)

  2. Disusun oleh : Tim Dosen PAMU Heru Setiawan, Skom;MT

  3. Materi 1 BPR (Bussiness Process Reengineering)

  4. Business Process Reengineering (BPR, Rekayasaulang proses bisnis) adalahpemikirankembalisecara fundamental danperancangankembali proses bisnissecararadikal, dihasilkandarisumberdayaorganisasi yang tersedia. BPR menggunakanpendekatanuntukperancangankembalicarakerjadalammendukungmisiorganisasidanmengurangibiaya. Perancanganulangdimulaidenganpenaksiran level tinggiterhadapmisiorganisasi, tujuanstrategis, dankebutuhanpelanggan. Pertanyaandasar yang ditanyakanseperti "apakahmisikitaharusdiperjelas? Apakahtujuanstrategiskitaberjalanberiringandenganmisikita? Siapapelanggankita?

  5. Pengertian lain Business Process Reengineering dikenaljugadenganistilah Business Process Redesign (PerancanganUlang Proses Bisnis), Business Transformation, atau Business Process Change Management. Business Process Reengineering (BPR) dimulaisebagaitekniksektorprivatuntukmendukungorganisasisecara fundamental memikirkankembalibagaimanamerekamengerjakanbisnis yang mampumeningkatkanjasakepadapelanggan, memotongbiayaoperasionaldanmenjadikompetitorkelasdunia. Kunciutamadalamperancanganulangadalahpengembangansisteminformasidanjaringan. Organisasi-organisasibesarsemakinbanyakmenggunakanteknologiiniuntuklebihmendukung proses bisnis yang inovatifdibandingmemperbaikimetodekerjapadasaat yang sama. BPR meliputianalisisdanperancanganalirkerja (workflow) dan proses-proses dalamsebuahorganisasi. BerdasarkanDaven ports (1990), proses bisnisadalahsekelompoktugas-tugas yang salingberhubungansecaralogis, dilaksanakanuntukmencapaisebuahhasilbisnis yang jelas. Re-engineering ("rekayasaulang") adalahdasardariperkembangan-perkembanganmanajemen yang munculbelakanganini. Tim lintas-fungsional (Cross-functional team), contohnya, telahbanyakdikenalkarenaperannyadalamperancanganulangtugas-tugasfungsional yang terpisahmenjadi proses-proses lintas-fungsional yang lengkap

  6. Dalamkerangkakerjauntukpenaksirandasarterhadapmisidantujuan, perancanganulangmemfokuskankepada proses bisnisorganisasi – langkah-langkahdanprosedur yang mengendalikanbagaimanasumberdayadigunakanuntukmemproduksibarangdanjasa yang memenuhikebutuhanpelanggandanpasar yang khusus. Proses bisnisdapatdisusunkembalimenjadiaktivitas-aktivitasspesifik, diukur, dimodelkandandiperbaiki. Dapat pula dirancangulangsecarakeseluruhanataudieliminasisekaligus. Perancanganulangmengidentifikasikan, menganalisa, danmerancangulang proses intibisnisorganisasidengantujuanuntukmencapaihasilmaksimaldalamukurankinerjakritissepertibiaya, kualitas, jasadankecepatan. Perancanganulangmembagi-bagi proses bisnismenjadi sub-sub proses dantugas yang dilaksanakanolehbeberapa area fungsionalterspesialisasidalamorganisasi. Seringkalitidakseorang pun yang bertanggungjawabataskinerjakeseluruhan proses. Perancanganulangmemaksimalkankinerjasubproses yang akanmenghasilkanbeberapakeuntungan, namuntidakmenjanjikanpeningkatan yang dramatis jikaprosesnyasendiritidakefisiendantertinggal. Untukalasanitu, perancanganulangmemfokuskanpadamerancangkembali proses secarakeseluruhanuntukmencapaikeuntunganmaksimalbagiorganisasidanpelanggan. Hal iniberbedadengan proses yang memfokuskanpadapeningkatanfungsionalatau incremental saja.

  7. Teknologiinformasiberperanpentingdalamkonsepperancanganulang. Padamasasekarang, TI merupakanpendorongbesarbagibeberapabentukkinerjadankolaborasi di dalamdanluarorganisasi. Beberapaperan TI dalam BPR: Basis data yang dibagi-bagikan (shared databases), membuatinformasitersediapadabanyaktempat. Sistemahli (expert systems) memungkinkanparageneralisuntukmelaksanakantugasspesialis. Jaringantelekomunikasi (telecommunication networks), memungkinkanorganisasidapatdisentralisasikandandidesentralisasikandalamwaktu yang sama. Perlengkapanpengambilankeputusan (decision-support tools), memungkinkanpengambilankeputusanmenjadibagiandaripekerjaansehari-hari. Komunikasi data tanpakabel (wireless data communication) dankomputer yang mudahdibawa (portable computer), memungkinkanpersonellapanganbekerjasecara independent. Videodisk interaktif (interactive videodisk), untukmendapatkankontaklangsungdenganpembelipotensial. Identifikasiotomatisdanpelacakang (automatic identification and tracking), memungkinkansesuatuuntukmelaporkandimanamerekaberadabukanmenungguuntukditemukan. Perhitungankinerjatinggi (high performance computing), memungkinkanperencanaan on-the-fly (diciptakanpadasaatdibutuhkan) danperbaikan. Di pertengahantahun 1900-an, sistemmanajemenalurkerjadianggapseabgaikontributorpentingdalammeningkatkanefisiensi proses antara lain para vendor ERP (Enterprise Resource Planning), seperti SAP, JD Edwards, Oracle dan PeopleSoft.

  8. Sekian dan terima kasih Semoga anda sukses

More Related