1 / 15

PEMELIHARAAN BUSANA DAN LENAN RUMAH TANGGA

PEMELIHARAAN BUSANA DAN LENAN RUMAH TANGGA. Asal, Sifat dan Tenunan Bahan Busana san Lenan Rumah Tangga. Bila akan membuat sesuatu benda misalnya pakaian maupun lenan rumah tangga penting sekali menggunakan sifat bahan lebih dulu. Bahan dari seluruh Tumbuh – tumbuhan.

winka
Download Presentation

PEMELIHARAAN BUSANA DAN LENAN RUMAH TANGGA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PEMELIHARAAN BUSANA DAN LENAN RUMAH TANGGA Asal, Sifat dan Tenunan Bahan Busana san Lenan Rumah Tangga. • Bila akan membuat sesuatu benda misalnya pakaian maupun lenan rumah tangga penting sekali menggunakan sifat bahan lebih dulu. • Bahan dari seluruh Tumbuh – tumbuhan. • Semua bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan umumnya mempunyai sifat yang hampir sama ialah : • Bersifat kuat dan padat karena itu lebih berat dari pada bahan lain. • Kurang bingkas karena itu mudah kusut • Penghantar panas yang baik, sehingga bila dipakai memberi rasa sejuk

  2. KAPASBahan dari kapas. • Sangat kuat dalam keadaan basah kekuatannya, bertambah + 25% • Kurang kenyal, karena itu mudah kusut. Untuk mencegah hal tsb diatas kapas sering dikanji • Cepat dan banyak mengisap air

  3. LENAN • Serat dari lenan berwarna kekuning-kuningan sukar diputihkan • Dibandingkan dengan kapas, lenan lebih berkilau dan kaku, karena lenan mengandung lilin sehingga tidak perlu dikanji • Tenunan lenan berbintik-bintik dan tidak rata • Tidak tahan chloor, chloor menggigit pektina yang melekat pada serabut, karena itu sebaiknya lenan dikelantang secara alam.

  4. RAYON • Rayon mempunyaipermukaan yang licin dan berkilau, sehingga kotoran hanya melekat pada permukaan saja. • Merendam dan mencuci rayon tidak perlu lama • Sabun yang dipergunakan ialah sabun yang sedikit mengandung lindi misalnya sabun mandi • Bahan pengelantang yang dipergunakan ialah natrium perborat

  5. BAHAN BERASAL DARI PROTEIN HEWANBahan yang berasal dari protein hewan misalnya : Sutra dan Wol. • Serabut protein lebih mudah dipengaruhi oleh bahan-bahan kimia daripada serabut selulose tumbuh-tumbuhan • Umumnya berkursng kekuatannya bila dalam keadaan basah, oleh karena itu pada waktu dicuci tidak boleh digosok, disikat, digilas, dipulir cukup diremas-remas saja. • Tidak tahan chloor dan alkohol, karena itu dicuci dengan sabun inti, dan tidak boleh mempergunakan obat cuci yang mengandy\ung chloor • Kenyal, karena itu tidak mudah kusut • Banyak mengisap air • Sinar matahari dapat merubah wol/sutra putih menjadi kuning

  6. WOL • Wol mempunyai sifat berbeda-beda daripada sutra, karena wol mengandung belerang • Wol sangat kenyal hingga tidak mudah kusut • Wol bila dipanaskan menjadi lemak, kenyalnya berkurang hingga perlu dimampat • Bila wol disetrika dengan setrika yang panas sekali menjadi keras. Rapuh dan lekas hangus • Wol bersifat menyekat panas, karena serabut wol keriting menyebabkan tenunan berpori. Pori-pori menyebabkan udara bertahan dan bila dipakai terasa panas • Wol tidak tahan menyegat, karena itu disimpan dalam keadaan terbungkus kertas atau plastik

  7. SUTRA • Sutra lembut, licin, berkilau, kenyal dan kuat • Sutra tahan nyengat, banyak mengisap air dan bila dipergunakan memberi rasa sejuk • Dalam keadaan basah sutra berkurang kekuatanya 15%

  8. BAHAN BERASAL DARI SERABUT BUATAN ( TERMOPLASTIK) • Pada umumnya serabut termoplastik mudah dipelihara • Jika dicuci cepat menjadi kering • Kadang-kadang tidak perlu disetrika • Bahan dari termoplastik ringan tetapi kuat dan tahan lama bila diperlukan • Dekron, polyster dari acrylic lebih tahan panas, hingga dapat dibuat lipatan yang awet • Nylon tidak perlu disetrika

  9. BAHAN DARI SERABUT GALIAN • Serabut galian adalah serabut tang berasal dari dalam rumah misalnya : asbes dan logam • Asbes tidak dapat terbakar, tidak lusuh dan tidak mengisap air. Benang logam misalnya benang emas, perak, tembaga dan alluminium. Kadang-kadang benang logam dilapis plastik. • Busana logam tidak berlapis mudah berubah warnanya. Lebih-lebih bila kena air. Tenunan benang logam kaku dan sukar dipelihara. Benang logam banyak dicampur pada tenunan renda (brokat) asal dan tenunan silungkang/sungkit. Tenunan ini jarang dicuci dan lebih baik dicucikan pada binatu atau dry cleaning.

  10. MACAM-MACAM TENUNAN. Anda tidak mengetahui bahan benang berasal dari serabut yang dipintal. Benang kemudian ditenun. Tenunan biasanya terdiri dari dua macam benang, yaitu benang pakan yang membentuk lebar kain dan benang lungsin yang membentuk panjang kain (pinggiran kain). Banyaknya lungsin dan pakan tidak selalu sama. Kita mengenal tiga macam tenunan yaitu : • Tenunan polos • Tenunan kipor • Tenunan Saten Dari tiga macam tenunan ini dibuat macam-macam variasi hingga corak kain berlainan.

  11. TENUNAN DAMAS • Dibuat dengan mesin Yacquard. Tenunan ini merupakan variasi dari tenunan polos sebagai dasarnya dan kipor serta saten sebagai pola atau coraknya. Pola berupa bunga, tanaman, binatang dll dalam satu warna atau lebel. • Misalnya damas untuk taplak meja, serbet, tirai, permadani yang terbuat dari bahan sutra dipergunakan untuk macam-macam pakainan

  12. MACAM-MACAM TENUNAN RENGGANGTenunan ini disebut tenunan renggang karena tenunanya jarang, mudah mulur dan berubah bentuknya. Beberapa tenunan renggang antara lain: • Kasa misalnya kelambu tirai • Tula. Tula banyak dipergunakan untuk kain-kain kelambu, tirai dan kain-kain untuk pakaian • Vitrage. Tenunan yang bercorak huruf, vitrage dipergunakan untuk kelambu, tirai, kaca, renda dan taplak meja • Renda. Kain-kain tenunan renggang ini kurang kuat waktu mencuci jangan disikat, digilas atau dipulir.

  13. TENUNAN BERSINGKELIT ( KAIN TUSLA ). • Tenunan ini dibuat dari satu susunan benang atau lebih yang bersingkelit dan pegang memegang. Tenunan ini dikerjakan dengan atau mesin. Dibuat dari macam-macam bahan seperti kapas, rayon, nilon, acilat, wol atau benang campuran.

  14. TENUNAN TRIKO BERSIFAT • Berpori, sehingga banyak mengisap air • Elastis, sehingga bila dipakai mengikuti bentuk badan, tanpa mengganggu gerakan badan • Bentuk pakai dapat berubah setelah dipakaki atau dicuci beberapa kali

  15. TENUNAN TRIKO • Waktu mencuci triko jangan digilas, disikat. Juga jangan dipulir waktu memeras supaya bentuknya tidak berubah • Cara menjemur triko dibentangkan atau diletakkan diatas meja yang dialas sambil diukur dan bentuk pakaian dikembalikan seperti semula. • Setelah ½ kering dapat digantung. Bila salah satu triko putus, terjadilah cabik tangga yaitu benang dapat ditarik terus dan menyebabkab cabik lebih lebar. Karena itu lakas diperbaiki bila sudah salah satu benang dari kain triko anda putus. • Seperti sudah diketahui busana dan lenan rumah tangga terbuat dari berbagai macam bahan dan tenunan. • Macam-macam bahan dan tenunan ini memerlukan pemeliharaan yang berbeda. Bahan seperti wol, sutra, kapas, rayon dan sintetis mempunyai sifat berlainan. Begitu juga tenunan rapat dan renggang berbeda sifatnya dan memerlukan pemeliharaan khusus. Matrik disebelah ini akan memberikan gambaran yang jelas mengenai perbedaan bahan, tenunan dan pemeliharaan.

More Related