1 / 31

SISTEM PENCERNAAN (SISTEM DIGESTORIUM)

SISTEM PENCERNAAN (SISTEM DIGESTORIUM). SISTEM PENCERNAAN MAKANAN (SISTEM DIGESTORIUM). Merupakan sistem tabung Terjadi adaptasi morfologis, akibat dari variasi makanan Fungsi : memecah makanan menjadi unit – unit kecil → mudah diabsorbsi, sisanya dikeluarkan.

maik
Download Presentation

SISTEM PENCERNAAN (SISTEM DIGESTORIUM)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. SISTEM PENCERNAAN(SISTEM DIGESTORIUM)

  2. SISTEM PENCERNAAN MAKANAN (SISTEM DIGESTORIUM) • Merupakan sistem tabung • Terjadi adaptasi morfologis, akibat dari variasi makanan • Fungsi : memecah makanan menjadi unit – unit kecil → mudah diabsorbsi, sisanya dikeluarkan

  3. SISTEM PENCERNAAN MAKANAN (SISTEM DIGESTORIUM) • Melalui proses - Mekanis : oleh gigi & otot pencernaan - Phisis : oleh cairan saliva & mukus - Kimiawi : enzym - Absorbsi : oleh epithel usus - Ekskresi : melalui anus • Sari makanan yang diabsorbsi pada aliran darah menuju hepar melalui venaporta hepatica

  4. SISTEM PENCERNAAN MAKANAN (SISTEM DIGESTORIUM) • Glukosa ditransfer langsung ke dalam sel untuk respirasi seluler dengan dorongan hormon insulin • Sistem pencernaan terdiri dari : 1. Bentuk saluran 2. Kelenjar pencernaan

  5. I. SALURAN • Cavum oris : ada dentis & lingua • Oesophagus / kerongkongan • Ventriculus / lambung • Intestinum tenue / usus halus, tdd duodenum, jejenum & illeum • Caecum / apendix vermicularis / usus buntu • Intestinum crasum / usus besar, tdd colon, rectum & anus • Ligamen penggantung intestinum disebut messenterium

  6. II. BENTUK KELENJAR • Glandula salivaris (kel. Ludah) tdd : a. Gl. Parotis → ductus Stensen b. Gl. Submandibularis → ductus Wharton c. Gl. Sub lingualis → ductus sub lingualis d. Gl. Infra orbitalis 2. Hepar & vesica felea a. Ductus hepaticus dari hati b. Ductus systicus dari empedu c. Ductus choledocus gabungan a & b

  7. II. BENTUK KELENJAR 3. Pancreas - Fungsi : eksokrin & endokrin - Saluran – salurannya : besar → ductus Wirsungi kecil → ductus Santorini - Pada manusia : ampula veteri (hemato pancreatica) yaitu penggabungan ductus choledocus dengan ductus Wirsungi, pada proksimal duodenum

  8. II. BENTUK KELENJAR • Ductus Santorini pada manusia, kucing & domba mengalami atropi ( hanya ductus Wirsungi ) • Pada babi & banteng hanya mempunyai ductus Santorini • Catatan : burung merpati tidak memiliki vesica fellea

  9. SALURAN & KELENJAR PENCERNAAN

  10. ALUR PENCERNAAN 1. Cavum oris (rongga mulut), terdapat : a. Lingua - Tersusun oleh otot – otot rangka dengan susunan : longitudinal, transversal & sirkuler → dapat bergerak kesegala arah - Dorsal lingua : terdapat sel –sel pengecap (neuro epithel) - Bentuk lingua : ujung terbelah (lingua bifida) & tidak terbelah (lancip, tumpul) - Fungsi : ^ merasakan makanan ^ menahan makanan ^ memindah – mindahkan makanan ^ membantu menelan - Pangkal lidah melekat : catilago hyoidea

  11. ALUR PENCERNAAN b. Dentis (gigi) - Ada beberapa jenis : insisivi (gigi seri), caninus (taring), premolar & molar (geraham) - Tipe gigi : homodont & heterodont - Fungsi : memegang, mengoyak & menghancurkan makanan

  12. ALUR PENCERNAAN - Sifat – sifat gigi mammalia ^ Heterodont : bentuk gigi tidak sama ^ Thecodont : gigi terletak dlm alveolus dg akar ^ Diphyodont : pembentukan gigi (dentitio) terjadi 2x - Lopodhont : corona gigi mempunyai cristae yang melintang - Bagian – bagian gigi : radix, collum, corona

  13. ALUR PENCERNAAN • Rumus gigi : I C P M Dentis desidui 2 1 0 2 → 5 x 4 = 20 Dentis permanentes 2 1 2 3 → 8 x 4 = 32 Marmut 1 0 1 3 → 5 x 4 = 20

  14. ALUR PENCERNAAN • Histologi saluran pencernaan : - Lap. Mukosa : ^ epithel silindris selapis ^ kel. Mukosa - Lap. Submukosa : pembuluh darah, limpe - Lap. muscularis : otot polos - Lap. Serosa / adventisia

  15. ALUR PENCERNAAN 2. Oesophagus ^ Saluran pencernaan dari mulut (farinx) ke ventriculus ^ Mengalami modifikasi bentuk : a. Burung pemakan biji : - Ingluvies (tembolok) - Proventriculus (perut kelenjar) b. Ruminansia (memamah biak) - Rumen → ada bakteri - Retikulum - Omasum

  16. PENCERNAAN BURUNG PEMAKAN BIJI

  17. PENCERNAAN UNGGAS ingluvies ventriculus

  18. PENCERNAAN RUMINANSIA

  19. PENCERNAAN RUMINANSIA

  20. ALUR PENCERNAAN 3.Ventriculus - Merupakan lanjutan oesophagus - Sebagai tempat penampungan makanan sehingga dapat membesar (molor) - Bagian-bagian ventriculus ^ Kardia : dibagian atas, berbatasan dengan oesofagus melalui orifisium kardia ^ Curvatura minor disebelah kanan ^ Curvatura mayor disebelah kiri ^ Pilorus : dibagian bawah, berbatasan dengan duodenum melalui orifisium pilorik

  21. ALUR PENCERNAAN - Histologi : tdd 4 lapisan yaitu ^ lap. mukosa ^ lap. sub mukosa ^ lap. otot (longitudinal, sirkular, obliq) ^ lap. serosa

  22. ALUR PENCERNAAN - Fungsi : ^ Tempat penimbunan makanan ^ Sekresi : ♥ HCL → mengasamkan makanan, membunuh kuman ♥ Pepsin → protein → pepton ^ Lipase : memecah lemak ^ Hormon gastrin : merangsang sekresi HCL ^ Rennin : proses peragian (susu → kasein) ^ Factor castle : gugusan enzim yang mengatur penyerapan vit. B - compleks

  23. ALUR PENCERNAAN - Variasi bentuk ventriculus a. Burung pemakan biji ^ Otot dindingnya tebal, sebagai lambung pengunyah ^ Terdapat : ♥ Lembaran enzym keratinoid disekresi oleh pilorus ♥ Batu – batu kecil / pasir, yg sengaja ditelan untuk membantu pencernaan disebut Hen’s teeth

  24. ALUR PENCERNAAN b. Ruminansia (memamah biak) - Rumen, retikulum & omasum merupakan modifikasi oesophagus - Abomasum merupakan ventrikulus yang sebenarnya - Aliran makanan pada ruminansia : makanan dari mulut → ke rumen → ke retikulum (makanan kasar) → kembali ke mulut (dimamah) → ke rumen → ke omasum →ke abomasum - Di rumen terjadi fermentasi bakteri → celulosa menjadi glukosa → produk : vit B12 & sumber protein - Di abomasum : penggetahan & absorbsi

  25. ALUR PENCERNAAN 4. Intestinum tenue, tdd : a. Duodenum → lanjutan ventriculus - Bentuk tapal kuda ^ Pars dessenden (menurun) ^ Pars assenden (naik) - Terdapat : muara ductus choledocus & pancreaticus - Pada permukaan terdapat lipatan mukosa (mucosal fold / valvulae coniventes), yang berperan : ^ menahan laju chime ^ memperlebar permukaan ^ penyerapan menjadi intensif

  26. ALUR PENCERNAAN - Sekresi ^ Hormon sekretin : merangsang getah pancreas ^ Kolesistokinin : merangsang sekresi cairan empedu ^ Enterokinin : getah usus ^ Enzim enterokinase : aktivasi tripsinogen (dari pankreas) - Pada lap. Mucosa terdapat sel goblet & kelenjar Lieberkuhn

  27. ALUR PENCERNAAN - Pada lap. Sub mukosa terdapat ^ fleksus meissner / syaraf ^ kel. Brunner – sekresinya alkalis (basa) - Ductus Pancreaticus ^ Ductus wirsungi : bermuara pd duodenum dessenden ^ Ductus santorini : bermuara pd duodenum assenden - Pada mammalia / manusia membentuk ampula vateri b. Jejenum : kelanjutan dari duodenum

  28. ALUR PENCERNAAN c. Illeum : kelanjutan jejenum yang bersambung dengan colon (ujung intestinum crasum) - Pada daerah persambungan terdapat : caecum / apendix vermicularis / usus buntu (umbai cacing) - Caecum / apendix vermicularis ^ Bentuk : ♥ seperti bintil / cacing menempel pada dinding usus ♥ membesar pada hewan pemakan tumbuhan, seperti : marmut, kelinci - Fungsi : pencernaan selulosa menajdi glukosa oleh bakteri (simbiose mutualisme) - Pada spesies lain tidak jelas

  29. ALUR PENCERNAAN 6. Intestinum crasum (usus besar) Terdiri dari bagian – bagian : a. Colon : merupakan lanjutan illeum setelah caecum - Histologi : terbentuk dari empat lapisan - Dinding mukosa lebih halus, tidak memiliki vili - Terjadi : ^ absorbsi air, garam & glukosa ^ sekresi musin / mukus - Tempat penyimpanan makanan sebelum defikasi b. Rectum : lapisan otot agak tebal - Membrana mukosa membentuklipatan yang membujur disebut columna Morgagni

  30. ALUR PENCERNAAN c. Anus : serabut otot sirkuler menebal membentuk sfincter ani • Rectum biasanya kosong akan terisi menjelang defikasi

  31. CLOACA • Adalah ruang ( rongga) yang berada pada ujung posterior tubuh • Terdapat pada vertebrata non mammalia • Fungsi → penampungan sementara : - hasil akhir metabolisme → urine, feces - telur (unggas) • Urodenum : lubang muara saluran urogenetalis • Coprodeum : lubang muara saluran sistem pencernaan • Proctodeum : lubang keluar

More Related