1 / 13

SISTEM PAKAR

SISTEM PAKAR. Disusun Oleh : Dessy Ratnasari (0834010117) Tuwin Fillah A. (0834010131) Ika Dewi P. (0834010163). Pengertian Sistem Pakar.

varick
Download Presentation

SISTEM PAKAR

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. SISTEM PAKAR Disusun Oleh : Dessy Ratnasari (0834010117) Tuwin Fillah A. (0834010131) Ika Dewi P. (0834010163)

  2. Pengertian Sistem Pakar • Kecerdasan buatan menyelesaikan permasalahan dengan mendayagunakan computer untuk memecahkan masalah yang kompleks dengan cara mengikuti proses penalaran manusia. • Salah satu teknik kecerdasan buatan yang menirukan proses penalaran manusia adalah Sistem Pakar.

  3. Interpretasi Proyeksi Diagnosis Desain Perencanaan Monitoring Debugging atau Repair Instruksi Pengendalian Seleksi Simulasi Kategori Problem Sistem Pakar

  4. Komponen Sistem Pakar Untuk membangun sistem pakar maka komponen-komponen yang harus dimiliki adalah : • Antarmuka Pengguna (User Interface) • Basis Pengetahuan (Knowledge Base) • Mekanisme Inferensi (Inference Machine) • Memori Kerja (Working Memory)

  5. Komponen Sistem Pakar

  6. Pembangunan Sistem Pakar

  7. Inferensi Inferensi merupakan proses untuk menghasilkan informasi dari fakta yang diketahui atau diasumsikan. Ada dua metode inferensi yang penting dalam sistem pakar, yaitu : • Forward Chaining (Runut Maju) • Backward Chaining (Runut Balik)

  8. Forward Chaining • Forward Chaining merupakan proses perunutan yang dimulai dengan menampilkan kumpulan data atau fakta yang meyakinkan menuju konklusi akhir. IF (Informasi masukan) THEN (Konklusi)

  9. Forward Chaining • Informasi masukan dapat berupa data, bukti, temuan, atau pengamatan. • Konklusi dapat berupa tujuan, hipotesa, penjelasan, atau diagnosis. • Sehingga jalannya Forward Chaining dapat dimulai dari data menuju tujuan, dari bukti menuju hipotesa, dari temuan menuju penjelasan, atau dari pengamatan menuju diagnosa.

  10. Forward Chaining • Dari gambar dibawah ini dapat dibuat salah satu kaidah sebagai berikut : IF Lampu 1 dinyalakan AND Lampu 1 tidak menyala AND Lampu 1 dihubungkan dengan sekering AND sekering masih utuh THEN Lampu 1 rusak

  11. Backward Chaining • Backward Chaining itu diaplikasikan ketika tujuan atau hipotesis yang dipilih itu sebagai titik awal penyelesaian masalah. • Backward Chaining dimodelkan sebagai berikut : Tujuan IF (Kondisi)

  12. Backward Chaining • Contoh runut maju diatas dinyatakan dalam runut balik : Lampu 1 rusak, IF Lampu 1 dinyalakan AND Lampu 1 tidak menyala AND Lampu 1 dihubungkan dengan sekering AND sekering masih utuh

  13. Terima kasih SELESAI Wassalamu'alaikum Wr. Wb

More Related