1 / 23

KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELECTROLIT

KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELECTROLIT. NURUL CHAYATIN,SKep.,Ners. PENDAHULUAN. Tubuh kita mendapatkan air, electrolit,trace element, vitamin dan nutrien lain (protein, KH, Lemak) Makanan dan Minuman. TUJUAN TERAPI CAIRAN PARENTERAL.

apu
Download Presentation

KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELECTROLIT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELECTROLIT NURUL CHAYATIN,SKep.,Ners

  2. PENDAHULUAN Tubuh kita mendapatkan air, electrolit,trace element, vitamin dan nutrien lain (protein, KH, Lemak) Makanan dan Minuman

  3. TUJUAN TERAPI CAIRAN PARENTERAL • MengaturcairantubuhMenjagakeseimbangan air danelectrolit, Asambasa • DukunganNutrisiSumberenergi, Komposisitubuh • AksesintravenaMenjamin vena tetapterbukauntukbisamemberikanobat

  4. KOMPOSISI TUBUH Tubuh terdiri atas : 1. 60% Air 2. 1,5% KH 3. 6,1% Mineral 4. 13,8% Lemak 5. 17,0% Protein

  5. DISTRIBUSI CAIRAN TUBUH Cairan tubuh 60% CIS 40% CES 20% 1. Cairan interstisial 2. Plasma darah 15% 5%

  6. CAIRAN INTRA DAN EKSTRA SELULER ELECTROLIT ( K ), (Mg), (HPO4) CIS

  7. Lanjutan……………. CES • CAIRAN INTERSTISIAL • PLASMA • Na • Cl

  8. PERGERAKAN AIR Membran Semipermiabel Suatu membran yg bisa dilalui pelarut (air) namun tdk bisa dilalui zat terlarut (electrolit, protein) Tekanan yg dibutuhkan untuk mencegah difusi (perembesan) cairan mll membran semipermeabel ke dlm cairan lain yg konsentrasinya lebih tinggi. TEKANAN OSMOTIK 285 ± 5 mOsm/L

  9. JENIS LARUTAN Larutan Isotonik : Infus dengan tekanan sama seperti cairan tubuh normal contoh : NaCl 0,9 %, D5%, RL Larutan Hipotonik : Infus dengan tekanan osmotik lebih rendah dari cairan tubuh Contoh : air suling Larutan Hipertonik : Infus dengan tekanan osmotik lebih tinggi dari plasma darah

  10. Jenislarutan (larutan hipotonik) air msk ke dlm sel (larutan isotonik) Tak ada perpindahan air (larutan hipertonik) Air keluar dari sel Air Air Air Sel Air Air Air

  11. KEBUTUHAN CAIRAN DAN NUTRIEN /HARI Asupan makanan dan air rata2, 2000 ml Jumlah ekskresi urin 1300ml/hr Evaporasi/penguapan 900 ml/hr

  12. PERAN NATRIUM • Memelihara volume cairanekstraseluler • Mempertahankantekananosmotikcairantubuh • Kira -kira 50/100 mEq (3/6 g sebagaiNaCl) dibutuhkansetiaphari • 1 g Garam = 17 mEq • Berat atom Na = 23 • Jumlahmuatanlistrik : 1

  13. PERAN KALIUM Kalium banyak dikandung dalam buah-buahan, kentang dan sayuran

  14. PERAN KALIUM • Jumlahterbesar K dikandungdalamcairanintraselluler 90%. • Merangsangsarafdanototsertamenghantarkanimpulssaraf • Kebutuhansehari 40 mEq (3g sebagai KCL) • 1g KCL = K 13 mEq • Berat atom K = 39 • Jumlahmuatanlistrik = 1

  15. PEMBERIAN KALIUM HIPOKALEMIA HIPERKALEMIA KADAR NORMAL 3,5 -5.0 Kelemahan Keletihan Penurunan kemampuan otot Distensi usus Penurunan bising usus Denyut nadi tdk teratur Cemas Iritabiliti Irama jantung ireguler Hipotensi Parastesia dan kelemahan

  16. KLASIFIKASI MANAJEMEN NUTRISI Nutrisi parenteral nutrisi parenteral perifer Nutrisi parenteral Manajemen nutrisi sentral oral feeding Nutrisi enteral tube feeding

  17. NUTRISI PARENTERAL PERIFER • Bila pasien tidak bisa makan selama kurang dari 1 minggu • Sampai dengan 1000 kcal energi bila disuplai • Lebih mudah dan lebih aman daripada nutrisi parenteral sentral

  18. NUTRISI PARENTERAL SENTRAL • Bila pasien tidak bisa makan lebih 2 minggu • Sebanyak 1000 kcal/lebih, bisa diberikan • Sukar diberikan tanpa pelatihan seksama Caution : Nutrisi parenteral diberikan bila saluran gastrointestinal tak bisa digunakan

  19. NUTRISI ENTERAL Merupakanmetodepemenuhanzatgizidgnmenggunakanpencernaan, baiksecaraalamimllmulut/bantuanalat (tube) • Ekonomis • Memacusekresihormonpencernaan Keuntungan nutrisi enteral

  20. Keuntungannutrisienteral 3. Mencegahatrofivilli 4. Menghambatpertumbuhanbakteridantranslokasibakteri 5. Tanparesiko sepsis kateter & phlebitis • PasiendgnGg intake mll oral • Intake oral tdkmencukupi INDIKASI NUTRISI ENTERAL

  21. KONTRA INDIKASI NUTRISI ENTERAL Gangguanfungsisalurancerna (mis.perdarahan GIT berat, vomituspersisten, ileusobstruktif, diareberat,enterokolitisberat) • NGT 3. Jejunostomi • Gastrostomi Rutepemberiannutrisienteral

  22. pH (Potential of hydrogen) • pH diperlihatkan sebagai logaritme dari satu perkonsentrasi ion hidrogen • pH merupakan petunjuk suasana alkalis/asam • pH ,darah sekitar 7,35 – 7,45 • pH darah dipelihara dalam keadaan seimbang oleh paru, ginjal, dparan sistem dapar.

  23. pH DARAH

More Related