1 / 17

Pertarakan dan Ilmu Makanan

Pertarakan dan Ilmu Makanan. " Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan , menguasai dirinya dalam segala hal ". BERTARAK. Setiap pelajar perlu mengetahui hubungan antara hidup sederhana dan pemikiran yang luhur .

cady
Download Presentation

Pertarakan dan Ilmu Makanan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pertarakan dan Ilmu Makanan "Tiap-tiaporang yang turutmengambilbagiandalampertandingan, menguasaidirinyadalamsegalahal"

  2. BERTARAK • Setiap pelajar perlu mengetahui hubungan antara hidup sederhana dan pemikiran yang luhur. • Orang muda haruslah mengadakan pilihan yang membentuk hidupnya sendiri; dan tidak ada kesukaran yang disisakan agar ia dapat memahami kekuatan dengan mana ia menanganinya, serta pengaruh yang membentuk tabiat dan nasibnya. • Sifat tidak bertarak adalah musuh terhadap mana semua orang perlu waspada.

  3. Alkhohol, Tembakau & Racun • Praktek memberikan pengajaran tentang pertarakan di sekolah-sekolah adalah gerakan yang arahnya benar. • Orang-orang muda dan anak-anak harus mengetahui pengaruh alkohol, tembakau, dan racun lain sejenis, yang merusak tubuh, menggelapkan pikiran, dan menimbulkan hawa nafsu pada jiwa. Harus dijelaskan bahwa tidak seorang pun yang menggunakan benda-benda ini memiliki kekuatan jasmani, mental atau moral yang dapat bertahan lama.

  4. Kemalasan & pergaulan jahat • Tetapi untuk memahami selengkapnya pengertian sifat tidak bertarak, kita harus menyelidiki lebih dalam lagi dari pada sekedar penggunaan alkohol atau tembakau. • Kemalasan, hidup tanpa tujuan, atau pergaulan jahat, mungkin merupakan penyebab yang mempengaruhinya.

  5. Makanan yang merusak • Sering terdapat di meja makan, dalam keluarga yang menganggap diri mereka bertarak, segala sesuatu makanan yang mengacaukan pencernaan, yang menimbulkan kegembiraan pikiran yang tidak semestinya, atau dengan cara apapun melemahkan sistem tubuh, merusak keseimbangan kuasa mental dan jasmani, melemahkan pengendalian pikiran atas tubuh, dengan demikian cenderung menjadi tidak bertarak. • Kehancuran orang-orang muda yang penuh harapan dapat ditelusuri dari nafsu makan yang tidak normal, yang disebabkan oleh makanan yang tidak sehat.

  6. Teh, Kopi, Bumbu, Permen, Kue & Daging • Teh dan kopi, bumbu-bumbu, gula-gula, kue-kue lezat, semuanya adalah penyebab aktif gangguan pencernaan. • Makanan daging juga berbahaya. Efek merangsangnya yang alamiah sudah cukup menjadi alasan untuk menentang penggunaannya; dan hampir secara universal semua hewan dalam keadaan sakit membuat orang menjadi tidak suka memakannya. • Daging cenderung mengiritasi syaraf dan membangkitkan hawa nafsu; dengan demikianlah memberikan keseimbangan kuasa kepada kecenderungan yang lebih rendah.

  7. Makanan mewah dan merangsang • Mereka yang membiasakan diri dengan makanan yang mewah dan merangsang, sesudah beberapa lama akan menemukan bahwa perut mereka tidak lagi merasa puas dengan makanan yang sederhana. • Selera mereka akan meminta makanan yang lebih banyak bumbu, yang pedas serta merangsang. Pada waktu saraf sudah tidak teratur dan peredaran darah dilemahkan, kemauan tampaknya tidak berdaya lagi melawan keinginan-keinginan yang tidak biasa. • Lapisan lambung yang halus, yang dijejali makanan yang lezat menjadi teriritasi dan meradang sampai makanan yang paling merangsangpun tidak dapat memberikan keringanan. • Perasaan hauspun timbul dan tidak ada minuman yang dapat memuaskan selain dari minuman keras.

  8. Semua harus belajar bertarak • Biarlah siswa diajar mengenai nilai makanan yang sederhana dan menyehatkan dalam mencegah keinginan mereka kepada perangsang yang tidak menyehatkan. • Biarlah kebiasaan pengendalian diri segera dibentuk. Biarlah kepada orang muda diberikan kesan pemikiran bahwa mereka harus menjadi tuan bukanlah hamba atau budak. Tuhan membuat mereka supaya menjadi pemerintah di dalam kerajaan yang ada di dalam diri mereka, dan mereka harus melaksanakan jabatannya yang ditunjuk Surga sebagai raja itu.

  9. Terangkan yang jelas kepada anak-anak • Dalam mempelajari higiene, para siswa harus diajar mengenai kegunaan berbagai macam makanan. • Pengaruh makanan yang padat terkonsentrasi dan merangsang, dan juga makanan yang kurang mengandung unsur-unsur gizi, harus diterangkan dengan jelas. • Teh dan kopi, roti yang terbuat dari tepung halus, acar, sayur-sayuran yang kasar, gula-gula, bumbu, dan kue-kue kering tidak cukup memberikan gizi yang menyehatkan.

  10. Makanan tak bergizi dan bergizi • Banyak siswa yang gagal akibat makanan semacam itu. • Banyak anak yang lemah, yang tidak mampu berusaha keras, baik badan maupun pikiran, karena korban makanan yang tak bergizi. • Biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan dan sayur-sayuran di dalam campuran yang wajar, mengandung semua unsur gizi; dan bilamana disediakan dengan layak, akan menjadi makanan yang paling baik untuk meningkatkan kekuatan jasmani dan pikiran.

  11. Belajar juga tentang kesesuaian makanan • Juga perlu dipikirkan bukan hanya kandungan makanan itu, tetapi juga kesesuaiannya kepada yang memakannya. • Sering makanan yang dapat dimakan dengan bebasnya oleh orang-orang yang bekerja dengan menggunakan tenaga jasmani harus dihindarkan mereka yang kerjanya terutama menggunakan tenaga mental. • Perhatian juga harus diberikan kepada kombinasi makanan yang tepat. Bagi para pekerja yang banyak menggunakan otak dan yang banyak duduk, sedikit jenis makanan harus dimakan pada waktu makan.

  12. Kelebihan makanan • Dan terlalu banyak makan, walaupun makanan yang paling menyehatkan, harus dihindarkan. Alam tidak dapat memakai lebih dari yang diperlukan untuk pembangunan berbagai organ tubuh, dan kelebihan itu menyumbat sistem tubuh. • Banyak siswa yang diduga gagal karena terlalu banyak belajar, tetapi sebab yang sebenarnya adalah karena kelebihan makan. • Sementara perhatian yang tepat diberikan kepada hukum-hukum kesehatan, ada bahaya kecil dari pembebanan mental; tetapi di dalam banyak kasus yang disebutkan kegagalan mental, adalah karena mengisi perut dengan terlalu banyak makanan, sehingga memenatkan tubuh dan melemahkan pikiran.

  13. 2 kali makan sehari lebih sehat • Di dalam banyak kasus, dua kali makan sehari lebih baik dari pada tiga kali. • Makan malam, apabila dimakan terlalu dini, akan menghalangi pencernaan makanan yang sebelumnya. Bilamana dimakan terlambat, maka pencernaan belum selesai sebelum waktu tidur. • Dengan demikian perut tidak cukup beristirahat. Tidur terganggu, otak dan saraf dilelahkan, selera untuk makan pagi berkurang, seluruh sistem tubuh tidak segar dan tidak siap melaksanakan tugas hari itu.

  14. Mengatur waktu makan • Pentingnya waktu yang teratur untuk makan dan tidur harus diperhatikan. Karena pembangunan tubuh terjadi pada waktu istirahat, maka adalah perlu, istimewa pada waktu muda, tidur teratur dan cukup. • Sedapat-dapatnya, makan terburu-buru harus dihindarkan. Semakin pendek waktu untuk makan, semakin sedikit yang dimakan. Lebih baik mengabaikan makanan daripada memakannya tanpa mengunyah dengan sempurna.

  15. Waktu makan baik untuk hubungan sosial • Waktu makan haruslah menjadi saat-saat mengadakan hubungan sosial dan penyegaran. Segala sesuatu yang membebani atau mengganggu pikiran harus dibuang. • Biarlah kepercayaan, kebaikan hati, dan ucapan syukur kepada Pemberi segala kebaikan, dihargakan. Dan pembicaraan hendaknya menggembirakan pikiran dan meninggikan jiwa tanpa melelahkan.

  16. Hidup Bertarak mempunyai kuasa ajaib • Pemeliharaan sifat bertarak dan keteraturan dalam segala hal, mempunyai kuasa yang ajaib. Hal itu berbuat lebih banyak daripada keadaan atau sumbangan alamiah yang meningkatkan kemanisan dan ketenangan untuk memperlancar jalan hidup manusia. • Pada waktu yang sama kuasa pengendalian diri yang diperoleh itu akan terbukti menjadi satu alat yang paling berharga untuk menghadapi tugas berat dan kenyataan yang menunggu setiap orang.

  17. Pengkhotbah 10:17 • "Berbahagialah engkau tanah, kalau rajamu seorang yang berasal dari kaum pemuka, dan pemimpinmu makan pada waktunya dalam keperkasaan dan bukan dalam kemabukan!".

More Related