1 / 35

FISIOLOGI JANTUNG

FISIOLOGI JANTUNG. Review Anatomi. Jantung Berat ± 250 – 360 gr Jantung mrp 2 pompa Ukuran, lokasi, lapisan pelindung, lapisan dinding, ruang, katup, & jalur sirkulasi darah Suplay darah (nutrisi) ke jantung. Katup Jantung. Serabut Otot Jantung (Miokard).

chung
Download Presentation

FISIOLOGI JANTUNG

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. FISIOLOGI JANTUNG

  2. Review Anatomi • Jantung Berat ± 250 – 360 gr • Jantung mrp 2 pompa • Ukuran, lokasi, lapisan pelindung, lapisan dinding, ruang, katup, & jalur sirkulasi darah • Suplay darah (nutrisi) ke jantung Faal_KV/ikun/2006

  3. Faal_KV/ikun/2006

  4. Katup Jantung Faal_KV/ikun/2006

  5. Serabut Otot Jantung(Miokard) • Hubungan antar sel otot jantung membentuk struktur yg disebut intercalated disc. • Di intercalated disc terdapat 2 macam penghubung: desmosom (penghubung scr mekanik) & gap junction (sinaps listrik) Faal_KV/ikun/2006

  6. Sistem Sirkulasi Faal_KV/ikun/2006

  7. Sistem Sirkulasi Faal_KV/ikun/2006

  8. AORTA HighO2 Blood to rest of body ALIRAN DARAH Low O2 Blood from Upper Body Low O2 Blood to Lungs High O2 Blood from Lungs LEFT ATRIUM RIGHT Valves in the heart are one-way only and stop blood running back from the ventricles into the atria. ATRIUM LEFT VENTRICLE Low O2 Blood from Lower Body RIGHT VENTRICLE Septum Faal_KV/ikun/2006

  9. Sirkulasi Koronaria Faal_KV/ikun/2006

  10. Fisiologi Jantung • Aktivitas kelistrikan jantung • Peristiwa mekanik jantung • Pengontrolan kerja jantung • Pengontrolan curah jantung • Sirkulasi koronaria Faal_KV/ikun/2006

  11. Aktivitas Kelistrikan Jantung • Jantung memiliki kemampuan membentuk depolarisasi spontan & potensial aksi sendiri  Sistem Penghantar Khusus (sel autoritmis) • Sifat sistem penghantar khusus:(1) Otomasi kemampuan menghasilkan impuls scr spontan(2) Ritmis  keteraturan membangkitkan impuls(3) Daya penerus  kemampuan menghantarkan impuls(4) Peka rangsang  kemampuan berespons thd rangsang Faal_KV/ikun/2006

  12. Sistem Penghantar Khusus:* SA node (pace maker), di dinding atrium ka dkt muara vena cava superior; 70-80x/mnt* AV node, di dasar atrium ka dkt sekat atrium-ventrikel; 40-60x/mnt* Berkas his, berkas dr AV node msk ke septum interventrikel* Serat purkinje, serat yg menyebar ke miokard ventrikel 20-40x/mnt Faal_KV/ikun/2006

  13. Faal_KV/ikun/2006

  14. Mekanisme kontraksi Otot Jantung • Pembentukan potensial aksi pd otot jantung kontraktil hampir sama dengan pd otot rangka. • Pada otot jantung, masa refrakter memanjang untuk mencegah terjadinya kontraksi tetanik. Faal_KV/ikun/2006

  15. Mekanisme Kontraksi & Relaksasi Otot Jantung Faal_KV/ikun/2006

  16. Modulasi Kontraksi MIOKARD Faal_KV/ikun/2006

  17. ELEKTROKARDIOGRAM (EKG) • Dasartubuh manusia bersifat sbg konduktor shg memungkinkan penempatan elektroda di permukaan tubuh dpt merekam peristiwa listrik di dalam tubuh • EKG mrp penjumlahan aktivitas listrik yg berasal dari semua sel otot jantung aktif Faal_KV/ikun/2006

  18. Pemasangan Elektroda EKG Faal_KV/ikun/2006

  19. Interpretasi EKG • Gelombang P: depolarisasi atrium • Gelombang Q: depolarisasi di berkas his • Gelombang R: depolarisasi menyebar dr bgn dalam ke bgn luar dasar ventrikel • Segmen PR: waktu yg dibutuhkan oleh impuls dari SA node ke AV node; terjadi perlambatan AV node • Gelombang S: depolarisasi menyebar naik dr bgn dasar ventrikel • Kompleks QRS: depolarisasi ventrikel • Segmen ST: waktu sejak akhir depolarisasi ventrikel sebelum terjadi repolarisasi (fase plateau); saat tjd kontraksi & pengosongan ventrikel • Gelombang T: repolarisasi atrium • Interval TP: waktu saat terjadinya relaksasi & pengisian ventrikel Faal_KV/ikun/2006

  20. EKG & SIKLUS JANTUNG Faal_KV/ikun/2006

  21. Faal_KV/ikun/2006

  22. Peristiwa Mekanik Jantung • Peristiwa mekanik jantung (siklus jantung)  kontraksi, relaksasi, & perubahan aliran darah mll jantung; terjadi akibat perubahan ritmis dari aktivitas kelistrikan jantung • Setiap siklus jantung tdd 7 fase:1. Kontraksi ventrikel isovolumetrik2. Ejeksi cepat3. Ejeksi lambat4. Relaksasi ventrikel isovolumetrik5. Pengisian ventrikel cepat6. Pengisian ventrikel lambat7. Sistol atrium Sistol ventrikel Diastol ventrikel Faal_KV/ikun/2006

  23. SIKLUS JANTUNG Faal_KV/ikun/2006

  24. Diagram WIGGER Faal_KV/ikun/2006

  25. Suara Jantung • S1 (lub)terjadi saat penutupan katup AV karena vibrasi pd dinding ventrikel & arteri; dimulai pd awal kontraksi/ sistol ventrikel ketika tekanan ventrikel melebihi tekanan atrium. • S2 (dup)terjadi saat penutupan katup semilunar; dimulai pd awal relaksasi/ diastol ventrikel akibat tekanan ventrikel kiri & kanan lebih rendah dari tekanan di aorta & arteri pulmonal. • S3disebabkan oleh vibrasi dinding ventrikel krn darah masuk ke ventrikel scr tiba-tiba pd saat pembukaan AV, pd akhir pengisian cepat ventrikel. S3 sering terdengar pd anak dgn dinding toraks yang tipis atau penderita gagal ventrikel. • S4terjadi akibat osilasi darah & rongga jantung yg ditimbulkan oleh kontraksi atrium. Jarang tjd pd individu normal Faal_KV/ikun/2006

  26. Suara Jantung Faal_KV/ikun/2006

  27. Murmur (Bising Jantung) • Suara jantung abnormal akibat adanya arus turbulen di dlm rongga jantung & pembuluh darah. • Arus turbulen umumnya tjd karena kelainan katup, yaitu: stenosis (katup tdk dpt membuka scr sempurna) atau insufisiensi katup (katup tdk dpt menutup scr sempurna) • Murmur diastol: setelah S2 akibat stenosis katup AV atau insufisiensi katup semilunar • Murmur sistol: setelah S1 akibat insufisiensi katup AV atau stenosis katup semilunar Faal_KV/ikun/2006

  28. Pengontrolan Kerja Jantung Faal_KV/ikun/2006

  29. Faal_KV/ikun/2006

  30. Pengontrolan Curah Jantung • Curah jantung (cardiac output): jumlah darah yg dipompa oleh tiap ventrikel dlm waktu 1 menit • Pd org dewasa (istirahat)  5 L/menit; meningkat sesuai dg kebutuhan • Curah jantung = Isi sekuncup x denyut jantung per menit • Isi sekuncup (stroke volume): volume darah yang dipompa ventrikel tiap denyut. • Setiap berdenyut, ventrikel memompa  2/3 volume ventrikel; - jml darah yang dipompa: fraksi ejeksi- sisa darah yg masih ada di ventrikel setelah sistol berakhir: volume akhir sistol (ESV = end systolic volume)- jumlah darah yang dpt ditampung ventrikel sampai diastol berakhir: volume akhir diastol (ESD = end diastolic volume) Faal_KV/ikun/2006

  31. Faal_KV/ikun/2006

  32. Faktor-faktor yg mempengaruhi Curah Jantung Faal_KV/ikun/2006

  33. Interaksi antara faktor-faktor yg mempengaruhi CO & TD Faal_KV/ikun/2006

  34. Faktor-faktor yg mempengaruhiKONTRAKTILITAS MIOKARD Faal_KV/ikun/2006

  35. Selamat Belajar Faal_KV/ikun/2006

More Related