1 / 59

Bagan Hettner meliputi unsur-unsur:

Bagan Hettner meliputi unsur-unsur:. Letak Luas Perlikuan horizontal (bentuk wilayah) Perlikuan vertikal (relief) Susunan geologi Geomorfologi Keadaan agrogeografi Iklim Gejala irigasi Vegetasi Hewan

cynara
Download Presentation

Bagan Hettner meliputi unsur-unsur:

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Bagan Hettner meliputi unsur-unsur: • Letak • Luas • Perlikuan horizontal (bentuk wilayah) • Perlikuan vertikal (relief) • Susunan geologi • Geomorfologi • Keadaan agrogeografi • Iklim • Gejala irigasi • Vegetasi • Hewan • Manusia (mengenai jumlah, penyebaran, cara menetap, kebudayaannya baik material maupun maupun rohani.

  2. BAHAN AJAR GEOGRAFI REGIONAL LAMPUNG OLEH : Edi Gumuntur, S.Pd.

  3. LAMBANG DAERAH PROVINSI LAMPUNG • Perisai bersegi lima: • Pita SANG BUMI RUWA JURAI: • Aksara Lampung: • Daun dan buah lada: • Setangkai padi: • Laduk: • Payan: • Gung: • Siger: • Payung: • Warna:

  4. SEJARAH SINGKAT PROVINSI LAMPUNG Lahir : 18 Maret 1964 berdasarkan PP No.03/1964, kemudian menjadi UU No.14 Tahun 1964.

  5. Sultan Agung Tirtayasa (1651/1683) Banten menjadi pusat perdagangan di perairan Jawa, Sumatera dan Maluku. • Sultan Haji selisah paham dengan ayahnya sendiri Sultan Agung Tirtayasa yang kemudian berkuasa menjadi Sultan Banten tanggal 17 April 1682 berkat bantuan VOC. • Sebagai imbalan Sultan Haji menyerahkan pengawasan perdagangan rempah-rempah Daerah Lampung kepada VOC pada tanggal 27 Agustus 1682. • 29 Agustus 1682, armada VOC dan Banten yang dipimpin Vander Schuur, ekspedisi pertama tidak berhasil.

  6. Penempatan wakil-wakil Sultan Banten di Lampung yang dsebut jenang (gubernur) hanya mengurus perdagangan hasil bumu (lada). • Penguasa-penguasa Lampung asli yang disebut Adipati secara hierarkhi tidak berada di bawah kekuasaan jenang (gubernur). • Pada tahun 1811, masa kekusaan Raffles (Inggris) menduduki daerah semangka dan tidak mau melepaskan daerah Lampung kepada Belanda. Raffles meninggalkan Lampung 1829.

  7. Pada tahun 1817, posisi Radin Inten semakin kuat, sehingga ada persetujuan: 1. Radin Inten mendapat F.1200 setahun dari Belanda 2. Kedua saudara Radin Inten memperoleh F.600 tiap tahun 3. Radin Inten tidak diperkenankan meluaskan wilayahnya. Tetapi Radin Inten tidak pernah mematuhinya.

  8. 1825, Belanda memerintahkan Leliever untuk menangkap Radin Inten namun sebaliknya ia yang mati bersama anak buahnya • 1830, Belanda menyerbu Radin Imba Kusuma di Daerah Semangka yang menggantikan ayahnya Radin Inten, karena meninggal dunia tahun 1825. • 1834, Benteng Radin Imba Kusuma dikuasai Belanda. Radin Imba K menyingkir ke daerah Lingga namun penduduk daerah setempat menangkapnya dan menyerahkan pada Belanda.

  9. Perlawanan Rakyat Lampung selanjutnya • dipimpin Radin Inten II Putra Radin Imba • Kusuma. • Kemudian Radin Inten II ditanggap dan • dibunuh oleh tentara Belanda dan • tentara sewaan yang terdiri oleh orang- • orang Lampung sendiri. • Sejak itu Belanda mulai leluasa • menancapkan kakinya di daerah • Lampung.

  10. G E O G R A F I

  11. I. LETAK GEOGRAFIS DAN LUAS • Secara Astronomis Provinsi Lampung terletak pada : • Timur – Barat berada antara : 1030 40’ – 1050 50’ Bujur Timur • Utara Selatan berada antara : 60 45’ – 30 45’ Lintang Selatan • Secara admnistratif memiliki batas-batas : • Utara : Bengkulu dan Sumatera Selatan • Selatan : Selat Sunda • Timur : Laut Jawa • Barat : Samudera Hindia • Secara administratif Provinsi Lampung terdiri dari 8 Kab. • dan 2 Kota, seperti pada tabel berikut: • Provinsi Lampung dengan Ibukota Bandarlampung merupakan • gabungan dari kota kembar Tanjungkarang dan telukbetung • pelabuhan utamanya adalah Panjang dan Bakauheni serta • beberapa pelabuhan nelayan, seperti Lempasing, Kalianda, • Kotaagung, Menggala dan Krui. Lapangan Terbang utamanya • adalah Lapangan Terbang Radin Inten II dan Lapangan Terbang • Auri di Menggala bernama Astra Ksetra.

  12. Luas daratan 35.376 km2 dan luas perairan pesisir 16.625 km2 sehingga luas keseluruhan 52.001 km2. • Provinsi Lampung berada pada posisi yang sangat strategis karena merupakan pintu gerbang pulau Sumatera ke Pulau Jawa dan sebaliknya. • Keuntungan dan kerugian dari posisi ini adalah?

  13. T O P O G R A F I

  14. Daerah topografis berbukit sampai bergunung • Daerah topografis berombak sampai bergelombang • Daerah dataran alluvial • Daerah dataran rawa pasang surut • 5. Daerah River Basin Secara topografi Daerah Lampung dapat dibagi dalam 5 (lima) unit topografi :

  15. Curam dan Terjal kemiringan 25%, dan tinggi 500 m dpl. • Contoh : • Gn Tanggamus, Gn Rajabasa, Gn Pesawaran • Bagian Utara : Bukit Pugung, Bukit Pesagi, • Sekincau yang ditutupi vegetasi hutan primer • atau sekunder. Daerah topografis berbukit sampai bergunung

  16. Ciri-cirinya: • Terdapat bukit-bukit sempit. • Kemiringan 8 – 15 % • Tinggi 300 – 500 m dpl • Membatasi daerah pegunungan dengan dataran • alluvial • 5. Vegetasi tanaman perkebunan dan perladangan • Contoh : • Kedaton, Gedongtataan, Sukoharjo & Pulau • Panggung dan Kalirejo & Bangunrejo Daerah topografis berombak sampai bergelombang

  17. Ciri-cirinya: • Tinggi 25 – 75 m dpl. • Kemiringan 0 – 3 % • Pada Bagian Pantai sebelah barat dataran alluvial • menyempit dan memanjang menurut arah bukit • barisan • Contoh : • Lampung Tengah sampai pantai sebelah timur. • Bagian hilir (downstream) dari sungai-sungai • besar meliputi Way Sekampung, Way Tulang • bawang, dan Way Mesuji. Daerah Dataran Alluvial

  18. Ciri-cirinya: • Tinggi 0,5 – 1 m dpl. • Terjadi pengendapan air menurut naiknya pasang • air laut. • Contoh : • Disepanjang Pantai Timur. Daerah Dataran Rawa Pasangsurut

  19. Lampung memiliki 5 River Basin yang utama: • River Basin Tulangbawang, • River Basin Seputih, • River Basin Sekampung, • River Basin Semangka, dan • River Basin Way Jepara. Daerah River Basin

  20. G E O L O G I

  21. Bagian barat Lampung Geoantiklinal, • Bagian Timur Sinklinal • Punggung pegunungan dari zaman kapur • mengalami dekornas pada zaman tertier terjadi • gejala-gejala patahan sehingga terjadi fenomena • geologi seperti patahan semangka yang panjang • menyusuri Way Semangka dan Teluk Semangka, • gunung-gunung api yang berbentuk oval • (Tanggamus, Rindingan, Rebang dll).

  22. Depresi Tektonik 1. Lembah-lembah Suoh • 2. Gedong Surian • 3. Way Lima • Ditutupi oleh sedimen-sedimen vulkanis dari celah fisuves erruption. • Utara Lapisan Sedimen Timur Sedimen • Pelipatan zaman pleitosen tua Ditutupi endapan tuffa masam • 4 seri lapisan Minyak Bumi Dataran • (Palembang) Peneplain

  23. POTENSI PENGGUNAAN LAHAN  Sebagian besar lahan yang telah digunakan yaitu sebesar 59,25% diperuntukkan untuk kegiatan yang produktif Sumber: Lampung Dalam Angka 2006 (data diolah)

  24. POTENSI SUMBER DAYA ALAM WISATA

  25. 4. POTENSI SUMBER DAYA MINERAL DAN TAMBANG

  26. P E N D U D U K

  27. TABEL JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN SENSUS PENDUDUK

  28. LAJU PERTUMBUHAN PENDUDUK INDONESIA & P.LAMPUNG (dalam % pertahun)

  29. PENDUDUK P. LAMPUNG MENURUT JENIS KELAMIN (dalam juta)

  30. TOTAL FERTILITY RATE (TFR) INDONESIA & PROPINSI LAMPUNG

  31. INFANT MORTALITY RATE (IMR) INDONESIA & PROPINSI LAMPUNG

  32. ANGKA PARTISIPASI SEKOLAH MENURUT USIA SEKOLAH P. LAMPUNG (dlm %) Th 2003 Th.2000

  33. TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA (TPAK) PROPINSI LAMPUNG TH 2003 LT LB TG LS LTG LU WK TB BDL M PL

  34. Tingkat Pengangguran Terbuka Menurut Jenis Kelamin di P. Lampung Tahun 2003 (dlm %) LT TG LU TB M

More Related