1 / 15

- BANK MANAGEMENT - REVIEW PERBANKAN DI INDONESIA

- BANK MANAGEMENT - REVIEW PERBANKAN DI INDONESIA. I NSTITUSI PERBANKAN DI INDONESIA. Perbankan Indonesia berasaskan prinsip kehati-hatian . Fungsi utama : penghimpun dan penyalur dana masyarakat T ujuan :

hesper
Download Presentation

- BANK MANAGEMENT - REVIEW PERBANKAN DI INDONESIA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. - BANK MANAGEMENT-REVIEW PERBANKAN DI INDONESIA

  2. INSTITUSI PERBANKAN DI INDONESIA • Perbankan Indonesia berasaskan prinsip kehati-hatian. • Fungsi utama : penghimpun dan penyalur dana masyarakat • Tujuan : menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional, kearah peningkatan taraf hidup rakyat banyak.

  3. Bank Umum & BankPerkreditanRakyat (BPR) • Struktur perbankan di Indonesia =>Bank Umum dan BPR Perbedaan bank umum dan BPR adalah BPR tidak dapat menciptakan uang giral, dan memiliki jangkauan dan kegiatan operasional yang terbatas. • Bank umum melaksanakan usaha bank konvensional danatau berprinsip syariah. BPR dibatasi hanya dapat melakukan kegiatan usaha bank konvensional atau berdasarkan prinsip syariah.

  4. SISTEM PENGAWASAN BANK OLEH BANK INDONESIA 1. Pengawasan Berdasarkan Kepatuhan (Compliance Based Supervision) Menekankan pemantauan kepatuhan bank untuk melaksanakan ketentuan ketentuan yang terkait dengan operasi dan pengelolaan bank. Tujuan => bank beroperasi dan dikelola secara baik dan benar menurut prinsip-prinsip kehati-hatian. 2. Pengawasan Berdasarkan Risiko (Risk Based Supervision) Pendekatan pengawasan yang berorientasi ke depan (forward looking).Difokuskan pada risiko yang melekat (inherent risk)pada aktivitas fungsional bank serta sistem pengendalian risiko (risk control system). Otoritas BI proaktif melakukan pencegahan permasalahan potensial bank.

  5. Pengawasan Risiko oleh BI

  6. Jenis-Jenis Risiko Bank : • Risiko Kredit : Risiko yang timbul sebagai akibat kegagalan counterparty memenuhi kewajibannya. • Risiko Pasar : Risiko yang timbul karena adanya pergerakan variabel pasar (adverse movement) dari portofolio yang dimiliki oleh Bank,yang dapat merugikan Bank. Variabel pasar antara lain adalah suku bunga dan nilai tukar. • Risiko Likuiditas : Risiko yang antara lain disebabkan Bank tidak mampu memenuhi kewajiban yang telah jatuh waktu. • Risiko Operasional : Risiko yang antara lain disebabkan adanya ketidakcukupan dan atau tidak berfungsinya proses internal,kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau adanya problem eksternal yang mempengaruhi operasional Bank.

  7. Jenis-Jenis Risiko Bank : • Risiko Hukum : Risiko adanya kelemahan aspek yuridis. Kelemahan aspek yuridis antara lain; tuntutan hukum, ketiadaan peraturan perundang-undangan yang mendukung atau kelemahan perikatan seperti tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak. • Risiko Reputasi : Risiko adanya publikasi negatif terkait kegiatan usaha Bank atau persepsi negatif terhadap Bank. • Risiko Strategik : Risiko adanya penetapan dan pelaksanaan strategi pengambilan keputusan bisnis yang tidak tepat atau kurang responsifterhadap perubahan eksternal. • Risiko Kepatuhan : Risiko yang disebabkan Bank tidak mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku.

  8. ArsitekturPerbankanIndonesia (API)

  9. ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA

  10. EnamPilar API • Strukturperbankandomestik yang sehat, mampumemenuhikebutuhanmasyarakat, danmendorongpembangunanekonominasional, • Sistempengaturandanpengawasanbank yang efektifsesuaistandarinternasional, • Industriperbankan yang kuatdanberdayasaingtinggisertamemilikiketahananmenghadapirisiko, • Good corporate governance dalamkondisi internal perbankannasional, • Infrastrukturlengkapuntukterciptanyaindustriperbankan yang sehat, perlindungankonsumen. • Pemberdayaandanperlindungankonsumenjasaperbankan.

  11. Permodalan Rp Triliun 2 -3 Bank Internasional Modal > Rp 50 Triliun 50 3 - 5 Bank Nasional Modal Rp 10 - 50 Triliun 10 30-50 Bank dengan fokus Daerah Koperasi Ritel Lainnya Modal Rp 0,1 - 10 Triliun 0,1 BPR Bank dengan kegi-atan usaha terbatas Modal <Rp 0,1 Triliun StrukturPerbankan Indonesia SesuaiVisi API

  12. TantangankeDepan • Pertumbuhankreditperbankan yang masihrendah • Strukturperbankan yang belum optimal • Pemenuhankebutuhanlayananperbankanyang masihkurang • Pengawasan bank yang masihperluditingkatkan • Kapabilitasperbankanyang masihlemah • Profitabilitasdanefisiensi bank yang tidakmampubertahan • Perlindungannasabahyang masihharusditingkatkan • Perkembanganteknologiinformasi

  13. Kesimpulan • Bank? What? • Why? • When? • Who’s? • Where? • How?

More Related