1 / 14

SYARAT MINIMAL PENELITI

SYARAT MINIMAL PENELITI. CURIOUSITY /rasa ingin tahu , rasa tidak mudah putus asa , motivasi. CURIOUSITY. pasti dimiliki oleh setiap orang sejak ia lahir. Masih ingat masa-masa balita Anda? Anda pasti akan menanyakan segala sesuatu yang Anda lihat kepada orang-orang terdekat.

Download Presentation

SYARAT MINIMAL PENELITI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. SYARAT MINIMAL PENELITI • CURIOUSITY /rasa ingin tahu, • rasa tidak mudah putus asa, • motivasi

  2. CURIOUSITY • pasti dimiliki oleh setiap orang sejak ia lahir. • Masih ingat masa-masa balita Anda? • Anda pasti akan menanyakan segala sesuatu yang Anda lihat kepada orang-orang terdekat. • Apakah sekarang rasa ingin tahu yang ada masih sebesar dulu? • ataukah sudah melemah seiring waktu?

  3. tidak pernah mudah putus asa • Berapa jumlah eksperimen yang telah dilakukan Thomas Alva Edison sampai ia menemukan lampu pijar? • Bukankah sarat dengan kegagalan-kegagalan terlebih dahulu?

  4. Motivasi • Apa motivasi Anda melakukan penelitian? • ingin mendapat penghargaan ‘kah? • ingin diakui keberadaanya ‘kah? • atau dengan alasan-alasan lain? • hendaknya ada satu hal yang mesti ditekankan dalam benak pikiran : “saya meneliti untuk menemukan ilmu yang bermanfaat bagi masyakat”. Kenapa demikian? karena itu berarti kita tidak egois dalam bekerja, dan tetap fokus pada orientasi sosial

  5. Mengapa banyak orang gagal? • Tidak ada tujuan hidup 2. Tidak pernah mencatat tujuan 3. Tidak bertanggung jawab atas tindakannya 4. Banyak rencana tanpa tindakan 5. Tidak yakin untuk sukses 6. Malas 7. Salah Berteman 8. Manajemen waktu lemah 9. Kurang pengembangan diri 10. Tidak ada komitmen untuk sukses 11. Kurangnya hubungan antar manusia 12. Bodoh dan sombong Ingat, ‘kegagalan merencanakan = merencanakan kegagalan’

  6. 8 Prinsip Sukses: • Masa lalu tidak = masa depan • Tidak ada kegagalan, hanya ada keberhasilan • Bertanggung jawab atas kehidupan • Semua yang terjadi adalah yang terbaik • Kalau saya mau, saya pasti bisa • Tidak ada kesuksesan tanpa komitmen • Orang yang sukses tidak pernah putus asa • Tak ada yang abadi

  7. Mereka yang ‘berdaya juang’ Sylvester Stallone. Untuk memasarkan Rocky dia ditolak 1855 kali. Thomas Alfa Edison dalam proses menciptakan bola lampu gagal 9999 kali. “Aku tidak gagal, aku berhasil membuktikan bahwa 9.999 jenis bahan mentah itu tidak bisa dipakai. Aku akan meneruskan percobaan ini sampai menemukan bahan yang cocok”. Walt Disney mengajukan proposal “Disneyland” kepada bank-bank di Amerika Serikat ia ditolak sebanyak 302 kali. Sebelum menemukan elemen radium, penelitian Marie Curie gagal sebanyak 48 kali. “Sesungguhnya perlu 100 tahun lagi untuk menemukan elemen ini, dan selama saya masih hidup saya tidak akan menghentikan penyelidikan ini”.

  8. Penemuan terbesarnya adalah Lampu pijar. Namun sebenarnya Thomas Alfa Edison telah menemukan banyak alat dan telah dipatenkan. Penemuan yang dipatenkannya tercatat sebanyak 1.093 buah. Pada saat menemukan Lampu Pijar ini Thomas Alfa Edison mengalami kegagalan sebanyak 9.998 kali. Baru pada percobaannya yang ke 9.999 dia berhasil secara sukses menciptakan lampu pijar yang benar-benar menyala terang. Pada saat keberhasilan dicapainya, dia sempat ditanya: Apa kunci kesuksesannya. Thomas Alfa Edison menjawab: “SAYA SUKSES, KARENA SAYA TELAH KEHABISAN APA YANG DISEBUT KEGAGALAN”.

  9. Bayangkan dia telah banyak sekali mengalami kegagalan yang berulang-ulang. Bahkan saat dia ditanya apakah dia tidak bosan dengan kegagalannya, Thomas Alfa Edison menjawab: “DENGAN KEGAGALAN TERSEBUT, SAYA MALAH MENGETAHUI RIBUAN CARA AGAR LAMPU TIDAK MENYALA”. Luar biasa, Thomas Alfa Edison memandang kegagalan dari kaca mata yang sangat positif. Kegagalan bukan sebagai kekalahan tapi dipandang dari sisi yang lain dan bermanfaat, yaitu mengetahui cara agar lampu tidak menyala.

  10. RUMUSAN MASALAH

More Related