1 / 31

MEMBUAT DOKUMEN

MEMBUAT DOKUMEN. Membuat catatan dikte untuk menghasilkan naskah/dokumen Mengindentifikasi kebutuhan dokumen Membuat dokumen Memproduksi dokumen. KD 1. MEMBUAT CATATAN DIKTE UNTUK MENGHASILKAN NASKAH/DOKUMEN.

jennis
Download Presentation

MEMBUAT DOKUMEN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MEMBUAT DOKUMEN Membuat catatan dikte untuk menghasilkan naskah/dokumen Mengindentifikasi kebutuhan dokumen Membuat dokumen Memproduksi dokumen Bisnis Manajemen

  2. KD 1. MEMBUAT CATATAN DIKTE UNTUK MENGHASILKAN NASKAH/DOKUMEN INDIKATOR 1.1 Catatan dengan tulisan singkat, catatan biasa/rekaman dari vidio tape yang menggambarkan maksud yang di artikan dari sumber catatan yang di rekam 1.2 Catatan di rekam dengan ditunjuk tingkat kebenarannya. 1.3 Catatan di periksa sendiri untuk kebenarannya 1.4 Pembacaan naskah menggambarkan maksud yang di artikan hasil dikte asli 1.5 teks di hasilkan dengan waktu yang di tentukan 1.6 Teks terakhir di cek dengan benar MATERI - Persyaratan keorganisasian untuk proses dari kata yang sederhana bagi dokumen - Kamus bahasa indonesia KEGIATAN - Menjelaskan pengertian, perkembangan, dan manfaat tulisan stenogravi PEMBELAJARAN - Menjelaskan ukuran huruf stenogravi - Menjelaskan jenis sambungan huruf stenogtavi - Menjelaskan penulisan tanda ulang dan penulisan angka dalam stenogravi - Menjelaskan singkatan peraturan dalam menulis stenogravi - Menjelaskan singkatan tetap

  3. PENGERTIAN STENOGRAFI Stenografi berasal dari bahasa yunani yaitu kata stenos artinya singkat dan graphein artinya menulis. Stenografi adalah tulisan pendek dan singkat untuk mempersingkat dan mempercepat pekerjaan yang berhubungan dengan tulis menulis Bisnis dan Manajemen

  4. Perkembangan Stenografi • TIMITHEY BRIGHT pada tahun 1588, JOHN WILLIS pada tahun 1602 dan I. PITMAN pada tahun 1837 dari Inggris • F. X GABELSBERGER pada tahun 1820 dari Jerman • A. W. GROOTE pada tahun 1899 dari Belanda • ABLEDUPLOGE pada tahun 1862 dan PREVOST DELANNCY pada tahun 1878 dari Perancis • J. PAATI SABIRIN dan KARUNDENG pada tahun 1925 dari Indonesia Bisnis dan Manajemen

  5. Manfaat Stenografi • Untuk mencatat atau menerima dikte. • 2. Untuk mencatat notulen saat rapat. • 3. Untuk membuat catatan yang bersifat rahasia. Bisnis dan Manajemen

  6. Ukuran Huruf Stenografi • Huruf satu ruang terdiri dari : • A H M N L • Huruf dua ruang terdiri dari : • B C D G I J K P Q S T U • 3. Huruf tiga ruang terdiri dari : • F V W Y Z • 4. Huruf tanpa ukuran : • a. huruf yang mendatar pada garis • E O • b. huruf yang tingginya kurang dari satu ruang • R NG • c. huruf yang berbentuk lingkaran • R L KW/q NG NY NJ • d. huruf vocal rangkap • AI AU IA UA IO OI • e. huruf konsunan rangkap • NT ND ST SY SP KW Bisnis dan Manajemen

  7. Jenis-jenis Sambungan Huruf • Sambungan panah/runcing • Sambungan lengkung • Sambungan silang Bisnis dan Manajemen

  8. Jenis-jenis sambungan huruf • Sambungan patah atau runcing TA TI TU TE TO AT IT UT ET OT PA PI PU PE PO KA KI KU KE KO FA FI FU FE FO • Sambungan lengkung • BA BI BU BE BO • DA DI DU DE DO • GA GI GU GE GO • AG IG UG EG OG • Sambungan silang • AB IB UB EB OB • AP IP UP EP OP • AF IF UF EF OF Bisnis dan Manajemen

  9. Penulisan tanda ulang dalam Stenografi • Tanda ulang ditulis diatas hurup terakhir apabila kata dasarnya diulang. Contoh : Mula-mula, layang-layang, Rata-rata, masing-masing • Tanda ulang ditulis diatas huruf terakhir dasri kata dasar apabila kata dasar yang diulang tsb mendapat akhiran. Contoh : Tumbuh-tumbuhan, tanam-tanaman, sepuas-puasnya, setidak-tidaknya.

  10. Penulisan tanda ulang dalam Stenografi 3. Tanda ulang ditulis diatas hurup terakhir apabila kata diulang tersebut mendapat awalan contoh : Sekali-kali, seolah-olah • Tanda ulang ditulis dua kali apabila suatu kata dasar yang diucapkan tiga kali contoh : Murah-semurah-murahnya, jelas-sejelas-jelasnya

  11. Penulisan angka dalan stenografi • Untuk menuliskan angka satuan dan puluhan harus memberikan strip dibawah angka, contoh : 151099 • Untuk menuliskan angka ratusan bulat harus memberikan strip melengkung kecil, contoh: 1 3 9 ˘ ˘ ˘ Seratus Tigaratus Sembilan ratus

  12. 3. Untuk menuliskan angka ribuan bulat harus memberikan strip panjang,contoh : 6 9 10 Enam ribu sembilan ribu sepuluh ribu 4. Untuk menuliskan angka jutaan bulat harus memberikan strip melengkung panjang contoh : 20 11 5 Duapuluhjuta sebelasjuta limajuta

  13. Singkatan Peraturan Dalam Stenografi • Peraturan menyingkat awalan • Awalan se dan di yang terletak diawalan huruf hidup disingkat menjadi s dan d, contoh: - Seadanya menjadi sadany - Diadakan menjadi dadak • Awalan se dan di yang terletak dimuka huruf mati disingkat menjadi e pepet dan i Contoh: - Sebuah menjadi ebua - Dilibatkan menjadi ilibak • Awalan ke baik menghadapi huruf hidup maupun mati disingkat k contoh: - Kebolehan menjadi kbolen - Keanehan menjadi knen

  14. Awalan ber, per, ter, yang terletak dimuka huruf mati disingkat b-p-t Contoh: Berlari menjadi blari - Pertemuan menjadi ptemun - Tergerak menjadi tegra • Awalan ber, per, ter, yang terletak dimuka huruf hidup tulisan awalan tetap. Contoh: - Berisi menjadi berisi - Peraturan menjadi peraturn - Terasing menjadi teras • Awalan pe, pen, pem, dan peng disingkat menjadi pe Contoh: - Penakut menjadi pnaku - Pendidikan menjadi pdidin - Pemborong menjadi pbor - Penghalau menjadi phalau

  15. Awalan me, men, mem, dan meng disingkat menjadi m. Contoh: - Melamar menjadi mlamar - Mendadak menjadi mdada - Membela menjadi mbela - Mengambil menjadi mabi • Suku awal se, sen, ser, dan sem disingkat menjadi e pepet. Contoh: - Sedang menjadi ed - Sendiri menjadi ediri - Serba menjadi eba - Sembarang menjadi ebar

  16. B. Peraturan Menyingkat Akhiran • Akhiran an, nya, lah, kah dan kan disingkat menjadi n, ny, l, h dan k. Contoh: - Tarian menjadi tarin - Katanya menjadi katany - Timbulah menjadi tibul - Benarkah menjadi benarh - Datangkan menjadi datk • Akhiran atau partikel pun, wan, uan, serta akhiran i. Untuk partikel pun yang sudah menyatu dengan kata yang didepannya disingkat un apabila mengikuti huruf mati disingkat p bila diikutu huruf hidup. Contoh: - Akupun menjadi aku un - Adapun menjadi adap

  17. Akhiran atau partikel wan dan uan masing-masing disngkat menjadi w dan n. Contoh: - Wartawan menjadi wataw - Budiman menjadi budim • Akhiran i atau huruf i yang diikuti huruf u atau ua demi untuk memudahkan disingkat y. Contoh: - Melalui menjadi melaluy - Dipenuhi menjadi dipenuy

  18. C. Singkatan Tetap Huruf Stenografi • Singkatan satu huruf. Huruf A = Ada Huruf O = Orang Huruf B = Sebab Huruf P = Tetapi Huruf C = Kecil Huruf R = Besar Huruf D = Dengan huruf S = Bisa Huruf E = Pendek Huruf T = Itu Huruf F = Faedah Huruf U = Bukan Huruf G = Lagi Huruf W = Bawah Huruf H = Bahwa Huruf Y = Yang Huruf I = Ingin Huruf Ny = Banyak Huruf J = Jadi Huruf K = Kali Huruf L = Saling Huruf M = Maka Huruf N = Ini

  19. KD 2. Mengidentifikasi Kebutuhan Dokumen INDIKATOR2.1 Tujuan dokumen membaca dan kebutuha presentasi diidentifikasikan dengan pihak yang memiliki kewenangan yang sesuai peraturan 2.2 Mengenai kebutuhan Organisasi yang berhubungan dengan surat menyurat MATERI - Tata cara menulis, membaca, dan menyalin - Tingkat kebutuhan dalam ketelitian naskah - Batas Waktu untuk menghasilkan naskah KEGIATAN - Menjelaskan cara menulis, membaca dan menyalin yang benar. PEMBELAJARAN - Mempraktekkan cara menulis, membaca, dan menyalin dengan waktu yang ditentukan

  20. 1. Salinlah naskah surat dibawah ini kedalam tulisan steno dalam bentuk lurus (block style )! PT SEJAHTERA UTAMA, Jalan Pajajaran No. 90 Bandung. Alamat yang dituju, Yth Pengurus Balai Kartika Jalan M.H Thamrin No. 56 Jakarta. Hal: Tempahan ruangan Dengan hormat, kami bermaksud menempah ruangan untuk acara resepsi perpisahan dengan pimpinan perusahaan kami. Adapun rincian tersebut, sebagai berikut: • Acara diadakan pada tanggal 3 Juli 2004 pukul 09.30 sampai pukul 12.00 • Jumlah undangan 130 orang • Makan siang prasmanan Kami harap Saudara memberi keterangan tentang biaya dan persyaratan yang harus kami penuhi. Atas kerja sama Saudara, kami ucapkan terimakasih.

  21. 2. Salinlah naskah surat dibawah ini ke dalam tulisan steno salam bentuk lurus penuh (full block style) ! Alamat : PT SAPUTRA SEJAHTERA, Jalan Raya UjungBerung No. 32 Bandung. Pingirim : Pimpinan Pengurus Kewirausahaan Tanggal 10 Mei 2009, No: 014/ YS/ V/ 2009, Hal: Pesanan No. 45/ BK/ V/ 2009. Dengan hormat, terimakasih atas pesanan 3000 eksemplar buku pengembangan tentang kewirausahaan melalui surat No. 45/ BK/ V/ 09. Namun karena persediaan buku tersebut abis, terpaksa pesanan Suadara belum dapat kami penuhi saat ini. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, kami minta kepada Saudara utnuk bersabar menunggu proses cetak ulang yang kan selesai tanggal 20 Juni. Bila Saudara setuju, harap segera memberi kabar agar kami dapat mengatur pesanan Saudara sebaik-baiknya. Atas perhatian Suadara, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami. Muhammad Farhan, Direktur

  22. KD 3. Membuat Dokumen INDIKATOR3.1 Permintaan Organisasi untuk dokumen-dokumen bisnis untuk meyakinkan konsistensi gaya bahasa dan pesan 3.2 Permintaan tugas untuk bentuk dokumen bisnis naskah dasar untuk mencapai tujuan MATERI Membuat Dokumen Kegiatan KEGIATAN - Tata cara menulis dokumen PEMBELAJARAN - Tata cara membaca dokumen - Tata cara menyalin dokumen

  23. Reporter Orang masih saja bertanya, apakah kenaikan harga yang begitu sering ter/jadi di negeri ini bersifat psikologis ataukah benar-benar karena//alasan ekonomi. Jawab yang paling mudah adalah karena kedua-kedua/nya. Akan tetapi untuk para pembuat kebijaksanaan kebijakan jawaban itu tidak (1) cukup. Diperlukan penelaahan lebih mendalam, seberapa yang disebabkan/karena alasan-alasan psikologis dan seberapa karena alasan-//alasan ekonomi. Setelah hal ini diketahui, akan dapat ditentukan/langkah kebijaksanaan yang diperlukan. Bisnis dan Manajemen

  24. Tetapi, meskipun dikatakan bahwa (2) alasan psikologi psikologis mempunyai peranan, para pendukung pikiran ini tidak/dapat menerangkan mengapa tidak pernah terjadi gejala psikologis yang meng//akibatkan harga turun. Sebab, jika alasan psikologis benar berperan/besar, tentunya dapat mengakibatkan perubahan harga kedua jurusan. Se(3)perti halnya harga emas atau saham di pasaran luar negeri. Para pengu/pas pasaran di luar negeri mempunyai alasan cukup kuat untuk menggu//nakan faktor psikologis yang dapat mendorong kedua jurusan, naik atau tu/run. Tidak demikian halnya di Indonesia. Bisnis dan Manajemen

  25. Akan tetapi menganalisa pa(4)saran di Indonesia atas dasar ekonomi murni juga sulit. Sebab meka/nisme pasaran di Indonesia tidak berjalan secepat seperti di luar ne//geri. Bisnis dan Manajemen

  26. KD 4. Memproduksi Dokumen INDIKATOR4.1 Persiapan dokumen dokumen dengan perancangan batas waktu dan kebutuhan untuk kecepatan dan ketepatan 4.2 Menggunakan alat dalam rangka perkembangan dokumen- dokumen sehingga menghasilkan hasil yang diinginkan. MATERI - Tata cara menulis, membaca, dan menyalin - Tingkat kebutuhan dalam ketelitian naskah - Batas Waktu untuk menghasilkan naskah KEGIATAN - Praktek menulis kecepatan/dikte dengan naskah yang ditentukan PEMBELAJARAN - Melatinkan/membaca dengan waktu yang ditentukan

  27. DikteKecepatanSurat SaudaraSiswaya yang terhormat. Denganinikami Beritahukan, bahwasejakmulaihariSelasa//tanggal 15 bulanini, perusahaankami/pindahketempat yang barudiJalanPalem No. 2. (1) Sejakharitersebut segalasesuatuurusan/mengenaiperusahaankami, diaturditempat//yang baruitu. SebagaimanaSaudara ketahui/bahwahubungankitasebagailangganantelah lama, (2)makadenganinikamimengundang Saudarauntukmeluangkanwaktumengunjungihari padasaatpembukaan//sekitarpukul 09.00 pagi. Atas perhatiannya/sertakedatangannyakamiucapkan terimakasih (3). Bisnis dan Manajemen

  28. Dikte Reporter Jikalauhendakmempelajarimanajemen, mutlakperlu melihat/terlebihdahulufaktorapa yang eratsekali hubungannyadengan//pokokpembahasanitu, sehinggadapatmemperolehhakikatdari/padanya. Hal inidapatdiumpamakanmeskipuntidakseluruhnya (1) Tepat. Seandainyapembacahendakmembelibuah rambutan. Apa yang mula-mulasekaliterlihat ?. Kulit luarnya yang berwarnahijauatau//merahkalausudah masak. Jikakulitnyatelahdikupas, makadi/dapati dagingrambutan yang berwarnaputihdanmanis rasanya. Bisnis dan Manajemen

  29. Kalau (2) dagingnya sudah dimakan, maka jumpailah Intinya yang berupa/biji rambutan. Demikian pula halnya dengan manajemen, maka yang//pertama- tama terosot adalah kulit luarnya yaitu “administrasi”. Kemudian intinya, inti dari pada administrasi, yaitu “Manajemen”. Selanjutnya bertemu dengan inti dari pada Manajemen/, intisarinya administrasi yaitu yang disebut kepemimpinan.// Atas dasar keterangan tersebut diatas, sementara orang akan/ dengan mudah menarik kesimpulan “Jadi kalau demikian halnya, maka (4) kalau manajemen telah diperoleh berarti administrasi dan ke/pemimpinan dibuang “/sepintas lalu anggapan itu memang bena, te//tapi kalau hal tersebut dipikirkan secara mendalam ditinjau Bisnis dan Manajemen

  30. Da/ri sudut botani persoalannya menjadi lain. Padahal baik ti (5)daknya manajemen, tergantung pada baik tidaknya kepemimpinan dan /seterusnya. Bisnis dan Manajemen

More Related