1 / 11

INDUKSI EMBRIO SOMATIK KEDELAI HITAM PADA BERBAGAI KONSENTRASI AUKSIN DAN SUKROSA

INDUKSI EMBRIO SOMATIK KEDELAI HITAM PADA BERBAGAI KONSENTRASI AUKSIN DAN SUKROSA. Presented by: A.Agung Adnyesuari (11362) Anita Firda Wardani (11368) Agus Budi Setiawan (11555). Latar belakang.

misu
Download Presentation

INDUKSI EMBRIO SOMATIK KEDELAI HITAM PADA BERBAGAI KONSENTRASI AUKSIN DAN SUKROSA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. INDUKSI EMBRIO SOMATIK KEDELAI HITAM PADA BERBAGAI KONSENTRASI AUKSIN DAN SUKROSA Presented by: A.Agung Adnyesuari (11362) Anita Firda Wardani (11368) Agus Budi Setiawan (11555)

  2. Latar belakang • Regenerasitanamankedelaihitammelaluiembrio somatic merupakancara yang paling efektifuntukperbanyakantanaman.

  3. Tujuan • Menentukankombinasikonsentrasi 2,4-D dansukrosa yang paling efektifbagiperkembanganembriosomatikkedelaihitam.

  4. Tinjauan pustaka • Regenerasitanamankedelai (Glycine max [L.] Merr.) hasilkulturin vitro dapatdilakukanmelaluiproses organogenesis (pembentukan tunas adventif) atauproses embryogenesis somatik (pembentukanembriosomatik) darieksplan (Komatsuda 1992, Bailey et al. 1993 cit Widoretnoet. al., 2003). Induksiembriosomatik (ES) primer padakedelaidapatdilakukanlangsungdariekpslankotiledonmuda (Liu et al. 1992, Bailey et al. 1993, cit Widoretnoet. al., 2003).

  5. Metodologi • Percobaaninidisusundalamrancanganacaklengkap (RAL) factorial 3x3, faktorpertamaadalahkonsentrasi 2,4-D terdiridariduaarasyaitu (10 mg/l, 20 mg/l dan 30 mg/l) sedangkanfaktorkeduaadalahkonsentrasisukrosaterdiridaritigaarasyaitu (20 g/l, 30 g/l, 40 g/l). Data hasilpengamatandianalisisdengananovapadatingkatsignifikan 5%. Jikaterdapatbedanyatadilakukanujilanjut DMRT .

  6. Parameter pengamatan : persentaseeksplan yang mampumembentukembrio, saatmunculnyaembrio (hari) danjumlahembrio.

  7. Jumlahembriodenganperlakuan 2,4-D dansukrosa Keterangan : Angkayang diikutiolehhuruf yang samapadakolomdanbaris yang samamenunjukkantidakadabedanyata.(-) Tidakadainteraksi

  8. Persentaseeksplan yang membentukembriodenganperlakuan 2,4-D dansukrosa Keterangan : Angkayang diikutiolehhuruf yang samapadakolomdanbaris yang samamenunjukkantidakadabedanyata.(-) Tidakadainteraksi

  9. saatmunculnyaembrio (hari) denganperlakuan 2,4-D dansukrosa Keterangan : Angkayang diikutiolehhuruf yang samapadakolomdanbaris yang samamenunjukkantidakadabedanyata.(-) Tidakadainteraksi

  10. Kesimpulan • Konsentrasi 2,4-D 10 mg/l dapatmenghasilkanembrioterbanyak (1,00) denganpersentaseeksplan yang mampumembentukembrio 20%. • Tidakterdapatinteraksiantaraperlakuanmacamkonsentrasi 2,4-D dansukrosa.

  11. TERIMA KASIH

More Related