1 / 41

Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson. Siapa saja yang terkena Parkinson???. OTAK TENGAH. PENYEBAB. • Tidak diketahui Trauma ( eg . Moh . Ali) •Stroke • Infeksi ( e.g.encephalitis , TBC) •Tumor/ Kanker •Iatrogenic ( obat ) : antipsychotic Toksin MPTP (e.g. Michael J.Fox ). DIAGNOSIS.

perdy
Download Presentation

Penyakit Parkinson

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Penyakit Parkinson

  2. Siapasaja yang terkena Parkinson???

  3. OTAK TENGAH

  4. PENYEBAB • •Tidak diketahui • Trauma (eg. Moh. Ali) • •Stroke • •Infeksi (e.g.encephalitis, TBC) • •Tumor/Kanker • •Iatrogenic (obat) : antipsychotic • Toksin MPTP (e.g. Michael J.Fox)

  5. DIAGNOSIS Kriteria klinis :2 dari 3 gejala utama (kardinal) : tremor, rigiditas,bradikinesia3 dari 4 gejala motorik : tremor, rigiditas,akinesia,instabilitas postural

  6. EPIDEMIOLOGI • Tersebardiseluruhdunia • Laki – lakilebihbanyak • Prevalensimeningkatpadausia 65 – 90 tahun. • Insiden terendah  orangAsia dan negro. • Insiden tertinggi  pada orang kulit putih.

  7. GejalaPenyakit Parkinson Tremor (tremor biasanyadimulaipadasatusisitubuh, terseringpadatangandanjari) Rigidity (kekakuanpadaanggotagerak) Akinesia (kesulitanuntukmemulaigerakandanlambandalambergerak) Problem dengankeseimbangan

  8. Tremor, Rigidity, Akinesia/Bradikinesia, Postural Instability (TRAP)

  9. Tremor Rest tremor, postural tremor Kasar, 3-7 getaran / detik Tangan, kaki, badan, bibir

  10. Rigiditas • FenomenaRodaGigi(cogwheel phenomenon) • Leher, Lengan, Tungkai, Badan

  11. Akinesia Kesulitanuntukmemulaigerakandanlambandalambergerak/bradikinesia Mukatopeng, kurangberkedip

  12. Problem dengankeseimbangan Pada stadium lanjut • Mudahterjatuh, propulsi

  13. SKALA HOEHN & YAHR Stadium 1 : gejaladantandapadasatusisi, terdapatgejala yang ringan, terdapatgejala yang mengganggutetapitidakmenimbulkankecacatan, biasanyaterdapat tremor padasatuanggotagerak, gejala yang timbuldapatdikenaliorangterdekat (teman) 2 : terdapatgejala bilateral, terdapatkecacatan minimal, sikap/caraberjalanterganggu 3 : geraktubuhnyatamelambat, keseimbanganmulaiterganggusaatberjalan/berdiri, disfungsiumumsedang 4 : terdapatgejala yang lebihberat, masihdapatberjalanhanyauntukjaraktertentu, rigiditasdanbradikinesia, tidakmampuberdirisendiri, tremor dapatberkurangdibanding stadium sebelumnya 5 : stadium kakhetik, kecacatan total, tidakmampuberdiridanberjalan, memerlukanperawatantetap

  14. AkibatlanjutPenyakit Parkinson • Care givers: depresi, masalahkeuangan, menutupdiri, frustrasi, marah, • perubahanperan, merubah • rencanamasadepan • Keluarga:perasaantidakmampu, masalah • keuangan, perubahanperan, frustrasi, resentment • Lingkungan: kurangbersosialisasi, peningkatanbiayakesehatan, penurunanproduktivitas

  15. GEJALA KLINIS • Tremor mulai dr distal lengan sesisi berupa gerakan oposisi berulang ibu jari & telunjuk yg bersifat ritmis, kasar dgn frek 3-5 x/detik. Resting tremorataupostural. • Rigiditas krn pe↑an tonus otot mengenai semua kelompok otot2 aksial & tungkai, fleksor&ekstensor. Lead pipeataucogwheel phenomen

  16. 3. Instabilitas posisi gerak Penderita PP tdkmemungkinkan antisipasi reaksi postural bila keseimbangan tgg. Mengakibatkan insidensi jatuh meningkat

  17. Bradikinesia/akinesia Adanya ggn dlm inisiasi & eksekusiprog motorik • Jari tangankesulitan gerakan motorik sekuensial spt pronasi & supinasi bergantian • Kasus lanjut: - sulit bgn dr kursi - gerakan motorik umum lambat. - Kedipan & lirikan mata kurang - wajah topeng -Suara mengecil (hipofonia) & monoton -Refleks menelan melambat shg drooling, -Kesulitan membalikkan badan saat tidur -Berjalan dengan langkah lambat dan diseret

  18. PENATALAKSANAAN • Medikamentosa • Rehabilitasimedik Penilaian: -Fungsi kognitif -Fungsi afektif & psikososial -Nyeri -Lingkup gerak sendi -Postur -Fungsi motorik -Gait atau langkah -Status fungsional -Penilaian khusus untuk parkinson

  19. Hasil akhir: • Kemampuan dlm melakukan aktivitas sehari-hari dapat meningkat • Pengurangan disabilitas • Meminum obat teratur, diet & pencegahan progresifitas dari penyakit. • Resiko dari kerusakan sekunder dapat dikurangi • Mempertahankan integritas dan mobilitas sendi • Peningkatan kekuatan & ketahanan otot • Peningkatan kontrol postural • Peningkatan fungsi motorik • Peningkatan dalam gait & keseimbangan

  20. Program Rehabilitasi medik meliputi: • Fisioterapi: -Latihan otot2 sepanjang tulang belakang, LGS tulangbelakang agar tetap lentur. -Mempertahankan / meningkatkan LGSSendi bahu, siku, tangan, jari, pangkal paha, lutut digerakkan semaksimal mungkin secara aktif atau pasif berulang-ulang dalam satu hari. • Speech terapi Gangguan artikulasi yang kurang jelas, bicara mendatar dan volume suara menurun. Otot-otot untuk berbicara kurang terampil oleh karena kekakuan. speech terapi • Psikolog petunjuk atau motivasi yang baik untuk penderita maupun keluarganya

  21. TerapiokupasiMeningkatkan keterampilan tangandanmembuatAlatadaptasiuntukpenderita

  22. SENAM PARKINSON • menjaga pasien tetap kuat & fleksibel, • mempertahankan keseimbangan & kemampuan untuk bergerak. Parkinson: pe↓an level aktivitas perubahan postur -”forward head”, -kontraktur fleksipanggul & lutut nyeri pd punggung tendensi kehilangan keseimbangan S SESENAMPARKINSON

  23. Senam tidak menghambat progesifitas parkinson, tp meningkatkan kualitas hidup dan memiliki efek terhadap simptom yang ada seperti kekakuan, gerakan yang melambat Parkinson: Perluperegangan krn parkinson dapat menyebabkan otot2 kaku dan tegang, sehingga dapat timbul nyeri otot. Bila dibiarkan otot akan makin lemah dan sendi akan bertambah kaku. Sedangkan Perlupenguatan otot karena secara tidak langsung dapat terjadi kelemahan otot, terutama apabila penderita kesulitan

  24. Rangkaiangerakansenam Parkinson • Latihanpemanasan: Breathing Exercise Tujuan: untukmeningkatkanmasuknyaudarake paru2 danmenimbulkanrelaksasi.

  25. GerakSendiBahu Tujuan: untukmeningkatkan fleksibilitas dengan peningkatan LGS

  26. Sendileher Tujuan: untukmenghasilkanfleksibilitasleher

  27. Sendi vertebra danpanggul Tujuan: Untukmemobilisasiotot-ototbatangtubuh.

  28. Gerakantangan Tujuan: untukmeningkatkanfleksibilitasbahu, lengan, dan dada

  29. GerakanWajah Tujuan: untuk mempertahankan ekspresi wajah.

  30. Gerakan Kaki Tujuan: untuk meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas kaki

  31. Latihaninti: Gerakan dengan beban Tujuan: Latihan penguatan

  32. Gerakan tanpa beban Tujuan: stretching setelah latihan dengan beban

  33. Wall exercise Tujuan: untuk mendapatkan postur berdiri yang baik

  34. Pendinginan Tidur Tengkurap

  35. Tidur Terlentang Tujuan: untuk menguatkan otot panggul dan untuk menghasilkan fleksibilitas panggul dan batang tubuh.

  36. Kesimpulan • Pengobatan  terutama dalam penanganan Penyakit Parkinsontetapi pengobatan  perlu ditambah tindakan rehabilitasi. • Senam terdiri dari - Gerakan LGS membantu meningkatkan fleksibilitas penderita - Strengthening membantu menjaga fisiologis ototnya. - Stretching meregangkan otot2 penderita

  37. AkibatlanjutPenyakit Parkinson • Care givers: depresi, masalahkeuangan, menutupdiri, frustrasi, marah, • perubahanperan, merubah • rencanamasadepan • Keluarga:perasaantidakmampu, masalah • keuangan, perubahanperan, frustrasi, resentment • Lingkungan: kurangbersosialisasi, peningkatanbiayakesehatan, penurunanproduktivitas

More Related