1 / 14

PARASIT & PENYAKIT IKAN I

PARASIT & PENYAKIT IKAN I. DOSEN PENGASUH : Ir. Kismiyati, M.Si Dr. Ir. Gunanti Mahasri, M.Si PROGRAM STUDI S1 BUDIDAYA PERAIRAN FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA 2007. KULIAH PARASIT PENYAKIT IKAN I. OLEH : GUNANTI MAHASRI PROGRAM STUDI S1 BUDIDAYA PERAIRAN

tacy
Download Presentation

PARASIT & PENYAKIT IKAN I

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PARASIT & PENYAKIT IKAN I DOSEN PENGASUH : Ir. Kismiyati, M.Si Dr. Ir. Gunanti Mahasri, M.Si PROGRAM STUDI S1 BUDIDAYA PERAIRAN FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA 2007

  2. KULIAH PARASIT PENYAKIT IKAN I OLEH : GUNANTI MAHASRI PROGRAM STUDI S1 BUDIDAYA PERAIRAN FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA 2007

  3. PENYAKIT BINTIK PUTIH • DISEBUT “WHITE SPOT” • DISEBABKAN OLEH ICHTHYOPHTHIRIUS MULTIFILIS  MERUPAKAN PROTOZOA, KELAS CILIATA • INDUK SEMANG : IKAN AIR TAWAR

  4. ICHTHYOPTHIRIUS MULTIFILIS KLASIFIKASI PHYLUM : PROTOZOA ORDO : HYMENOSTOMATIDA SUB ORDO : OPHRYOGLENINA KELAS : OLIGOHYMENOPHOREA SUB KELAS : HYMENOSTOMATIA FAMILIA : OPHYRYOGLENIDAE GENUS : ICHTHYOPTHIRIUS SPESIES : I. MULTIFILIS

  5. CIRI MORFOLOGI • SELURUH PERMUKAAN TUBUH TERTUTUP SILIA • KECUALI PADA BAGIAN ANTERIOR YG BERBENTUK LINGKARAN  DISEBUT SISTOMATA / MULUT  DIAMETER : 30-40 µ • BAGIAN TENGAH TUBUH TERDAPAT NUKLEUS BENTUK TAPAL KUDA DI SEKITARNYA ADA VACUOLA

  6. ICH. MUDA : DISEBUT TOMITE (THERONT)  BENTUK OVAL, P = ±0,045 mm. TUBUH TERTUTUP SILIA, UJUNG ANTERIIOR DISEBUT PERFORATIUMPREDILEKSI :  PERMUKAAN TUBUH, INSANG.INANG : IKAN AIR TAWAR (BENIH)

  7. SIKLUS HIDUP

  8. SIKLUS HIDUP : • DEWASA / THROPOZOID BERBENTUK KISTA DDG TIPIS MENETAP PD EPIDERMIS 3-3 MINGGU PADA SUHU 20 – 24 DERAJAT  MENGALAMI PEMBELAHAN BINER  BANYAK THROPH BARU • THROPH MATANG  KELUAR DARI KULIT  KE DASAR KOLAM DAN BERENANG BEBAS 2-6 JAM  MELEKAT PADA SUBSTRAT (OBYEK / ORGANEL) PADA PERMUKAAN TUBUH  SEKRESI GELATIN  MEMBENTUK MEMBRAN TIPIS PENUTUP TUBUH  KISTA

  9. KISTA MEMPERBANYAK  TOMITE  TOMITE  MENJADI BESAR KELUAR DARI KISTA  RETAK  THERONT  BERGERAK BEBAS MENCARI INANG (96 JAM)  INFEKTIF 48 JAM  KONTAK DEGN IKAN MENEMBUS KULIT  S.H  SGT TERGANTUNG SUHU SUHU RENDAH (<25 ºC) LEBIH CEPAT (±3-4 HARI)  25 ºC (LAMBAT)  21 HARI

  10. SIKLUS HIDUP  4 FASE • FASE PARASITER (I.M BERADA DI TBH IKAN  DEWASA  LEPAS DI AIR) • FASE PRE-CYSTE (I.M MELEKAT PD SUBSTRAT UNTUK MEMBENTUK CYSTE) • FASE CYSTE (MASIH PD SUBSTRAT  MEMBELAH  INDIVIDU BARU DGN JUMLAH >>) • FASE POST-CYSTE (I.M MUDA KELUAR DARI CYSTE DAN BERENANG MENCARI I.S) • PERTUMBUHAN OPTIMUM : 21-24 °C  S.H DLM 3-4 HARI • 15.5 °C  S.H 2 MINGGU • 10 °C  S.H 5 MINGGU

  11. GEJALA KLINIS • BINTIK-BINTIK PUTIH BERLENDIR DI PERMUKAAN TBH/INSANG • BERGERAK LAMBAT DAN SUSAH NAFAS • INFEKSI BERAT : PENDARAHAN PD SIRIP DAN TERTUTUP LENDIR

  12. PENULARANMELALUI STADIA THERONT YG MELAYANG-LAYANG DI AIR  SEMUA IKAN BISA TERSERANGPENCEGAHANMENCIPTAKAN KESEGARAN DAN KESEHATAN IKAN  MENJAGA KUALITAS AIR  USAHAKAN AIR MENGALIR TERUS-MENERUS

  13. PENANGGULANGAN • BELUM ADA METODE EFEKTIF UNTUK FASE CYSTE  SEBAB OBAT TIDAK BISA MENEMBUS LENDIR YG MEMBUNGKUS • EFEKTIF PD FASE PRE/POST CYSTE • OBAT : 1. METHIL BIRU  * DOSIS : 1% (1 GRAM/100 CC AIR)  2-4 CC * PERENDAMAN : PD 2-4CC M.B DLM 4 LTR AIR BERSIH SELAMA 24 JAM * 3-5 KALI INTERVAL 1 HARI. M.B HARUS DIBUANG, TIAP TIAP HARI MENGGUNAKAN YG BARU

  14. 2. GARAM DAPUR* DOSIS : 0.1-0.3 ppm SELAMA 5-10 MENIT. PERENDAMAN IKAN DICUCI DLM AIR BERSIH3. MALACHITE GREEN (MG)* DOSIS : 0.15 ppm  3 KALI INTERVAL 3 HARI4. FORMALIN* DOSIS : 200-250 ppm (AQUARIUM) 15 ppm  KOLAM* CAMPURAN FORMALIN 167-250 ppm DAN MG 1-2 ppm, PERENDAMAN 24 JAM  EFEKTIF5. LART. KINADOSIS : 1 GRAM/20 LTR PERENDAMAN CHLORAMIN : 1 GRAM/100 LTR BBRP HARI

More Related