1 / 36

Normalisasi

Normalisasi. Normalisasi. Normalisasi adalah proses pembentukan struktur basis data sehingga sebagian besar ambiguity bisa dihilangkan. Digunakan untuk memastikan bahwa database yang dibuat berkualitas baik Tahap Normalisasi dimulai dari tahap paling ringan (1NF) hingga paling ketat (5NF)

thais
Download Presentation

Normalisasi

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Normalisasi

  2. Normalisasi • Normalisasi adalah proses pembentukan struktur basis data sehingga sebagian besar ambiguity bisa dihilangkan. • Digunakan untuk memastikan bahwa database yang dibuat berkualitas baik • Tahap Normalisasi dimulai dari tahap paling ringan (1NF) hingga paling ketat (5NF) • Biasanya hanya sampai pada tingkat 3NF atau BCNF karena sudah cukup memadai untuk menghasilkan tabel-tabel yang berkualitas baik.

  3. Normalisasi Sebuah tabel dikatakan baik (efisien) atau normal jika memenuhi 3 kriteria sbb: Jika ada dekomposisi (penguraian) tabel, maka dekomposisinya harus dijamin aman (Lossless-Join Decomposition). Artinya, setelah tabel tersebut diuraikan / didekomposisi menjadi tabel-tabel baru, tabel-tabel baru tersebut bisa menghasilkan tabel semula dengan sama persis. Terpeliharanya ketergantungan fungsional pada saat perubahan data (Dependency Preservation). Tidak melanggar Boyce-Code Normal Form (BCNF) (-akan dijelaskan kemudian-)

  4. Normalisasi Jika kriteria ketiga (BCNF) tidak dapat terpenuhi, maka paling tidak tabel tersebut tidak melanggar Bentuk Normal tahap ketiga (3rd Normal Form / 3NF).

  5. Tabel Universal Tabel Universal (Universal / Star Table)  sebuah tabel yang merangkum semua kelompok data yang saling berhubungan, bukan merupakan tabel yang baik. Misalnya:

  6. Tabel Universal

  7. Bentuk-bentuk Normal • Bentuk Normal Tahap Pertama (1st Normal Form / 1NF) • Bentuk Normal Tahap Kedua (2nd Normal Form / 2NF) • Bentuk Normal Tahap (3rd Normal Form / 3NF) • Boyce-Code Normal Form (BCNF) • Bentuk Normal Tahap (4th Normal Form / 4NF) • Bentuk Normal Tahap (5th Normal Form / 5NF)

  8. Bentuk Normal Tahap Pertama (1st Normal Form / 1NF) • Bentuk normal 1NF terpenuhi jika sebuah tabel tidak memiliki atribut bernilai banyak (multivalued attribute), atribut composite atau kombinasinya dalam domain data yang sama. • Setiap atribut dalam tabel tersebut harus bernilai atomic (tidak dapat dibagi-bagi lagi)

  9. Contoh 1 (multi value atribut*) Misal data mahasiswa sbb: Atau: Tabel-tabel di atas tidak memenuhi syarat 1NF *Multi value atribut adalah atribut yang memiliki lebih dari satu nilai

  10. Tabel yang memenuhi 1NF

  11. Contoh 2 (composite) JadwalKuliah • Dimana nilai pada atribut jadwal berisi gabungan antara Hari dan Jam. • Jika asumsi hari dan jam memegang peranan penting dalam sistem basis data, maka atribut Jadwal perlu dipisah sehingga menjadi JadwalHari dan JadwalJam sbb: JadwalKuliah

  12. Bentuk Normal TahapKedua (2nd Normal Form) • Bentuk normal 2NF terpenuhi dalam sebuah tabel jika telah memenuhi bentuk 1NF, dan semua atribut selain primary key, secara utuh memiliki Functional Dependency pada primary key • Sebuah tabel tidak memenuhi 2NF, jika ada atribut yang ketergantungannya (Functional Dependency) hanya bersifat parsial saja (hanya tergantung pada sebagian dari primary key) • Jika terdapat atribut yang tidak memiliki ketergantungan terhadap primary key, maka atribut tersebut harus dipindah atau dihilangkan

  13. Functional Dependency • Notasi: A  B • A dan B adalah atribut dari sebuah tabel. Berarti secara fungsional A menentukan B atau B tergantung pada A, jika dan hanya jika ada 2 baris data dengan nilai A yang sama, maka nilai B juga sama • Notasi: A  B atau A x B Adalah kebalikan dari notasi sebelumnya.

  14. Functional Dependency Contoh tabel nilai

  15. Functional Dependency Functional Dependency dari tabel nilai • Nrp  namaMhs Karena untuk setiap nilai nrp yang sama, maka nilai namaMhs juga sama. • {Namakul, nrp}  NiHuruf Karena attribut Nihuruf tergantung pada Namakul dan nrp secara bersama-sama. Dalam arti lain untuk Namakul dan nrp yang sama, maka NiHuruf juga sama, karena Namakul dan nrp merupakan key (bersifat unik). • NRPNamaKul • Nrp  NiHuruf

  16. Contoh Tabel berikut memenuhi 1NF tapi tidak termasuk 2NF: • Tidak memenuhi 2NF, karena {Mhs_nrp, mk_kode} yang dianggap sebagai primary key sedangkan: {Mhs_nrp, mk_kode}  mhs_nama {Mhs_nrp, mk_kode}  mhs_alamat {Mhs_nrp, mk_kode}  mk_nama {Mhs_nrp, mk_kode}  mk_sks {Mhs_nrp, mk_kode}  nihuruf • Tabel di atas perlu didekomposisi menjadi beberapa tabel yang memenuhi syarat 2NF

  17. Contoh Functional dependencynya sbb: {Mhs_nrp, mk_kode} nihuruf (fd1) Mhs_nrp  {mhs_nama, mhs_alamat} (fd2) Mk_kode  {mk_nama, mk_sks} (fd3) fd1 (mhs_nrp, mk_kode, nihuruf)  Tabel Nilai fd2 (Mhs_nrp, mhs_nama, mhs_alamat)  Tabel Mahasiswa fd3 (mk_kode, mk_nama, mk_sks)  Tabel MataKuliah

  18. Bentuk Normal Tahap Ketiga (3rd Normal Form /3NF) • Bentuk normal 3NF terpenuhi • jika telah memenuhi bentuk 2NF, dan • jika tidak ada atribut yang bukan kunci memiliki ketergantungan transitif (tidak secara langsung) pada primary key.

  19. Contoh Tabel berikut memenuhi 2NF, tapi tidak memenuhi 3NF: {No Pesanan, No Urut}  Kode Item {No Pesanan, No Urut} Nama item Kode Item Nama item (Nama item tergantung pada kode item, Kode item bukan primary key dari tabel ini) Nama item bergantung pada No pesanan dan no urut secara tidak langsung, karena ia bergantung pada kode item Dengan kata lain ada atribut bukan primary key yang bergantung pada atribut yang bukan primary key Solusi: nama dihilangkan dari tabel di atas dan dibuat tabel sendiri bersamaan dengan kode item

  20. Tabel Pesanan Primary Key: No Pesanan + No Urut Tabel berikut telah memenuhi 3NF Tabel Barang Primary Key: Kode item Solusi: nama dihilangkan dari tabel di atas dan dibuat tabel sendiri bersamaan dengan kode item

  21. Boyce-Code Normal Form (BCNF) • Bentuk BCNF terpenuhi dalam sebuah tabel, jika untuk setiap functional dependency terhadap setiap atribut atau gabungan atribut dalam bentuk: X  Y maka X adalah super key • tabel tersebut harus di-dekomposisi berdasarkan functional dependency yang ada, sehingga X menjadi super key dari tabel-tabel hasil dekomposisi • Setiap tabel dalam BCNF merupakan 3NF. Akan tetapi setiap 3NF belum tentu termasuk BCNF . BCNF merupakan perbaikan bagi 3NF yang anomali.

  22. Contoh BCNF • Tabel tersebut tidak melanggar 3NF • Seorang siswa dapat mengambil sejumlah kursus • Tutor hanya mengajar pada sebuah kursus, satu kursus bisa diajar oleh banyak tutor • Kunci kandidat: • Siswa + Kursus • Kursus + Tutor SISWA TUTOR KURSUS Hubungan ketergantungan Jika baris Cecep dihapus, Informasi suzanne sebagai tutor bahasa inggris akan hilang Solusi: dekomposisi tabel

  23. Memenuhi BCNF Solusi: dekomposisi tabel

  24. Bentuk Normal Tahap Keempat (4th Normal Form /4NF) • 4NF terpenuhi jika • telah memenuhi bentuk BCNF, • Tidak mengandung dua atribut atau lebih yang bernilai banyak

  25. Contoh Misal, tabel berikut tidak memenuhi 4NF: Setiap pegawai dapat bekerja di lebih dari satu proyek dan dapat memiliki lebih dari satu skill. Untuk kasus seperti ini tabel tersebut harus di-dekomposisi menjadi: (Nama Pegawai, Proyek) (Nama Pegawai, Skill)

  26. Bentuk Normal Tahap Keempat (5th Normal Form /5NF) • Suatu tabel dikatakan tidak memenuhi 5NF jika ia atributnya saling bergantung dengan atribut lain • Bentuk normal 5NF terpenuhi jika data yang ada padanya tidak dapat didekomposisi lagi menjadi tabel yang lebih kecil • Jika 4 bentuk normal sebelumnya dibentuk berdasarkan functional dependency, 5NF dibentuk berdasarkan konsep join dependence. Yakni apabila sebuah tabel telah di-dekomposisi menjadi tabel-tabel lebih kecil, harus bisa digabungkan lagi (join) untuk membentuk tabel semula

  27. Contoh Tidak memenuhi 5NF • Pecah menjadi 3 tabel: • Deal_dist(Dealer, Distributor) • Dist_kend(Distributor,Kendaraan) • Deal_kend(Dealer, kendaraan) • Jika digabung menjadi satu akan kembali menjadi tabel diatas memenuhi 5NF

  28. Latihan Normalisasi

  29. Soal Latihan (1) Bagaimana bentuk normalisasinya?

  30. Pembahasan(1) Bentuk Normal Pertama

  31. Soal Latihan(2) • Apakah sudah memenuhi bentuk normal ? • Bagaimana bentuk normalisasi tabel tersebut?

  32. Pembahasan(2) • Tabel soal latihan 2 sudah memenuhi normalisasi pertama dan kedua tetapi melanggar normaslisasi tahap 3 • Bentuk normalisasi kedua dari tabel tersebut adalah Relasi: Proyek Relasi: Pegawai

  33. Soal Latihan(3) • Apakah sudah memenuhi bentuk normalisasi? • Bagaimana bentuk normalisasi tabel tersebut? • Primary key: NRP+MataKuliah

  34. Pembahasan (3) • Tabel soal latihan 3 sudah memenuhi normalisasi pertama • Bentuk normalisasi kedua dari tabel tersebut adalah Relasi: Mahasiswa2 Relasi: Mahasiswa1 Relasi: Mahasiswa3

  35. Pembahasan (3) • Relasi Mahasiswa1 dan mahasiswa2 telah memenuhi normalisasi tahap 2 • Relasi mahasiswa3 melanggar normalisasi tahap 3 yaitu Nama dosen bergantung pada NIP Relasi: Mata Kuliah Relasi: Mahasiswa3 Relasi: Dosen

  36. Referensi • Umi Laili Yuhana, dkk., Materi Basis Data, T. Informatika - ITS • Konsep & Tuntunan Praktis Basis Data, Abdul Kadir, penerbit Andi Yogyakarta • Rebecca M. Riordan. 2005. Designing Effective Database System. Addison Wesley Proffesional Chapter 2.

More Related