1 / 97

12. Ekologi

12. Ekologi. Ekologi. Hubungan kait mengkait antara makhluk hidup dengan lingkungannya ( baik lingkungan abiotik mapun abiotik ). Prinsip Ekologi Sistem. Ekosistem Lahan Pekarangan Terdiri atas aneka tanaman perennial ekonomis : Pisang , Kelapa , Buah-buahan

zanna
Download Presentation

12. Ekologi

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. 12. Ekologi

  2. Ekologi • Hubungankaitmengkaitantaramakhlukhidupdenganlingkungannya (baiklingkunganabiotikmapunabiotik)

  3. PrinsipEkologiSistem

  4. EkosistemLahanPekarangan Terdiriatasanekatanaman perennial ekonomis: Pisang, Kelapa, Buah-buahan danjenis-jenispohonlainnya

  5. EkologiadalahIlmuPengetahuan EkologiberasaldaribahasaYunani, yangterdiridariduakata, yaituoikosyang artinyarumahatautempathidup, danlogos yang berartiilmu. Ekologidiartikansebagaiilmu yang mempelajaribaikinteraksiantarmakhlukhidupmaupuninteraksiantaramakhlukhidupdanlingkungannya.

  6. Dalamekologi, kitamempelajarimakhlukhidupsebagaikesatuanatausistemdenganlingkungannya. Definisiekologisepertidiatas, pertama kali disampaikanolehErnest Haeckel (zoologiwanJerman, 1834-1914).

  7. Ekologiadalahcabangilmubiologiyangbanyakmemanfaatkaninformasidariberbagaiilmupengetahuan lain, seperti : kimia, fisika, geologi, danklimatologiuntukpembahasannya. Penerapanekologidibidangpertaniandanperkebunandiantaranyaadalahpenggunaankontrolbiologiuntukpengendalianpopulasihamagunameningkatkanproduktivitas.

  8. Ekologiberkepentingandalammenyelidikiinteraksiorganismedenganlingkungannya. Pengamataninibertujuanuntukmenemukanprinsip-prinsip yang terkandungdalamhubungantimbalbaliktersebut.

  9. Dalamstudiekologidigunakanmetodapendekatansecaramenyeluruhpadakomponen-komponen yang berkaitandalamsuatusistem. Ruang lingkup ekologi berkisar pada tingkat populasi, komunitas, dan ekosistem.

  10. Prinsip-PrinsipEkologi Pembahasanekologitidaklepasdaripembahasanekosistemdenganberbagaikomponenpenyusunnya, yaitufaktorabiotikdanbiotik. Faktorabiotikantara lain suhu, air, kelembapan, cahaya, dantopografi, sedangkanfaktorbiotikadalahmakhlukhidup yang terdiridarimanusia, hewan, tumbuhan, danmikroba.

  11. Ekologijugaberhubunganeratdengantingkatan-tingkatanorganisasimakhlukhidup, yaitupopulasi, komunitas, danekosistem yang salingmempengaruhidanmerupakansuatusistem yang menunjukkankesatuan.

  12. FaktorBiotik Faktorbiotikadalahfaktorhidup yang meliputisemuamakhlukhidupdibumi, baiktumbuhanmaupunhewan. Dalamekosistem, tumbuhanberperansebagaiprodusen, hewanberperansebagaikonsumen, danmikroorganismeberperansebagaidekomposer. Faktorbiotikjugameliputitingkatan-tingkatanorganisme yang meliputiindividu, populasi, komunitas, ekosistem, danbiosfer. Tingkatan-tingkatanorganismemakhlukhiduptersebutdalamekosistemakansalingberinteraksi, salingmempengaruhimembentuksuatusistemyangmenunjukkankesatuan.

  13. A. INDIVIDU Individumerupakanorganismetunggalseperti : seekortikus, seekorkucing, sebatangpohonjambu, sebatangpohonkelapa, danseorangmanusia. Dalammempertahankanhidup, setijenisdihadapkanpadamasalah-masalahhidup yang kritis. Misalnya, seekorhewanharusmendapatkanmakanan, mempertahankandiriterhadapmusuhalaminya, sertamemeliharaanaknya. Untukmengatasimasalahtersebut, organismeharusmemilikistrukturkhususseperti : duri, sayap, kantung, atautanduk.

  14. Hewanjugamemperlihatkantingkahlakutertentu, sepertimembuatsarangataumelakukanmigrasi yang jauhuntukmencarimakanan. Strukturdantingkahlakudemikiandisebutadaptasi. Adabermacam-macamadaptasimakhlukhidupterhadaplingkungannya, yaitu: adaptasimorfologi, adaptasifisiologi, danadaptasitingkahlaku.

  15. 1. AdaptasiMorfologi Adaptasimorfologimerupakanpenyesuaianbentuktubuhuntukkelangsunganhidupnya. Contohadaptasimorfologi: a.Gigi-gigikhususGigihewankarnivoraataupemakandagingberadaptasimenjadiempatgigitaringbesardanruncinguntukmenangkapmangsa, sertagigigerahamdenganujungpemotong yang tajamuntukmencabik-cabikmangsanya. b. ParuhElangmemilikiparuh yang kuatdenganrahangatas yang melengkungdanujungnyatajam. Fungsiparuhuntukmencengkeramkorbannya.

  16. c. Moncong Trenggilingbesaradalahhewanmenyusui yang hidupdihutanrimbaAmerika Tengah dan Selatan. Makanantrenggilingadalahsemut, rayap, danserangga lain yang merayap. Hewaninimempunyaimoncongpanjangdenganujungmulutkeciltakbergigidenganlubangberbentukcelahkeciluntukmengisapsemutdarisarangnya. Hewaninimempunyailidahpanjangdanbergetahyangdapatdijulurkanjauhkeluarmulutuntukmenangkapserangga.

  17. d. DaunTumbuhaninsektivora (tumbuhanpemakanserangga), misalnyakantongsemar, memilikidaun yang berbentukpialadenganpermukaandalam yang licinsehinggadapatmenggelincirkanserangga yang hinggap. Denganenzim yang dimilikitumbuhaninsektivora, seranggatersebutakandilumatkan, sehinggatumbuhaninimemperolehunsur yang diperlukan. e. AkarAkartumbuhangurunkuatdanpanjang,berfungsiuntukmenyerap air yang terdapatjauhdidalamtanah. Sedangkanakarhawapadatumbuhanbakauuntukbernapas.

  18. 2. AdaptasiFisiologiAdaptasifisiologimerupakanpenyesuaianfungsifisiologitubuhuntukmempertahankanhidupnya. a. KelenjarbauMusangdapatmensekresikanbaubusukdengancaramenyemprotkancairanmelaluisisilubangdubur. Sekrettersebutberfungsiuntukmenghindarkandiridarimusuhnya. b. KantongtintaCumi-cumidanguritamemilikikantongtinta yang berisicairanhitam. Bilamusuhdatang, tintadisemprotkankedalam air sekitarnyasehinggamusuhtidakdapatmelihatkedudukancumi-cumidangurita. c. Mimikri pada kadalKulit kadal dapat berubah warna karena pigmen yang dikandungnya. Perubahan warna ini dipengaruhi oleh faktor dalam berupa hormon dan faktor luar berupa suhu serta keadaan sekitarnya.

  19. 3. Adaptasi tingkah lakuAdaptasi tingkah laku merupakan adaptasi yang didasarkan pada tingkah laku. Contohnya : • Pura-pura tidur atau matiBeberapa hewan berpura-pura tidur atau mati, misalnya tupai Virginia. • Hewan ini sering berbaring tidak berdaya dengan mata tertutup bila didekati seekor anjing.

  20. b.MigrasiIkan salem raja di Amerika Utara melakukan migrasi untuk mencari tempat yang sesuai untuk bertelur. Ikan ini hidup di laut. Setiap tahun, ikan salem dewasa yang berumur empat sampai tujuh tahun berkumpul di teluk disepanjang Pantai Barat Amerika Utara untuk menuju ke sungai. Saat di sungai, ikan salem jantan mengeluarkan sperma di atas telur-telur ikan betinanya. Setelah itu ikan dewasa biasanya mati. Telur yang telah menetas untuk sementara tinggal di air tawar. Setelah menjadi lebih besar mereka bergerak ke bagian hilir dan akhirnya ke laut.

  21. B. POPULASI Kumpulan individu sejenis yang hidup padasuatu daerah dan waktu tertentu disebut populasi Misalnya, populasi pohon kelapa di kelurahan Tegakan pada tahun 1989 berjumlah 2552 batang. Ukuran populasi berubah sepanjang waktu. Perubahan ukuran dalam populasi ini disebut dinamika populasi. Perubahan ini dapat dihitung dengan menggunakan rumus perubahan jumlah dibagi waktu. Hasilnya adalah kecepatan perubahan dalam populasi.

  22. Ada beberapa faktor penyebab kecepatan rata-rata dinamika populasi. Dari alam mungkin disebabkan oleh bencana alam, kebakaran, serangan penyakit, sedangkan dari manusia misalnya tebang pilih. Populasi mempunyai karakteristik yang khas untuk kelompoknya yang tidak dimiliki oleh masing-masing individu anggotanya. Karakteristik ini antara lain : kepadatan (densitas), laju kelahiran (natalitas), laju kematian (mortalitas), potensi biotik, penyebaran umur, dan bentuk pertumbuhan. Natalitas dan mortalitas merupakan penentu utama pertumbuhan populasi.

  23. Dinamika populasi dapat juga disebabkan imigrasi dan emigrasi. Hal ini khusus untuk organisme yang dapat bergerak, misalnyahewan dan manusia. Imigrasi adalah perpindahan satu atau lebih organisme kedaerah lain atau peristiwa didatanginya suatu daerah oleh satu atau lebih organisme; didaerah yang didatangi sudah terdapat kelompok dari jenisnya. Imigrasi ini akan meningkatkan populasi.

  24. Emigrasi adalah peristiwa ditinggalkannya suatu daerah oleh satu atau lebih organisme, sehingga populasi akan menurun. Secara garis besar, imigrasi dan natalitas akan meningkatkan jumlah populasi, sedangkan mortalitas dan emigrasi akan menurunkan jumlah populasi. Populasi hewan atau tumbuhan dapat berubah, namun perubahan tidak selalu menyolok. Pertambahan atau penurunan populasi dapat menyolok bila ada gangguan drastis dari lingkungannya, misalnya adanya penyakit, bencana alam, dan wabah hama.

  25. C. KOMUNITAS Komunitas ialah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktu dan daerah tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. Komunitas memiliki derajat keterpaduan yang lebih kompleks bila dibandingkan dengan individu dan populasi. Dalam komunitas, semua organisme merupakan bagian dari komunitas dan antara komponennya saling berhubungan melalui keragaman interaksinya.

  26. EKOSISTEM • Antara komunitas dan lingkungannya selalu terjadi interaksi. Interaksi ini menciptakan kesatuan ekologi yang disebut ekosistem. Komponen penyusun ekosistem adalah produsen (tumbuhan hijau), konsumen (herbivora, karnivora, dan omnivora), dan dekomposer/pengurai (mikroorganisme). • Faktor AbiotikFaktor abiotik adalah faktor tak hidup yang meliputi faktor fisik dan kimia. Faktor fisik utama yang mempengaruhi ekosistem adalah sebagai berikut.

  27. EkosistemPertanianIntensif Tanamanhortikulturasayuransemusim: Kacang-panjang Tomat Cabebesar Bawang-daun Dll. MULTIPLE CROPPING

  28. a. SuhuSuhu berpengaruh terhadap ekosistem karena suhu merupakan syarat yang diperlukan organisme untuk hidup. Ada jenis-jenis organisme yang hanya dapat hidup pada kisaran suhu tertentu. b. Sinar matahariSinar matahari mempengaruhi ekosistem secara global karena matahari menentukan suhu. Sinar matahari juga merupakan unsur vital yang dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai produsen untuk berfotosintesis.

  29. c. AirAir berpengaruh terhadap ekosistem karena air dibutuhkan untuk kelangsungan hidup organisme. Bagi tumbuhan, air diperlukan dalam pertumbuhan, perkecambahan, dan penyebaran biji; bagi hewan dan manusia, air diperlukan sebagai air minum dan sarana hidup lain, misalnya transportasi bagi manusia, dan tempat hidup bagi ikan. Bagi unsur abiotik lain, misalnya tanah dan batuan, air diperlukan sebagai pelarut dan pelapuk.

  30. d. TanahTanah merupakan tempat hidup bagi organisme. Jenis tanah yang berbeda menyebabkan organisme yang hidup didalamnya juga berbeda. Tanah juga menyediakan unsur-unsur penting bagi pertumbuhan organisme, terutama tumbuhan.

  31. e. Ketinggian TempatKetinggian tempat menentukan jenis organisme yang hidup di tempat tersebut, karena ketinggian yang berbeda akan menghasilkan kondisi fisik dan kimia yang berbeda. f. AnginAngin selain berperan dalam menentukan kelembapan juga berperan dalam penyebaran biji tumbuhan tertentu.

  32. g. Garis lintang Garis lintang yang berbeda menunjukkan kondisi lingkungan yang berbeda pula. Garis lintang secara tak langsung menyebabkan perbedaan distribusi organisme di permukaan bumi. Adaorganisme yang mampuhiduppadagarislintangtertentusaja.

  33. Rantai Makanan (food chain) Suatuorganismehidupakanselalumembutuhkanorganisme lain danlingkunganhidupnya. Hubungan yang terjadiantaraindividudenganlingkungannyasangatkompleks, bersifatsalingmempengaruhiatautimbalbalik. Hubungantimbalbalikantaraunsur-unsurhayatidengannonhayatimembentuksistemekologi yang disebutekosistem. Di dalam ekosistem terjadi rantai makanan, aliran energi, dan siklus biogeokimia.

  34. Rantai makanan adalah pengalihan energi dari sumbernya dalam tumbuhan melalui sederetan organisme yang makan dan yang dimakan. Para ilmuwan ekologi mengenal tiga macam rantai pokok, yaitu rantai pemangsa, rantai parasit, dan rantai saprofit.

  35. Rantai Pemangsa • Rantai pemangsa landasan utamanya adalah tumbuhan hijau sebagai produsen. • Rantai pemangsa dimulai dari hewan yang bersifat herbivora sebagai konsumen I, dilanjutkan dengan hewan karnivora yang memangsa herbivora sebagai konsumen ke-2 dan berakhir pada hewan pemangsa karnivora maupun herbivora sebagai konsumen ke-3.

  36. 2. Rantai ParasitRantai parasit dimulai dari organisme besar hingga organisme yang hidup sebagai parasit. Contoh organisme parasit antara lain cacing, bakteri, dan benalu. 3. Rantai SaprofitRantai saprofit dimulai dari organisme mati ke jasad pengurai. Misalnya jamur dan bakteri. Rantai-rantai di atas tidak berdiri sendiri tapi saling berkaitan satu dengan lainnya sehingga membentuk faring-faring makanan.

  37. 4. Rantai Makanan dan Tingkat Trofik Salah satu cara suatu komunitas berinteraksi adalah dengan peristiwa makan dan dimakan, sehingga terjadi pemindahan energi, elemen kimia, dan komponen lain dari satu bentuk ke bentuk lain di sepanjang rantai makanan. Organisme dalam kelompok ekologis yang terlibat dalam rantai makanan digolongkan dalam tingkat-tingkat trofik. Tingkat trofik tersusun dari seluruh organisme pada rantai makanan yang bernomor sama dalam tingkat memakan.

  38. Sumber asal energi adalah matahari. Tumbuhan yang menghasilkan gula lewat proses fotosintesis hanya memakai energi matahari dan C02 dari udara. Oleh karena itu, tumbuhan tersebut digolongkan dalam tingkat trofik pertama. Hewan herbivora atau organisme yang memakan tumbuhan termasuk anggota tingkat trofik kedua. Karnivora yang secara langsung memakan herbivora termasuk tingkat trofik ketiga, sedangkan karnivora yang memakan karnivora di tingkat trofik tiga termasuk dalam anggota tingkat trofik keempat.

  39. 5. Piramida Ekologi Struktur trofik pada ekosistem dapat disajikan dalam bentuk piramida ekologi. Ada 3 jenis piramida ekologi, yaitu piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi.

  40. Piramida jumlahOrganisme dengan tingkat trofik masing - masing dapat disajikan dalam piramida jumlah, seperti kita Organisme di tingkat trofik pertama biasanya paling melimpah, sedangkan organisme di tingkat trofik kedua, ketiga, dan selanjutnya makin berkurang. Dapat dikatakan bahwa pada kebanyakan komunitas normal, jumlah tumbuhan selalu lebih banyak daripada organisme herbivora. • Demikian pula jumlah herbivora selalu lebih banyak daripada jumlah karnivora tingkat 1. Kamivora tingkat 1 juga selalu lebih banyak daripada karnivora tingkat 2. • Piramida jumlah ini di dasarkan atas jumlah organisme di tiap tingkat trofik.

  41. b. Piramida Biomassa Seringkali piramida jumlah yang sederhana kurang membantu dalam memperagakan aliran energi dalam ekosistem. Penggambaran yang lebih realistik dapat disajikan dengan piramida biomassa. Biomassa adalah ukuran berat materi hidup di waktu tertentu. Untuk mengukur biomassa di tiap tingkat trofik maka rata-rata berat organisme di tiap tingkat harus diukur kemudian barulah jumlah organisme di tiap tingkat diperkirakan. Piramida biomassa berfungsi menggambarkan perpaduan massa seluruh organisme di habitat tertentu, diukur dlm gram. Untuk menghindari kerusakan habitat maka biasanya hanya diambil sedikit sampel dan diukur, kemudian total seluruh biomassa dihitung. Dengan pengukuran seperti ini akan didapat informasi yang lebih akurat tentang apa yang terjadi pada ekosistem.

  42. c. Piramida Energi Seringkali piramida biomassa tidak selalu memberi informasi yang kita butuhkan tentang ekosistem tertentu. Lain dengan Piramida energi yang dibuat berdasarkan observasi yang dilakukan dalam waktu yang lama. Piramida energi mampu memberikan gambaran paling akurat tentang aliran energi dalam ekosistem.

  43. Pada piramida energi terjadi penurunan sejumlah energi berturut-turut yang tersedia di tiap tingkat trofik. Berkurang-nya energi yang terjadi di setiap trofik terjadi karena hal-hal berikut. Hanya sejumlah makanan tertentu yang ditangkap dan dimakan oleh tingkat trofik selanjutnya. Beberapa makanan yang dimakan tidak bisa dicemakan dan dikeluarkan sebagai sampah. Hanya sebagian makanan yang dicerna menjadi bagian dari tubuh organisms, sedangkan sisanya digunakan sebagai sumber energi.

  44. EkosistemHutan Rakyat dengantanamanutamaJati. TanamanbawahnyaEmpon-empon, Garut, Tales, danumbi-umbianlainnya

  45. Susunan Dan MacamEkosistem Ekosistemmerupakansuatuinteraksi yang kompleksdanmemilikipenyusun yang beragam. Di bumiadabermacam-macamekosistem.1. SusunanEkosistemDilihatdarisusunandanfungsinya, suatuekosistemtersusunataskomponensebagaiberikut.

  46. Komponenautotrof(Auto = sendiridantrophikos = menyediakanmakan). • Autotrofadalahorganisme yang mampumenyediakan/mensintesismakanansendiri yang berupabahanorganikdaribahananorganikdenganbantuanenergisepertimataharidankimia. • Komponenautotrofberfungsisebagaiprodusen, contohnyatumbuh-tumbuhanhijau.

  47. b. Komponenheterotrof(Heteros= berbeda, trophikos = makanan). Heterotrofmerupakanorganisme yang memanfaatkanbahan-bahanorganiksebagaimakanannyadanbahantersebutdisediakanorganisme lain. Heterotrofadalahmanusia, hewan, jamur, danmikroba. c. Bahantakhidup (abiotik)Bahantakhidupyaitukomponenfisikdankimia yang terdiridaritanah, air, udara, sinarmatahari. Bahantakhidupmerupakan medium atausubstrattempatberlangsungnyakehidupan, ataulingkungantempathidup. d. Pengurai (dekomposer)Penguraiadalahorganismeheterotrof yang menguraikanbahanorganik yang berasaldariorganismemati (bahanorganikkompleks). Organismepenguraimenyerapsebagianhasilpenguraiantersebutdanmelepaskanbahan-bahan yang sederhana yang dapatdigunakankembaliolehprodusen. Termasukpenguraiadalahbakteridanjamur.

  48. 2. Macam-macamEkosistem Secaragarisbesarekosistemdibedakanmenjadiekosistemdaratdanekosistemperairan. Ekosistemperairandibedakanatasekosistem air tawardanekosistem air Laut. a. Ekosistem daratEkosistem darat ialah ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan. Berdasarkan letak geografisnya (garis lintangnya), ekosistem darat dibedakan menjadi beberapa bioma, yaitu :

  49. 1. Bioma gurunBeberapa Bioma gurun terdapat di daerah tropika (sepanjang garis balik) yang berbatasan dengan padang rumput. Ciri-ciri bioma gurun adalah gersang dan curah hujan rendah (25 cm/tahun). Suhu slang hari tinggi (bisa mendapai 45°C) sehingga penguapan juga tinggi, sedangkan malam hari suhu sangat rendah (bisa mencapai 0°C). Perbedaan suhu antara siang dan malam sangat besar. Tumbuhan semusim yang terdapat di gurun berukuran kecil. Selain itu, di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus, atau tak berdaun dan memiliki akar panjang serta mempunyai jaringan untuk menyimpan air. Hewan yang hidup di gurun antara lain rodentia, ular, kadal, katak, dan kalajengking.

  50. 2. Bioma padang rumputBioma ini terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik. Ciri-cirinya adalah curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun dan hujan turun tidak teratur. Porositas (peresapan air) tinggi dan drainase (aliran air) cepat. Tumbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan terna (herbs) dan rumput yang keduanya tergantung pada kelembapan. Hewannya antara lain: bison, zebra, singa, anjing liar, serigala, gajah, jerapah, kangguru, serangga, tikus dan ular

More Related