1 / 52

MASALAH KEPENDUDUKAN DAN KB DI INDONESIA

MASALAH KEPENDUDUKAN DAN KB DI INDONESIA. Oleh : Dr. Ida Bagus Permana, M.Sc Kepala Puslitbang KB dan KR/ Plh . Deputi Pelatihan dan Pengembangan. Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Jakarta, 1 Juli 2009. TRANSISI DEMOGRAFI. FASE I. FASE II. FASE III. FASE IV.

Download Presentation

MASALAH KEPENDUDUKAN DAN KB DI INDONESIA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MASALAH KEPENDUDUKAN DAN KB DI INDONESIA Oleh: Dr. Ida Bagus Permana, M.Sc KepalaPuslitbang KB dan KR/ Plh. DeputiPelatihandanPengembangan BadanKoordinasiKeluargaBerencanaNasional Jakarta, 1 Juli 2009

  2. TRANSISI DEMOGRAFI FASE I FASE II FASE III FASE IV INDONESIA

  3. DR. PAUL EHRLICH

  4. MALTHUS: • Penduduk deretukur; • Pangan  derethitung; • MALTHUS: • Penduduk deretukur; • Pangan  derethitung;

  5. PENYEBAB COLLAPSE DI MASA LAMPAU • ENVIRONMENTAL DAMAGES: • (DEFORESTATION, HABITAT DESTRUCTION; • WATER MANAGEMENT PROBLEMS; OVERHUNTING; • OVERFISHING) • HOSTILE NEIGHBORS

  6. DEWASA INI . . . . KERUSAKAN LINGKUNGAN  ECOLOGICAL SUICIDE  ECOCIDE • DEFORESTATION AND HABITAT DESTRUCTION; • SOIL PROBLEMS (EROSION, SALINIZATION, SOIL FERTYILITY LOSSES); • WATER MANAGEMENT PROBLEMS; • OVERHUNTING; • OVERFISHING; • INTRODUCTION SPECIES ON NATIVE SPECIES; • HUMAN POPULATION GROWTH • MENINGKATNYA KESEJAHTERAAN (?)

  7. APAKAH LEDAKAN PENDUDUK JUGA TERJADI DI INDONESIA?

  8. PERKEMBANGAN PENDUDUK INDONESIA 1600 – 2000 225.00 205.8 200.00 175.00 150.00 125.00 100.00 75.00 40.2 50.00 18.3 10.8 14.2 25.00 0.00 1900 2000 1700 1800 1600 2 x lipat 5 x lipat

  9. PERKEMBANGAN PENDUDUK INDONESIA (JUTA) 330 JUTA 300.00 285 JUTA 275.00 KELAHIRAN TERCEGAH 100 JUTA KELAHIRAN TERCEGAH 80 JUTA 250.00 225.00 230 JT 200.00 205 JT 175.00 150.00 125.00 100.00 75.00 40.2 50.00 18.3 10.8 14.2 25.00 0.00 2009 1900 2000 1700 1800 1600

  10. PERKEMBANGAN PENDUDUK INDONESIA 1950 - 2005 248 250.00 234 219 225.00 PENDUDUK LIPAT DUA DALAM 30 – 40 TAHUN 206 200.00 180 175.00 148 150.00 PDDK LIPAT DUA DLM: 119 125.00 70 97 100.00 TAHUN 77 LPP 75.00 50.00 25.00 0.00 2010 2015 1990 2000 1961 1971 1980 2005 1950 PROYEKSI Sumber: HasilSensus & Supas, BPS

  11. r t r t Pt e = Pt = Po e Po Pt ln r t ln e r t ln 2 = = Po 70 r t 0,70 t = = LPP Pt = pendudukpadatahun t; Po = pendudukpadatahundasar; t = tahun; r = LPP (lajupertumbuhanpenduduk); e = bilangan Napier (2,7183……)

  12. BILA LPP STAGNAN PADA 1,3%PENDUDUK LIPAT DUA SETIAP 50 TAHUN 3760 JUTA 3000 PENDUDUK 2500 1880 2000 1500 940 1000 470 235 500 0 2060 2110 2210 2010 2160 T A H U N

  13. PEMBANGUNAN SDM SEBAGAI PRASYARAT KEMAJUAN BANGSA

  14. KUALITAS SDM DAN KEMAJUAN BANGSA • PELAYANAN • SOSIAL DASAR: • Pendidikan • Kesehatan • KB KUALITAS SDM (80%) KEMAJUAN SUATU BANGSA 80% KEMAJUAN BANGSA DI MASA DEPAN DITENTUKAN OLEH KUALITAS SDM, DAN BUKAN OLEH MELIMPAHNYA SDA KEKAYAAN SDA (20%) KB MEMPUNYAI PERAN PENTING DALAM PEMB. SDM

  15. GRAFIK PERTUMBUHAN OTAK ANAK SAMPAI USIA 5 TH Sumber:

  16. PERAN KB DALAM PENINGKATAN IPM MMR IMR KESEHATAN GIZI ANAK KECERDASAN KB PARTISIPASI SKLH IPM PENDIDIKAN PEDKN LEBIH TINGGI PUBLIC SAVING PRIVATE SAVING EKONOMI MUTU TENAGA KRJA

  17. PENDUDUKsebenarnyaadalahfenomenanetral BESAR + TIDAK BERKUALITAS BESAR + BERKUALITAS BEBAN PEMBANGUNAN MODAL PEMBANGUNAN Indonesia: Pendudukbesar ranking 4 IPM rendah  ranking 107 (dari 177 negara)

  18. Peringkat 10 Negara ASEAN Berdasarkan HDI, Tahun 2006 Sumber : Human Development Report, UNDP (2007/2008)

  19. KB MEMPUNYAI PERAN PENTING DALAM PENINGKATAN KUALITAS SDM MEMUTUS “LINGKARAN SETAN” KEMISKINAN (POVERTY TRAP) MISKIN  ANAK BANYAK  MISKIN

  20. KOMITMEN POLITIK YANG LUAR BIASA: • PosisiKB sangatjelas; • Dukunganlintassektor, toga,toma LSM, org. prof. dll. • Delapansukses;

  21. Kelembagaan KB yang sangatkuat: • Pusat; • Propinsi; • Kabupaten; • Kecamatan; • Desa RW  RT

  22. DUKUNGAN ANGGARAN YANG BESAR: • Dalamnegeri; • Donorluarnegeri;

  23. TENAGA LAPANGAN (PLKB) YANG SANGAT MEMADAI: • Pernahmencapai35.000;

  24. Apa yang telahdicapai?

  25. PERSENTASE PESERTA KB 60 % 61 % 57 % 48 % 26 % 5 % (?)

  26. PESERTA KB (CPR /ALL METHODS) MENURUT PROVINSI, HASIL SDKI 2007 Rata2 Nasional = 61,3 DIBAWAH RATA2 NASIONAL DIATAS RATA2 NASIONAL 61,3

  27. KEINGINAN BER-KB TAK TERPENUHI“UNMET NEED” 15.0 12.7 % 12.5 10.6 % 9.2 % 10.0 9.1 % 8.6 % 7.5 5.0 2.5 0 1994 1997 2007 1991 2002/03 SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA

  28. PERSEBARAN UNMET NEED MENURUT PROVINSI, HASIL SDKI 2007 Rata2 Nasional = 9,1 RPJMN = 6,0 DIATAS RATA2 NASIONAL RATA2 NASIONAL DIBAWAH RATA2 NASIONAL

  29. Total Fertility Rate 5.61 4.68 3.39 3.02 2.78 2.60 2.60 2.86

  30. PERSEBARAN TFR MENURUT PROVINSI, HASIL SDKI 2007 Rata2 Nasional = 2,6 RPJMN = 2,2 DIATAS RATA2 NASIONAL RATA2 NASIONAL DIBAWAH RATA2 NASIONAL 2,6

  31. ANGKA PERTUMBUHAN PENDUDUK 2.32 % 1.98 % 1.47 % 1.30 % (?)

  32. POPULATION PYRAMIDS INDONESIA POTENSIAL BABY BOOM 220 juta 118 juta

  33. PENGHARGAAN INTERNASIONAL • HUGH MOORE AWARDS (Pop Crisis Committee, 1989); • POPULATION AWARDS (PBB,1989); • MANAGEMENT AWARDS (Filipina, 1991); • CENTER OF EXCELLENCE  International Training Program (ITP): • 5000 pesertadari 90 negara; • short-term consultants keluarnegeri;

  34. TANTANGAN PROGRAM KB ERA OTONOMI DAERAH

  35. EUFORIA REFORMASI  Semua yang berbauordebaruditinggalkan; • UNDANG-UNDANG OTONOMI DAERAH (No.22 TAHUN 1999)  KB: • Bukan 5 instansi yang masihvertikal; • Bukan pula institusidaerah yang wajibdibentuk; • KelembagaansangatlemahsetelahurusandiserahkankeKab/Kota; • Pembangunan sosialdasar (termasuk KB) kurangdiperhatikan lebihmementingkanpembangunanfisik;

  36. PERUBAHAN LINGKUNGAN STRATEGIS LEMAHNYA KOMITMEN POLITIK DI KAB/KOTA ANGGARAN LEMBAGA TENAGA SASARAN RPJMN 2004-09 TIDAK TERCAPAI 30 TAHUN KEBERHASILAN BISA HILANG PROGRAM KB MELEMAH

  37. INSTITUSI KB DI TINGKAT KAB/KOTATahun 2005 70 % 30 % DIGABUNG DENGAN BANYAK URUSAN DIGABUNG DENGAN BANYAK URUSAN

  38. PETUGAS LAPANGAN KB 35,000 30,000 25,000 22,000 19,000 20,000 15,000 10,000 5,000 0 2005 SEBELUM OTONOMI DAERAH SAAT INI

  39. DukunganAnggaran • Masihbelummemadai; • BervariasiantarKab/Kota; • Mendapatdukungandari BKKBN (APBN); • Alat/obatkontrasepsi; • Kegiatanstrategis lain; • Dana AlokasiKhusus (DAK)

  40. ADAKAH PELUANG UNTUK BANGKIT?

  41. KEPEMIMPINAN (MANAGEMENT) BARU INSTITUSI perubahan mindset, management, danstrategi; • DUKUNGAN KOMITMENT POLITIS: • Eksekutif ; • Legislatif; • DUKUNGAN KALANGAN LAINNYA:  Khususnya Mass Media

  42. ”KB bukan program yang mengada-ada; Bukan tanpa tujuan yang baik. Program KB sangat bermanfaat bagi kita semua – untuk individu, keluarga, dan untuk negara secara keseluruhan ..... Mulai dari sekarang ke depan, mari kita revitalisasi Program Keluarga Berencana”.

  43. ”Seluruh jajaran pemerintahan agar menyukseskan Revitalisasi Program Keluarga Berencana. Kepada para Gubernur, Bupati, Walikota dan semua pemimpin pemerintahan agar tampil di depan untuk menyukseskan program ini”.

  44. UNDANG-UNDANG 22/1999 (URUSAN KB TIDAK WAJIB) UNDANG-UNDANG 32/2004 PERATURAN PEMERINTAH PP: 41/2007 PP: 38/2007 RUMPUN: KB DAN PP KB URUSAN WAJIB

  45. UNDANG-UNDANG NO. 39/2008TTG KEMENTRIAN NEGARA BAHWA PEMERINTAH WAJIB MEMPUNYAI KELEMBAGAAN YANG MENANGANI MASALAH KEPENDUDUKAN

  46. TINDAK LANJUT ARAHAN PRESIDEN/ KAJIAN MENKO KESRA TTG KB DIKOORDINASIKAN OLEH MENKO KESRA MENYUSUN DRAFT PERATURAN PRESIDEN TENTANG REVITALISASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA

  47. KESIMPULAN

  48. Penurunanangkakematiantanpadiimbangidenganpenurunanangkakelahiranmenyebabkanterjadinyaledakanpenduduk yang luarbiasa; • Pertumbuhanpenduduk yang tidakterkendalimempunyaikontribusibesarterhadapterjadinyakerusakanlingkungan yang bisaberujungpada “ekosida”;

  49. Kemajuanbangsadimasadepansangatditentukanolehkualitas SDM bukanolehmelimpahnya SDA; • KB mempunyaiperansangatpentingdalampembangunan SDM yang berkualitasdimasadepan;

More Related