1 / 28

DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA Mei , 2010

PROGRAM PERBENIHAN TANAMAN BUAH. Oleh : Direktur Perbenihan dan Sarana Produksi. DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA Mei , 2010. ALAMAT WEB DIREKTORAT, SIM PERBENIHAN, dan MILIS BENIH HORTIKULTURA. 1. Alamat Website Dit. Perbenihan dan Saprodi :

bruis
Download Presentation

DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA Mei , 2010

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PROGRAM PERBENIHAN TANAMAN BUAH Oleh : Direktur Perbenihan dan Sarana Produksi DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA Mei, 2010

  2. ALAMAT WEB DIREKTORAT, SIM PERBENIHAN,dan MILIS BENIH HORTIKULTURA 1. Alamat Website Dit. Perbenihan dan Saprodi : • Melalui website Direktorat Jenderal Hortikultura http://www.hortikultura.go.id> direktorat perbenihan dan sarana • Melalui website Departemen Pertanian http://www.deptan.go.id> hortikultura > Direktorat Perbenihan dan Sarana Produksi • Akses langsung http://www.siphorti.info/ditbenih 2. Alamat Web SIM PERBENIHAN : http://www.siphorti.info 3. MILIS BENIH HORTI : http://groups.yahoo.com/group/benih-horti

  3. PENDAHULUAN • Benihsalah satu penentu keberhasilan agribisnis bidang pertanian; • Penggunaan benih bermutu menentukan keberhasilan produksi di bidang pertanian; • Pengembangan usaha Pertanian perlu dukungan kuat dari aspek penyediaan benihnya. - Mendukung Peningkatan Produksi dan mutu buah perlu ketersediaan benih buah bermutu varietas unggul.

  4. Pengembangan perbenihan buah, yang diemban oleh Direktorat Perbenihan dan Sarana Produksi, Direktorat Jenderal Hortikultura, melalui tugas dan fungsi, dengan sasaran : - Penyedian benih bermutu dari varietas unggul sesuai prinsip 7 tepat (mutu, jenis, varietas, jumlah, waktu, tempat, dan harga); - Meningkatkan produksi benih bermutu dalam negeri dan menurunkan impor benih; - Mendorong pihak swasta untuk melakukan investasi dibidang industri benih/penangkaran benih buah.

  5. ISU 1. Perkembangan produksi benih buah berjalan lambat; • Kondisi pemerintahan di beberapa daerah belum optimal mendukung berkembangnya penangkar benih buah ; 3. PIT belum diberdayakan dengan optimal;

  6. Lanjutan … 4. Pengawasan &Sertifikasi benih belum optimal; 5. Kualitas dan kuantitas SDM belum berkembang dengan optimal; 6. Promosi benih belum optimal; 7. Pemberdayaan stakeholder perbenihan belum optimal.

  7. Kebijakan Perbenihan Nasional Penataan arus benih (Pengkelasan benih) Penataan kelembagaan perbenihan (Pemerintah, Swasta & Masyarakat) Penataan rantai tata niaga benih (supply Chain Management) Penataan landskap Industri Benih Nasional (Multi Nasional - Pemerintah - Nasional; BUMN, Swasta Penangkar ) Penataan Importasi Benih

  8. Arah Kebijakan Industri Benih Kemandirian industri benih nasional - Kemandirian produksi benih - Kemandirian industri varietas Kemandirian penyediaan benih berbasis kawasan Industri benih berbasis komunitas Research based on seed industry

  9. JUMLAH VARIETAS TANAMAN BUAH YANG TELAH DI LEPAS MENTAN SAMPAI DENGAN 4 FEBRUARI 2010 • SUMBER DARI VARIETAS LOKAL : 338 VARIETAS ; • HASIL PEMULIAAN DALAM NEGERI : 80 VARIETAS; • INTRODUKSI HASIL PEMULIAAN LUAR NEGERI : 139 VARIETAS; • JUMLAH SEMUA : 557 VARIETAS

  10. Ketersediaan Benih Tanaman Buah Tahun 2009

  11. KLONALISASI DAN REPRODUKSI MASSAL Upaya Penyediaan Benih Bermutu melalui Sistem Klonal; Sistem Klonal adalah perbanyakan benih yang dilakukan melalui Blok Fondasi (BF), Blok Penggandaan Mata Tempel (BPMT) dan Blok Perbanyakan Benih (BPB); Sistem Klonal akan menghasilkan tanaman yang mempunyai sifat yang sama dengan induknya. Untuk menyediakan benih dapat dilakukan reproduksi secara massal dengan kultur jaringan.

  12. - KUNCI UTAMA DALAM PENANGANAN BUDI DAYA BUAH TERLETAK PADA KEBENARAN BENIHNYA; • MASIH ADA BENIH YANG BEREDAR KURANG JELAS ASAL USULNYA; - BENIH BERMUTU MASIH TERBATASDIPASARAN; - PERLU PENANGANAN BENIH YANG BERTANGGUNG JAWAB : DENGAN PERBANYAKAN KONVENSIONAL CEPAT DAN TERARAH DIKEMBANGKAN MELALUI SISTEM KLONAL.

  13. Perbanyakan Benih Sistem Klonal

  14. ALUR PERBANYAKAN BENIH TANAMAN BUAH SECARA KLONAL - PIT merupakan Pohon Induk Dari varietas Unggul yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian POHON INDUK TUNGGAL (PIT) - BF adalah Lahan dengan Luasan Tertentu yang ditanami Turunan Pertama dari PIT (batang bawah dari biji asal PIT, entres dari PIT juga) BLOK FONDASI (BF) (Label Putih) - BPMT adalah Lahan dengan Luasan Tertentu yang ditanami pohon yang Batang atasnya/ entres berasal dari Blok Fondasi (BF), batang bawah dari biji asal pohon yang jelas asal usul dan kompatibel dengan batang atas. BLOK PENGGANDAAN MATA TEMPEL (BPMT) (Label Ungu) BLOK PERBANYAKAN BENIH (BPB) (Label Biru) - BPB adalah benih hasil perbanyakan yang batang bawah kompatibel dengan batang atas, entres dari pohon di BPMT PETANI / LAHAN / PRODUKSI

  15. KHUSUS KOMODITAS JERUK • PERTANAMAN DI BF DAN BPMT ADA DI • DALAM SCREEN HOUSE; • SCREEN HOUSE SESUAI STANDAR TERTENTU • UNTUK JERUK, PINTU DOBEL; • BATANG BAWAH DISARANKAN DARI BIJI ASAL • TANAMAN JERUK YANG JELAS DAN PUNYA • KELEBIHAN ( KOMPATIBEL , TAHAN KEKERING- • AN /GENANGAN AIR, TAHAN HAMA PENYAKIT • TERTENTU DAN SUDAH DI LEPAS/ DALAM • PROSES PELEPASAN (JC DAN RL)

  16. TEKNOLOGI TOP WORKING • MENGGANTI VARIETAS DARI VARIETAS YANG ADA DALAM SATU TANAMAN. TUJUAN • MENINGKATKAN MUTU / KUALITAS PRODUK; • MENINGKATKAN JUMLAH/KUANTITAS PRODUK ; • MENGIKUTI PREVERENSI /MINAT KONSUMEN

  17. Manfaat Teknologi top working : 1. Mempercepat waktu produksi buah dibanding penanaman baru lagi; 2. Tanaman yang sudah tidak produktif, dapat produktif lagi; 3. Menekan biaya pembong- karan dan pemeliharaan.

  18. UPAYA –UPAYA YANG DILAKUKAN SUBDIT BENIH TANAMAN BUAH DIREKTORAT PERBENIHAN DAN SARANA PRODUKSI TH.2010 • REVITALISASI PERBENIHAN JERUK BEBAS PENYAKIT; • PEMBINAAN SENTRA PERBENIHAN DURIAN MULTI VARIETAS; • PEMBINAAN PENANGKAR BENIH TANAMAN BUAH DI DAS; • PEMANTAPAN TEKNOLOGI TOP WORKING UNTUK PENGGATIAN VARIETAS; • PEMBINAAN PERBENIHAN TANAMAN BUAH KOMODITI EKSPOR; • PENGEMBANGAN SISTIM PERBENIHAN NANAS DAN MARKISA; • PEMBINAAN PENYEBARAN TANAMAN BUAH UNGGULAN TROPIS.

  19. RENCANA KEGIATAN TH.2011 UNTUK BENIH TANAMAN BUAH • REVITALISASI PERBENIHAN JERUK BEBAS PENYAKIT • PEMBINAAN SENTRA PERBENIHAN DURIAN MULTIVARIETAS • PEMANTAPAN TEKNOLOGI PRODUKSI BENIH BUAH DI DAERAH DAS • PEMANTAPAN TEKNOLOGI TOP WORKING UNTUK PENGGANTIAN VARIETAS • PEMBINAAN PENYEBARAN TANAMAN BUAH UNGGULAN TROPIS • APRESIASI PENGEMBANGAN PERBENIHAN NANAS DAN PISANG

  20. Realisasi Bantuan Benih dalam Rp 000,-

  21. Lanjutan… Ket * : KegiatanPengadaanBenihdanRevitalisasiPerbenihan

  22. Rencana Bantuan Benih tahun 2010 dalam 000 Ket * : KegiatanPengadaanBenihdanRevitalisasiPerbenihan

  23. Rencana Bantuan Benih tahun 2010 dalam Rp 000,-

  24. KEGIATAN 2010 BALAI BENIH HORTIKULTURA • Produksi benih bermutu • Penyediaan/bantuan benih bermutu • Forum/Sosialisasi/Pertemuan perbenihan • Revitalisasi perbenihan (perbanyakan dan atau pengadaan benih, peralatan) • Operasional balai benih

  25. KEBUTUHAN BENIH TAHUN 2010 UNTUK PERLUASAN LAHAN (PLA)

  26. KEGIATAN LAIN YANG PERLU PERHATIANKEBUTUHAN BENIHNYA DI 2010

  27. KESIMPULAN • KEBERHASILAN DALAM MEMBANGUN INDUSTRI PERBENIHAN TANAMAN BUAH SANGAT TERGANTUNG PADA KEBERHASILAN PENANGANAN SELURUH AKTIFITAS MULAI DARI PERSIAPAN, PRODUKSI, DISTRIBUSI PEMASARAN SAMPAI BENIH DIGUNAKAN OLEH PETANI; • KOMUNIKASI ANTAR PELAKU USAHA PADA SETIAP LINI/PROSES TERSEBUT HARUS TERJALIN DENGAN BAIK; • DENGAN KERJASAMA YANG BAIK ANTAR PELAKU USAHA MAKA PERMASALAHAN-PERMASALAHAN YANG DIHADAPI AKAN DAPAT DIATASI.

  28. TerimaKasih

More Related