1 / 33

BAB 4 . UANG DAN INFLASI

BAB 4 . UANG DAN INFLASI. Bab ini mempelajari : penyebab, dampak dan biaya sosial dari inflasi dengan teori klasik dimana harga bersifat fleksible. Asumsi ini cocok dalam keadaan jangka panjang. Dalam jangka pendek harga bersifat sticky.

caraf
Download Presentation

BAB 4 . UANG DAN INFLASI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. BAB 4. UANG DAN INFLASI Bab ini mempelajari : penyebab, dampak dan biaya sosial dari inflasi dengan teori klasik dimana harga bersifat fleksible. Asumsi ini cocok dalam keadaan jangka panjang. Dalam jangka pendek harga bersifat sticky.

  2. Untuk mengerti inflasi, kita harus mengetahui apa itu uang. Bab ini akan mempelajari :- apa itu uang dan bagaimana pemerintah mengkontrolnya?- Jumlah uang menentukan tingkat harga dan tingkat pertumbuhan - uang menentukan tingkat inflasi. Inflation tax

  3. Bagaimana inflasi mempengaruhi tingkat bunga- Bagaimana tingkat bunga nominal mempengaruhi jumlah uang yang ingin dimiliki masyarakat dan tingkat harga- Apakah inflasi merupakan masalah sosial yang besar

  4. Tingkat Inflasi : Persentase perubahan dari seluruh tingkat harga.Hyperinflasi: Inflasi yang tinggi sekali (lebih dari 50 % sebulan)

  5. UangUang adalah stok kekayaan yg siap untuk dibelanjakan (transaksi)Fungsi uang1. penyimpan nilai (store of value); masyarakat memegang uang untuk membelanjakannnya nanti

  6. 2. unit hitung (unit of account); menunjukkan berapa harga barang dan jumlah hutang.3. Alat tukar (medium of exchange); yang digunakan untuk membeli barang dan jasa.Uang memungkinkan terjadinya transaksi yg tdk langsung, tdk seperti barter.

  7. TipeUang1. Fiat money; tdkmempnilaiintrinsik2. Commodity money; mempnilaiintrinsik, biasanyaemasBagaimanajumlahuangdikontrol ?Jumlahuangygtersedia: S uangPemerintah  kontrol S uang Kebijakan moneter

  8. US  Federal ReserveInd  BI OPERASI PASAR TERBUKAFed membeli obligasi => S uang naikFed menjual obligasi => S uang turun

  9. Bagaimana jumlah uang dihitung?Mata uang : 1. Uang kertas/logam 2. Demand depositC Mata uangM1 = Mata uang + demand deposit, travel cek dan cek deposit lainnyaM2 = M1+retail money market mutual fund balances, saving dedposits, small time deeposit

  10. M3 = M2 + deposito berjangka besar, kesepakatan pembelian ulang, eoro dolar & neraca reksadana pasar uang institusiL = M3 + aset likuid (obligasi tabungan & sekuritas treasury jangka pendek)

  11. Teori kuantitas uangBagaimana dampak kuantitas uang dalam perekonomian?Persamaan transaksi dan persamaan kuantitasPersamaan kuantitas: Money x velocity = Price x TransactionsM x V = P x T

  12. Contoh: Beras yang terjual (T) 60 karung per tahun dg harga per karung(P) Rp 50000. Jumlah rupiah yang dipertukarkan = PT=60xRp 50 000 = Rp 3 000 000/tahunMisalkan kuantitas uang (M) Rp 1 000 000. Velocity (perputaran uang) = PT/M = (Rp 3 000 000/tahun)/Rp 1000 000 = 3 kali/tahun.

  13. Dari Transaksi ke PendapatanJumlah transaksi sangat sulit dihitung => didekati dengan jumlah outputM x V = P x YP= GDP deflatorY = pendapatan rilPY = GDP nominal

  14. Fungsi Permintaan Uang dan Persaman Kuantitasdampak uang terhadap perekonomian  ekpresikan jumlah uang ke dalam jumlah barang dan jasa yang dapat dibeli dengan uang tersebut gunakan M/P atau keseimbangan uang ril (kemampua membeli dari stok uang),

  15. Contoh: Jika dalam perekonomian hanya memproduksi roti dan jumlah uang 100 000, harga roti 5000, real money balance adalah 20 roti. Jadi pada tingkat harga sekarang, stok uang dalam ekonomi dapat membeli 20 buah roti.

  16. Fungsi permintaan uang  kwantitas uang ril dari masyarakat yang ingin dimiliki/ditahan.(M/P)d = kYk = nilai konstan => berapa banyak uang yang akan ditahan dari semua pendapatannya.

  17. Persamaan di atas menunjukkan jumlah dari keseimbangan uang ril yang diminta adalah proporsioal terhadap pendapatan ril.Jika permintaan uang = penawaran uang, maka :M/P = kY M(1/k) = PY MV = PY

  18. Artinya, jika masyarakat ingin memegang uang lebih banyak (k besar), maka perputaran uang (V) lebih sedikit.Asumsi dari perputaran uang yang konstanHanya pendekatan dari keadaan sesungguhnya.

  19. Jika V konstan, maka perubahan kuantitas uang menyebabkan perubahan dari nominal GDP (PY).Jadi jika perputaran uang tetap, kwantitas uang menentukan nilai dollar dari output dalam perekonomian.

  20. Uang, Harga dan InflasiTiga hal yang membangun teori yang dapat menerangkan tingkat harga : 1. faktor produksi dan fungsi produksi menentukan tingkat output.2. Supply uang menentukan nilai output nominal (PY). (persamaan kuantitas dan asumsi perputaran uang konstan

  21. 3. Tingkat harga adalah ratio dari nilai nominal output, PY, terhadap tingkat output (Y).Kapasitas produksi dari perekonomian menentukan real GDP, jumlah uang menentukan nominal GDP dan GDP deflator adalah rasio antara nominal GDP terhadap ril GDP.

  22. Jadi jika FED merubah suply uang, dengan perputaran uang yang tetap, nominal GDP akan berubah. Karena faktor produksi dan fungsi produksi menentukan GDP real, maka perubahan nominal GDP mengakibatkan perubaha harga.

  23. Sehingga teori kuantitas menunjukkan bahwa perubahan harga berubah secara proporsional sesuai dengan perubahan suply uang.Karena tingkat inflasi merupakan persentase perubahan tingkat harga, teori tingkat harga juga tori inflasi.

  24. % perubahan M + % perubahan di V = (1) (2)% perubahan di P + % perubahan di Y.(3) (4)1. tergantung dari FED 2. konstan 3. tingkat inflasi 4. pertumbuhan f. prod & tek (given)

  25. Penerimaan dari mencetak uangPengeluaran pemerintah : - beli barang & jasa- transfer paymentDiperlukan penerimaan:- pajak : perseorangan, perusahaan- menjual obligasi- mencetak uang

  26. Seignorage: penerimaan dengan mencetak uangMencetak uang  S uang naik  inflasi naik  uang ril yang dipegang turun spt pajak krn memegang uang.

  27. Inflasi dan Tingkat BungaTingkat bunga ril dan nominalr = i - r= tingkat bunga rili= tingkat bunga nominal=Inflasi

  28. Fisher efeki= r +  => persamaan FisherPertumbuhan uang 1% Inflasi meningkat 1% (Teori kwantitas)Inflasi meningkat 1%  i meningkat 1% (persamaan Fisher)

  29. Tingkat bunga ril: Ex ante da Ex PostKetika peminjam dan yang meminjamkan setuju dg tk bunga nominal, mereka tdk tahu tk inflasi yg akan terjadi.Ex ante tk bunga ril yang diprediksi pd saat peminjaman dibuat (i - e)

  30. Ex posttk bunga ril yg benar-benar terjadi (i - )i= r +  e tk bunga nominal (i) pindah dari satu keseimbangan ke keseimbangan lainnya dg perubahan tingkat inflasi dugaan ( e )

  31. Tingkat Bunga Nominal & D uangBiaya memegang uangTingkat bunga nominal adalah opportunity cost memegang uangr = tingkat pengembalian ril dari memegang aset selain uang

  32. - e = tingkat harapan penerimaan dr uang, karena nilai uang menurn sesuai dg tingkat inflasi.Biaya memegang uang = r – (- e) = tingkat bunga nominal (i).

  33. TERIMAKASIH

More Related