1 / 24

DESAIN PENELITIAN KORELASIONAL

DESAIN PENELITIAN KORELASIONAL. Pengantar T ahapan dan Fungsi D efinisi dan konsep Jenis & kaidah penelitian Korelasional Arah dan bentuk korelasional Koefisien dan interpretasi. DESAIN PENELITIAN.

laasya
Download Presentation

DESAIN PENELITIAN KORELASIONAL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DESAIN PENELITIANKORELASIONAL Pengantar Tahapan dan Fungsi Definisi dan konsep Jenis & kaidah penelitian Korelasional Arah dan bentuk korelasional Koefisien dan interpretasi

  2. DESAIN PENELITIAN Desainpenelitianadalahrencanadanstrukturpenyelidikan yang disusunsedemikianrupa agar penelitidapatmemperolehjawabanuntukpertanyaanpenelitian (Kerlinger, 2006) Rencana : skemameyeluruh program penelitian Struktur :model relasiantaravariabeldalampenelitian. DesainPenelitianberimplikasidalampemilihanmetodeanalisis data

  3. DESAIN PENELITIAN 2 Tahapan • Identifikasimasalah • TujuanPenelitian • Pilihjenisdesainpenelitian( korelasi) • Desainpenelitianmenjawabtujuanpenelitian

  4. DESAIN PENELITIAN 3 Fungsi & Kriteria • Menyediakan jawaban atas pertanyaan penelitian • Mengontrol atau mengendalikan varian • Generalisasi • Validitas internal dan eksternal

  5. KORELASIONAL • Korelasional= hubungan • Penelitian korelasional: penelitian yang menghubungkan min dua variabel dalam suatu penelitian. • Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan dua /lebih variabel. • Penelitian korelasional hanya melihat seberapa jauh hubungan atau keterkaitan antarvariabel, bukan melihat sebab-akibat.

  6. SEJARAH PENELITIAN KORELASIONAL • Karl Pearson mengembangkan teknik korelasi pertama kali tahun 1895 • Pearson dipengaruhi oleh teori evolusi Darwin dan Teori Hereditas Galton • 1897 :muridnya (Yule) mengembangkan korelasi multivariabel dan bersama pearson mengembangkan teori regresi. • 1904: spearman mengembangkan korelasi Spearman rho) untuk data yg tidak berdistribusi normal • 1935 Fisher mengembangkan teknik analisis variance • 1965 Campbel dan Stanley : aplikasi penelitian korelasional pada eksperimen • 1970-1980: teknik korelasi berkembang seiring dgn kemajuan komputer: path analisis, analisis faktor, SEM

  7. TINGKATAN KORELASIONAL • Korelasi dua Variabel: Bivariate (1 variabel bebas dan 1 variabel terikat) • Korelasi multivariabel: terdiri dari > 2 variabel • Regresi: memprediksi variabel (Y) oleh variabel X (Prediktor/bebas), variabel bebas dapat >1 variabel • Path Analisis dan Model : korelasi yg bertujuan membangun suatu model teoritis, terdiri banyak variabel.

  8. LANGKAH DALAM PENELTIAN KORELASIONAL • Tentukan model korelasi (menjawab permasalahan penelitian) • Identifikasi subjek penelitian • Identifikasi alat ukur setiap variabel • Pengumpulan data • Analisis data • interpretasi data

  9. JENIS KORELASIONAL Ada dua jenis korelasional, yaitu: • Explanasi (penjelas): korelasi yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan antarvariabel. Ciri-ciri • Terdiri dari dua atau lebih variabel • Mengukur pada satu waktu • Terdapat minimal dua skor • Sebagai satu kelompok Contoh: hubungan efikasi diri dan penyesesuan diri

  10. JENIS KORELASIONAL 2 2. Prediksi Korelasi yang bertujuan untuk memprediksi suatu variabel (outcome) Ciri-ciri • Minimal terdapat dua/lebih variabel • Mengukur dalam dua waktu • Minimal terdapat dua skor • Tujuan untuk memprediksi outcome/performance Misal: IQ memprediksi IPK mahasiswa

  11. ARAH KORELASIONAL • Hubungan Simetris Hubungan yang tidak diketahui arah hubungannya, (mana variabel independen dan variabel dependennya)/ tidak ada hubungan sama sekali antar variabel Contoh: golongan darah (X) dan kepribadian (Y) X Y

  12. ARAH KORELASIONAL 2 2. Hubungan resiprokal (timbal balik) Hubungan antarvariabel yang dapat saling mempengaruhi. Misal: kepercayaan diri (X) dan penyesuaian diri (Y) XY

  13. ARAH KORELASIONAL 3 3. Hubungan Asimetris (searah) Hubungan antarvariabel searah dan tidak berlaku sebaliknya. Misal: IQ (X) dan Prestasi akademik (Y) X Y

  14. CONTOH • Berat Badan IQ • Kenaikan BBM Stress • Optimis prestasi belajar • kepribadiangaya belajar • Kualitas Hidup Kebahagiaan • Jenis kelamin penyesuaian diri Tentukan pola hubungan variabel di atas

  15. TIPS MENENTUKAN VARIABEL Ada tiga cara menentukan variabel X dan Y (Prasetyo dan Jannah, 2005) • Berdasarkan waktu. Mana varabel yang yang terjadi dahulu dibandingkan yang lain • Perhatikan dampak, mana variabel yang memberikan pengaruh atau yang dipengaruhi • Berdasarkan teori yang digunakan

  16. BENTUK KORELASIONAL Ada empat bentuk korelasional: • Zero korelasional • Positive korelasional • Negatif korelasional • Non linear/ curvalinear

  17. ZERO KORELASIONAL Zero korelasional: tidak ada hubungan antara variabel x dan y Biasanya terjadi ketika x naik y kadang naik atau turun

  18. KORELASIONAL POSITIF Korelasional positif: hubungan antarvariabel X dan Y searah. Semakin tinggi nilai pada variabel X, semakin tinggi pula nilai pada var Y

  19. KORELASIONAL NEGATIF Korelasional negatif: hubungan anatarvariabel X dan Y berlawanan. Semakin tinggi nilai pada variabel X, semakin turun nilai pada variabel Y

  20. CURVALINEAR • Nonlinier/curvalinier: jika perubahan nilai pada suatu variabel diikuti perubahan pada variabel lain, namun pada suatu titik perubahan bergerak secara berlawanan.

  21. KEKUATAN HUBUNGAN • Koefisien korelasi bergerak dari -1 sampai +1 • Semakin mendekati angka +1, korelasi positif semakin kuat • Semakin mendekati angka -1, korelasi negatif semakin kuat • Semakin mendekati angka 0, korelasi semakin lemah

  22. INTERPRETASI

  23. ANALISIS STATISTIK KORELASI Beberapa contoh teknik analisis : • Korelasi Pearson (Parametrik) • Korelasi spearman (non Parametrik) • Partial korelasi • Regression

  24. KELEBIHAN DAN KELEMAHAN Kelebihan -Mengetahui sejauhmana hubungan antarvariabel - Dapat mengetahui hubungan variabel dalam jumlah banyak dalam satu waktu Kelemahan -Tidak mengetahui hubungan sebab-akibat

More Related