1 / 8

KEMATIAN KRISTUS DAN HUKUM

KEMATIAN KRISTUS DAN HUKUM. Lesson 6 for May 10, 2014 . APA YANG HUKUM DAPAT LAKUKAN.

olin
Download Presentation

KEMATIAN KRISTUS DAN HUKUM

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KEMATIAN KRISTUS DAN HUKUM Lesson 6 for May 10, 2014

  2. APA YANG HUKUM DAPAT LAKUKAN “Jikademikian, apakah yang hendakkitakatakan? ApakahhukumTauratitudosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justruolehhukumTauratakutelahmengenaldosa. Karenaakujugatidaktahuapaitukeinginan, kalauhukumTaurattidakmengatakan: "Janganmengingini!”” (Roma 7:7) Hukummenyatakandosa. Jikahukumtidakada, kitatidakbisatahumana yang benardanmana yang salah. Kita tidakbisamengatakankitaberdosaatautidak. Itulahmengapahukumdapatmenghukumkita. Hukummembuatdosakitamenjadijelasbagikita; dan “upahdosaialahmaut.” (Roma 6:23) Paulusberkatabahwa “SengatmautialahdosadankuasadosaialahhukumTaurat.” (1Korintus 15:56)

  3. APA YANG HUKUM TIDAK DAPAT LAKUKAN “Dan di dalamDialahsetiaporang yang percayamemperolehpembebasandarisegaladosa, yang tidakdapatkamuperolehdarihukum Musa.” (Kisah13:39) Hukum menyatakandosa, tetapi tidak dapatmengampunidosa. Hukum tidak dapat mengubah orang berdosa menjadi orang benar. Jadi Allah menyusun rencana untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa: melaluikematian Yesus. “Sebabapa yang tidakmungkindilakukanhukumTauratkarenatakberdayaolehdaging, telahdilakukanoleh Allah. DenganjalanmengutusAnak-Nyasendiridalamdaging, yang serupadengandaging yang dikuasaidosakarenadosa, Iatelahmenjatuhkanhukumanatasdosadidalamdaging,” (Roma 8:3)

  4. KUTUK HUKUM “KristustelahmenebuskitadarikutukhukumTauratdenganjalanmenjadikutukkarenakita, sebabadatertulis: "Terkutuklahorang yang digantungpadakayusalib!” (Galatia 3:13) Kita semuaberadadibawakutukhukumTaurat: “Karenasemuaorangtelahberbuatdosadantelahkehilangankemuliaan Allah.” (Roma 3:23) Kita mungkinsempurnadalammenaatihukumdarisekarang, tapikitatidakbisabebasdarikutukandosa-dosamasalalukita. Kita layakuntukmati. “TetapisyukurkepadaAllah, yang telahmemberikankepadakitakemenanganolehYesusKristus, Tuhankita.” (1 Korintus 15:57) BagaimanaKristus dan hukum berkaitan? Apakah Yesus menghapuskan hukum sehingga kita bisa mengatasi dosa?

  5. “Pekerjaan pengantaraan Kristus dimulai dengan dimulainyakesalahandan penderitaan dan kesengsaraan manusia, segerasetelahmanusia itu menjadi pelanggar. Hukum itu tidak dihapuskan untuk menyelamatkan manusia dan membawanya ke dalam persatuandengan Tuhan. Tetapi Kristus mengambiltugaspenjamindanpengantaraanNyadalam menjadi dosa bagi manusia, sehingga manusia bolehmenjadikebenaran Allah dan melalui Dia yang satu dengan Bapa. Orang-orang berdosa dapat dibenarkan oleh Allah hanya ketika Ia mengampuni dosa-dosa mereka, membayarkan hukuman yang sepatutnyamerekaterima, dan memperlakukan mereka seolah-olah mereka benar-benarlayak dan tidak berbuat dosa, menerima mereka ke dalam kemurahanIlahi dan memperlakukan mereka seolah-olah mereka benar. Mereka dibenarkan hanya melalui kebenaran Kristus yang ditanggungkan. Bapa menerima Anak, dan menerimaorangberdosamelalui korban penebusan Anak-Nya.” EGW (Selected Messages, vol. 3, cp. 22, pg. 194)

  6. KRISTUS DAN HUKUM (I) “Sebabitu, saudara-saudaraku, kamujugatelahmatibagihukumTauratolehtubuhKristus, supayakamumenjadimilikorang lain, yaitumilikDia, yang telahdibangkitkandariantaraorangmati, agar kitaberbuahbagi Allah.” (Roma 7:4) PaulusmenjelaskanperbedaanantarahidupdibawahhukumTauratdanhidupdibawahkasihkarunia (Roma 6:14). Diamenggunakantigacontoh: baptisan (Roma 6:1-8), perbudakan (Roma 6:16-23) danpernikahan (Roma 7:1-6) “Dalamilustrasiitu, bahwakematiansuamilah yang membebaskanistridarihukum. Dalampenerapannya, ituadalahkematiandirisendiriterhadapdosa lama yang melepaskanorangpercayadarihukumandankekuasaanhukumsertamembebaskandiauntukbersatudenganKristus. Olehkarenaitu, sebagaimanakematianmembebaskanistridarituntutanhukumpernikahan, sehinggaiadenganlayakbolehmenikahdengan yang lain, makapenyaliban Kristen padaKristusmelepaskandiadarikekuasaandosadanhukum, sehinggaiadapatmasukkedalamkesatuankerohanian yang barudenganJuruselamat yang telahbangkit.” (SDA BibleCommentary, onRomans 7:4)

  7. KRISTUS DAN HUKUM TAURAT (II) “Demikianlahsekarangtidakadapenghukumanbagimereka yang adadidalamKristusYesus. Roh, yang memberihiduptelahmemerdekakankamudalamKristusdarihukumdosadanhukummaut.” (Roma 8:1-2) Apahukum Roh yang membebaskansaya dari hukum dosa dan kematian? Hukum tidak berbeda, tetapi hubungan antara orang percaya dan hukumlah, setelah pertobatannya. Hukum yang sama yang mati ketika saya “dalam daging” (Roma 8:8) yang sekarang “Roh, yang memberihidup” karena saya “dalam Roh.” (Roma 8:9) Jika saya hidup di dalam Kristus, melaluikuasaRoh Kudus saya akan dengangembiramemenuhi hukum-Nya. Karena “HukumTauratadalah kudus, danperintahitujugaadalah kudus, benardanbaik.” (Roma 7:12) “Ketika Roh Allah mengungkapkan kepada manusia arti dari hukum yang sebenarnya, perubahan terjadi di dalam hatinya.” EGW (Selected Messages, vol. 1, cp. 26, pg. 212)

  8. Sebagairangkuman, kematianKristusdenganpenuhkuasamenunjukkankekekalanhukum Allah. Ketikanenekmoyangkita yang pertamaberdosa, Allah dapatsajameniadakanhukumdanmenariksemuapenghukuman yang diakibatkanolehpelanggaranhukum. Tetapi, halinihanyaakanmengakibatkanadanyakeadaanmengerikanbagipenghunibumikarenaakanhidupdalamlingkunganmasyarakattanpahukum. Gantinya, Allah memilihuntukmengirimAnak-NyasebagaiPenggantikita, denganituDiamenerimakeadilanpenghukumanatasdosaseperti yang dituntutolehhukumdemisemuamanusia. MelaluikematianKristus, semuaorangberdiridiatassuatuhubungan yang barudengan Allah. Iniberartibahwasetiaporangdariantarakita, melaluiimandalamYesus, dosanyadapatdiampuni, dankemudianberdirisempurnadipemandangan Allah. Keith Burton (Sabbath School Quarterly, Friday’s section)

More Related