1 / 18

DESAIN EKSPERIMEN MURNI DAN QUASI

DESAIN EKSPERIMEN MURNI DAN QUASI. Pertemuan 8 PSIKOLOGI EKSPERIMEN. DESAIN EKSPERIMENTAL. Desain Praeksperimental Desain True Experimental (Eksperimental Murni) Desain Quasi Experimental (Eksperimental Semu). Desain Praeksperimen.

maeve
Download Presentation

DESAIN EKSPERIMEN MURNI DAN QUASI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DESAIN EKSPERIMEN MURNI DAN QUASI Pertemuan 8 PSIKOLOGI EKSPERIMEN

  2. DESAIN EKSPERIMENTAL • Desain Praeksperimental • Desain True Experimental (Eksperimental Murni) • Desain Quasi Experimental (Eksperimental Semu)

  3. Desain Praeksperimen • Belum disebut sebagai desain eksperimen karena adanya banyak hambatan untuk memperoleh hasil yang memadai • Desain praeksperimen ini tidak dianjurkan untuk dilakukan dalam penelitian • Desain yang dilakukan dengan jalan memberikan perlakuan kepada subjek tanpa adanya kelompok kontrol atau jika ada kelompok kontrol tidak dilakukan penendalian terhadap variabel ekstra yang secara signifikan berpengaruh

  4. Bentuk Desain Praeksperimen • Desain Perlakuan Tunggal • One Shot Case Study • Sekelompok subjek diberi perlakuan kemudian dilakukan pengamatan • Non R X O • Peneliti tidak menerima informasi mengenai akibat perlakuan • Tidak dapat mengontrol validitas internal

  5. Desain Perlakuan Ulang • One Group Pre and Posttest Design • Menggunakan satu kelompok subjek serta melakukan pengukuran sebelum dan sesudah perlakuan • Non R O1 X O2 • Validitas Internal masih terancam karena adanya variabel ekstraneous yang belum dikendalikan

  6. Desain Perlakuan Statis • Static Group Comparation • Menggunakan 2 kelompok subjek yaitu kelompok ekperimen dan kelompok kontrol • Pembagian kelompok tidak dilakukan dengan random • Efek perlakuan diukur dengan adanya perbedaan hasil antar dua kelompok • Non R X O Non R O • Kelemahan utama: kesetaraan (homogenitas) antara 2 Kelompok tidak diketahui sehingga perubahan yang terjadi pada eksperimen tidak dapat dnilai sebagai akibat perlakuan

  7. Kelemahan Desain Praeksperimen • Tidak ada kelompok kontrol • Tidak melakukan pengendalian terhadap ekstraneous variable • Validitas penelitian tidak terpenuhi

  8. DESAIN EKSPERIMEN QUASI • Eksperimen yang dilakukan tanpa randomisasi, tetapi menggunakan kelompok kontrol • Macam Desain Eksperimen Quasi: • Desain eksperimen ulang non random • Desain eksperimen Seri • Desain eksperimen Seri ganda • Desain eksperimen Bergilir • Desain Ekperimen Sampel Seri

  9. Desain Eksperimen Ulang Non Random • Non Randomized Pretest-Posttest Control Group Design • Desain ekperimen yang dilakukan dengan pretes dan post test, dan mempunyai kelompok kontrol dan eksperimen yang ditentukan dengan cara non random • Non R O1 X O2 Non R O3 O4

  10. Desain Eksperimen Seri • Equivalent Time Sample Design • Desain eksperimen yang dilakukan berdasarkan satu (beberapa) seri pengukuran variabel tergantung terhadap suatu kelompok subjek • Non R O1 O2 O3 X O4 O5 O6 • Subjek kelompok eksperimen juga sebagai kelompok kontrol

  11. Desain Eksperimen Seri Ganda • Control Group Time Series experimental • Pengembangan dari desain eksperimen seri dengan memberikan kelompok kontrol • Non R O1 O2 O3 X O4 O5 O6 Non R O7 O8 O9 X O10 O11 O12 • Desain ini cukup adekuat untuk mengendalikan validitas internal kecuali interaksi uji awal dengan perlakuan dan interaksi seleksi dengan perlakuan

  12. Desain Eksperimental Bergilir • Counterbalance Design • Subjek diuji coba pada semua perlakuan, tetapi dalam rangkaian yang berbeda dan hanya melakukan Post test • Tiga Klasifikasi : Kelompok, Waktu dan Perlakuan • Non R X1O X2O X3O X4O Non R X2O X4O X1O X3O Non R X3O X1O X4O X2O Non R X4O X3O X2O X1O • Kelemahan: pencemaran dari perlakuan yang lain • Analisa Statistik: Membandingkan skor perlakuan pertama dengan skor perlakuan kedua, ketiga dan keempat pada semua kelompok

  13. Desain Eksperimen Sampel Seri • Desain dengan memberikan perlakuan pada subjek secara tidak terus menerus • Non R X1 O1 X0 O2 X1 O3 X0 O4 • Desain ini berusaha menghilangkan pengaruh luar selama seri pengukuran dengan cara melakukan pengukuran dalam waktu yang berurutan setelah perlakuan diberikan • Analisa Statistik: Uji perbedaan Mean O1 dan O3 dengan Mean O2 dan O4

  14. DESAIN EKSPERIMEN MURNI • Desain yang paling ideal untuk mempelajari hubungan kausalitas • Sumber invaliditas dapat dikontrol • Ciri Khas: pengelompokan subjek dengan cara random • Tiga macam desain eksperimen murni: • Desain Eksperimen Sederhana • Desain Eksperimen Ulang • Desain Eksperimen Solomon

  15. Desain Eksperimen Sederhana • Post Test Only Control Group Design • Merupakan desain eksperimen paling sederhana tetapi cukup kuat • Subjek dibagi dalam dua kelompok atau lebih secara RANDOM menjadi kelompok eksperimen dan kontrol • R X O1 R O2 • Analisa Statistik: Uji t atau Anava

  16. Desain Eksperimen Ulang • Pretest – Posttest Control Group Design • Melakukan pengukuran sebelum dan sesudah perlakuan diberikan pada kelompok kontrol dan eksperimen • R O1 X O2 R O3 O4 • Analisis Statistik: Anava atau Anakova

  17. Desain Eksperimen Solomon • Solomon Four Group Design • Membagi subjek menjadi empat secara random • Kelompok 1 dan 2 dilakukan pre test dan kelompok 3 dan 4 tidak ada pre test • R O1 X O2 R 03 04 R X O5 O6 • Desain yang paling unggul untuk validitas tetapi kurang praktis dan ekonomis • Analisa Statistik: • Anakova antara O2 dan O4 dengan menggunakan O1 dan O3 sebagai kovariabel • Anava atau Uji t untuk menilai perbedaan O5 dan O6

  18. PEMILIHAN DESAIN EKSPERIMEN • Pemilihan desain tergantung pada: • Jumlah anggota sampel yang tersedia • Tingkat Validitas yang kita kehendaki • Waktu dan alat yang tersedia

More Related