1 / 12

DESAIN TATA LETAK (LAY OUT)

DESAIN TATA LETAK (LAY OUT). By: Evaliati Amaniyah, SE, MSM. Tata letak (lay out) merupakan salah satu keputusan yang menentukan efisiensi operasi perusahaan dalam jangka panjang. Tata letak yang efektif dapat membantu perusahaan mencapai hal-hal sebagai berikut:

rasul
Download Presentation

DESAIN TATA LETAK (LAY OUT)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. DESAIN TATA LETAK (LAY OUT) By: Evaliati Amaniyah, SE, MSM

  2. Tata letak (lay out) merupakan salah satu keputusan yang menentukan efisiensi operasi perusahaan dalam jangka panjang. Tata letak yang efektif dapat membantu perusahaan mencapai hal-hal sebagai berikut: • Pemanfaatan yang lebih besar atas ruangan, peralatan dan manusia • Arus informasi, bahan baku dan manusia yang lebih baik • Lebih memudahkan konsumen • Peningkatan moral karyawan dan kondisi kerja yang lebih aman

  3. Jenis-jenis tata letak • Tata letak posisi tetap • Tata letak berorientasi pada proses • Tata letak retail • tata letak kantor • Tata letak gudang • Tata letak yang berorientasi pada produk

  4. Lay out proses n n Minimisasi Biaya = ∑ ∑ Xij Cij i=1 j=1 dimana: n = jumlah departemen i,j = masing-masing departemen Xij = jumlah muatan yang bergerak dari departemen i ke departemen j Cij = biaya dari departemen i ke departemen j Contoh: PT.ABC mempunyai 6 departemen, setiap departemen berukuran 20m x 20m, panjang gedung 60m, lebar gedung 40m. Arus muatan per departemen dalam minggu adalah sebagai berikut:

  5. Departemen 1 2 3 4 5 6 Departemen 1 0 50 100 0 0 20 2 0 0 30 50 10 0 3 0 0 0 20 0 100 4 0 0 0 0 50 0 Aturlah 6 departemen tersebut agar biayanya minimum, jika biaya antar departemen yang berdekatan Rp1.000/muatan dan antar departemen yang berjauhan Rp2.000/muatan

  6. Jawab: 40 m 60 m

  7. 1 2 3 4 5 6 100 50 30 20 10 20 100 50 50 (1 & 2) (1 & 3) (1 & 6) (2 & 3) (2 & 4) (2 & 5) Biaya = 50.000 + 200.000 + 40.000 + 30.000 + 50.000 + 10.000 (3 & 4) (3 & 6) ((4 & 5) + 40.000 + 100.000 + 50.000 = 570.000

  8. 2 1 3 4 5 6 Memperbaiki tata letak dengan trial and error “arus muatan yang besar diletakkan berdekatan” Biaya setelah perbaikan tata letak: (1 & 2) (1 &3) (1 &6) (2 & 3) (2 &4) (2&5) Biaya = 50.000 +100.000 + 20.000 + 60.000 + 50.000 +10.000 (3&4) (3 & 6) (4 & 5) + 40.000 + 100.000 + 50.000 = 480.000

  9. Layout yang berorientasi pada produk Menciptakan arus yang lancer sepanjang lini perakitan dengan waktu kosong yang minimal di stasiun kerja setiap karyawan. Waktu Siklus = waktu produksi yang tersedia setiap hari Tingkat produksi per hari Jumlah minimal stasiun kerja = Waktu tugas total Waktu siklus Efisiensi = waktu tugas total (jumlah stasiun kerja) x (waktu siklus)

  10. Contoh: PT. ABC membuat produk elektronik yang memerlukan waktu perakitan total 66 menit. Data mengenai waktu, tugas, persyratan untuk setiap mesin adalah sebagai berikut: Tugas waktu pengerjaan (menit) persyaratan A 10 - B 11 A C 5 B D 4 B E 12 A F 3 C,D G 7 F H 11 E I 33 G,H 66

  11. Jika perusahaan menentukan 480 menit kerja produktif setiap harinya dan 40 unit selesai setiap harinya. Tentukan jumlah minimal stasiun kerja yang mungkin dan atur kegiatan ke dalam stasiun-stasiun kerja sehingga lininya menjadi seimbang.

More Related