1 / 33

Probabilitas dan Statistika BAB 2 Peubah acak dan distribusi peluang

Probabilitas dan Statistika BAB 2 Peubah acak dan distribusi peluang. Pembahasan. Peubah Acak Distribusi Peluang Diskret Distribusi Peluang Kontinyu Distribusi Empiris Distribusi Peluang Gabungan Bebas Statistik. Peubah acak.

adonai
Download Presentation

Probabilitas dan Statistika BAB 2 Peubah acak dan distribusi peluang

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. ProbabilitasdanStatistikaBAB 2 Peubahacakdandistribusipeluang

  2. Pembahasan • PeubahAcak • DistribusiPeluangDiskret • DistribusiPeluangKontinyu • DistribusiEmpiris • DistribusiPeluangGabungan • BebasStatistik

  3. Peubahacak • Peubah acak ialah suatu fungsi yang mengaitkan suatu bilangan real pada setiap unsur dalam ruang sampel. • Peubah acak akan dinyatakan dengan huruf besar, misalnya X , sedangkan nilainya dinyatakan dengan huruf kecil padanannya, misalnya x.

  4. gambaran • Peubah acak, X, banyaknya barang yang cacat bila tiga suku cadang elektronik diuji. Jadi, peubah acak X mendapat nilai 2 untuk semua unsur pada himpunan bagian E = {CCB, CBC, BCC} • Jadi, tiap kemungkinan nilai x menggambarkan suatu kejadian yang merupakan ruang bagian dari ruang sampel percobaan tersebut.

  5. Contohsoal 1 • Dua buah bola diambil satu demi satu tanpa dikembalikan dari suatu kantung berisi 4 bola merah dan 3 bola hitam. Bila Y menyatakan jumlah bola merah yang diambil maka nilai y yang mungkin dari peubah acak Y adalah?

  6. Ruang sampel diskret &Ruang sampel kontinu • Ruang sampel diskret Jika suatu ruang sampel mengandung titik yang berhingga banyaknya atau sederetan anggota yang banyaknya sebanyak bilangan bulat, maka ruang sampel itu disebut ruang sampel diskret • Ruang sampel kontinu Bila ruang sampel mengandung titik sampel yang tak berhingga banyaknya dan banyaknya sebanyak titik pada sepotong garis, maka ruang sampel itu disebut ruang sampel kontinu

  7. Distribusi peluang diskret Himpunanpasanganterurut(x, f(x)) merupakansuatufungsipeluang, ataudistribusipeluangpeubahacakdiskretX bila, untuksetiapkemungkinanhasil x 1. F(x) >= 0 2. = 1 3. P’(X = x) = f(x)

  8. Contohsoal 2 • Suatupengiriman 8 komputer pc yang samakesuatutokomengandung 3 yang cacat. Bilasuatusekolahmembeli 2 komputerinisecaraacak, caridistribusipeluangbanyaknya yang cacat

  9. jawaban MisalkanX peubahacakdengannilai x kemungkinanbanyaknyakomputer yang cacat yang dibeliolehsekolahtersebut. Maka x dapatmemperolehsetiapnilai0, 1, dan 2. Sekarang, F(0) = P (X = 0) = = 10/28 F(1) = P(X = 1) = = 15/28 continue..

  10. f(1) = P(X = 2) = = 2/28 Jadidistribusipeluang X x 0 1 2 f(x) 10/28 15/28 3/28

  11. Distribusikumulatif DistribusikumulatifF(x) suatupeubahacakdiskret X dengandistribusipeluang f(x) dinyatakanoleh F(x) = P(X x) = untuk - < x <

  12. Contohsoal 3 Hitunglahdistribusikumulatifpeubahacak X dalamcontohsoal 2. DenganmenggunakanF(x), perlihatkanbahwa f(2) = 3/8 Jawab: Denganmenghitunglangsungdistribusipeluangpadacontohsoal2, diperoleh f(0) = 1/16, f(1) = 1/14, f(2) = 3/8, f(3) = ¼, dan f(4) = 1/16. Jadi, F(0) = f(0) = 1/16 F(1) = f(0) + f(1) = 5/16 F(2) = f(0) + f(1) + f(2) = 11/16 F(3) = f(0) + f(1) + f(2) + f(3) = 15/16 F(4) = f(0) + f(1) + f(2) + f(3) + f(4) = 1 Jadi, f(2) = F(2) – F(1) = 11/ 16 – 5/16 = 3/8

  13. DistribusipeluangKontinu Fungsi f(x) adalahfungsipadatpeluangpeubahacakkontinuXtyang disefinisikandiatashimpunansemuabilangan real Rtbila 1. f(x) ≥ 0 untuksemua x R 2 = 1 3. P(a < X <b) =

  14. Contohsoal 4 Misalkanbahwagalatsuhureaksi, dalamºC, padapercobaanlaboratorium yang dikontrolmerupakanpeubahacak X yang mempunyaifungsipadatpeluang f(x) = x2/3,untuk –1 < x < 2 0,untuk x lainnya • Tunjukkanbahwasyaratterpenuhi. • Hitung P(0 < x 1). Jawab: • = x2/3 dx = x3/9 = 8/9 + 1/9 = 1. • P(0 < x 1) = x2/3 dx = x3/9 = 1/9

  15. Distribusikumulatif (tumpukan) Distribusikumulatif (tumpukan)F(x) suatupeubahacakkontinu X denganfungsipadat f(x) diberikanoleh F(x) = P(x x) = untuk- < x <

  16. Contohsoal 5 CarilahF(x) darifungsipadacontohsoal4 dankemudianhitunglah P(0 < X 1) Jawab: Untuk -1< x < 2, F(x) = = t2/3 dt = t3/9 = x3+1 9 Jadi, 0 x -1 F(x) = x3 + 1 -1 x < 2 9 1 x 2 Jadi, P(0 < X 1) = F(1) – F(0) = 2/9 – 1/9

  17. Distribusiempiris Data statistik, yang dikumpulkandalamjumlahamatbanyak, akansangatmembantudalammenelaahbentukdistribusibiladisajikandalambentukgabungantabeldangrafik yang dinamakandiagram batang-daun. Contoh : 25 data

  18. Distribusiempiris Distribusifrekuensiyang datanyadikelompokkandalamkelasatauselang yang berbedadapatdibuatdenganmudahdenganmenghitungbanyaknyadaunpadasetiapbatangdanperhatikanbahwasetiapbatangmenentukanselangkelas. Contoh

  19. Distribusiempiris Histogram frekuensinisbidibentukdenganmenggunakantitiktengahtiapselangdanfrekuensinisbipadanannya. Suatudistribusidikatakansimetrisatausetangkupbiladapatdilipatsepanjangsumbutegaktertentusehinggakeduabagiansalingmenutupi. Distribusi yang tidaksetangkupterhadapsuatusumbutegakdikatakantaksetangkupataumencong

  20. Distribusipeluanggabungan Fungsi f(x, y) adalahdistribusipeluanggabunganataufungsimassapeluangpeubahacakdiskret X dan Y bila 1. F(x,y) 0 untuksemua (x,y). 2. F(x,y) = 1. 3. P(X = x, Y = y) = f(x,y). Untuktiapdaerah A dibidangxy, P[(X, Y) A] =

  21. Contohsoal 6 Contohsoal 7: Duaisi ballpoint dipilihsecaraacakdarisebuahkotak yang berisi 3 isiwarnabiru, 2 merah, dan 3 hijau. Bila X menyatakanbanyaknya yang berwarnabirudan Y warnamerah yang terpilih, hitunglah • Fungsipeluanggabungan f(x,y), dan • P [(X,Y) A], bila A daerah { (x,y) [x+y 1} Jawab: Pasangannilai (x,y) yang mungkinadalah(0,0), (0,1), (1,0), (1,1), (0, 2), dan (2,0). Sekarang f(0,1), misalnyamenyatakanpeluangbahwaisiberwarnamerahdanhijau yang terpilih. Banyaknyacara yang berkemungkinansamamemilihduaisidaridelapanadalah = 28. Banyaknyacaramemilih 1 merahdari 2 isiberwarnamerahdanhijaudari 3 isiberwarnahijauadalah = 6, jadi f(0,1) = 6/28 = ¾. Denganjalan yang samadihitungpeluanguntukkasuslainnya, yang disajikanpadatabelhalamanberikut

  22. x = 0, 1, 2; F(x,y) = y = 0, 1, 2; 0 x+y2 b. P [(X, Y) A] = P (X + Y 1) = f(0,0) + f(0,1) + f(1,0) = 3/28 + 3/14 + 9/28 = 9/14

  23. Fungsipadatgabungan Fungsi f(x,y) adalahfungsipadatgabunganpeubahacakkontinu X dan Y bila 1. F(x,y) 0 untuksemua (x,y) 2. = 1 3. P [(X, Y) A] = Untuktiapdaerah A dibidangxy

  24. Contohsoal 7 Contohsoal 8: Suatuperusahaancoklatmengirimberkotak-kotakcoklatdengancampurankrem, tofe, dakacangberlapiscoklatcerahdanpekat. Bilakotakdipilihsecaraacak , serta X dan Y menyatakanamsing – masingproporsi yang kremberlapiscoklatcerahdanpekatdanmisalkanbahwafungsipadatgabungannyaialah: f(x, y) = 0 x 1, 0 y 1 untuk x, y lainnya • Tunjukkanbahwasyarat = 1 dipenuhi • Cari P [(X, Y) A], bila A daerah {(x,y)| 0 x ½, ¼ y ½}

  25. Jawab : a. = = 2x2 + 6xy dy 5 5 = 2 + 6y dy= 2y + 3y2 5 5 5 5 = 2 + 3 = 1 5 5

  26. b. P[(X, Y) A = P(0 < X < ½, ¼ < Y < ½) = = 2x2 + 6xy dy 5 5 = 1 + 3y dy = y + 3y2 10 5 10 10 = 1 1 + 3 1 + 3 = 13 10 2 4 4 16 160

  27. Distribusi marginal (pias) Distribusi marginal (pias)dari X sendiridan Y sendirididefinisikansebagai g(x) = dan h(y) = Untukhaldiskret, dan g(x) = danh(y) = untukhalkontinu

  28. Contohsoal 8 Tunjukkanbahwajumlahlajurdanbaristabelberikutmemberikandistribusipiasdari X sendiridan Y sendiri

  29. Untukpeubahacak X, P(X = 0) = g(x) = = f(0,0) + f(0,1) + f(0,2) = 3/28 + 3/14 + 1/28 = 5/14 P(X = 1) = g(1) = = f(1,0) + f(1,1) + f(1,2) = 9/28 + 3/14 + 0 = 15/28 Dan P(X = 2) = g(2) = = f(2,0) + f(2,1) + f(2,2) = 3/28 + 0 + 0 = 3/28 Yang merupakanjumlahlajurpadatabeltersebut. Denganjalan yang samadapatditunjukkanbahwanilai h(y) merupakanjumlahbarisnya.

  30. Distribusibersyarat Misalkan X dan Y duapeubahacak, diskretmaupunkontinu. Distribusibersyaratpeubahacak Y, biladiketahui X = x, dinyatakanoleh f(y|x) = f(x,y), g(x) >0 g(x) Begitupula, distribusibersyaratpeubahacak X, biladiketahui Y = y, dinyatakanoleh f(x|y) = f(x,y), h(y) >0 h(y)

  31. Bebasstatistik Misalkan X dan Y duapeubahacak, diskretmaupunkontinu, denganfungsipeluanggabungan f(x,y) dandistribusipiasmasing – masing g(x) dan h(y). Peubah X dan Y dinyatakanbebasstatistikjikadanhanyajika f(x,y) = g(x) h(y) Untuksemua (x,y) dalamdaerahdefinisinya Misalkan X1, X2, X3, …, Xn n peubahacak, diskretmaupunkontinu, dengandistribusipeluanggabungan f(X1, X2, X3, …, Xn) dandistribusipiasmasing – masing f1(x1), f2(x2), …, fn(xn). Peubahacak X1, X2, X3, …, Xndikatakansalingbebasstatistikjikadanhanyajika f(x1, x2, …, xn) = f1(x1) f2(x2), …, fn(xn). Untuksemua (x1, x2, …, xn) dalamdaerahdefinisinya

  32. Contohsoal 8 Misalkanlamanyatahan, dalamtahun, sejenismakanankemasandalamkotaksebelumrusakmerupakanpeubahacak yang fungsipadatpeluangnyaberbentuk f(x) = e-x , x >0 0, untuk x lainnya. Misalkan X1, X2, dan X3menyatakanlamanyatahantigakotakdarimakanankemasanini yang dipilihsecaraacak, hitunglah P (X1<2, 1<X2<3, X3>2). Jawab: Karenakotakdipilihsecaraacak (bebas), makadapatdianggapbahwapeubahacak X1, X2, dan X3bebasstatistikdenganpeluangpadatgabungan f(x1, x2, x3) = f(x1)f(x2)f(x3) = e-x 1 e-x 2 e-x 3 = e-x 1-x2-x3 , x1>0, x2 >0, x3 >0

  33. Dan f(x1, x2, x3) = 0 untuknilai yang lainnya. Jadi P(X1<2, 1< X2<3, X3>2) = e-x 1-x2-x3 dx1 dx2 dx3 = (1 – e-2)(e-1 - e-3) e-2 = 0,0376

More Related